
150.000 roket Iran telah diarahkan ke seluruh wilayah Israel, menunjukkan kesiapan negara itu untuk "meladeni" ancaman Israel baru-baru ini.
"Berapa banyak misil yang telah dipersiapkan Israel untuk menyerang kami, 10 ribu, 20 ribu, 50 ribu, 100 ribu, 150 ribu atau lebih? Kami memiliki semua itu," ungkap Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi, Selasa (29/11) seperti dikutip AFP.
Jenderal bintang satu itu juga mengingatkan AS yang turut mengeluarkan statemen ofensif. Menurut Vahidi, setiap aksi ofensif AS akan dihalau oleh pihak keamanan garis keras, bila memang akan menyerang Iran.
"AS dan sekutunya harus tahu bahwa Iran sangat kuat. Kami akan bertempur untuk memberikan pelajaran kepada AS bagaimana caranya berperang seperti halnya pejuang jantan," imbuh Vahidi.
Ketegangan baru Israel – Iran dipicu oleh pernyataan negara Zionis itu untuk menyerang Iran. Awal bulan ini (5/11), Presiden Israel Shimon Peres mengancam akan menyerang Iran.
AS juga turut memprovokasi untuk menyerang Iran. Provokasi itu muncul usai terbitnya laporan Badan Atom Internasional. Menurut badan itu, Iran memiliki fasilitas nuklir sipil, tapi Iran bisa memiliki fasilitas nuklir militer. Sedangkan pihak Iran menyatakan bahwa nuklir yang dimilikinya untuk tujuan sipil, sambil mempertanyakan kedua negara yang juga memiliki fasilitas nuklir tetapi tidak dipermasalahkan oleh PBB. [IK/Hdy/bsb]
"Berapa banyak misil yang telah dipersiapkan Israel untuk menyerang kami, 10 ribu, 20 ribu, 50 ribu, 100 ribu, 150 ribu atau lebih? Kami memiliki semua itu," ungkap Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi, Selasa (29/11) seperti dikutip AFP.
Jenderal bintang satu itu juga mengingatkan AS yang turut mengeluarkan statemen ofensif. Menurut Vahidi, setiap aksi ofensif AS akan dihalau oleh pihak keamanan garis keras, bila memang akan menyerang Iran.
"AS dan sekutunya harus tahu bahwa Iran sangat kuat. Kami akan bertempur untuk memberikan pelajaran kepada AS bagaimana caranya berperang seperti halnya pejuang jantan," imbuh Vahidi.
Ketegangan baru Israel – Iran dipicu oleh pernyataan negara Zionis itu untuk menyerang Iran. Awal bulan ini (5/11), Presiden Israel Shimon Peres mengancam akan menyerang Iran.
AS juga turut memprovokasi untuk menyerang Iran. Provokasi itu muncul usai terbitnya laporan Badan Atom Internasional. Menurut badan itu, Iran memiliki fasilitas nuklir sipil, tapi Iran bisa memiliki fasilitas nuklir militer. Sedangkan pihak Iran menyatakan bahwa nuklir yang dimilikinya untuk tujuan sipil, sambil mempertanyakan kedua negara yang juga memiliki fasilitas nuklir tetapi tidak dipermasalahkan oleh PBB. [IK/Hdy/bsb]




12 komentar:
SERAAAAAAAAAANG !!!!!!!!!!
thogut2 hrs dimusnahkan israel laknatullah. allahu akbar.
ALLAHU AKBAR 3X
SERANGGGGGGGGGGGGG..
hancurkan israel,,
slmatkan umat moeslim yg ada d dunia.,?
ane g percaya kalau 2 setan itu pda mau perang... mereka kan sama..... masih ingat dengan kata-kata bush 3 tahun yang lalu bahwa ia sudah menyiapkan pasukan untuk menyerang iran... kemudian kata-kata ahmad dinejad.. "kami sudah menyiapkan rudal anti pertahanan kapal induk as... satu rudal saja bisa meluluhlantakan kapal induk tsb tegasnya..
yah tipuan politik untuk membuat kaum muslimin awam simpati pada iran kemudian menerima kesesatan dan kekufuran (syi'ah). eee sekarang di pake lagi politiknya... mau perang sama israel... !!! saya yaqin pembaca lebih cerdas dalam menentukan sikap...
SEERBUUUU,!!! Hancurkan yahudi laknatullah,.
Allohuakbar...
tunngu apa lg...musnahkan...
semua ni propanganda je,.....silap2r roket tu kena negara arab juga...
Saya ngga yakin Iran mampu..
Jgn2 seperti Saddam husein, berkoar2 bisa melawan ternyata keok.
Khadafi juga..
Intinya Belum ada negara2 yg sanggup secara militer mengalahkan Amerika & Israel
Banyak Yg cinta Damai...
tapi perang semakin banyak..
bingung..bingun.. bingung..
Ah...iran berlebihan, kalau memang punya kekuatan tak usah diumbar2 lah. Malah terkesan sombong
Umat / Negara Islam harus kompak memerangi kezdaliman pemimpin bangsa/negara yang sombong, angkuh, tidak adil, sok tanpa menghargai hak orang/bangsa lain, memang meraka aja yang berhak hidup,,,,,,.....
Poskan Komentar