
Meskipun sudah mengira Israel akan menghadang Armada Kebebasan, para aktifis kemanusiaan tidak memprediksi jika kejadiannya seburuk itu. 19 tewas dan 50 luka-luka. Sementara 126 orang yang ditangkap pada hari Senin (31/05) dideportasi ke Yordania, Rabu kemarin (02/06).
Para aktifis kemanusiaan yang mengalami sendiri peristiwa di Kapal Mavi Marmara dan yang ditangkap lalu dideportasi menuduh Israel sebagai pembunuh berdarah dingin.
"Apa yang terjadi tidak dapat dipercaya. Cara prajurit kriminal Israel memukuli kami dan membunuh aktivis Turki dengan darah dingin seperti yang terjadi di sebuah film berdarah. Tentara itu menahan mereka," kata anggota parlemen Maroko Abdul Qadir Amara (47) kepada AFP di sebuah hotel di Amman.
"Kami dipukuli, dipermalukan, dihina dan ditelanjangi dari pakaian kami. Seorang anggota parlemen Algeria hampir kehilangan matanya setelah prajurit Israel memukulinya," kata penumpang yang lain, Salha Nuweisreyh (51), dari Algeria.
"Israel memperlakukan para aktivis seakan-akan mereka teroris," tambah Najwa Sultan (48) yang juga berasal dari Algeria.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, meskipun didesak mundur oleh media dan publik, justru memuji operasi yang dilakukan pasukanya terhadap Mavi Marmara yang menewaskan 19 relawan dan melukai 50 lainya.
Barak memuji pasukannya yang telah melakukan tugas dengan cepat dan dapat segera menguasai Armada Kebebasan.
"Khusus bagi pasukan Komando Satuan Sahlit 13 yang telah melakukan operasi di Armada Kebebasan, saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih atas kerja kalian”, kata Barak dalam pidatonya Rabu kemarin (02/06).[AN]
Para aktifis kemanusiaan yang mengalami sendiri peristiwa di Kapal Mavi Marmara dan yang ditangkap lalu dideportasi menuduh Israel sebagai pembunuh berdarah dingin.
"Apa yang terjadi tidak dapat dipercaya. Cara prajurit kriminal Israel memukuli kami dan membunuh aktivis Turki dengan darah dingin seperti yang terjadi di sebuah film berdarah. Tentara itu menahan mereka," kata anggota parlemen Maroko Abdul Qadir Amara (47) kepada AFP di sebuah hotel di Amman.
"Kami dipukuli, dipermalukan, dihina dan ditelanjangi dari pakaian kami. Seorang anggota parlemen Algeria hampir kehilangan matanya setelah prajurit Israel memukulinya," kata penumpang yang lain, Salha Nuweisreyh (51), dari Algeria.
"Israel memperlakukan para aktivis seakan-akan mereka teroris," tambah Najwa Sultan (48) yang juga berasal dari Algeria.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, meskipun didesak mundur oleh media dan publik, justru memuji operasi yang dilakukan pasukanya terhadap Mavi Marmara yang menewaskan 19 relawan dan melukai 50 lainya.
Barak memuji pasukannya yang telah melakukan tugas dengan cepat dan dapat segera menguasai Armada Kebebasan.
"Khusus bagi pasukan Komando Satuan Sahlit 13 yang telah melakukan operasi di Armada Kebebasan, saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih atas kerja kalian”, kata Barak dalam pidatonya Rabu kemarin (02/06).[AN]







18 komentar:
Sampai kapanpun, Palestina tidak akan pernah merdeka selama umat islam belum bersatu… Mari kita merenung bersama-sama
oh yg lainnya di deportasi ya?
duh ....kasian saudaraku di palestina.
semoga segera ada kedamaian disana. amin.....
Semoga Palestina diberi kemenangan dan para relawan berhasil melakukan tugasnya dengan baik dan berada dalam lindungan Alloh Subhanahu Wata'ala. Amin
sungguh memilukan berita spt ini..
Semoga Rakyat Palestina diberi kekuatan untuk memperjuangkan kemerdekaannya
israel ini, suka melakukan tindakan yg semena mena, mereka pikir dunia milik mereka ?
sungguh kasihan saudara kita di palestina, israel tidak mempunyai hati nurani lagi...!! i hate u!!
semoga bangsa palestina segera mendapatkan kedamaian!!!
israel adalah negara teroris yg sebenarnya!!!
salam damai kawan " DAMAI KAMI SEPANJANG HARI "
Ya Allah lindungilah dan selamatkanlah umat islam yang ada di palestina.
tapi alhamdulillah relawan dari indonesia dan yang lainnya ada yang selamat tanpa terluka.. walaupun masih menyimpan trauma..
Israel emang biadab....semoga cepet dimusnahkan negaranya dengan bencana alam yang besar, kekeringan yang panjang dll.
SAlam Untuk perdamaian . . . hal yang hrs kita lakukan jk kita tdk bisa membantu scr fisik adalah dengan DO'A . . .
ayo negara islam bersatulah dan hancurkan israel
Sesungguhnya Allah sedang menyiapkan azab yang tepat buat Israel, jadi mari kita doakan supaya Allah segera menurunkan azab buat mereka. Yahudi Laknatullah
Semoga konflik ini segera berakhir, maksudnya Israelnya yang berakhir di Neraka ! Salam semuanya !
Tidak tahu kapan azab allah akan menimpa Israel
Ayo Islam bersatulah hancurkan unsur zionisme dan yahudi yabg keji..
Poskan Komentar