We are sorry, starting from 13rd March 2010, Belajar dari Hamas cannot displayed. Sorry for this uncomfortable. This page, Belajar dari Hamas, deleted by blog owner because of some reason. Please to be understood.
Once more, we're sorry to visitors of BERSAMA DAKWAH blog. We hope you back to HOME. Thank you.
Once more, we're sorry to visitors of BERSAMA DAKWAH blog. We hope you back to HOME. Thank you.









9 komentar:
http://ainuttijar.blogspot.com/
salam sobat,,ya sudah kenyataan dan terbukti bahwa islam walau diserang musuh apapun, darimanapun tetap unggul..siip.sobat.
Belajar dari kasus Hamas, ternyata kemenangan secara demokratis tidak serta merta bisa langsung terjun ke pemerintahan ya?
Makanya kita perlu belajar banyak ya...?
Islam never die! Jihad never sleep!
tapi sayangnya pemimpin hamas yang sekarang tidak se tegas pemimpin nya yang dulu, yang tidak pernah kompromi dengan kaum zionis bengis dan nazis.
Kemenangan adalah liyakuna dinu kulluhu lillah, dan itu yang paling sulit. Lihat Hamas setelah kemenangan, Iran setelah revolusi, Masyumi setelah pemilu (tahun 50?), bani Israil setelah Allah izinkan memasuki Palestina zaman Nabi Musa ... banyak militansi yang tidak terwariskan! Hati-hati ... kita harus selalu siap sebelum maupun sesudah Allah menganugerahkan kemenangan!
Islam adalah power dari semua ini....salam aja yach.
haloo om apa kabar, lama banget aku ndak kesini :D
الأسلام يعلو ولا يعلى عليه
Poskan Komentar