
Gaza – Infopalestina: Gerakan Perlawanan Islam Hamas menegaskan bahwa rakyat rakyat Palestina dan perlawanannya tidak akan tinggal diam terhadap upaya Israel terus berusaha melakukan yahudisasi kota Al-Quds dan mengosongkannya dari penduduk Palestina di sana.
Dr. Ismail Ridwan pimpinan senior Gerakan Hamas dalam sebuah pernyataan khususnya yang diterima oleh Palestina Senin kemarin (23/2) bahwa rencana Israel membongkar dan mengusir rumah-rumah warga di kampung Salawan di kota Al-Quds sebagai bentuk kejahatan utuh terhadap rakyat Palestina dan warga Al-Quds. Israel ingin melakukan yahudisasi kota suci ini dan mengusir warga asli dari sana. Karenanya, Hamas menegaskan pentingnya menolak upaya ini dan menggagalkan rencana jahat ini.
Ia mengatakan, "Kami menganggap rencana dan kejahatan zionis dilakukan dalam rangka yahudisasi kota Al-Quds dan mengusir penduduk aslinya. Aksi ini dilakukan pada saat aksi pemukiman Israel dan penyitaan tanah di Tepi Barat serta eskalasi agresi Jalur Gaza.
Dia menambahkan, "Hamas melihat ini sebagai langkah berbahaya sehingga menyerykan kepada rakyat dan perlawanan Palestina untuk melakukan aksi balasan. Apalagi kali mereka hendak melecehkan masjid suci Al-Aqsha karena ingin melakukan penggalian terowongan di bawahnya.
Ridlwan menyerukan kepada negara-negara resmi Arab dan Islam untuk mengambil sikap tegas sesuai dengan tuntutan sejarah dengan menghentikan kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina, kiblat pertama dan tempat suci Islam ketiga. Hamas menyerukan kepada massa Arab dan negara-negara Islam untuk melakukan aksi kecaman untuk menjaga kota Al-Quds.
Ia juga menyerukan kepada kaum pembebas dunia dan lembaga-lembaga HAM untuk menentukan sikapnya dari pelanggaran Israel terhadap semua konvensi dan hukum kemanusiaan internasional. (bn-bsyr)[sumber: infopalestina.com]




0 komentar:
Poskan Komentar