
Rekonsiliasi Palestina Ditandatangani Hari Ini - Kairo kembali menjadi saksi rekonsiliasi Palestina. Setelah Rabu lalu (27/4) Hamas dan Fatah menandatangani kesepakatan bersama di kota yang sama, sesuai rencana, hari ini (4/5) seluruh faksi Palestina menandatangani lembar rekonsiliasi.
Hadir dalam puncak acara rekonsiliasi Palestina ini Presiden Palestina yang juga pemimpin gerakan Fatah Mahmud Abbas dan Presiden Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) Khalid Misy'al serta para pemimpin faksi-faksi lainnya.
Turut hadir dalam acara itu Sekretaris Jenderal Liga Arab Amir Musa, Menteri Luar Negeri di negara-negara Arab dan Cina, Rusia, Turki dan sejumlah negara Eropa. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon dan Sekretaris Jenderal Organisasi Konferensi Islam Ekmeleddin Ihsanoglu juga diundang.
Dalam kesempatan itu Sekretaris Jenderal Liga Arab Amir Musa mengadakan konferensi pers, menyatakan pentingnya dukungan Arab untuk perjanjian, dan mereka melihat awal yang baru terhadap persatuan Palestina dan dunia Arab.
Perjanjian Rekonsiliasi menyepakati pembentukan pemerintah persatuan untuk mempersiapkan pemilihan umum, dan mengaktifkan Organisasi Pembebasan Palestina, serta keamanan bersama.
Di tempat terpisah, Israel telah mengumumkan, melalui Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, penolakan terhadap rekonsiliasi Palestina, dan meminta Abbas untuk membatalkan perjanjian dengan Hamas segera.
Sedangkan banyak negara dan pihak lain mendukung rekonsiliasi itu. Bahkan, mantan presiden Amerika Serikat Jimmy Carter meminta masyarakat internasional untuk mendukung rekonsiliasi Palestina dan pemerintah persatuan nasional. Ia mengatakan kegagalan rekonsiliasi itu berarti putaran baru kekerasan Palestina terhadap Israel.
"Jika masyarakat internasional mendukung rekonsiliasi Palestina ini, mereka membantu demokrasi Palestina dan menyiapkan dasar untuk pembentukan negara Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza serta mampu membuat perdamaian dengan Israel," katanya. [AN/bsb]
Hadir dalam puncak acara rekonsiliasi Palestina ini Presiden Palestina yang juga pemimpin gerakan Fatah Mahmud Abbas dan Presiden Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) Khalid Misy'al serta para pemimpin faksi-faksi lainnya.
Turut hadir dalam acara itu Sekretaris Jenderal Liga Arab Amir Musa, Menteri Luar Negeri di negara-negara Arab dan Cina, Rusia, Turki dan sejumlah negara Eropa. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon dan Sekretaris Jenderal Organisasi Konferensi Islam Ekmeleddin Ihsanoglu juga diundang.
Dalam kesempatan itu Sekretaris Jenderal Liga Arab Amir Musa mengadakan konferensi pers, menyatakan pentingnya dukungan Arab untuk perjanjian, dan mereka melihat awal yang baru terhadap persatuan Palestina dan dunia Arab.
Perjanjian Rekonsiliasi menyepakati pembentukan pemerintah persatuan untuk mempersiapkan pemilihan umum, dan mengaktifkan Organisasi Pembebasan Palestina, serta keamanan bersama.
Di tempat terpisah, Israel telah mengumumkan, melalui Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, penolakan terhadap rekonsiliasi Palestina, dan meminta Abbas untuk membatalkan perjanjian dengan Hamas segera.
Sedangkan banyak negara dan pihak lain mendukung rekonsiliasi itu. Bahkan, mantan presiden Amerika Serikat Jimmy Carter meminta masyarakat internasional untuk mendukung rekonsiliasi Palestina dan pemerintah persatuan nasional. Ia mengatakan kegagalan rekonsiliasi itu berarti putaran baru kekerasan Palestina terhadap Israel.
"Jika masyarakat internasional mendukung rekonsiliasi Palestina ini, mereka membantu demokrasi Palestina dan menyiapkan dasar untuk pembentukan negara Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza serta mampu membuat perdamaian dengan Israel," katanya. [AN/bsb]









8 komentar:
Semoga rekonsiliasi ini menjadikan rakyat palestina bersatu untuk menghadapi zionis israel
Gimana gak bergetar nyali musuh2 Islam kalo Umat Islam bersatu dan bergandengan-tangan. Smg Solid dan lancar
Jzk
Tapi Malaysia-Indonesia masih bergaduh gaduhan.. gimana sih?
Alhamdulillah.... yes... go Palestine!!...
Smoga aja Si Fatah ga melanggar perjnajian seenaknya, kyk si yahudi terlaknat.
Usir Zionis dari bumi Palestina!!!
allahu akbar3 ,smoga allah memberi jln terbaik buat rkyt palestine, bravooooo.
Semoga Allah memberkahi niat baik rekonsialiasi ini dan menjadikan Negara Palestina yang berdaulat dan bersatu padu serta bahu membahu menentang penjajahan bangsa Yahudi dan antek2nya ditanah mereka sendiri.. Amin...
Poskan Komentar