728x90 AdSpace

Kisah Hikmah

Latest News

Rabu, 28 Desember 2011

Jelang Pergantian Tahun, Jumlah Mualaf Tionghoa Meningkat


Menjelang pergantian tahun 2011 ke 2012, jumlah komunitas Tionghoa yang memutuskan masuk Islam meningkat. Selain itu, dakwah di komunitas Tionghoa ditengarai semakin membuahkan hasil, tercermin dalam penerimaan keluarga Tionghoa terhadap anggota keluarga yang Muslim.

Di Masjid Lautze Jakarta, warga keturunan Tionghoa yang masuk Islam pada tahun 2011 mencapai 67 orang.

"Tahun ini saja, jumlah yang memeluk Islam mencapai 70 orang, 95 persennya komunitas Tionghoa, dan sisanya, warga Indonesia lainnya," ungkap Yusman Alfian, salah seorang takmir masjid Lautze, seperti dilaporkan Republika, Selasa (27/12).

Sejak berdirinya pada tahun 1993 lalu, masjid Lautze telah menjadi saksi ribuan orang yang masuk Islam.

"Bila dihitung dari berdirinya Masjid Lautze jumlahnya sudah mencapai ribuan orang," kata Yusman.

Bukan hanya melayani dakwah bagi mualaf dan calon mualaf, masjid Lautze juga menyediakan layanan bagi keluarga mualaf. Hasilnya, keluarga mualaf Tionghoa kini lebih kooperatif menerima anggota keluarga mereka memeluk Islam.

"Alhamdulillah, keluarga Tionghoa kian terbuka terhadap Islam," ujar Yusman.

"Kini, keluarga kian aktif dengan untuk mencari informasi tentang Islam. Sebab, merupakan satu syarat dari keluarga kepada anak-anaknya yang ingin memeluk Islam untuk benar-benar menjalankan ajarannya dengan baik," kata dia.

Meski demikian, Yusman mengakui masih ada penolakan. Namun, kata dia, hal itu merupakan reaksi yang wajar. [IK/Rpb]
Solusi dengkur
Jelang Pergantian Tahun, Jumlah Mualaf Tionghoa Meningkat
  • Title : Jelang Pergantian Tahun, Jumlah Mualaf Tionghoa Meningkat
  • Posted by :
  • Date : 13.00
  • Labels :
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

2 komentar:

  1. Semoga terus di dalam jalan dakwah,, cina dan apapun latar belakang nya,. Bukan masalah karena islam adalah agama untuk alam semesta..

    saya keturunan arab indonesia gak perna mengklaim kalo islam itu agam arab,.. Kata kakek saya islam agama untuk seluru alam semesta. dan siapun yang memeluk islam maka dia sudah mendapatkan kesempurnaan dan tinggal bertakwa saja.

    Dimata tuhan semuah manusia sama kok, yang penting tingkat ketakwaan nya..

    Terma kasih post nya dan semoga kehilafan dari koment saya di maklumi..

    BalasHapus
  2. * BANYAK MUALAF AWALNYA HANYA KARENA SUNGGUH-SUNGGUH INGIN MENCARI DAN MENTAATI AJARAN ORISINIL NABI ISA A.S, MENDALAMI SEJARAH GEREJA dan/atau MENGKRITISI BIBEL/INJIL/ AL KITAB PERJANJIAN BARU
    * biarkanlah… tunggu aja kedatangan kembali Nabi Isa A.S menjelang kiamat, apakah beliau akan ikut kebaktian & berkata haleluya haleluya heleluya ber xxx yang dipimpin oleh Paulus dkk dgn segala macam doktrin & dogmanya ; ataukah akan mengadili dan menjadi saksi atas kebenaran ajaran MONOTHEISME murni dgn menghancurkan segala berhala & atributnya yang dimurkai, terkutuk, terlaknat, sesat dan menyesatkan serta ikut mendirikan shalat bersama para nabi dan rasul sejak Nabi Adam sampai Nabi Muhammad beserta para malaikat Allah… gitu aja kok rewel & ribet banget to mas…
    * Sesungguhnya ajaran yang diturunkan kepada para Nabi dan Rasul pada hakikatnya adalah sama/satu, tidak layak apabila menyimpangkannya. Kebenaran hanya datang dari sisi Allah.

    BalasHapus

Top