Assalaamu'alaikum ,  Ahlan wa Sahlan  |  Write for Us  |  Kontributor  |  Pasang Iklan

Cara Licik Mossad Membunuh Komandan Hamas

Written By Admin BeDa on Senin, 01 Maret 2010 | 07:45


Bagaimana proses pembunuhan komandan Hamas, Mahmud Al-Mabhuh oleh Mossad yang menjadi berita penting sejak bulan lalu? Ahad kemarin (28/2) polisi Dubai menjelaskan bahwa Mahmud Al-Mabhuh diberi obat sebelum dibunuh oleh para pembunuhnya, agen intelijen Israel Mossad.

Wakil Kepala Polisi Khamis al-Mazeina, seperti dikutip oleh situs berita kepolisian Dubai, menuturkan bahwa pembunuh menggunakan obat pengendur urat syaraf untuk menenangkan Mabhuh sebelum membuatnya mati lemas. "Pembunuh menggunakan metode ini sehingga terkesan bahwa kematiannya berifat alami karena tidak ada tanda perlawanan yang ditunjukkan oleh korban," katanya.

Pihak berwenang Dubai telah mengumumkan 26 tersangka anggota tim yang melacak dan membunuh salah satu Komandan Hamas itu. Dalam melakukan operasi pembunuhan itu mereka juga menyamar dengan menggunakan paspor-paspor palsu Inggris, Irlandia, Prancis, Jerman dan Australia.

Sontak, pelanggaran paspor itu menyulut kecaman dari Uni Eropa, dan beberapa pemerintah negara yang digunakan dalam paspor itu telah memanggil duta besar Israel untuk mengajukan protes.

Israel tidak membantah atau mengkonfirmasi keterlibatan mereka namun Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman mengatakan, tidak ada bukti yang mengaitkan Israel dengan pembunuhan itu.

Pembunuhan ini seharusnya membuat waspada semua gerakan Islam, khususnya Hamas, bahwa Israel selalu berupaya menghabisi mereka, dengan cara yang licik sekalipun. [AN]

8 komentar:

berita untuk negri mengatakan...

setelah membaca sebagian artikel di sini saya banyak mendapat ilmu tentang agama di sini,,syukron..saya menenti artikel selnjutnya..

Anonim mengatakan...

Dibalik semua kelicikan,kebusukan,kekejaman atau apapun makar Israel kepada kaum muslimin, dan Mabhuh khususnya, sesungguhnya disaat yang sama Mabhuh insya Allah telah mendapatkan kemenangan hakiki yang diidam-idamkan oleh orang2 yang benar imannya. Syahadah. Dan pengadilan Allah adalah sebaik-baik pengadilan. Tidak ada kata kalah dalam perjuangan ini, dan hanya ada dua pilihan: Hidup Mulia atau Syahid fii sabilillah. Allahu akbar!

anazkia mengatakan...

Hidup mulia atau masti syahid...??? Subhanallah.. Mabhuh, semoga mendapat syurga Allah. Insya Allah. Saya heran, ko bisa2nya yah negara maju bisa meloloskan passport palsu.

Anonim mengatakan...

syahid satu tumbuh seribu...

secangkir teh dan sekerat roti mengatakan...

mati israel..!

ToKonjo mengatakan...

Suatu saat Israel pasti hancur, tunggu waktunya

abu ridho mengatakan...

khaibar...khaibar ya yahud,jaisu muhammad ya yahud.tggu khancuranmu yaa laknatullah

Rossy R mengatakan...

Israel pasti hancur sudah ditulis dalam ayat2 Allah

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...