Assalaamu'alaikum ,  Ahlan wa Sahlan  |  Write for Us  |  Kontributor  |  Pasang Iklan

Anis Matta

Diposkan oleh Bersama Dakwah pada Minggu, 19 Juli 2009 | 13.04 WIB


Jika nanti cita-citaku tercapai dan orang bertanya padaku siapa penulis yang paling berpengaruh dalam hidupku, aku akan menjawab: Anis Matta. Jawaban ini tentu bukan jawaban sesaat. Rentang waktu yang cukup panjang setelah aku membaca buku-buku berbagai penulis aku kemudian menyadari perbedaannya. Bukan sekedar pada bahasanya yang indah dengan muatan sastra yang menenggelamkan jiwa pembaca untuk tidak berhenti sebelum halaman terakhirnya, lalu memicu keinginan untuk membacanya kembali. Makna yang dalam pada setiap tulisannya telah menghadirkan inspirasi bagiku untuk mencanangkan cita-cita yang tinggi sekaligus menggerakkan jiwaku untuk mencapainya.

Tulisan-tulisan Anis Matta memang berbeda! Ia telah menjadi stimulan menuju perenungan demi perenungan. Ia telah menjadi trigger dalam jiwa, lalu perlahan-lahan jiwa ini mengejar misinya; langkahnya semakin cepat terdorong potensi-potensi yang mulai disadarinya. Di samping itu keilmuan luas dalam 8 bukunya yang telah kubaca -Mencari Pahlawan Indonesia, Menuju Cahaya, Mengusung Peradaban yang Berkeimanan, Menikmati Demokrasi, Dari Gerakan Ke Negara, Arsitek Peradaban, Serial Cinta, 8 Mata Air Kecemerlangan- tidak hanya membuat kagum dan bangga tapi juga memanggil banyak orang untuk menjadi ‘pahlawan’. Kagum betapa hebat ide-idenya dan bangga bahwa gerakan Islam di Indonesia memiliki tokoh visioner yang mampu menerjemahkan visi, misi, dan strategi dakwah dengan caranya yang unik dan efektif. Maka, banyak kader dakwah yang akhirnya terpanggil untuk menjadi ‘pahlawan’ bukan sekedar bagi dirinya tetapi bagi negara dan Islam-nya.

Karenanya, sungguh seruan segelintir orang yang menujukkan kebenciannya pada Anis Matta atau memprovokasi kader dakwah untuk membencinya adalah seruan yang tidak berdasar pada kemaslahatan melainkan hanya berangkat dari ketidaktahuan atau syahwat kekuasaan. Atau justru, itu adalah bagian dari konspirasi untuk menjauhkan dakwah ini dari pemikirnya yang telah -dan akan- membawa dakwah ini melewati satu per satu orbit dakwahnya; menuju cita-cita puncaknya. [Muchlisin]

Iklan Anda

16 komentar:

himafaiumg mengatakan...

Bangga punya intelektual muslim seperti Anis Matta

thekupu mengatakan...

det's rait.. anis matta memang tokoh yang sangat menginspirasi.. smoga kita bisa ketemuan di syurga nanti sama beliau, amiin..

menulisaja mengatakan...

sama dengan ana

NURA mengatakan...

SA;AM SOBAT,,SEMOGA TERCAPAI CITA2NYA SEPERTI ANIS MATTA.

NURA mengatakan...

salam sobat,,, semoga tercapai cita-citanya seperti ANIS MATTA

Anonim mengatakan...

Assalaamualaikum wr.wb.
ana gresia ustadz.Alhamdulillah ana sekarang kerja di warnet jd bisa online lama n banyak baca blog antum.
salam buat ustadzah liha.
jangan lupakan kammi ya ustadz.
jazakallah atas buku-buku anis mattanya.
Wassalaamualaikum wr.wb.

multiply mengatakan...

Moga cita-citanya tercapai. Anis Matta ya inspirasinya

Hidayatullah mengatakan...

Assalamu'alaikum wr.wb

Numpang nedu yah..
Btw, tampilan dan kontennya menarik..
Bisa belajar khan?!
YM saya (hidayatullah) : dayathamim
salaam..

Alfisyahrin mengatakan...

Saya juga sangat terinspirasi dengan beliau...

Muhammad Taqi mengatakan...

ane 'iri' sama anis matta :)

Pembaca EraMuslim mengatakan...

Anis Matta memang luar biasa. Meski kadang kontroversial bagi aktifis dakwah

online casino PayPal mengatakan...

The excellent message))

Poker Web mengatakan...

In my opinion it already was discussed, use search.

fauzan mengatakan...

izin copas y kak. komentarnya

Admin BeDa mengatakan...

@fauzan: tafadhol

nofiandri mengatakan...

diksi yg dipilih, karakter tulisan, dan kandungan sastra begitu mengalir tanpa mengurangi seikitpun maknanya...indah..santun...itulah yang akan aku katakn jika ada yang bertanya tentang tulisan sang penulis hebat nan inspiratif...

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...