Assalaamu'alaikum ,  Ahlan wa Sahlan  |  Facebook  |  Twitter  |  Pasang Iklan

Lagi, Israel Bunuh Pemuda Palestina

Written By Admin BeDa on Kamis, 29 April 2010 | 10:00


Rabu kemarin (28/04) pasukan Israel menembak mati seorang pemuda Palestina, Ahmad Deeb. Ahmad ditembak saat ikut demonstrasi menentang zona Israel yang diberlakukan di wilayah dekat perbatasan Jalur Gaza.

Saksi mata mengatakan, Ahmad yang berusia 20 tahun ini bersama puluhan pemuda lain memasang bendera Palestina di tanah dekat perbatasan, sebelah timur kota Gaza. Saat itulah tentara Israel menembaki mereka. Pihak Rumah Sakit Shifa yang menangani jenazah pemuda ini membenarkan keterangan itu.

Dr. Attar dari Rumah Saki Shifa mengatakan bahwa peluru yang dipakai tentara Israel adalah jenis "dum dum". Tergolong peluru yang mematikan.

Militer Israel belum memberikan pernyataan sesudah kematian Ahmad. Militer Israel memang bisa menembak siapa saja dan membuat kebijakan sepihak terkait zona terlarang. Orang-orang yang mendekati perbatasan dalam radius 300 meter bisa ditembak di tempat.

Aktifis asing pro-Palestina mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap kebijakan dan pembunuhan ini. Kepada televisi Reuters ia mengatakan "Ini demontrasi tanpa kekerasan untuk menentang pemberlakuan zona penyangga oleh Israel".

"Orang-orang Israel menyatakan bisa menembak siapa pun di daerah ini. Namun, mereka mencaplok tanah pertanian Palestina. Mereka mencaplok tanah dimana orang Palestina hidup dan bekerja," tambah wanita aktifis asing itu.

Ahmad tercatat sebagai orang tak bersenjata ke-9 yang ditembak Israel pada satu bulan terakhir. Sebelumnya, pada tanggal 30 Maret lalu, Israel juga menembak mati Muhammad Zaid Faramawi yang masih berusia 15 tahun. [AN]

21 komentar:

Roxx mengatakan...

Save our Palestine !

uchu mengatakan...

Hmm dasar Zionis, emosi niih ane membacanya..
sama pas mereka membunuh para hafidz AL Qur'an. dasar..

Boby mengatakan...

waduh kejam banget tuh israel,,,,
sungguh tidak manusiawi..

Abdul hafizh mengatakan...

Seharusnya tidak boleh seperti itu .. kita hidup di dunia ini jga dianjurkan untuk toleransi bergama dgn agama lain ..

Duniakita mengatakan...

wah kroban lagi,
kalau ga salah ini perang sudah sejak jaman nabi yah, sebenarnya, apasih yang diberebutkan. Harta, kekuasaan, atau apakah??????? tnks

satrya mengatakan...

hmmm... tidak punya rasa pri kemanusiaan y...

ahmad mengatakan...

tunggu balasan dari tentara ALLAH!

Admin BeDa mengatakan...

@Duniakita: Ini bukan soal harta atau kekuasaan. Tapi soal kemerdekaan. Seperti saat Indonesia dijajah Belanda. Apa pilihan kita? "Kita cinta damai, tapi lebih cinta kemerdekaan!" Iya kan?

Kemerdekaan di sini juga bukan sekedar kemerdekaan tanah dari penjajah, melainkan juga kemerdekaan untuk menjalankan ibadah dan shalat di Masjid Al-Aqsa.

Najibblog2010 mengatakan...

Wah bagus nih sob...

Salam kenal n sukses selalu...


Anda sudah saya follow...follow balik ya??hehe...

Tukang komen mengatakan...

Seakan tiada akhir sengketa ini, tidak tahu siapa yang salah pada awalnya, mereka sama-sama mempunyai kepentingan, kita hanya bisa prihatin disini

secangkir teh dan sekerat roti mengatakan...

israel minta mati..!

akhatam mengatakan...

Astaghfirulloh...
Memang Dasa * Ba - ngan * Israel....!!!

Duniakita mengatakan...

beda>>saya kira ga sesimpel itu prend.
kalau memang dijajah pastilah negara2 islam yg lain ikut membantu, bahkan dunia. mana ada sih negara sekarang ini yg masih hidup dalam penjajahan.

pasti ada sesuatu dibalik semua itu, dan benih itu sudah tumbuh sejak zaman nabi, dan sekarang ini buahnya.

tukang komen>>setuju pak, peace pokok e, jingan Agama hanya bisa mengajarkan untuk perang dan perang, buat apa??

Admin BeDa mengatakan...

@Dunia Kita: Ketika ada penjajahan, tidak otomatis semua negara membela. Tentu kita masih ingat sejarah kemerdekaan Indonesia. Saat berperang selama 350 tahun melawan Belanda, negara mana yang membantu? Bahkan saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, baru Mesir (atas desakan Ikhwanul Muslimin) yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Sedangkan negara Timur tengah yang lain belum ada yang melakukan hal serupa.

Sesungguhnya dukungan atas kemerdekaan Palestina sudah diupayakan oleh banyak negara, termasuk Indonesia, Iran, dan Turki. Tetapi baru sebatas dukungan. Tidak ada yang berani mendukung secara militer, karena takut pada Israel yang didukung penuh Amerika. Bahkan setiap kali ada dukungan negara-negara anggota PBB yang pro Palestina, tidak pernah bisa menjadi keputusan PBB karena diveto Amerika.

Agama tidak mengajarkan perang dan perang. Karena hidup damai adalah kondisi yang ideal. Tetapi jika umat Islam diperangi, kita tidak boleh diam membiarkan umat dibunuhi, juga wanita dan anak-anak, serta remaja seperti Ahmad atau Muhammad Zaid Farmawi. Kita tidak boleh pasrah dalam hal ini. Iya kan?

Imoel mengatakan...

kenapa sich pakai bunuh2 segala...

Parenting mengatakan...

Itulah Israel. Akan tetap memusuhi Islam sampai kapanpun. Di Qur'an sudah jelas! Berita-berita ini menambah jelas! Jangan menyerah Sob. Lawan Israel!

Kiko mengatakan...

Hanya mengibarkan bendera saja ditembak? Sungguh biadab!

hendro-prayitno mengatakan...

terus berjuang palestina..kami umat muslim akan terus mendukungmu..pertahankan masjidil aqsa

Artikel Islami mengatakan...

memang zionis sangat biadap.. semoga Allah segera menghancurkan mereka..

anjrot mengatakan...

blogwking man,....

http://anjrot.com/

Komputer Tips- soul mengatakan...

gak jera2 juga nih yahudi...
lihat aja ntar kalo khilagfah sdah tegak..

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...