
Keputusan Israel untuk mengurangi blokade Gaza tidak lebih dari sebuah trik licik untuk memperoleh hasil yang lebih besar tanpa dikecam dunia. Hamas menjelaskan bahwa target di balik keputusan itu adalah untuk menipu masyarakat internasional, sehingga dapat tetap melanjutkan pengepungan atas Gaza.
"Ini adalah trik baru yang bertujuan untuk meningkatkan citra pengepungan dan mengamankan kelanjutannya bukan untuk mengakhiri blokade," kata juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri.
Alih-alih sebuah kemudahan sebagian blokade, rakyat Gaza "perlu penghapusan blokade, semua titik persimpangan terbuka dan menjamin pergerakan manusia dan barang, terutama bahan baku, bukannya meningkatkan jumlah barang," tambahnya.
Sementara itu, Ismail Radwan, seorang pejabat senior Hamas mengatakan kepada AFP bahwa Israel sedang berusaha "mengaburkan keputusan internasional untuk sepenuhnya mengangkat pengepungan di Jalur Gaza."
"Israel berusaha untuk meringankan tekanan internasional dan melanjutkan blokade itu", ia menambahkan.
Pada hari Kamis lalu, kabinet keamanan Israel memang mengumumkan rencana untuk mengurangi blokade tanah di Jalur Gaza. Keputusan itu disampaikan menanggapi kemarahan internasional pada serangan mematikan Israel di Gaza terhadap armada kebebasan yang berupaya menembus blokade Israel.
Serangan berdarah itu telah menewaskan 20 aktivis internasional dan 50 lainnya terluka.[AN]
"Ini adalah trik baru yang bertujuan untuk meningkatkan citra pengepungan dan mengamankan kelanjutannya bukan untuk mengakhiri blokade," kata juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri.
Alih-alih sebuah kemudahan sebagian blokade, rakyat Gaza "perlu penghapusan blokade, semua titik persimpangan terbuka dan menjamin pergerakan manusia dan barang, terutama bahan baku, bukannya meningkatkan jumlah barang," tambahnya.
Sementara itu, Ismail Radwan, seorang pejabat senior Hamas mengatakan kepada AFP bahwa Israel sedang berusaha "mengaburkan keputusan internasional untuk sepenuhnya mengangkat pengepungan di Jalur Gaza."
"Israel berusaha untuk meringankan tekanan internasional dan melanjutkan blokade itu", ia menambahkan.
Pada hari Kamis lalu, kabinet keamanan Israel memang mengumumkan rencana untuk mengurangi blokade tanah di Jalur Gaza. Keputusan itu disampaikan menanggapi kemarahan internasional pada serangan mematikan Israel di Gaza terhadap armada kebebasan yang berupaya menembus blokade Israel.
Serangan berdarah itu telah menewaskan 20 aktivis internasional dan 50 lainnya terluka.[AN]







7 komentar:
Yahudi..Laknatullah..Ahli Neraka yang abadi
sudah di sebut dalam AL-Quran bahwa yahudi memang memiliki sifat yang buruk, ya termasuk licik pastinya
kawan anda menjadi peringkat ke dua di blog q dalam hal comen, comen lebih banyak lagi...
memang yahudi itu sangat licik ya. . .
sekarang mereka boleh bersenang - senang. .
tapi di suatu hari nanti. .
akan ada pembalasan dari seluruh umat islam. .
ck ck ck
ngeri tuh israel!
Israel memang kejam ya, kapan ia bisa berhenti? sulit...nice info, kawan........
hanya allah lah yg mengatur sgala nya tpi kita jga hrz berusaha krna allah takkan menyianyiakan org yg beriktiar N berusaha,, oke kawan
Poskan Komentar