Assalaamu'alaikum ,  Ahlan wa Sahlan  |  Write for Us  |  Kontributor  |  Pasang Iklan

New signature campaign in Europe to recognize Hamas launched

Diposkan oleh Admin BeDa pada Jumat, 27 Februari 2009 | 13.14 WIB


PARIS, (PIC)-- A group of French anti-racism activists have started a campaign to collect signatures demanding the European Union to immediately recognize Hamas Movement as a legitimate Movement, and to remove it from the EU list of terrorist organizations.

According to the activists, Hamas was duly and democratically elected by the Palestinian people in transparent and honest elections in 2006, and thus, they added, the international community must respect the democratic choice of the Palestinian people.

The campaign, the organizers explained, was targeting candidates of the next EU parliament who would contest the elections in June this year.

High-profile International and European personalities, including Franswa Hotarat, professor emeritus from the Catholic Lovan University, and the Irish Noble Prize Laureate Mairead Maguire among other famous figures across Europe have put their signature to the campaign that also bore hundreds of signatures from different European countries, including Germany, Belgium, Austria, Spain, France, Greece, Hungary, Italy, Holland, Portugal, Romania, UK, Sweden, USA, Canada, Brazil, Venezuela, Cuba, Mexico, South Africa, Syria, Lebanon, Morocco, and Libya.

In 2006, More than 1000 American and European observers led by former US president Jimmy Carter witnessed the Palestinian elections that Hamas won, and described it as most transparent in the region.[infopalestina.com]
13.14 | 2 komentar

Turkish delegation: The destruction in Gaza is beyond description

Diposkan oleh Admin BeDa pada Kamis, 26 Februari 2009 | 11.53 WIB


GAZA, (PIC)-- A visiting Turkish delegation stated during a tour around the bombed areas in the Gaza Strip that the destruction they saw cannot be described and is a proof of the brutality of the Israeli aggression which spared no human being, stone, or tree.

The delegation which included the head of the helping hand organization in Turkey and a representative of the Turkish waqf Al-Aqaba as well as a number of officials visited the bombed headquarters of the Palestinian justice ministry, where they were received by deputy minister of Justice Amr Al-Barsh.

Barsh told the visiting delegation that the ministry works diligently to serve the citizens despite the destruction inflicted on the building and its contents.

The deputy ministry added that since the first day of the ceasefire in Gaza, the ministry of justice has been concerned about prosecuting Israeli war criminals, noting that the Palestinian cabinet formed a committee to document war crimes and file indictments against Israeli leaders.

He added that the committee which is composed of judges, jurists, prosecutors and specialists in legal affairs started its duties and listened to testimonies from citizens about crimes committed by Israel during the war.[infopalestina.com]
11.53 | 0 komentar

Lembaga Penyelamatan Al-Quds Menyampaikan Peringatan Akan Rencana Zionis me-Yahudi-kan Kota Al-Quds

Diposkan oleh Admin BeDa pada Rabu, 25 Februari 2009 | 11.04 WIB


Lembaga informasi internasional untuk penyelamatan Al-Quds menyampaikan peringatan berbagai rencana Zionis yang bertujuan melakukan blokade Al-Quds dan menguasainya serta mendeportasi penduduknya untuk mengurangi proporsi jumlah penduduknya hingga hanya 12% dari populasi, terutama setelah pengumuman akan niat Zionis dalam melakukan pembongkaran terhadap 88 rumah yang terdapat di kota “Sloan” dan mengusir lebih dari 1500 warga Palestina yang hidup di dalamnya!
Dalam keterangannya lembaga tersebut meminta kepada seluruh media dan sarana informasi untuk menurunkan berita-berita terkait dengan permasalahan ini, khususnya tentang pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Zionis dan melakukan analisa secara mendetail sehingga dapat menampakkan hakikat yang sebenarnya; bahwa kota Al-Quds benar-benar dalam bahaya. Dan juga mengajak kepada seluruh elemen bangsa dan pemerintah negara-negara Arab dan Islam untuk menampakkan tanggung jawab mereka yang telah lama diabaikan.
Dan lembaga tersebut juga menegaskan bahwa kelalaian, perpecahan dan perseteruan terjadi pada bangsa Arab dan umat Islam memberikan kesempatan emas kepada entitas Zionis untuk melanjutkan penyitaan dan pemusnahan kota-kota dan desa-desa di kawasan Al-Quds yang terjajah.

Ikhwanul Muslimin meminta kepada umat Islam untuk menyelamatkan Al-Quds dari ancaman Tahwid

Ikhwanul Muslimin meminta kepada seluruh lembaga dan pemerintah Arab, organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk bertanggung jawab menyelamatkan kota Al-Quds dari upaya “Tahwid” (dijadikan kota Yahudi) secara permanen, dan dapat memainkan peran mereka terhadap apa yang terjadi terhadap pengusiran dan deportasi bagi 88 keluarga Palestina di distrik el-bustan di desa Sloan, bagian dari kota Al-Quds.
Ikhwanul Muslimin dalam keterangannya yang disampaikan hari ini mengingatkan bahwa bersikap diam terhadap rencana Zionis yang secara terang-terangan ditampilkan setiap hari oleh “Knesset” ekstrim garis kanan, dan pemerintah apartheid kanan yang di pimpin oleh para penjahat perang tidak hanya memberikan ancaman untuk mengusir 1,1/4 juta warga Palestina dari negerinya pada tahun 1948, dan mereka tidak merasa malu memberikan ancaman untuk menghancurkan bendungan terbesar di Mesir sehingga dapat menenggelamkan Mesir, dan berani menambah jumlah pendudukan di Tepi Barat dan menolak segala usaha untuk pendirian negara Palestina.
Dalam keterangan tersebut juga ditekankan akan pentingnya para penguasa dan pemimpin Arab dan bangsa Arab menyadari, bahwa jalan satu-satunya untuk menuju kemerdekaan Al-Quds dan mengembalikan negeri-negeri Al-Quds dan Masehi –terutama masjid Al-Quds dan gereja Kiamat- dari genggaman Zionis adalah kesatuan barisan Palestina dan barisan bangsa Arab seluruhnya, sehingga dapat memberikan kebebasan untuk kemerdekaan pendapat dan kesatuan seluruh umat Islam yang berdiri tegak di belakang proyek menyuruh untuk melakukan perlawanan dengan berbagai bentuk perlawanannya.
Dan Ikhwanul Muslimin juga menegaskan bahwa jalan utama untuk menuju kemerdekaan adalah menghentikan kondisi tidak menentu yang terjadi saat ini dari sikap-sikap resmi Arab, dan membentuk pemerintahan yang satu yaitu negara Palestina yang diraih melalui dukungan Arab secara kongkret, dan memberikan dukungan kepada pasukan perlawanan sebagai jalan satu-satunya menuju kemerdekaan, dan memberikan dukungan akan ketegaran warga Palestina di di Al-Quds dan di bumi Palestina tahun 1948 dan di seluruh kota-kota Palestina Lainnya. Dan meminta untuk melakukan tinjau ulang secara menyeluruh terhadap perjanjian perdamaian yang dilakukan di Camp David, Oslo dan Wadi Arabah; karena hal tersebut telah menjadi sarana untuk memuluskan rencana busuk Zionis dan merealisasikan misinya.

Bayan dari Ikhwanul Muslim tentang usaha yang terus meningkat yang dilakukan Zionis dalam mentahwidkan Al-Quds.
DR. Salamah menjelaskan bahaya yang akan menimpa kota Al-Quds dan masjid Al-Aqsha
Ketika Arab sibuk dengan perselisihan mereka dan berusaha melakukan perdamaian antar pemerintahan mereka dan bergiat akan melakukan pertemuan tingkat rendah pada waktu mendatang di Qatar tanpa ada yang boleh melanggar seorang pun dari mereka, dan berusaha mematikan api yang memicu perpecahan di negara Arab; musuh Zionis justru sedang menyempurnakan politik dan taktik mereka dalam me-”Tahwid Al-Quds”, dengan mengosongkan tempat tersebut dari warga aslinya, mengusir warga para pemilik resmi negeri tersebut dari bangsa Palestina dari negerinya.
Dan ketika para pimpinan Palestina sibuk dan duduk-duduk di belakang meja perundingan yang menipu; Zionis Yahudi justru sedang melaksanakan targetnya dalam membidik Tepi Barat untuk dihancurkan dan kota bagian tengahnya yang di antaranya adalah Al-Quds.
Bahwa musuh yang telah dipaksa ditarik mundur dari Gaza oleh pasukan perlawanan beberapa waktu lalu, dan ditarik mundur dari selatan Lebanon di bawah tekanan pasukan perlawanan dan roket-roketnya, serta ditarik mundur dari Sinai setelah perang kemerdekaan pada bulan Ramadhan atau bulan Oktober tahun 1973, tidak akan pernah mau sadar, kapok dan tidak mau menyerah kecuali bahasa perlawanan dan kekuatan.
Ikhwanul Muslimin mengingatkan bahwa bersikap diam terhadap rencana Zionis yang secara terang-terangan ditampilkan setiap hari oleh “Knesset” ekstrim garis kanan, dan pemerintah apartheid kanan yang di pimpin oleh para penjahat perang tidak hanya memberikan ancaman untuk mengusir 1,1/4 juta warga Palestina dari negerinya pada tahun 1948, dan mereka tidak merasa malu memberikan ancaman untuk menghancurkan bendungan terbesar di Mesir sehingga dapat menenggelamkan Mesir, dan berani menambah jumlah pendudukan di Tepi Barat dan menolak segala usaha untuk pendirian negara Palestina.
Kepada para penguasa dan pemimpin Arab dan bangsa Arab hendaknya menyadari bahwa jalan satu-satunya menuju kemerdekaan Al-Quds dan mengembalikan negeri-negeri Al-Quds dan Masehi –terutama masjid Al-Quds dan gereja Kiamat- adalah persatuan barisan Palestina dan barisan bangsa Arab seluruhnya, memberikan kemerdekaan untuk kebebasan berpendapat dan menyatukan seluruh umat Islam berada di belakang proyek yang menyuruh guna melakukan perlawanan dengan berbagai bentuk perlawanannya. Dan jalan utama untuk menuju kemerdekaan adalah menghentikan kondisi labil yang terjadi pada sikap-sikap resmi Arab, dan membentuk pemerintahan yang satu yaitu negara Palestina melalui dukungan Arab secara kongkret, dan memberikan dukungan kepada pasukan perlawanan sebagai jalan satu-satunya menuju kemerdekaan, dan memberikan dukungan akan ketegaran warga Palestina di Al-Quds dan di bumi Palestina pada tahun 1948 dan di seluruh kota Palestina lainnya. Dan meminta untuk melakukan tinjau ulang secara menyeluruh terhadap perjanjian perdamaian yang dilakukan di Camp David, Oslo dan Wadi Arabah; karena hal tersebut telah menjadi sarana untuk memuluskan rencana busuk Zionis dan merealisasikan misinya.
وَيَمْكُرُونَ وَيَمْكُرُ اللَّهُ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ
“Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu daya itu. dan Allah Sebaik-baik pembalas tipu daya”. (Al-Anfal:30)
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلا تَفَرَّقُوا
“Dan berpegang teguhlah pada tali agama Allah dan jangan bercerai berai”. (Ali Imran: 103)

Dan kepada seluruh lembaga dan pemerintah Arab, organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk bertanggung jawab menyelamatkan kota Al-Quds dari upaya di Tahwid (dijadikan kota Yahudi) secara permanen, dan memainkan peran mereka terhadap apa yang terjadi terhadap pengusiran dan deportasi bagi 88 keluarga Palestina di distrik el-bustan di desa Sloan, bagian dari kota Al-Quds. Dan itu semua –insya Allah- akan mampu mencegah saja ketika memiliki keinginan kuat untuk melakukannya.
وَلَيَنْصُرَنَّ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ
“Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa”. (Al-Hajj:40)
Ikhwanul Muslimin
Kairo: 28 Shafar 1430 H/23 Februari 2009 M [sumber: al-ikhwan.net]
11.04 | 0 komentar

Hamas Serukan Aksi Massa Kecam Rencana Israel Yahudisasi Al-Quds

Diposkan oleh Admin BeDa pada Selasa, 24 Februari 2009 | 11.43 WIB


Gaza – Infopalestina: Gerakan Perlawanan Islam Hamas menegaskan bahwa rakyat rakyat Palestina dan perlawanannya tidak akan tinggal diam terhadap upaya Israel terus berusaha melakukan yahudisasi kota Al-Quds dan mengosongkannya dari penduduk Palestina di sana.

Dr. Ismail Ridwan pimpinan senior Gerakan Hamas dalam sebuah pernyataan khususnya yang diterima oleh Palestina Senin kemarin (23/2) bahwa rencana Israel membongkar dan mengusir rumah-rumah warga di kampung Salawan di kota Al-Quds sebagai bentuk kejahatan utuh terhadap rakyat Palestina dan warga Al-Quds. Israel ingin melakukan yahudisasi kota suci ini dan mengusir warga asli dari sana. Karenanya, Hamas menegaskan pentingnya menolak upaya ini dan menggagalkan rencana jahat ini.

Ia mengatakan, "Kami menganggap rencana dan kejahatan zionis dilakukan dalam rangka yahudisasi kota Al-Quds dan mengusir penduduk aslinya. Aksi ini dilakukan pada saat aksi pemukiman Israel dan penyitaan tanah di Tepi Barat serta eskalasi agresi Jalur Gaza.
Dia menambahkan, "Hamas melihat ini sebagai langkah berbahaya sehingga menyerykan kepada rakyat dan perlawanan Palestina untuk melakukan aksi balasan. Apalagi kali mereka hendak melecehkan masjid suci Al-Aqsha karena ingin melakukan penggalian terowongan di bawahnya.

Ridlwan menyerukan kepada negara-negara resmi Arab dan Islam untuk mengambil sikap tegas sesuai dengan tuntutan sejarah dengan menghentikan kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina, kiblat pertama dan tempat suci Islam ketiga. Hamas menyerukan kepada massa Arab dan negara-negara Islam untuk melakukan aksi kecaman untuk menjaga kota Al-Quds.

Ia juga menyerukan kepada kaum pembebas dunia dan lembaga-lembaga HAM untuk menentukan sikapnya dari pelanggaran Israel terhadap semua konvensi dan hukum kemanusiaan internasional. (bn-bsyr)[sumber: infopalestina.com]
11.43 | 0 komentar

Akhlak Daiyah


Ikhwah wal akhawat rahimakumullah…Dalam suatu kaidah disebutkan, “Jangan remehkan soal peneguhan akhlak. Hati sekeras batu milik para kafir Quraisy pun dapat luluh dengan akhlak mulia.”

Islam bukan sekedar tujuan, tapi juga cara. Artinya, kalau kita mempunyai cita-cita menegakkan Islam maka tidak ada cara lain untuk mencapai kecuali dengan cara (akhlak) Islam. Hal ini juga diisyaratkan oleh Allah SWT dalam firmanNya:
“Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya' kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan.”

Orag-orang kafir, meskipun membangkang dan bersikeras memerangi Rasulullah SAW, namun mereka tidak kuasa menampik kebenaran yang dibawa oleh Rasulullah SAW. Mengapa?

Selain faktor hidayah dari Allah SWT, yang membuat hati banyak orang yang semula lebih keras dari batu, bisa tiba-tiba luluh, dan tak berdaya selain tunduk dan pasrah kepada seruan rasulullah SAW adalah karena Islam merupakan kebenaran mutlak yang pasti sesuai dengan fitrah manusia. Namun ada faktor lain yang menempati posisi amat bermakna untuk membuat sesorang tersentuh fitrahnya, yaitu akhlak.

Ikhwan wal akhawat ad-daiyah…Bahwa keindahan akhlak yang ditampilkan Rasulullah SAW telah membungkam segala hujah orang yang mendustakan Rasulullah SAW. Karenanya, hal yang paling mungkin mereka tuduhkan kepada Rasulullah SAW adalah bahwa beliau seorang tukang sihir atau berpenyakit gila. Meski akhirnya tuduhan itu tak dapat juga mereka buktikan.

Oleh karena itu, semangat menegakkan kebenaran (syariat Islam) bukan alasan untuk mengabaikan akhlak islami. Bahkan justru semangat itu seharusnya mendorong untuk meningkatkan kualitas akhlak.

Prinsip itu berlaku universal dan dipraktikkan oleh para nabi sebelum Rasulullah SAW. Lihat, bagaimana Allah SWT mengutus nabi Musa dan nabi Harus menghadapi Fir’aun. Bukan untuk semata-mata menawarkan kebenaran, namun untuk menawarkan kebnaran dengan memakai akhlak.

“Pergilah kamu berdua kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas; maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut". [Thaha : 43-44]

Rasulullah SAW pun mendapat perintah yang sama.
“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?" Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.” [Fushilat : 33-34]

Kedua ayat di atas menunjukkan akhlak dalam berdakwah dengan segala tantangannya sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang mau menerima kebenaran atau tidak, menjadi tunduk hatinya atau semakin congkak, menjadi saudara seiman atau semakin menjadi-jadi permusuhannya.

Jadi, dakwah yang penuh cacian dan makian kepada siapapun, baik penguasa, kelompok lain yang tidak sehaluan, maupun orang yang tidak mau mengikuti seruan dakwahnya adalah bertentangan dengan akhlak Islam. Selain tidak sesuai dengan esensi kebenaran out sendiri, cacian dan makian itu tidak akan menambah keimanan dan amal. Alih-alih meningkatkan pemahaman dan keisapan untuk berjuang, hal itu justru semakin menyuburkan penyakit-penyakit hati, seperti iri, dengki, kebencian, dan kesumpekan dada.

Ikhwan wal akhawat hafidzakumullah…Marilah kita saksikan salah satu dari banyak sudut akhlak Rasulullah SAW.
Alkisah, di sudut pasar Madinah ada pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, “Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.”

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan dan tanpa berucap sepatah kata pun. Rasulullah menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu, sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya adalah Rasulullah SAW. Beliau melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. suatu hari shahabat terdekat Rasulullah SAW, yakni Abu Bakar RA berkunjung ke rumah anaknya, Aisyah RA, yang tidak lain tidak bukan merupakan istri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, “Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?” Aisyah menjawab, “Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli Sunnah kecuali satu saja.” “Apakah itu?” tanya Abu bakar RA. “Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada di sana,” kata Aisyah RA. Keesokan harinya Abu Bakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. abu Bakar RA mendatangi pengemis itu, lalu memberikan makanan kepdanya.

Ketika Abu Bakar RA mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil menghardik, “Siapakah kamu?” Abu Bakar RA menjawab, “Aku orang yang biasa (mendatangimu).” “Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku,” bantah si pengemis buta itu. “Apabila ia datang kepadaku kepadaku, tidak susah tangan ini memgang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu diberikan kepadaku,” pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abu Bakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, “Aku memang bukan orang yang biasa mendatangimu. Aku adalah salah seorang shahabatnya. Orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad, Rasulullah SAW.”

Seketika itu, pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abu Bakar RAS dan lantas berkata, “Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikit pun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia…” Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abu Bakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.
Demikianlah akhi daiyah, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlak Rasul SAW? Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau? Beliau adalah ahsanul akhlaq (semulia-mulia akhlak). Kalupun tidak bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya kita berusaha meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup melakukannya.

Ikhwani wa akhwati as’adakumullah hayakaum…Untuk mengeksiskan akhlak dalam tubuh seorang daiyah, maka harus dilakukan dengan dua langkah secara bersamaan. Langkah pertama adalah adalah takhliyah, yakni membersihkan diri dari segala akhlak yang buruk. Diantaranya adalah al-bathar (congkak) dan riya (beramal demi dilihat manusia). Mengapa dua penyakit hati itu disebut secara khusus?

Kesombongan akan melemahkan posisi dai dalam menghadapi perjuangan, baik yang muncul karena sebab kelebihan ilmu, wawasan, atau informasi. Ini sering mengakibatkan dirinya mudah mengambil kesimpulan, keputusan, atau bahkan memvonis keadaan. Jelas cara ini sangat berbahaya. Karena dengan cara seperti itu seorang dai bisa terjebak dalam pandangan yang overestimasi tentang dirinya dan sebaliknya underestimasi tentang orang lain dan keadaan yang dihadapinya. Ini pernah menjadi catatan pahit kaum muslimin di masa lalu, sebagaimana Allah rekam dalam ayat-Nya:
“Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mukminin) di medan peperangan yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu diwaktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlah (mu), maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun, dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari kebelakang dengan bercerai-berai. Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang- orang yang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir.” (QS. At-Taubah : 25-26).

Kesombongan juga bisa muncul dalam bentuk mengangkat diri sendiri melebihi kapasitas sebenarnya. Sejarah telah membuktikan bahwa tidak ada kemenangan yang dicapai oleh kesendirian, namun kemenangan Islam adalah kemenangan kolektif dan dihasilkan dari amal jamai yang segala keputusannya lahir dari musyawarah (syura).

Riya juga menempati posisi penting dalam faktor-faktor penyebab kegagalan dakwah dan perjuangan Islam. Sebelum riya itu berdampak buruk dalam kaitan interaksi sesama manusia, ia terlebih dahulu merupakan penyakit yang dimurkai Allah SAWT. Sampai-sampai Rasulullah menjelaskan alih-alih mendapatkan pahala, rang yang beramal dengan riya lebih layak menjadi penghuni neraka. Karena memang orang yang riya bukan mencari ridha Allah dengan amalnya.atau mencari ridha Allah sambil mencari ridha manusia. Dan Allah tidak suka cara seperti itu. lalu, bagaimana bisa mendapatkan pertolongan Allah SWT jika dalam beramal yang diinginkan adalah keridhaan manusia?

Sombong dan riya ini merupakan induk dari akhlak buruk yang akan memunculkan perilaku buruk lainnya. Oleh karena itu, dapat dimengerti jika larangan sombong dan riya kemudian diikuti larangan menghalang-halangi orang lain dari jalan Allah. Apa maksudnya?

Bukan dakwah dan perjuangannya, tentu, yang menghalang-halangi manusia dari jalan Allah, melainkan sifat dan akhlak buruk yang menyertai dakwah dan perjuangan itu. akhlak buruk bisa menyebabkan orang lari dari dakwah dan bahkan Islam itu sendiri. Dan jika ada orang yang lari dari Islam gara-gara kita berakhlak buruk, kita dianggap telah menghalang-halangi orang lain dari jalan Allah.

Maka, sifat-sifat buruk itu perlu dibersihkan dari diri kita, para dai. Itulak takhliyah. Namun tidak cukup dengan hanya takhliyah. Sikap berikutnya adalah tahliyah, yaitu menghiasi diri dengan segala akhlak terpuji. Rasulullah SAW telah melakukan keduanya, sehingga Allah SWT memujinya dengan berfirman:
“Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur” (QS. Al-Qalam : 4)

Setiap manusia mempunyai fitrah untuk menghiasi diri. Tapi sayangnya, banyak manusia yang tidak mengetahui perhiasan yang terbaik bagi dirinya. Ada yang menghiasi diri dengan logam mulia seperti emas dan berlian. Ada pula yang menghiasi diri dengan kosmetik. Semua ditujukan guna menampilkan diri dalam bentuk yang paling indah.

Bagi seorang muslim, terutama seorang daiyah, perhiasan terindah adalah akhlak mulia. Inilah perhiasan yang dapat dikenang sepanjang masa. Inilah perhiasan yang menjadikan pemiliknya mulia di hadapan manusia dan Allah SWT. Dengan akhlak mulia, seorang muslim akan terlihat anggun dan cantik. Setiap orang yang melihatnya akan terkesima dan kagum oleh keindahan akhlaknya.

Dalam pandangan Rasulullah SAW, akhlak mulia menjadi bukti kemuliaan seorang muslim. Beliau SAW bersabda:
“Sesungguhnya orang yang paling baik keisalamannya dalah orang yang paling indah akhlaknya” (HR. Ahmad)

Menghiasi diri dengan akhlak mulia berarti mempertegas diri sebagai manusia, karena dengan kahlak akan terlihat perbedaan manusia denga hewan. Dengan akhlak pula akan terlihath sisi keteraturan hidup manusia yang tidak dimiliki hewan.

Dengan demikian, manusia yang tidan peduli dengan akhlak, sesungguhnya ia sedang menuju derajatnya yang paling rendah. Tanpa akhlak, manusia akan seenaknya melakukan apa saja tanpa peduli spsksh tindakannya berbahaya bagi orang lain atau tidak.

Allah SWT berfirman:
“Sungguh telah Kami ciptakan manusia dalam bentuk yang paling sempurna. Kemudian Kami kembalikan manusia kepada derajat yang paling rendah.” (QS. At-Tin : 4-5)

Dalam konteks kehidupan bermasyarakat, akhlak mulia menjadi kunci keberlangsungan suatu masyarakat. Artinya, keberadaan masyarakat hanya bernilai jika telah mempraktikkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Sebaliknya, jika akhlak mulia sudah ditinggalkan oleh suatu masyarakat, maka lonceng kematian masyarakat itu hanya tinggal menunggu waktu.

Masyarakat tanpa akhlak mulia seperti masyarakat rimba, di mana pengaruh dan wibawa diraih dari keberhasilan menindas yang lemah, bukan dari komitmen terhadap integritas akhlak dalam diri.

Dalam Islam, akhlak bukanlah ajaran yang layak dipandang sebelah mata. Perhatian Islam terhadap akhlak sama seperti perhatian terhadap masalah akidah dan syariah. Ini menjadi bukti bahwa Islam bukanlah agama yang hanya kaya dengan teori normatif, melainkan juga agama yang menekankan kepada pengalaman praktis.

Perjalanan dakwah Islam membuktikan bahwa keberhasilan Nabi Muhammad SAW berdakwah bukanlah hanya karena keluhuran ajaran Islam, melainkan juga karena akhlak mulia yang langsung dipraktikkan oleh beliau dalam setiap langkah kehidupannya. [sumber: Taujih Pekanan jilid 2]
07.44 | 0 komentar

Umair bin Wahab Al-Jumahy

Diposkan oleh Admin BeDa pada Senin, 23 Februari 2009 | 15.31 WIB


Umair bin Wahab Al-Jumahy lari dari peperangan Badar untuk menyelamatkan diri sendiri. Padahal bapaknya, Wahab, menjadi tawanan kaum muslimin.
Umair sangat khawatir bapaknya akan mendapat siksaan dari kaum muslimin, karena dosa-dosa dan kejahatanyya menyakiti Rasulullah SAW. Bahkan terhadap para sahabat Rasulullah SAW, dia tidak segan-segan bertindak kejam. Katanya untuk contoh bagi yang lain supaya mereka jera, dan kembali kepada agama nenek moyang mereka.
Pada suatu hari Umair melakukan thawaf di Ka’bah dan memohon berkat kepada berhala-berhala pujaannya. Di sana dia bertemu dengan Shafwan bin Umayyah sedang duduk di pinggir Hijr. Umair mendatangi Shafwan sambil memberi salam.
“Im shabahan, ya sayyida Quraisy! (selamat pagi, pemimpin Quraisy!)” kata Umair memberi hormat.
“Im shobahan, ya Ibnu Wahab!” (selamat pagi anak Pak Wahab, jawab Shafwan. “Mari duduk di sini berbincang-bincang,” lanjut Shafwan mengajak Umair duduk bersama.
Umair duduk dekat Shafwan bin Umayyah. Keduanya segera terlibat dalam suatu percakapan serius mengenai perang Badar, tentang kekalahan besar yang mereka alami dalam perang tersebut dan tentang jumlah orang Quraisy yang ditawan kaum muslimin. Mereka sangat sakit hati karena beberapa pembesar Quraisy tewas. Bangkai mereka yang tewas itu dikuburkan kaum muslimin dalam kuburan kolektif di medan tempur Badar.
Shafwan bin Umayyah menarik nafas panjang dan mengeluh, “Tidak! Demi Allah...! Kita harus mampu membalas!” kata Shafwan.
“Demi Allah. Itu betul!” ucap Umair. Umair diam sebentar, kemudian dia melanjutkan bicaranya, “Demi Tuhan Ka’bah! Seandainya saya tidak banyak hutang yang harus dilunasi, dan tidak banyak keluarga yang saya khawatirkan akan tersia-sia kalau aku meninggal, sungguh aku akan menemui Muhammad lalu kubunuh dia. Kemudian saya basmi agamanya dan saya hentikan segala kejahatannya.”
Tiba-tiba Umair menjadi rendah seperti orang ketakutan.
“Dengan adanya bapakku, Wahab, dalam tawanan mereka, apakah kepergianku ke Yatsrib tidak mencurigakan mereka?” kata Umair dengan nada bertanya kepada Shafwan.
Shafwan yang berpikiran tajam dapat menangkap inti pembicaraan Umair bin Wahab. Untuk tidak melepaskan kesempatan yang baik ini, dia berpaling kepada Umair dan berkata , “Hai Umair! Biarlah hutang-hutangmu menjadi tanggunganku seluruhnya. Aku akan melunasinya bila engkau berhasil membunuh Muhammad. Keluargamu akan kugabung dengan keluargaku, selama aku masih hidup. Hartaku cukup banyak untuk hidup senang bersama mereka semuanya!”
Kata Umair, “Rahasiakanlah pembicaraan kita ini. Jangan sampai ada seorang jua pun yang mengetahuinya!”
“Tentu! Percayalah kepadaku!” kata Shafwan.
Umair meninggalkan masjid membawa dendam kesumat terhadap Nabi Muhammad SAW. Disiapkannya segala perlengkapan yang diperlukan untuk melaksanakan niat jahatnya terhadap Rasulullah. Dia tidak khawatir lagi akan dicurigai orang dalam perjalanan, karena famili orang-orang tertawan banyak yang sudah pulang pergi ke Yatsrib untuk menengok atau menebus mereka. Umair mengasah pedangnya tajam-tajam dan mengolesinya dengan racun. Kemudian Umair meminta kendaraan yang telah disediakan Shafwan untuknya.
Setibanya di Madinah, dia langsung ke masjid mencari Rasulullah, dan ontanya ditambatkannya dekat pintu masjid, lalu dia turun.
Ketika itu Umar bin Khattab RA sedang duduk dengan beberapa orang shahabat Rasulullah dekat pintu masjid. Mereka bercakap-cakap soal perang Badar, tentang orang-orang Quraisy yang tertawan dan yang terbunuh, tentang kepahalawanan kaum muslimin, Muhajirin maupun Anshar. Mereka tidak lupa pula mengingat pertolongan Allah SWT yang telah memenangkan kaum muslimin, dan malapetaka yang menimpa musuh-musuh Allah.
Tatkala Umar menoleh ke halaman, tiba-tiba dia melihat Umair bin Wahab Al-Jumahy turun dari kendaraan dan meunju masjid dengan pedang terhunus.
Umar bin Khattab tersentak bangun dari duduknya, sambil memandang ke arah Umair, ia berkata, “Ada anjing...! Si Umair bin Wahab musuh Allah! Dia datang ke sini pasti untuk maksud jahat. Kaum musyrikin Makkah bangkit menyerang kita. Dia intel Quraisy yang emmata-matai kita sebelum terjadi perang Badar. Tangkap dia...! bawa ke hadapan Rasulullah! Kawal dia dengan ketat! Hati-hati penjahat keji ini jangan sampai lolos”, perintah Umar kepada shahabat-shahabatnya, sembari lekas-lekas memberitahu kepada Rasulullah SAW.
“Ya Rasulullah! Umair bin Wahab, musuh Allah, datang. Dia menghunus pedang. Aku yakin dia pasti bermaksud jahat,” kata Umar.
“Bawalah dia kemari, hai Umar!” perintah Rasulullah.
Umar Al-Faruq mendatangi Umair bin Wahab. Dipegangnya leher baju Umair. Dicengkeramnya kuduk Umair yang menyandang pedang. Lalu dibawanya ke hadapan Rasulullah SAW.
Setelah Rasulullah melihat Umair demikian, beliau bersabda, “Lepaskan dia, hai Umar!”
Umar melepaskan cengkeramannya.
Kemudian Rasulullah bersabda pula, “Mundurlah engkau, hai Umar!”
Umar mundur ke belakang Umair bin Wahab. Rasulullah berkata kepada Umair. “Mendekatlah ke sini, hai Umair!”
Umair menghampiri Rasulullah dan berkata, “An ‘im shabahan!” (selamat pagi).
Mendengar ucapan itu, Rasulullah bersabda, “Kami telah dimuliakan Allah dengan cara penghormatan yang lebih baik daripada cara penghormatan engkau, hai Umair. Kami dimuliakan Allah dengan cara mengucapkan “salam” Begitulah cara penghormatan ahli-ahli surga.”
Kata Umair, “Demi Allah! Kami sudah lama dengan cara penghormatan kami, sedangkan caramu itu datang belakangan.”
“Apa maksudmu datang kemari ya Umair?” tanya Rasulullah SAW.
“Saya datang untuk membebaskan tawanan yang engkau tawan. Karena itu bersikap baiklah engkau kepadaku dengan soal itu,” jawab Umair galak.
“Tetapi mengapa harus menghunus pedang?” tanya Rasulullah. “Tidak baik membawa-bawa pedang. Apakah engkau dendam kepada kami karena kekalahanmu dalam peperangan Badar? Bicaralah jujur! Apa sebenarnya maksudmu datang kemari hai Umair!” kata Rasulullah mendesak. Jawab Umair “Sungguh, aku datang karena masalah tawanan, khususnya bapakku.”
Kata Rasulullah, “bukankah engkau pernah duduk berdua dengan Shafwan bin Umayyah dekat Hijr, membicarakan mayat-mayat orang-orang Quraisy yang dilemparkan ke dalam sumur. Kemudian engkau berkata kepada Shafwan, seandainya aku tidak banyak hutang dan keluarga yang kutinggalkan, niscaya aku pergi membunuh Muhammad! Lalu Shafwan bin Umayyah berjanji kepadamu akan melunasi semua hutang-hutangmu dan akan menjamin hidup keluargamu, asal kamu mau membunuhku. Demi Allah! Engkau tidak akan sempat melaksanakan maksud jahatmua, karena Allah selalu melindungiku!”
Umair bin Wahab bingung karena rahasianya dibuka lebar-lebar oleh Rasulullah dengan tepat dan mendetail. Padahal dia yakin seyakin-yakinnya, tidak ada orang yang mengetahui rahasia itu selain dia sendiri dan Shafwan bin Umayyah. Dalam kebingungan itu hampir saja dia mengucapkan syahadat.
Kata Umair, “Kami memang tidak mempercayai apa yang engkau katakan berita dari langit, dan yang engkau katakan wahyu. Tetapi pembicaraan dan perjanjianku dengan Shafwan, aku yakin benar tidak ada yang mendengar dan mengetahui, selain aku dan Shafwan berdua. Demi Allah! Sekarang aku yakin benar rahasia itu telah disampaikan Allah kepada engkau. Segala puji bagi Allah yang telah memberi aku jalan, sehingga aku dapat hidayah untuk masuk Islam.”
Kemudian Umair mengucapkan dua kalimat syahadat: “Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadan Rasuulullah”
Sesudah itu Rasulullah memerintahkan kepada para shahabat, “Ajarkan Al-Qur’an kepada saudara kalian ini; terangkan kepadanya ajaran-ajaran Islam, dan bebaskan tawanan yang dimintanya!”
Kaum muslimin sangat gembira dengan masuknya Umair bin Wahab ke dalam Islam. Sehingga Umar bin Khattab pernah berkata, “Babi lebih kusukai daripada Umair bin Wahab, ketika dulu mula-mula datang kepada Rasulullah, tetapi kini aku lebih suka kepadapanya daripada sebagian anak-anakku.”
Umair membersihkan jiwanya dengan melaksanakan ajaran-ajaran Islam, memenuhi hati sanubarinya dengan cahaya Al-Qur’an. Setiap hari dia sibuk belajar dan beramal. Sehingga dia lupa kepada Makkah dan orang-orang di Makkah.
Sementara itu Shafwan bin Umayyah selalu menunggu-nunggu Umair kembali dengan sukses, sesuai rencana mereka. Bahkan Shafwan pernah berkata kepada dermawan-dermawan Quraisy, “Bergembiralah kalian dengan berita besar yang akan tiba, sehingga kalian dapat melupakan kekalahan kita di Badar.”
Sudah agak lama Shafwan menunggu, tetapi Umair bin Wahab tidak juga kunjung tiba. Kabar tidak, berita pun tidak. Shafwan mulai gelisah. Dia pergi bolak-balik ke padang pasir penas mencari-cari berita dari setiap musafir yang datang dari Yatsrib (Madinah), kalau-kalau mereka bertemu atau melihat Umair bin Abdul Wahab. Namun sejauh itu tak satupun berita yang memuaskannya.
Pada suatu hari ada seseorang mengatakan “Umair bin Wahab sudah masuk Islam!”
Bagaikan petir di siang bolong menyambar telinga Shafwan. Tadinya dia yakin Umair bin Wahab tidak akan masuk Islam, walaupun seluruh penduduk bumi telah masuk Islam.
Umair bin Wahab rajin belajar agama dan menghafal ayat-ayat Al-Qur’an. Hatinya tenang dan penuh tunduk dengan keyakinan yang baru dianutnya. Kini dadanya terasa penuh hikmah yang dilandasi iman.
Pada suatu hari dia datang kepada Rasulullah SAW, ia berkata, “Ya Rasulullah. Telah sekian lama saya menumpuk dosa dan mendurhakai Allah dan Rasul-Nya. Sekian lama pula saya menghalang melintang memberantas agama Islam dengan segala kemampuan saya, menteror Rasulullah dan para shahabat yang masuk Islam. Kini aku telah bertaubat dan meyakini agama Allah sepenuh jiwa dan raga. Aku telah mempelajari kebenaran agama ini sebanyak yang telah diberikan Allah kepadaku. Maka kini izinkanlah aku kembali ke Makkah, mengajak orang-orang Quraisy masuk Islam. Jika mereka menerima dakwahku, itulah yang sebaik-baiknya bagi mereka. Dan jika mereka menolak, akan kusakiti mereka seperti yang pernah kulakukan terhadap para shahabat Rasulullah.”
Rasulullah SAW mengijinkan Umair bin Wahab pergi ke Makkah. Beliau memberikan petunjuk dan pengarahan yang tepat bagi Umair dalam mengajak umat kepada Islam.
Setibanya di Makkah, didatanginya Shafwan bin Umayyah.
Kata Umair, “hai Shafwan! Anda seorang pemimpin yang cemerlang diantara para pemimpin Quraisy, Anda cerdik pandai bangsa Quraisy yang berotak cerdas dan gemilang. Bagaimanakah pendapat Anda tentang pemujaan dan penyembahan batu, serta mengadakan kurban sesajen untuk batu tersebut? Dapatkah itu diterima oleh akalmu yang sehat? Dapatkah itu diterima sebagai suatu agama?
Saya telah masuk Islam dan mengakui kebenaran yang dibawanya. Saya mengakui Tuhan itu hanya satu, yaitu Allah SWT, dan Muhammad sesungguhnya Rasulullah.”
Sejak itu Umair bin Wahab berdakwah di Makkah, mengajak orang-orang Quraisy masuk Islam. Banyak orang masuk Islam di tangannya.
Semoga Allah SWT melimpahkan pahala kepada Umair bin Wahab dan memberinya cahaya dalam kubur. Amin [sumber: Kepahlawanan Generasi Shahabat Rasulullah SAW terjemah Shuwarun min Hayaatis Shahabat]
15.31 | 0 komentar

32 Fakta Yang Disembunyikan Israel

Diposkan oleh Admin BeDa pada Sabtu, 21 Februari 2009 | 09.20 WIB


1. Tahukah Anda bahwa selain ras Yahudi, dilarang membeli atau menyewa tanah di Israel?
2. Tahukah Anda bahwa setiap ras Yahudi yang ada di setiap Negara di seluruh dunia menjadi warga Negara Israel secara otomatis? Sementara warga Palestina yang terlahir di tanah negerinya sendiri sejak puluhan abad yang lalu terus diusir ke luar Palestina?
3. Tahukah Anda bahwa penduduk Palestina yang menetap di kawasan Israel harus menggunakan kendaraan dengan cat dan warna khusus untuk membedakan antara ras Yahudi dan non Yahudi?
4. Tahukah Anda bahwa Yerusalem bagian timur, Tepi Barat, Gaza dan dataran tinggi Golan dianggap oleh masyarakat internasional khususnya barat dan Amerika sebagai kawasan yang dijajah Israel dan bukan merupakan bagian dari Israel?
5. Tahukah Anda bahwa Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk ras Yahudi dan
Membagikan 15% sisanya untuk seluruh penduduk Palestina yang menetap di kawasan
Israel? Secara realitas, Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk 400 penduduk Yahudi di Hebron, sementara 15% sisanya alokasi kan kepada 120 ribu penduduk Palestina di daerah itu?
6. Tahukah Anda bahwa Amerika mengalokasikan 5 milyar US$ dari penghasilan pajaknya setiap tahunnya untuk menyumbang Israel?
7. Tahukah Anda bahwa Amerika terus memberikan bantuan militer kepada Israel sebesar 1,8 milyar US$ setiap tahunnya? Dan tahukah Anda bahwa jumlah sebesar itu sama dengan sumbangan Amerika kepada seluruh Negara di benua Afrika?
8. Tahukah Anda bahwa Israel juga menunggu bantuan perang tambahan sebesar 4 milyar US$ dari Amerika yang terdiri dari pesawat tempur F 16, Apache dan Blackhawk? Dan karena Amerika merupakan Negara koalisi utama bagi Israel, maka ia wajib memberikan semua fasilitas yang diminta Israel untuk menjamin eksistensinya.
9. Tahukah Anda bahwa pemerintah Amerika telah menekan Kongres tentang pelanggaran Israel dalam penggunaan senjata yang mereka sumbang kan? Khususnya a pada tahun 1978, 1979 dan tahun 1982 pada perang di Lebanon dan penggunaan senjata nuklir pada tahun 1981.
10. Tahukah Anda bahwa Israel adalah satu-satunya Negara di Timur Tengah yang menolak menandatangani larangan pengembangan senjata nuklir? Dan menolak Tim Investigasi PBB untuk memeriksa tempat persembunyian nuklir nya?
11. Tahukah Anda bahwa sebelum berdirinya Israel pada tahun 1948, sudah memiliki pabrik Pengembangan senjata nuklir?
12. Tahukah Anda bahwa Perwira Tinggi Israel di Departemen Perang mengakui secara terang-terangan bahwa militer Israel membunuh semua tahanan perang Palestina tanpa proses pengadilan?
13. Tahukah Anda bahwa Israel meledak kan tempat kediaman Diplomat Amerika dan menyerang kapal perang Amerika Liberty di perairan internasional pada tahun 1967? Walaupun serangan itu menewaskan 33 tentara Amerika dan melukai 177 lainnya, tetapi Amerika sama sekali tidak melakukan tindakan apapun terhadap Israel? Hanya dengan alasan bahwa tentara Israel salah sasaran? Bayangkan kalau serangan itu dilakukan oleh Negara Islam?
14. Tahukah Anda bahwa Israel merupakan Negara yang paling banyak mengabaikan resolusi DK PBB? Jumlah resolusi yang diabaikan oleh Israel mencapai 69 buah. Bayangkan seandainya satu Negara Islam mengabaikan 1 resolusi PBB, apa yang akan dilakukan oleh Amerika?
15. Tahukah Anda bahwa pemerintah Israel menggunakan system politik konservasi terhadap identitas ras Yahudi agar tetap menjadi warga Negara itu?
16. Tahukah Anda bahwa Mahkamah Agung Israel telah menetapkan Perdana Menteri Ariel Sharon sebagai tersangka dalam kasus pembantaian Shabra dan Syatilla pada 16 September 1982 di Lebanon yang menewaskan lebih dari 1000 orang Palestina terdiri dari anak-anak, wanita dan orang tua?
17. Tahukah Anda bahwa pada tanggal 20 Mei 1990, seorang tentara Israel menyuruh para buruh Palestina yang sedang menunggu bus di sebuah halte untuk duduk berbaris di atas tanah, setelah itu ia menembaki mereka dari jarah setengah meter? Tahu pulakah Anda bahwa pemerintah Israel menyatakan tentara itu tidak bersalah dan bahkan mendapat penghargaan khusus dari pemerintah Israel?
18. Tahukah Anda bahwa sampai tahun 1988, semua pabrik dan kantor di Israel hanya boleh menempelkan keterangan lowongan kerja dengan perkataan: “lowongan kerja hanya untuk ras Yahudi”, “dicari seorang karyawan dengan syarat ras Yahudi”?
19. Tahukah Anda bahwa Departemen Luar Negeri Israel membayar 6 perusahaan media Amerika untuk memunculkan image positif Israel kepada masyarakat Amerika dan Eropa?
20. Tahukah Anda bahwa Sharon mengajak Partai radikal Molodeit untuk menjadi koalisi utama dalam kabinetnya? Padahal partai itu berideologi radikal dengan persepsi pokok
membersihkan Israel dari non ras Yahudi dan pengusiran secara paksa seluruh warga Palestina dari Israel?
21. Tahukah Anda bahwa Perdana Menteri Israel pertama David ben Gorion sepakat dengan langkah pengusiran secara paksa seluruh ras Arab dari Israel?
22. Tahukah Anda bahwa Rahib besar di Israel Ofadya Yusuf yang juga pendiri Partai Syas (partai terbesar ketiga di Israel) mendukung aksi militer Israel untuk menghabisi warga Palestina? bahkan ia mengeluarkan fatwa radikal pada hari raya paskah yang lalu dalam wawancaranya di sebuah jaringan radio terbesar di Israel: “Tuhan akan membalas semua kejahatan warga Arab, Tuhan akan menghancurkan keturunannya, menghabisinya dan menghancurkan tanahnya dan Tuhan akan membalas mereka dengan siksaan yang pedih. Karenanya dilarang semua ras Yahudi untuk memberikan rasa kasih sayang kepada warga Arab, dan wajib bagi setiap Yahudi untuk menembakkan rudal dan senjatanya ke arah dada dan kepala setiap warga Arab untuk menghabisinya, karena mereka itu makhluk yang jahat dan terkutuk”……
23. Tahukah Anda bahwa pengungsi Palestina terbesar di dunia?
24. Tahukah Anda bahwa penduduk Kristen Palestina bersatu dengan penduduk Palestina muslim untuk melawan penjajah Yahudi?
25. Tahukah Anda, walaupun Mahkamah Agung Israel sudah mengeluarkan keputusan pelarangan penyiksaan dalam proses pemeriksaan, tetapi Shinbet (Badan Intelijen Israel) tetap terus menyiksa setiap pejuang Palestina dalam proses pemeriksaan nya?
26. Tahukah Anda bahwa walaupun Israel terus mengganggu proses belajar mengajar dan merusak seluruh sarana dan prasarana pendidikan penduduk Palestina, tetapi penduduk Palestina tetap menjadi Negara terbesar di dunia yang penduduknya bergelar doctor (S3)? Hal ini apabila dilihat dari jumlah prosentase penduduknya.
27. Tahukah Anda bahwa setiap manusia mempunyai hak yang sama yang dijamin oleh undang-undang HAM internasional yang diterbitkan pada tanggal 10 Desember 1948? Tetapi tahukah Anda bahwa undang-undang itu sama sekali tidak berlaku bagi penduduk Palestina? karena dihalangi dengan ditandatanganinya kesepakatan OSLO?
28. Tahukah Anda bahwa mayoritas buku sejarah di dunia mengatakan Negara-negara
Arab yang menyerang Israel terlebih dahulu pada perang tahun 1967? Padahal faktanya, justru Israel yang menyerang Negara-negara Arab terlebih dahulu kemudian mereka merebut kota Al-Quds dan Tepi Barat? Tetapi mereka mengatakan bahwa serangannya itu adalah serangan untuk menjaga diri dan antisipasi?
29. Tahukah Anda bahwa Israel sebagai Negara penjajah sama sekali tidak terikat dengan konvensi Jenewa untuk menjaga hak-hak dan keselamatan warga sipil Palestina?
30. Tahukah Anda bahwa perintah Perdana Menteri Israel Ariel Sharon sudah tidak dituruti lagi oleh militer Israel? Salah satu contohnya adalah ketika ia melarang militer Israel untuk melakukan genjatan senjata dan dilarang menembak, tetapi militer Israel terus menyerang, menembaki rakyat sipil Palestina dan menghancurkan tempat tinggal mereka. Insiden paling memilukan Anda lah pembantaian tiga wanita Palestina, padahal mereka sedang berada dalam tenda pengungsian nya?
31. Tahukah Anda bahwa Israel terus melakukan berbagai usaha untuk menghancurkan Masjid Al Aqsha dan Kubah Shakhrah sejak 50 tahun yang lalu dengan menggali bawah tanah masjid tersebut agar runtuh dengan sendirinya?
32. Tahukah Anda bahwa Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela mengatakan bahwa Israel adalah Negara racism dan apartheid seperti kondisi Afrika Selatan sebelum ia pimpin?[sumber : al-ikhwan.net]
09.20 | 0 komentar

Al-Qassam Hadang Pasukan Israel di Selatan Jalur Gaza

Diposkan oleh Admin BeDa pada Jumat, 20 Februari 2009 | 16.43 WIB


Gaza – Infopalestina: Batalion Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Gerakan Hamas menghadang pasukan khusus Israel yang merangsek masuk daerah timur perkampungan Zaitun selatan kotaGaza.

Batalion menyebutkan seperti yang disampaikan secara tertulis rilis pada hari ini Kamis (19/2) yang salinannya diterima oleh Infopalestina itu bahwa sejak kemarin malam pukul 11:30 Rabu (18/2) pasukan khusus Israel dengan kekuatan belasan infiltrasi mencoba memaksa merangsek ke wilayah timur Zeitoun, tenggara Gaza. Namun para pejuang Al-Qassam mereka dengan sigap menghadang pasukan Israel itu dan terjadi baku tembak ringan dan sedang selama setengah jam. Dalam pertempuran ringan ini Al-Qassam melepaskan misil dengan tiga roket jenis Qassam. Sehingga mereka berhasil memaksa pasukan Israel hengkang dari wilayah yang hendak mereka masuki.

Battalion menegakan, “kami tegaskan bahwa tugas jihad yang diberhati ini sebagai upaya menghadang aksi Israel masuk ke wilayah kami yakni Jalur Gaza yang kami cintai. Semua tindakan Israel untuk memukul kami akan menelan biaya besar. Sebab pejuang dan pasukan kami sudah sangat siap memukul kembali Israel dengan sangat kuat pada waktu yang tepat dengan izin Allah.

Battalion menambahkan, prajurit Qassam masih berjaga-jaga di perbatasan mereka dan mengawasi semua gerak-gerik Israel dan berusah a menggagalkan semua upaya pengotoran wilayah Jalur Gaza yang sudah bebas agar atau upaya Israel untuk menakut-nakuti warga Jalur Gaza.

Battalion melanjutkan, "Israel penjahat perang mengira bahwa mereka melemahkan Hamas setelah perang ganas ke Jalur Gaza. Ttetapi Israel sekarang menyadari bahwa perang ini hanya semakin membuat Hamas kuat. Sebab Hamas memiliki pasukan khusus yang memiliki peralatan dan keahlian dalam mengintai musuh yang mampu memaksa Israel kerepotan dalam memasuki wilayah Jalur Gaza seperti yang mereka alami dalam pertempuran Al-Furqan.”

Gerbang yang dimasuki Israel ke Jalur Gaza di atas adalah gerbang yang mereka pada saat perang ke Jalur Gaza yang berlangsung 23 hari yang menelan sekitar 1340 nyawa, dan jumlah korban terluka sebanyak 5000; kebanyakan mereka anak-anak dan perempuan. (bn-bsyr)[sumber: infopalestina.com]
16.43 | 0 komentar

Kamis Pagi, Tank dan Helikopter Israel Masuk ke Gaza City

Diposkan oleh Admin BeDa pada Kamis, 19 Februari 2009 | 11.22 WIB

Tank-tank dan helikopter Israel dilaporkan kembali masuk ke wilayah Jalur Gaza yang memicu pertempuran di Gaza City. Saksi mata mengatakan, pasukan militer Israel masuk ke kota itu Kamis dinihari dan mendapat perlawanan dari para pejuang Palestina.

Pasukan Israel itu meninggalkan Gaza City setelah pejuang Palestina menembakkan roket-roket anti-tanknya. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini dan militer Israel masih belum mau berkomentar tentang seranganya ke Gaza di pagi buta itu.

Israel kembali masuk ke Jalur Gaza setelah rapat kabinet Israel kemarin memutuskan bahwa Israel menolak membuka perbatasan, kecuali prajuritnya yang bernama Gilad Shalit dibebaskan oleh Hamas. Shalit tertangkap dalam sebuah operasi di perbatasan Gaza dan menjadi tawanan pejuang Palestina sejak tahun 2006.

Hamas mengecam keputusan Israel, karena membuka seluruh perbatasan adalah salah satu persyaratan gencatan senjata yang diajukan Hamas. Hamas menuding Israel telah menusuk Mesir dari belakang, karena selama ini Mesir yang bertindak sebagai mediator kesepakatan gencatan senjata antara Hamas-Israel.

Juru Bicara Hamas di Gaza Ismail Radwan mengatakan, pihaknya yakin Israel masih akan terus melakukan serangannya ke Jalur Gaza setelah memutuskan menolak membuka semua perbatasan. Dan itu terbukti dengan masuknya tank-tank dan helikopter Israel ke Gaza City Kamis pagi.

"Kami tidak mau diam saja tanpa berbuat apapun dalam menghadapi agresi Israel," kata Radwan.

Pejabat Hamas lainnya Fawzi Barhoum menilai Israel sudah bersikap keras kepala dan menghalang-halangi jalan yang sudah diupayakan Mesir untuk gencatan senjata. Barhoum menegaskan, bagi Hamas kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan Gilad Shalit adalah dua hal yang tidak bisa disatukan. (ln/prtv)[sumber: eramuslim.com]
11.22 | 0 komentar

Israel Arms Hamas


By Ola Attallah, IOL Correspondent

GAZA CITY — The recent Israeli war on Gaza, which killed and wounded thousands and wrecked havoc on the civilian infrastructure, was marketed on the pretext of undermining the capacities of resistance factions, particularly Hamas.
But before withdrawing, the invading Israeli troops left Palestinian fighters a priceless gift: a large cache of unexploded ordnance.

"A considerable number of the Israeli bombs, shells and missiles fired during the war did not explode," Abu Moaez, a member of Ezzeddin Al-Qassam Brigades, the military wing of Hamas, told IslamOnline.net.

For three weeks, Israeli air, naval and ground troops rained the densely-populated coastal enclave of 1.6 million with tons of explosives.

Many of the thousands of rockets, bombs and shells fired did not explode.

"Nearly 5 percent of the Israeli bombs that fell on Gaza did not detonate," Abu Anas, an Ezzeddin Al-Qassam Brigades weapons expert, told IOL.

"This is due to technical problems related to the detonation devices."

A UN team of international bomb disposal experts has been working in Gaza for the last three weeks to neutralize unexploded munitions dropped during Israel's offensive.

They found three 2,000-pound (900 kilogram) bombs and eight 500-pound (230 kilogram) bombs dropped by Israeli warplanes.

Their work is being held up because Israel has not approved the entry of their equipment nor an area for storing and neutralizing ordnance.

Treasure
The unknown number of unexploded munitions threaten to set off another wave of maiming and killing in the impoverished Palestinian territory.
But for the resistance factions they present a valuable treasure.

"This is a gift from heaven," says Abu Moaez, the Hamas fighter.

"We have collected and dismantled many of the unexploded ordnance," he added.

"They will be recycled and used in defending our people against the Israeli occupation forces."

Abu Al-Baraa, a member of Saraya Al-Quds Brigades, the military wing of the Islamic Jihad, said dealing with the unexploded devices requires special skills.

"This is a job that should be done by highly-experienced and trained weaponry experts," he told IOL.

"Our engineers are qualified for the task and we have already done that."

Resistance factions have recently held an unprecedented exhibition for these weapons in Gaza city.

The displayed collections including one-ton, half-ton and 250-kilogram bombs as well as anti-tank missiles, illumination rounds and anti-tank mines.

"We used to manufacture our weaponry from primitive materials, but now we have more effective substance extracted from the Israeli weapons," explains Abu Mosaab, another Al-Qassam weapons expert.

"This will help us make a momentum leap."[islamonline.net]
10.32 | 1 komentar

Sukses Jalan Terus

Diposkan oleh Admin BeDa pada Senin, 16 Februari 2009 | 11.52 WIB


Pada tahun 1923, sebuah kelompok kecil orang-orang terkaya di dunia bertemu di hotel Edgewater Beach di Chicago, Illionis. Pada saat itu, mereka mengendalikan uang lebih besar daripada jumlah uang yang dimiliki Amerika Serikat. Berikut ini adalah daftar nama mereka dan apa yang akhirnya terjadi pada mereka:
Charles Schwab: presiden perusahaan baja mandiri terbesar, mati dalam keadaan bangkrut
Arthur Cutter : spekulan tepung yang terbesar, mati di luar negeri dalam kondisi angkrut
Richard Witney: direktur Bursa Saham New York, mati setelah dibebaskan dari penjara Sing-Sing
Albert Fall : anggota kabinet presiden Amerika Serikat, mendapat pengampunan dari penjara dan mati di rumahnya
Jess Livermore : investor terbesar Wall Street, mati bunuh diri
Leon Fraser : direktur Bank Penyelesaian Internasional, mati bunuh diri
Ivan Kreuger: kepala monopoli terbesar dunia, mati bunuh diri.
***

Banyak orang yang menganggap kesuksesan adalah memiliki banyak harta, polularitas, dan jabatan yang tinggi. Namun, contoh seperti di atas telah membuktikan bahwa tiga hal itu bukan jaminan kesuksesan. Kekayaan, ketenaran, dan kedudukan bukanlah kesuksesan itu sendiri. Ia hanya sarana untuk memperoleh sukses sebenarnya. Apakah sukses itu?

Dalam buku ini, Satria hadi Lubis mengajak kita mendefinisikan ulang makna kesuksesan. Dengan gaya penulisan yang mengalir dan argumentatif, ia mampu membawa kita pada definisi yang ia inginkan dan pada saat yang sama membuat kita mengangguk seorang diri isyarat menyetujui apa yang ia paparkan.

Menurutnya, Sukses adalah; keseimbangan hidup, memberikan manfaat bagi orang lain, proses mencapai cita-cita mulia, menikmati kemenangan-kemenangan, dan 'akhir yang baik'. Jadi, hanya dengan lima indikator itulah manusia mencapai sukses hakiki.

Keseimbangan hidup sebenarnya berawal dari sunnatullah yang tidak bisa kita lawan, melainkan harus kita ikuti dan kita manfaatkan. Diantara indikator kesuksesan adalah keseimbangan hidup. Artinya, kita akan sukses jika mampu menjaga keseimbangan internal dan kesimbangan eksternal. Keseimbangan internal memiliki empat dimensi; fisik, emosional, mental, dan spiritual. Maka, kita perlu menjaga kesehatan tubuh, perasaan yang bersih, pikiran yang jernih, dan kedekatan dengan Allah. Sedangkan keseimbangan eksternal terwujud jika kita telah memenuhi semua tuntutan peran kita. Satu orang bisa jadi memiliki banyak peran; sebagai ayah bagi anak-anaknya, sebagai suami bagi istrinya, sebagai warga dalam masyarakat, sebagai karyawan dalam tempat kerjanya, sebagai jundi dalam jamaah dakwahnya. Orang yang hidupnya seimbang melayani semua peran dalam hidupnya dengan baik.

Indikator sukses yang kedua adalah memberikan manfaat bagi orang lain. Jika kita selalu memberikan manfaat bagi orang lain berarti hidup kita telah sukses. Semakin banyak manfaat yang kita berikan kepada orang lain berarti kita semakin sukses. Inilah makna hadits Nabi: “Khairun naas anfauhum lin naas”. Dan inilah bentu mulia dari aktualisasi diri yang merupakan kebutuhan tertinggi manusia dalam diagram Maslow.

Sukses juga berarti perjalanan menuju cita-cita mulia. Tidak peduli apakah kita berhasil mencapainya atau tidak, selama kita konsisten berada di atas jalan menuju cita-cita mulia berarti kita telah sukses dalam arti yang sebenarnya. Bukankah banyak nabi yang hidupnya menderita di dunia bahkan ada yang tidak memiliki umat seorang pun tetapi mereka termasuk sukses. Inilah makna “malaazamul haq fii quluubina”. Yang perlu digaris bawahi adalah bahwa kemuliaan di sini bukan bersumber dari perasaan subyektif manusia, tetapi ia diukur berdasarkan kebenaran universal, kebenaran yang berkesuaian dengan empat sumber: agama, hati nurani, akal sehat, dan ilmu pengetahuan. Kalaupun keempat hal tersebut saling bertolak belakang, maka agama menjadi batu uji terakhir untuk menentukan kebenaran universal.

Jika diteliti lebih lanjut, cita-cita mulia adalah cita-cita yang memenuhi kriteria: (1) tidak merugikan diri sendiri; (2) tidak merugikan keluarga; (3) tidak merugikan masyarakat; (4) tidak merugikan lingkungan alam; (5) tidak merugikan generasi pelanjut. Sedangkan perjalanan yang konsisten menuju cita-cita itu memiliki indikator: (1) pikiran dan orientasi yang selalu menuju pencapaian cita-cita; (2) prioritas kegiatan lebih banyak untuk mencapai cita-cita; (3) upaya mencapainya dilakukan dengan cara yang benar; (4) terus mencoba mencapai cita-cita walau gagal berulang kali; (5) perubahan cita-cita boleh dilakukan asalkan tidak bertentangan dengan kebenaran universak.

Indikator kelima dari kesuksesan adalah menikmati kemenangan. Seperti kehidupan Ibrahim bin Adham yang selalu taqarrub kepada Allah dan merasakan kenikmatan di dalamnya, maka ia pun berkata “Seandainya para raja dan sultan itu mengetahui betapa nikmatnya hidup yang aku jalani saat ini, niscaya mereka akan merebutnya walau dengan menggunakan pedang-pedang mereka”. Model menikmati kemenangan tentunya bukan dengan foya-foya dan hura-hura pasca kemenangan, tetapi menikmati kemenangan dilakukan dengan bersyukur atas kemenangan itu dan menggunakannya secara optimal di jalan kebajikan.

Indikator terakhir adalah 'akhir yang baik'. Apalah artinya harta yang melimpah, popularitas yang glamour, dan jabatan yang tinggi tetapi berkesudahan dengan cara bunuh diri. Akhir yang baik adalah puncak kesuksesa. Orang yang berhasil mencapaianya akan dikenang masyarakat sebagai orang yang sukses, dan memiliki tiket ke surga.

Bagian kedua buku terbitan Pro You Yogyakarta ini kemudian mengupas 7 Rahasia Manusia Sukses. Rahasia itu adalah: (1) Mulai dari orientasi, sehingga kita memiliki orientasi menuju kesuksesan sejati yang memiliki 5 indikator di atas; (2) Bersaing dengan diri sendiri, sebab jalan kesuksesan akan mudah kita lalui ketika kita mampu membawa diri kita sendiri dengan kesadaran penuh berupaya mencapai kesuksesan, dan hambatan terbesar manusia untuk memperoleh kesuseksesan memang bukan siapa-siapa melebihi dirinya sendiri; (3) Mendobrak kemalasan, mengalahkannya dan membuatnya menyerah sehingga tidak menjadi tembok penghalang bagi kita untuk bergerak dan berbuat menggapai cita-cita; (4) menikmati dunia, menikmati setiap proses yang kita jalani dan tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan kita merasa berat dan merasa kalah sebelum 'berperang'; (6) Kerendahan hati, tidak malu belajar dari orang lain, tidak malu mengakui kebenaran yang datang dari orang lain dan tidak sombong ketika beberapa tahapan kesuksesan telah kita miliki; (7) Memberikan warisan bermakna, bukan semata kesuksesan untuk dirinya tetapi kesuksesan itu merupakan karya yang bertahan lama, yang bisa diwarisi oleh generasi berikutnya.

Keistimewaan buku ini, seperti juga buku-buku karangan Satria hadi Lubis yang lain, adalah pada penjelasan dan contoh serta kiat yang diberikan pada beberapa bahasan yang dipandang perlu. Misalnya pada rahasia ketiga “mendobrak kemalasan”. Selain itu juga ada petunjuk praktis, seperti pada bahasan “menuju cita-cita mulia”. Di sana disertakan lembar sasaran dan dua form lain yang perlu diisi untuk mempermudah kita mempraktikkan teori dalam pembahasan tersebut.

Tentu saja, membaca tulisan ini tidak “senikmat” membaca bukunya secara keseluruhan. Buku ini sudah beredar di banyak toko buku sejak awal Pebruari lalu. Dan, tampaknya orang-orang yang menginginkan kesuksesan perlu untuk segera membacanya! [Muchlisin]
11.52 | 3 komentar

Abdullah Bin Hudzaifah As-Sahmy

Diposkan oleh Admin BeDa pada Sabtu, 14 Februari 2009 | 10.11 WIB

Pahlawan yang kita kisahkan ini, sahabat Rasulullah SAW. bernama: Abdullah BIN HUDZAFAH AS—SAHMY.
Sebelumnya sejarah melewatkannya begitu saja, seperti milyunan orang-orang ‘Arab lainnya. Tetapi Islamlah yang kemudian menugaskan Abdullah bin Hudzhafah menemui dua orang raja besar dunia pada zamannya, yaitu Kisra, Maharaja Persia, dan Kaisar Agung, Maharaja Romawi. Pertemuan Abdullah dengan kedua raja dunia itu abadi dalam sejarah, dan mewarnai perjalanan sejarah itu sèndiri.
Pertemuan Abdullah bin Hudzafah dengan Kisra, Maharaja Persia, terjadi pada tahun keenam Hijriyah, yaitu ketika Rasulullah SAW. mulai mengembangkan Dakwah Islam ke seluruh pelosok dunia. Ketika itu beliau berdakwah melalui surat kepada raja-raja ‘Ajam (non Arab), mengajak mereka masuk Islam.
Rasullulah SAW. telah memperhitungkan resiko yang mungkin timbul dalam pekerjaan penting ini. Para utusan akan diberangkatkan ke negeri-negeri. asing yang belum mereka kenal selama ini. Mereka tidak paham bahasa negeri-negeri yang mereka tuju, belum mengenal seluk-beluk pemerintahan, sosial, dan budayanya. Tetapi mereka harus pergi ke sana mengajak raja-raja asing itu meninggalkan agama mereka semula dan agar mereka menanggalkan kemegahan dan kekuasaaan mereka, untuk tunduk kepada agama Islam yang dianut oleh suatu bangsa yang kemaren menjadi rakyat taklukan mereka.
Memang suatu tugas yang berat dan berbahaya. Pergi ke sana berarti hilang. Kalau toh bisa kembali, berarti suatu kelahiran baru. Karena itu Rasulullah SAW. mengum pulkan para sahabat, kemudian beliau berpidato dihadapan mereka.
Seperti biasa, mula-mula Rasulullah SAW. memuji Allah SWT. dan membaca tasyahhud. Sesudah itu beliau berkata:
“Sesungguhnya aku telah merencanakan hendak mengirim beberapa orang di antara kalian kepada raja raja ‘Ajam. Karena itu janganlah kalian menolak gagasan ku, seperti Bani Israil menolak gagasan Isa bin Maryam.”
Jawab para sahabat, “Kami senantiasa siap melaksanakan segala perintah Rasulullah. Kami bersedia dikirim ke. mana saja dihendaki Rasulullah.”
Rasulullah menunjuk enam orang sahabat untuk menyampaikan surat beliau kepada raja-raja ‘Arab dan ‘Ajam. Salah seorang di antara mereka ialah Abdullah bin Hudzafah As-Sahmy, dipilih beliau untuk menyampaikan surat kepada Kisra Abrawiz, Maharaja Persia.
Abdullah bin Hudzafah telah menyiapkan kendaraannya untuk berangkat. Anak-anak dan keluarganya dititipkannya kepada para sahabat. Kemudian dia berangkat ke tujuan, mengemban tugas dan Rasulullah dengan semangat dan tanggung jawab penuh. Gunung yang tinggi didakinya; lembah yang dalam dituruninya. Dia berjalan seorang diri, tiada berteman selain Allah SWT.
Akhirnya Abdullah bin Hudzafah tiba di ibu kota Persia. Dia minta izin masuk untuk bertemu dengan Kisra. Abdullah memberitahukan kepada pengawal, bahwa dia utusan Rasulullah untuk menyampaikan surat kepada Kisra. Pengawal memberi tahu Kisra, ada utusan membawa surat untuk Baginda.
Kisra memanggil segala pembesar supaya hadir ke majlis Kisra. Kemudian Kisra mengizinkan Abdullah bin Hudzafah masuk menghadap baginda di majlis yang serba gemilang itu.
Abdullah menghadap dengan pakaian sederhana, seperti kesederhanaan orang-orang Islam, tetapi kepalanya tegak, jalannya tegap. Dalam tulang belulangnya mengalir keperkasaan Islam. Di dalam hatinya menyala kekuasaan Iman.
Tatkala Kisra melihat Abdullah menghadap, dia memberi isyarat kepada pengawal supaya menenima surat yang dibawa Abdullah. Tetapi Abdullah menolak memberikannya kepada pengawal.
Kata Abdullah, “Jangan…! Rasulullah memerintahkan supaya memberikan surat ini langsung ke tangan Kisra tanpa perantara Aku tidak mau menyalahi perintah Rasulullah”
Kata Kisra kepada pengawal, “Biarkan dia mendekat kepadaku!”
Abdullah menghampiri Kisra, kemudian surat itu diberikannya ketangan Kisra sendiri. Kisra memanggil sekretaris berkebangsaan ‘Arab, berasal dari Hirah. Kemudian Kisra memerintahkan sekretaris itu membuka surat tersebut di hadapan baginda dan menyuruh membacakan isinya:

“Dari Muhammad Rasulullah, kepada Kisra, Maharaja Kisra.
Berbahagialah siapa yang mengikut petunjuk….”
Baru sampai di situ sekretaris membaca surat, api ke marahan menyala di dada Kisra. Mukanya merah, dan urat lehernya membengkak. Hal itu ialah karena Rasulullah menyebut nama beliau sendiri lebih dahulu sebelum menuliskan nama Kisra. Lalu Kisra merebut surat tersebut dari tangan sekretaris, dan menyobeknya tanpa mengetahui isi surat selanjutnya.
Kisra berteriak, “Berani-berani dia menulis seperti itu kepadaku….! padahal dia budakku…!”
Lalu diperintahkannya mengusir Abdullah bin Hudzafah dari majlis.
Abdullah bin Hudzafah keluar dan Majlis Kisra. Dia tidak mengetahui apa yang akan terjadi pada dirinya sesudah itu. Mungkin dia akan dibunuh dan mungkin pula akan tetap hidup di dunia bebas. Tetapi tidak lama Abdullah berpikiran begitu, ia pun berkata kepada dirinya sendiri, ‘Demi Allah! Aku tidak peduli apa pun yang akan terjadi. Yang penting tugas yang dibebankan Rasulullah kepadaku telah kulaksanakan dengan baik. Surat Rasulullah telah kusampaikan ke tangan yang bersangkutan.” Lalu dengan sigap dia melompat naik kendaraannya, dan berpacu secepat-cepatnya. Setelah kemarahan Kisra Abrawiz agak mereda, diperintahkannya pula para pengawal supaya menghadapkan Abdullah kembali. Tetapi Abdullah sudah tidak ada di tempat. Para pengawal mencari Abdullah ke mana mana. Jejaknya pun tidak dapat mereka temukan. Mereka melacak Abdullah di jalan yang menuju ke Jazirah ‘Arab. Tetapi Abdullah sudah jauh, sehingga tidak mungkin tersusul oleh mereka.
Setibanya Abdullah di hadapan Rasulullah, dilaporkannya segala kejadian yang dilihat dan dialaminya, dan perbuatan Kisra menyobek surat beliau.
Mendengar laporan Abdullah, Rasulullah berkata :
“Semoga Allah menyobek-nyobek kerajaannya pula!”
Kisra menulis surat kepada Badzan, wakil baginda di Yaman untuk menangkap Rasulullah, kemudian membawa beliau ke hadapan Kisra.
Badzan segera melaksanakan perintah Maharaja Persia yang dipertuan. Badzan mengirim dua orang yang pilihan untuk menangkap Rasulullah, disertai sepucuk surat untuk beliau. Surat itu memerintahkan Rasulullah agar segera berangkat menghadap Kisra bersama-sama dengan kedua orang itu tanpa menunggu-nunggu.
Badzan memerintahkan pula kepada kedua utusannya supaya menyelidiki dengan seksama di mana Rasulullah berada, agar teliti dalam segala urusan, dan supaya melapor kepadanya sewaktu-waktu.
Kedua utusan Badzan segera berangkat. Maka dalam tempo singkat keduanya telah sampai di Thaif. Di sana mereka bertemu dengan para pedagang suku Quraisy. Keduanya bertanya kepada mereka di mana Rasulullah berada. Para pedagang mengatakan, “Muhammad berada di Yatsrib.”
Kemudian para pedagang itu meneruskan perjalanan mereka ke Makkah. Setibanya di Makkah, mereka menyiarkan berita gembira kepada penduduk Makkah. Kata mereka, “Tenanglah kalian…! Kisra akan membunuh si Muhammad, dan melindungi kalian dan kejahatannya.”
Kedua utusan Badzan terus ke Madinah. Mereka langsung menemui Rasulullah dan menyampaikan surat Badzan kepada beliau:
Kata mereka, “Kisra, Maharaja Persia mengirim surat kepada Raja kami, Badzan, memerintahkan kami menemui Anda. Kisra memerintahkan kami supaya membawa Anda bersama-sama dengan kami menghadap baginda. Jika Anda berkenan pergi bersama-sama kami, Kisra mengatakan, itulah yang sebaik-baiknya bagi Anda, karena baginda tidak akan menghukum Anda. Tetapi jika Anda mengabaikan perintah Baginda, Anda tentu sudah tahu, baginda sangat berkuasa untuk membinasakan Anda!”
Rasulullah SAW. tersenyum-senyum mendengar perkataan utusan Badzan.
Beliau berkata kepada mereka, “Sebaiknya Tuan-tuan beristirahat lebih dahulu sampai besok. Besok pagi Tuan tuan boleh kembali ke sini!”
Besok pagi kedua utusan itu datang kembali menemui Rasulullah, sesuai dengan janji.
Kata mereka, “Sudah siapkah Anda berangkat bersama-sama dengan kami menemui Kisra?”
Jawab Rasulullah, “Tuan-tuan tidak dapat lagi bertemu dengan Kisra sesudah hari ini. Kisra telah dibunuh oleh anaknya sendiri Syirwan, pada jam sekian, detik sekian, hari dan bulan itu…!”
Kedua utusan Badzan melihat wajah Rasulullah SAW dengan mata terbelalak keheranan.
“Sadarkah Anda dengan ucapan Anda?” tanya mereka. “Bolehkan kami tulis ucapan Anda itu untuk Badzan?”
“Silakan…! Bahkan boleh Tuan-tuan tambahkan, bahwasanya agamaku akan mencapai seluruh kawasan kerajaan Kisra. Jika Badzan masuk Islam, maka wilayah yang berada di bawah kekuasaannya akan saya serahkan kepadanya. Kemudian Badzan sendiri kuangkat menjadi raja bagi rakyatnya.” jawab Rasulullah yakin.
Kedua utusan Badzan meninggalkan Rasulullah SAW. Mereka kembali menghadap Badzan. Mereka melapor kepada Badzan pertemuannya dengan Rasulullah SAW, dan menyampaikan pesan beliau kepadanya.
Kata Badzan, “Jika apa yang dikatakan Muhammad itu benar, sesungguhnya dia seorang Nabi. Jika tidak, ucapannya itu hanya mimpi belaka.”
Tidak berapa lama kemudian, tibalah surat Syirwan kepada Badzan.
Kata Syirwan, “Kisra telah saya bunuh. Aku terpaksa membunuhnya karena dia menindas rakyat kami. Para bangsawan kami habiskan. Wanita-wanita mereka kami tawan. Dan harta benda mereka kami rampas. Maka bila suratku ini telah engkau baca, kamu dan rakyatmu hendaklah menyatakan tunduk kepadaku!”
Selesai membaca surat itu, Badzan mengumumkan kepada seluruh rakyatnya, mulai saat ini dia masuk Islam. Mendengar pengumumannya itu, maka Islam pula semua pembesar dan orang-orang keturunan Persia yang berada di Yaman.
Itulah kisah pertemuan Abdullah bin Hudzafah As Sahmy dengan Kisra, Maharaja Persia.
Nah…! Bagaimana pula kisah pertemuannya dengan Kaisar Agung, Maharaja Rum?
Pertemuan Abdullah bin Hudzafah As Sahmy dengan Kaisar Agung, terjadi pada masa pemerintahan Khalifah ‘Umar bin Khaththab Al Faruq. Kisahnya merupakan kisah yang amat mengagumkan.
Pada tahun kesembilan-belas Hijriyah, Khalifah ‘Umar mengirim angkatan perang kaum muslimin memerangi kerajaan Rum. Dalam pasukan itü terdapat seorang perwira senior, Abdullah bin Hudzafah As Sahmy,
Kaisar Rum telah mengetahui keunggulan dan sifat-sifat tentara muslimin. Sumber kekuatan mereka ialah Iman yang membaja, dan kedalaman aqidah, serta keberanian mereka menghadang maut. Mati fisabilillah menjadi tekad dan cita-cita hidup mereka.
Kaisar memerintahkan kepada para perwiranya, “Jika kalian berhasil menawan tentara muslimin, jangan kalian bunuh mereka. Tetapi bawa ke hadapanku!” Ditakdirkan Allah, Abdullah bin Hudzafah tertawa. Abdullah dibawa mereka ke hadapan Baginda Kaisar.
Kata mereka, “Tawanan ini adalah sahabat Muhammad. Dia termasuk sahabat senior, dari kelompok yang pertama-tama masuk Islam. Dia tertawan, lalu kami bawa ke hadapan Paduka.”
Lama juga kaisar memperhatikan Abdullah bin Hudzafah. Sesudah itu baru dia berkata, “Saya hendak menawarkan sesuatu kepada engkau.”
“Apa yang hendak Anda tawarkan?” tanya Abdullah.
‘Maukah engkau masuk agama Nasrani? Jika engkau mau, saya bebaskan engkau, kemudian saya beri pula hadiah besar,” kata Kaisar.
Abdullah bernafas dalam-dalam, lalu menjawab:
‘Yaah …., aku lebih suka mati seribu kali daripada menerima tawaran Anda,” kata Abdullah mantap.
Kata Kaisar, “Saya lihat engkau seorang perwira yang pintar. Jika engkau mau menerima tawaranku, saya angkat engkau menjadi pembesar kerajaan, dan saya bagi kekuasaan saya dengan engkau.”
Abdullah yang diborgol itu tersenyum. Kemudian ia berkata: “Demi Allah! Seandainya Anda berikan kepadaku semua kerajaan Anda, ditambah dengan semua kerajaan ‘Arab, agar aku keluar dari agama Muhammad agak sebentar saja, niscayalah aku tidak dapat menerimanya.”
Kata Kaisar, “Kalau begitu, saya bunuh engkau!”
Jawab Abdullah, “Silakan…! Lakukanlah sesuka Anda!”
Abdullah disuruhnya ikat di kayu salib. Kemudian diperintahkannya tukang panah memanah lengan Abdullah.
Sesudah itu Kaisar bertanya, “Bagaimana…? Maukah engkau masuk agama Nasrani?”
“Tidak!” kata Abdullah.
‘Panah kakinya!” perintah Kaisar.
Maka dipanah orang pula kakinya.
“Nah! Maukah engkau pindah agama?” tanya Kaisar membujuk
Abdullah tetap menolak.
Sesudah itu Kaisar menyuruh hentikan siksaan dengan panah, lalu Abdullah diturunkan dari tiang salib. Kemudian Kaisar meminta sebuah kuali besar, lalu dituangkan minyak ke dalam dan diletakkan orang di atas tungku berapi. Setelah minyak menggelegak, Kaisar meminta dua orang tawanan muslim. Seorang di antaranya disuruhnya lemparkan ke dalam kuali. Sebentar kemudian, daging orang itu hancur sehingga keluar tulang belulangnya.
Kaisar menoleh kepada Abdullah, dan membujuknya masuk Nasrani. Tetapi Abdullah menolak lebih keras. Setelah Kaisar putus asa, diperintahkannya melemparkan Abdullah ke dalam kuali. Ketika pengawal menggiring Abdullah ke dekat kuali, Abdullah menangis.
Para pengawal mengatakan kepada Kaisar, ‘Dia menangis, Paduka!”
Kaisar menduga, tentu Abdullah menangis karena takut mati.
Kata Kaisar, “Bawa dia kembali kepadaku!”
Abdullah berdiri kembali di hadapan Kaisar.
Kaisar menanyakan apakah Abdullah mau menjadi Nasrani. Dengan Iman yang kokoh kuat, Abdullah tetap menolak bujukan Kaisar.
Kata Kaisar, “Celaka…! Mengapa engkau menangis?”
Jawab Abdullah, “Aku menangis karena keinginanku selama ini tidak terkabul. Aku ingin mati di medan tempur perang fisabiillah. Ternyata kini, aku akan mati konyol dalam kuali.”
“Maukah engkau mencium kepalaku? Nanti kubebaskan engkau!” kata Kaisar dengan angkuh.
Jawab Abdullah, “bebas beserta semua kawan-ka wanku tawanan muslim?”
Jawab Kaisar, “Ya, saya bebaskan engkau berserta semua tawanan muslim.”
Abdullah berpikir sejenak, “Aku harus mencium kepala musuh Allah. Tetapi aku dan kawan-kawan yang tertawan bebas. Ah.. tidak ada ruginya.”
Abdullah menghampiri Kaisar, lalu diciumnya kepala musuh Allah itu.
Sesudah itu Kaisar memerintahkan para pengawal mengumpulkan semua tawanan muslim untuk dibebaskan dan diserahkan kepada Abdullah bin Hudzafah.
Setibanya ‘Abduflah bin Hudzafah di hadapan Khalifah ‘Umar bin Khaththab, dilaporkannya kepada beliau semua yang dialaminya serta pembebasannya berikut sejumlah tentara muslimin yang tertawan. Khalifah sangat gembira mendengarkan laporan Abdullah. Ketika Khalifah memeriksa prajurit muslim yang tertawan dan bebas bersama-sama Abdullah, beliau berkata, “Sepantasnyalah setiap orang muslim mencium kepala Abdullah bin Hudzafah. Nah…! Aku yang memulai….!”
Khalifah berdiri seketika itu juga, lalu mencium kepala Abdullah bin Hudzafah As Sahmy. [sumber : Kepahlawanan Generasi Sahabat Rasulullah SAW terjemah Shuwarun min Hayaati Ash-Shahabah]
10.11 | 1 komentar

Afatu Al-Lisan (Bahaya Lidah)

Diposkan oleh Admin BeDa pada Jumat, 13 Februari 2009 | 11.21 WIB


من كف لسانه ستر الله عورته ومن ملك غضبه وقاه الله عذابه ومن اعتذر إلى ربه قبل الله عذره [(ابن أبى الدنيا عن ابن عمر)جامع الأحاديث - (ج 21 / ص 368)]
Siapa yang menahan lidahnya, pasti Allah menutupi auratnya. Siapa yang dapat menahan amarahnya, pasti Allah melindungi dari siksa-Nya. Dan, siapa yang memohon ampunan kepada Allah, pasti Allah menerima permohonan ampunannya” (HR. Ibnu Abi Dunya dari Ibnu Umar: Jami'ul Ahadits juz 21 hal 368)

Ikhwah wa akhawat fiddin rahimakumullah...
Ada kisah menarik yang disampaikan Ibnu Katsir dalam menjelaskan asbaabun nuzul surat Al-Hujurat ayat 6. Ada seorang utusan Rasulullah SAW yang bernama Khalid bin Uqbah. Salah seorang utusan Rasul yang khusus bertugas mengambil zakat dari wilayah-wilayah yang menyatakan bergabung dengan pemerintahan Islam di Madinah, mengabarkan sesuatu kepada Rasulullah SAW Khalid mengatakan kalau ia hendak dibunuh oleh kaum yang telah menyatakan tunduk kepada Islam. (HR. Ahmad)

Hampir saja, Rasulullah memerintahkan pasukan untuk menyerang kaum tersebut. Allah SWT mencegah Rasul melakukan kesalahan itu dengan menurunkan firman-Nya,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ [الحجرات/6]
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu” (QS. Al-Hujurat : 6)

Kisah lain adalah yang pernah dialami oleh istri Rasulullah SAW, Aisyah RA, di bulan Sya'ban tahun kelima Hijriyah. Saat itu, Aisyah mengalami kegelisahan luar biasa akibat fitnah yang disebarkan oleh kaum munafik di Madinah. Isunya tidak main-main: istri Rasulullah yang mulia ini dikabarkan telah selingkuh dengan seorang sahabat yang bernama Shafwan bin Mu'athal.

Cerita pun dirangkai apik oleh orang-orang munafik, seolah isu itu memang benar-benar terjadi. Mulai dari tidak tahunya sang suami, Rasulullah SAW, kalau Aisyah tidak pulang bersamanya dari suatu tempat dalam sebuah peperangan di Bani Mustahiq. Hingga, Aisyah yang tiba-tiba datang berdua dengan seorang pemuda ganteng. Itulah dia Shafwan bin Mu'athal.

Dengan cara apalagi Aisyah menjelaskan kalau dirinya tidak seperti yang diisukan, padahal tidak ada seorang saksi pun kecuali mereka berdua? Fitnah pun merebak begitu subur di seantero Madinah. Kalau saja bukan karena firman Allah SWT yang menegaskan kesucian Aisyah, mungkin fitnah akan menjadi petaka besar bagi dakwah Islam saat itu.

Allah SWT berfirman:
إِنَّ الَّذِينَ جَاءُوا بِالْإِفْكِ عُصْبَةٌ مِنْكُمْ لَا تَحْسَبُوهُ شَرًّا لَكُمْ بَلْ هُوَ خَيْرٌ لَكُمْ لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ مَا اكْتَسَبَ مِنَ الْإِثْمِ وَالَّذِي تَوَلَّى كِبْرَهُ مِنْهُمْ لَهُ عَذَابٌ عَظِيمٌ [النور/11]
“Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Jangan kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu, bahkan ia adalah baik kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa diantara mereka yang mengambil bagian terbesar dalam penyiaran berita bohong itu, baginya azab yang besar” (QS. An-Nur : 11)

Ayyuhal ikhwah...
Sedemikian dahsyatnya bahaya lidah. Ketajaman lidah jauh melebihi pisau dan pedang. Karena sekali ia beraksi, korbannya tidak cuma satu atau dua orang, melainkan bisa seluruh daerah, negara, bahkan jamaah sekalipun.

Islam mengajarkan kita untuk selalu berhati-hati dengan ucapan.
مَنْ كَثُرَ كَلامُهُ كَثُرَ سَقَطُهُ ، وَمَنْ كَثُرَ سَقَطُهُ كَثُرَتْ ذُنُوبُهُ ، وَمَنْ كَثُرَتْ ذُنُوبُهُ كَانَتِ النَّارُ أَوْلَى بِهِ [المعجم الكبير للطبراني - (ج 11 / ص 225)]
“Siapa yang banyak bicara maka banyak pula salahnya. Siapa yang banyak salahnya maka banyak pula dosanya. Dan siapa yang banyak dosanya maka api nerakan lebih utama baginya.” (HR. Thabrani : Al-Mu'jam Al-Kabir juz 11 hal 255)

من يضمن لي ما بين لحييه وما بين رجليه أضمن له الجنة [صحيح البخاري - (ج 5 / ص 2376)]
“Siapa yang memberi jaminan kepadku untuk memelihara diantara rahangnya (mulutnya) dan diantara kedua pahanya (kemaluan), niscaya aku menjamin baginya surga” (HR. Bukhari dalam Shahih Al-Bukhari juz 5 hal 2376)

Masih banyak hadits lain yang menekankan pentingnya berhati-hati dengan ucapan.

Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah...
Dalam hidup berjamaah, kita dipaksa untuk bisa berinteraksi dengan banyak orang di sekeliling kita: antara sesama ikhwah, antara qiyadah dan jundiyah, atau sebaliknya. Dan, bukanlah anggota jamaah yang baik yang punya kecenderungan lebih asyik menyendiri daripada bersama.

Dalam interaksi kebersamaan itulah, apa pun tingkatannya, ucapan kita seperti pangkal sudut dari sebuah busur. Kita mungkin tidak akan menyangka kalau pengaruh yang ditimbulkan dari pergeseran sudut yang kita anggap kecil itu, punya pengaruh luar biasa di tingkat yang paling ujung. Semakin tinggi level kepemimpinan kita, kian besar pengaruh yang muncul di tingkat paling bawah.

Dalam era informasi seperti sekarang ini, perang tidak lagi cuma di medan pertempuran. Melainkan juga di dunia informasi. Sayangnya, terlalu banyak musuh yang menguasai media informasi dibanding yang dimiliki saudara-saudara kita.

Siang malam mereka membidik Anda, wahai para public figure, para qiyadah; untuk mencari-cari kelengahan Anda dalam hal ucapan atau statement. Sekali Anda keseleo lidah, apalagi tergelincir, hal itu akan menjadi pemusnah massal untuk keberlangsungan dakwah kita.

Para du'at yang dicintai Allah...
Untuk kita yang ada di level bawah, para jundi yang senantiasa menjaga konsistensi dan ketaatan karena Allah; ucapan juga bukan perkara yang bisa dianggap sederhana. Mari kita berlatih untuk senantiasa berpikir positif terhadap setiap kebijakan yang turun. Selalu berpikir positif ini akan memberikan energi baru dalam setiap medan amal yang mesti kita tuntaskan.

Sebaliknya, berpikir negatif akan menumbuhkan begitu banyak persangkaan buruk. Tak ubahnya seperti alang-alang di sebuah pekarangan rumah. Semakin lebar dan liar alang-alang, kian banyak hama, binatang berbisa, dan penyakit yang muncul.

Kelanjutan dari cara berpikir negatif, akan menyuburkan komentar-komentar dan perdebatan-perdebatan yang kurang produktif. Saat itulah, ketajaman lidah bisa membelah sebuah persaudaraan dan soliditas jamaah yang sama-sama kita cintai ini. Allah SWT mengingatkan kita untuk berhati-hati tentang masalah ini. Allah SWT berfirman:
وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ [الأنفال/46]
“Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Anfal : 46)

Saudara-saudaraku yang dicintai Allah...
Memang, tidak mudah membangun sebuah kebersamaan dalam setiap keadaan. Selalu saja muncul tarikan-tarikan, godaan-godaan yang membuat kita lengah untuk memegang ikatan dakwah yang mulia ini.

Mari kita jaga lidah kita agar tunduk dalam irama amal jama'i yang telah begitu lama kita bangun. Latih dia untuk senantiasa melangkah ke kanan. Dan diamkanlah lidah kita jika tingkahnya sudah mulai ke kiri.

Begitu tegas apa yang telah dinasihatkan Rasulullah yang telah dinasihatkan Rasulullah SAW kepada kita semua. Rasul SAW bersabda:
من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيرا أو ليصمت [صحيح البخاري - (ج 5 / ص 2240)]
“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah berkata yang benar, atau diam” (HR. Bukhari juz 5 hal 2240 dan Muslim juz 1 hal 68)
[Sumber : buku Taujih Pekanan jilid 2]
11.21 | 3 komentar

Membangun Kejujuran

Diposkan oleh Admin BeDa pada Kamis, 12 Februari 2009 | 20.20 WIB


Di sebuah supermarket, sepasang suami istri membawa seorang anak yang berusia sekitar empat tahun. Karena badannya kecil sang anak masih didudukkan di sebuah troli. Ketika mereka mengantri dan sudah berada di posisi dekat kasir, si anak meminta susu yang ia lihat di keranjang orang lain.
"Aku mau susu coklat itu!" rengek si anak.
"Aduh, rak susunya jauh di sana!" seru ibu seraya pandangannya menyapu supermarket yang sangat besar dan luas tersebut. Si ibu, berkata pada suaminya, "Papa saja yang ambil sana!"
Si bapak yang posisinya ada di depan troli berkata, "Tidak mau, aku posisinya di sini, susah lewatnya, Mama saja yang ke sana!"
Si ibu yang merasa sudah lelah menolak, "Aduh jauh sekali, capek! Aku nggak mau!" Bapak dan ibu tersebut saling tolak-menolak, sedangkan si anak terus merengek minta susu coklat sambil menunjuk keranjang yang pemakainya entah sedang ke mana.
Tiba-tiba si ibu mempunyai ide dan berkata pada anaknya, "Ambil saja, ambil saja dari keranjang itu!" Si ayah kemudian menimpali, "ya sudah ambil saja, kan belum dibayar!" sambil menurunkan anaknya dari troli. Ibu dan bapak tersebut menyuruh anaknya mengambil barang dari keranjang orang lain. Namun anaknya ragu-ragu. "Sudah, ambil cepetan, kasihkan Papa ke sini!"
Bagi para orang tua balita mungkin kerap mengalami hal yang serupa dengan kasus di atas. Sang anak menginginkan sesuatu, di saat situasi dan kondisi sulit. Dalam posisi yang terjepit, banyak orang tua mengambil jalan pintas untuk memenuhi keinginan anaknya. Alasan lelah dan tidak mau repot, kerap membuat orangtua mengabaikan hal yang prinsip.
pasangan orangtua di atas beranggapan bahwa susu tersebut belum dibayar orang lain, sedangkan mereka akan membayar susu coklat itu di kasir. Saat ia memindahkan susu tersebut dari keranjang orang lain ke troli mereka, dianggap bukan termasuk pelanggaran. Namun orangtua tersebut lupa bahwa cara ia mengambil barang di keranjang orang lain tanpa ijin bukan cara yang benar. Capek bukan alasan untuk melakukan hal yang tidak benar.
Banyak orangtua yang tidak sadar akibat yang terbangun dalam otak anaknya kala mereka mengambil satu langkah dan tindakan untuk memenuhi keinginan atau untuk menghentikan rengekan anaknya.
Anak sesungguhnya belajar banyak hal dari ucapan, tindakan, dan cara mengambil keputusan orangtuanya. Ia membangun pengertian detik demi detik dari semua yang dilakukan orang di sekelilingnya terutama kedua orangtuanya.
pada kejadian di atas, anak secara tidak langsung diajari oleh kedua orangtuanya bahwa dalam situasi yang sulit, lelah, terburu-buru, boleh mengambil hak orang lain. Mereka lupa bahwa cara yang mereka lakukan adalah salah dan akan merugikan orang lain. Ajaran Islam jelas-jelas melarang hal yang demikian.
Boleh jadi, suatu ketika sang anak mengambil sesuatu milik orangtuanya tanpa ijin. Sang orangtua marah besar pada anaknya. Mereka lupa, bahwa mengambil sesuatu tanpa ijin telah diajarkan sama-sama oleh ibu dan bapaknya ketika anak mereka masih kecil. [penulis: Ida S. Widayanti, Sumber: Majalah Hidayatullah edisi 10/XXI Februari 2009]
20.20 | 1 komentar

HAMAS: Kemenangan “Kadima” Menjadi Sinyal Tidak Adanya Perdamaian di Kawasan Palestina


Beirut-Damaskus-Pusat Informasi Palestina:

Usamah Hamdan salah seorang tokoh gerakan perlawanan Islam HAMAS di Lebanon menegaskan bahwa kemenangan partai Kadima ekstrim kanan pada pemilu Knesset akan membalik arah masyarakat Zionis pada ekstrim kanan, yaitu berupa arah yang akan meninggalkan bekas terhadap kondisi yang terjadi di Palestina dan terhadap masa depan proses politik secara keseluruhan.

Hamdan menafikan dalam hasil akhir pemilu Zionis adanya unsur-unsur baru bagi mereka dalam tubuh HAMAS, dan menegaskan bahwa hasil seperti itu mengarah pada apa yang disebut dengan “Para peragu” dalam melakukan perdamaian, karena mereka akan berinteraksi dengan kelompok ekstrim kanan Zionis.

Beliau juga menegaskan bahwa dengan demikian tidak ada harapan akan terwujudnya perdamaian; baik pada masa pemerintahan Kadima dan pemerintahan partai buruh, dan hasil pemilu belakangan ini menegaskan bahwa mayoritas masyarakat Zionis mengarah pada ekstrim kanan yang telah menjadi ciri tersendiri.

Hamdan berkata: inilah pemilu yang disebutkan oleh para peragu bahwa tidak akan ada perdamaian di kawasan bumi Palestina.

Hamdan juga menunjukkan bahwa tabiat pemerintah baru dan orang-orang yang berada di belakang pembentukannya akan meninggalkan bekas yang tampak terjadi terhadap bangsa Palestina, adapun yang berkaitan dengan perdamaian maka Mesir harus mampu berperan menjadi mediator yang mampu mempertemukan antara dua kelompok yang berbeda.

Di sisi lain Muhammad Nazal, anggota maktab siyasi gerakan perlawanan Islam HAMAS berpendapat bahwa pemilu Zionis menegaskan mayoritas opini umum masyarakat Zionis mengarah pada ekstrimisme dan radikalisme, sehingga harus berhati-hati untuk tidak membedakan perbedaan yang besar antara partai politik Zionis, dan HAMAS tidak diuntungkan terhadap hasil pemilu Zionis

Nazal juga berkata bahwa seluruh sarana yang disebutkan sebagai usaha untuk menebarkan peradaban damai telah gagal secara nyata, dan masyarakat Zionis masih mencari pemimpin yang ekstrim yang terus melakukan pembantaian terhadap warga Palestina.

Mengenai sikap HAMAS terhadap hasil pemilu Zionis, Nazal berkata: HAMAS tidak diuntungkan terhadap kelompok yang membentuk pemerintahan Zionis, baik Livni atau Netanyahu; karena Livni menggunakan bom fosfor yang dilarang secara internasional pada perang di Gaza; sedangkan apa yang akan dilakukan Netanyahu akan lebih besar dan lebih banyak lagi? Kecuali jika dia berniat menggunakan bom nuklir untuk membunuh anak-anak bangsa Palestina”.[sumber:al-okhwan.net]
17.08 | 0 komentar

Inilah Produk Penyumbang Israel


Coca-Cola
Tahun 1997, delegasi misi ekonomi Israel memberikan penghargaan Israel Trade Award pada Coca-Cola atas kesetiaan mereka memberi bantuan kepada negara itu selama 30 tahun. Coca-Cola juga menolak seruan Liga Arab untuk memboikot Israel.
Pada Februari 2002, Coca-Cola bekerja sama dengan friend of Israel menjadi sponsor ceramah tokoh Zionis, Linda Gradstein, di Universitas Minnesota.
Tahun 2002, Coca-Cola membangun pabrik di atas tanah milik Palestina yang dirampas Israel. Ini hadiah Israel atas sumbangan jutaan dolar Coca-Cola kepada mereka.
Produk yang masih berafiliasi dengan Coca-Cola adalah Dr Pepper, Fanta, Fruitopia, Kia Ora, Lilt, Sprite, Sunkist, dan Schweppes.

Johnson & Johnson
Tahun 1998, wakil perusahaan Johnson & Johnson, Roger S. Fineon, mendapat penghargaan Jubilee Award dari Perdana Menteri (PM) Israel, Benyamin Netanyahu. Penghargaan tertinggi ini diberikan atas dasar kesetiaan Johnson & Johnson memperkuat ekonomi Israel.

Nestlé
Satu perusahaan dengan Johnson & Johnson. Beberapa merek produk Nestlé yang dipasarkan di Indonesia antara lain Nestlé Dancow, Nescafé, Nestlé Milo, Nestlé Bubur Bayi, Kit Kat, Polo, Permen FOX, Maggie, dan Susu Cap Nona.

Revlon
Menurut majalah Forbes, sang pemodal perusahaan ini, Ronald Perelman, adalah seorang Zionis. Dia dikenal pendukung utama Zionis dan juga anggota The Simon Wiesenthal Center, kelompok ternama di dunia dan kerap mempromosikan Israel.

The Limited Inc
Pendiri, presiden, sekaligus CEO The Limited Inc, Les Wexner, adalah seorang Zionis. Dia menjadi Dewan Direktur Emet, media pro-Israel yang berfungsi memastikan bahwa semua media di Amerika tetap bias dan membela Israel.
Emet dalam bahasa Ibrani berarti “kebenaran”.
Satu grup dengan sayap bisnis mereka adalah Structure, Victoria's Secret, Bath & Body Works, Intimate, Lerener New York, The White Barn Candle, Express, Henri Bendel, NY & Company, Mast Industries.

Marks & Spencer
Sir Marcus Sieff, chairman M&S, menulis dalam sebuah buku bahwa tujuan perusahaan ini adalah membantu perkembangan ekonomi Israel (Management: The Marks & Spencer Way, Weidenfield & Nicolson, 1990). M&S mendukung Israel dalam bentuk dagang sekitar $233 juta per tahun (jerusalem Report, 5 Juni 2000).

Nokia
Manajer Umum Nokia, Lars Wolf, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan The Jerusalem Post, 4 Maret 2001, “Kami benar-benar berfokus pada israel dari semua sudut pandang karena kami memiliki proyek internal bernama Project Israel.”

Time Warner Inc
Time Warner Inc dikenal sebagai perusahaan raksasa media. Wakil Direktur Time Warner, Kenneth Novack, pernah terang-terangan mengaku bahwa sangat menguntungkan bekerjasama dengan Israel.
Satu grup dengan Time Warner adalah TIME Magazine, Life Magazine, Time-Life Books, CNN (TV Network), Warner Bros, dan ICQ (Internet chat program).

IBM
International Business Machines Corporation (disingkat IBM) dikenal memiliki hubungan dekat dengan Israel. Senior Vice President IBM, Ricciardi lawrence, dalam sebuah wawancara dengan koran Israel, The Jerusalem Post, mencatat bahwa perusahaan ini telah mempekerjakan 1.700 orang Yahudi. IBM merupakan tiga dari perusahaan yang dipuji dalam acara malam penghargaan demokrasi The American – Israel Friendship League (AIFL), 25 Juni 2001, yang diselenggarakan Ariel Sharon, seorang jenderal pembantai Shabra dan Shatila, Palestina.

L'Oreal
Dianggap sahabat dekat Israel dan telah menanamkan investasi besar-besaran di Negara Yahudi itu. Kongres Yahudi Amerika telah menyatakan 'keputusannya' dengan perusahaan ini yang disebut-sebut sebagai 'teman hangat'. L'Oreal telah menetapkan Israel sebagai pusat perdagangan di Timur Tengah dan telah meningkatkan investasi dan manufaktur di negeri itu.
Masih satu grup adalah Giorgio Armani, Lancome, Biotherm, Garnier, Halena Rubinstein, Donna Karan, Vichy, Cacharel, Maybelline, Redken, La rocheposay, Carson.

Danone
Tahun 1998, Franck Riboud, yang berkebangsaan Israel, atas nama perusahaan Danone, menerima penghargaan Jubilee Award yang diberikan Perdana Menteri (PM) Israel, Benyamin Netanyahu. Danone Institute, sudah didirikan di Israel sejak Juli 1998.
Danone dikenal memiliki banyak merk air kemasan di seluruh dunia. Di Asia mereka tampil dengan merk Yilli, di Indonesia Aqua, di China ada Wahaha.
Masih satu grup dengan perusahaan ini adalah Biskuit Oreo, Ritz, dan keju Kraft.

Mc Donald's
Menurut Chicago Jewish Community Online (situs web milik Dana Serikat Yahudi Chicago), Markas Besar Mc Donald's Corporation yang berpangkalan di luar Chicago, adalah mitra bisnis Serikat Dana Yahudi (Jewish United Fund-JUF) dan Federasi Yahudi (Jewish Federation).
Salah satu tujuan JUF adalah menjaga dukungan militer, ekonomi, dan diplomatik Amerika Serikat, mengawasi, bahkan jika mengontrol, pemberitaan media atas Israel.
Salah satu CEO Mc Donald's, Jack M. Greesberg, adalah anggota kehormatan Kamar Dagang dan Industri Amerika-Israel (Israel-America Chamber of Commerce).

Delta Galil Industries Ltd
Delta Galil, salah satu perusahaan tekstil Israel terbesar. Pendiri dan pemegang saham utama perusahaan ini, Dov Lautman, merupakan sekutu dekat Presiden Israel, Ehud Barak.
Jenis produk perusahaan ini adalah sepatu Nike, Reebok, Converse, Calvin Klein, Gap, Boss, Ralph Lauren, Banana Republic, Bauer, Wrangler, Redup, Old navy Dockers, Celio, J.Crewa, JC Penney, Caterpillar, Lou Riders, Pryca, Hema, Auchan, Lindex, Tchibo Tati, Kolombia.
Toko pengecer perusahaan ini yang sudah mulai menjamur di Indonesia adalah Carrefour.

Philip Morris
Phillip Morris telah mendermakan 12% keuntungannya untuk Israel. Dengan rata-rata margin keuntungan sehari sebesar 10%, atau $80 juta sehari, maka $9.6 juta uang dari umat Islam diberikan kepada Israel.
Perusahaan raksasa rokok dunia asal Amerika Serikat itu kini mengambil 40% saham perusahaan rokok swasta nasional Sampoerna Tbk.
Produk-produk di bawah payung Philip Morris adalah Marlboro, Merit, L&M, Lark, Winston, Gold Cost, Côted'Or, Philadelphia, Polo, Milka, Malabar, Marabou, Prince, Benson & Hedges dan West.

Estée Lauder
Direktur Estée Lauder, Ronald Lauder, adalah salah seorang ketua konferensi Presiden Organisasi Yahudi-Amerika. Sekarang, ia menjabat presiden Dana Nasional Yahudi (Jewish national Fund).
Selain dikenal seorang Zionis, Ronald Lauder dikenal aktif di beberapa organisasi Yahudi, diantaranya The Conference of President of Major American Jewish Organitations, The Jewish national Fund, The World Jewish Congres.

Starbucks Cofee
Direktur Starbucks, Howard Shult, dikenal aktifis Zionis. Tahun 1998 dia diberi penghargaan Isarel 50th Anniversary Friend of Zion Tribute Award oleh Jerussalem Fund of Aish HaTorah.
Di saat banyak perusahaan lain mati-matian menarik diri dari Israel, Starbucks justru memutuskan menolong ekonomi Israel yang sedang krisis dan menanam modal untuk membuka counter Starbucks di Israel (Shalom Coffee Co).

News Corporation
News Corporation adalah raksasa media milik Rupert Murdoch yang berinvestasi besar di Israel. News Corp adalah satu dari 3 perusahaan yang mendapat pujian atas dukungannya kepada Israel dalam America-Israel League Partners for Democracy Award Dinner 25 Juni 2001. Murdoch sendiri menjadi wakil penyelenggara acara tersebut.
Goup News Corp adalah Fox TV Network, 20th Century Fox Film, Fox Kids, Sky TV Network, dan Star TV Network, national Geographic (journal & TV), new of the World, the Sun, Independet Newspaper Ltd, Newsphotos, Sunday Herald, Sunday Mail, Amerika: The New York Post, Harper Collins Book Publisher, Ragan Books, Zondervan, Nursey World, Raskus, NDS, Mushroom Records, ChinaByte.com, Festival Records.

Klub Sepak Bola Arsenal
Maret 2006, Innovative Minds dan lembaga HAM Islam (The Islamic Human Right Commision) melakukan kampanye memboikot klub sepak bola Arsenal (Arsenal Football Club) atas keterlibatannya dalam mempromosikan Israel sebagai tempat tujuan wisata. [sumber: Suara Hidayatullah edisi 10/XXI : Februari 2009]
11.27 | 0 komentar