
Lobi Israel dan tekanan rabinya benar-benar mujarab. Hanya selang lima hari sejak saluran televisi Israel Channel 7 memberitakan surat tuntutan 350 rabi Israel kepada Obama, presiden AS itu menegaskan, Ahad (22/5), setiap upaya PBB menciptakan Palestina merdeka akan dihentikan.
Pada pertemuan tahunan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) itu Obama juga menegaskan kembali komitmen Washington untuk kemanan Israel.
"Tidak ada suara di PBB yang akan menciptakan sebuah negara Palestina yang merdeka," ujar Obama.
"Amerika Serikat akan berdiri melawan upaya untuk mengeluarkan Israel di PBB atau dalam forum internasional, karena legitimasi Israel bukanlah masalah untuk diperdebatkan."
"Kami akan mempertahankan keunggulan kualitatif militer Israel," lanjut Obama, "Kami telah meningkatkan pendanaan militer ke tingkat tertinggi bagi Israel."
Selain desakan 350 rabi Israel dan –tentu saja- diplomasi lobi Yahudi di Amerika, pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Jum'at (20/5) juga berpengaruh pada keputusan negeri paman Sam itu. Secara blak-blakan Netanyahu berpidato di Gedung Putih, mengatakan ke Obama bahwa ia menolak setiap gagasan bahwa Israel harus mempertimbangkan penarikan dari wilayah yang dirampas pada tahun 1967.
Bagaimana dengan kongres, mengapa tidak bersuara? Ternyata setiap calon anggota kongres harus menandatangani perjanjian untuk memilih mendukung superioritas militer Israel. Mantan anggota Kongres McKinney membocorkan hal itu, Ahad (22/5).
"Setiap calon Kongres pada waktu itu membuat janji. Mereka diberi janji untuk menandatangani bahwa Yerusalem sebagai ibu kota Israel," kata McKinney dalam sebuah wawancara dengan Press TV.
"Ini adalah apa yang dilakukan oleh 535 anggota Kongres Amerika Serikat, 100 senator dan 435 anggota DPR di mana sekarang mereka menulis sebuah paragraf yang pada dasarnya mengatakan hal yang sama," tambahnya. [AN/bsb]
Pada pertemuan tahunan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) itu Obama juga menegaskan kembali komitmen Washington untuk kemanan Israel.
"Tidak ada suara di PBB yang akan menciptakan sebuah negara Palestina yang merdeka," ujar Obama.
"Amerika Serikat akan berdiri melawan upaya untuk mengeluarkan Israel di PBB atau dalam forum internasional, karena legitimasi Israel bukanlah masalah untuk diperdebatkan."
"Kami akan mempertahankan keunggulan kualitatif militer Israel," lanjut Obama, "Kami telah meningkatkan pendanaan militer ke tingkat tertinggi bagi Israel."
Selain desakan 350 rabi Israel dan –tentu saja- diplomasi lobi Yahudi di Amerika, pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Jum'at (20/5) juga berpengaruh pada keputusan negeri paman Sam itu. Secara blak-blakan Netanyahu berpidato di Gedung Putih, mengatakan ke Obama bahwa ia menolak setiap gagasan bahwa Israel harus mempertimbangkan penarikan dari wilayah yang dirampas pada tahun 1967.
Bagaimana dengan kongres, mengapa tidak bersuara? Ternyata setiap calon anggota kongres harus menandatangani perjanjian untuk memilih mendukung superioritas militer Israel. Mantan anggota Kongres McKinney membocorkan hal itu, Ahad (22/5).
"Setiap calon Kongres pada waktu itu membuat janji. Mereka diberi janji untuk menandatangani bahwa Yerusalem sebagai ibu kota Israel," kata McKinney dalam sebuah wawancara dengan Press TV.
"Ini adalah apa yang dilakukan oleh 535 anggota Kongres Amerika Serikat, 100 senator dan 435 anggota DPR di mana sekarang mereka menulis sebuah paragraf yang pada dasarnya mengatakan hal yang sama," tambahnya. [AN/bsb]









15 komentar:
Yang begitu tuh namanya... Bicara Pagi gak kepake di sore harinya.... mari berdo'a semuanya untuk kehancuran antek-antek Yahudi Laknatullah... ALLAHU AKBAR!
fuck obama..
ular bermuka dua..
obama mencla mencle...tapi dasar kafir ya tetap kafir tetap akan memusuhi islam namun didepan publik seperti org baik dibelakang ya tetap kafir..
Obama plintat plintat,antara kekuasaan.Dia diancam fihak yahudi takan dapat dukungan dipemilu nanti jika meyetujui,pengembalian tepi barat ke palestin.Jangan lah terlalu berharap kepada serang murtadin.
Obama tu kan kafir, dah pasti bela sekutunya, untuk tu pada kaum muslimin jangan pernah berharap pada janji-janji orang kafir seperti obama ..
mbelgedes...
Jangan takut allah akn selalu menolng .Takut lah pada allah takut lah pada allah takut lah pada allah
Ehmmm........tak lama lagi umur obama dan amerika tu...... Toh, yang masih punya hari nurani lebih besar dr amerika tu.....
Dengan mencaci maki mereka sbtl nya ga ada gunanya, coba kita lakukan dg tindakan nyata, brdo'a memohon prtolongan kpd Allah dan boikot smua produk USA n Kroni2 nya dukung grekan anti yahudi dan kroni2nya
Hmmmm namay jg yahudi mn prnh dia rela islam jaya :p
mUnaFik....
حسبي الله ونعم الوكيل ولاحول ولاقوة إلاّ بالله العلي العظيم
Laknat kau obama
Obama hanya segelintir manusia bagi Alloh begitu mudah untuk melenyapkannya ,tetapi Alloh sengaja mempertontonkanya agar kita senantiasa selalu melknatinya akan ke biadabannya terhadap islam , Allohu Akbar ..
Poskan Komentar