Assalaamu'alaikum ,  Ahlan wa Sahlan  |  Facebook  |  Twitter  |  Pasang Iklan

Aku Heran

Written By Admin BeDa on Sabtu, 30 April 2011 | 15:00


Aku heran kepada mereka
yang teriak-teriak negara Islam
Namun tak segera ke masjid ketika mendengar azan

Aku heran kepada mereka
yang menyerukan penegakan syariat
Namun ketika fajar tiba matanya masih terlelap

Aku heran kepada mereka
yang mengkampanyekan hukum Al-Qur’an
Namun membiarkan mushafnya berdebu hingga usang

Aku heran kepada mereka
yang berkoar-kora boikot Israel dan Amerika
Namun makannya di Mc.D dan minumnya coca-cola

Aku heran kepada mereka
yang menyuarakan persatuan
Namun lisannya tidak berhenti dari menyakiti
dan menjelek-jelekkan orang-orang beriman

Aku heran kepada mereka
yang yang menggembor-gemborkan kebangkitan Islam
Namun membiarkan istri dan anaknya terjahiliyahkan
oleh tipuan sinetron dan nyanyian

Aku heran kepada mereka
yang menginginkan kemenangan Islam
Namun masih saja berdiam, tidak berjuang

Aku heran kepada mereka
yang meyakini datangnya kematian
Namun masih saja asyik bergelimang dalam kemaksiatan

Semoga kita bukan mereka
15:00 | 25 komentar

Pernyataan Bersama Ormas Islam Terkait NII


Isu Negara Islam Indonesia (NII) kembali mencuat. Maraknya teror bom di negeri ini, ditengarai ada kaitannya dengan NII KW9 (Komandemen Wilayah 9).

Sejumlah kasus berupa tindak kekerasan, penipuan, pencucian otak dan kegiatan-kegiatan lainnya yang mengatasnamakan NII membuat para pimpinan Ormas Islam tingkat pusat bertemu dan membahas sikap bersama, Jum’at siang (29/4).

Setelah hampir satu jam bermusyawarah, akhirnya forum silaturahim yang diselenggarakan di kantor PP Muhammadiyah dan dihadiri Din Syamsuddin (Ketua Umum Muhammadiyah), Syuhada Bahri (Ketua Umum Dewan Dakwah Islam Indonesia), Ahmad Sadek Karim (Ketua Umum Mathlaul Anwar), Irfan Safrudin (Sekretaris Umum Persis), Hisyam Thalib (PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah), HM. Soerasa (HSBI), Manimbang K (KAHMI), Rahmat Kardi (PP-GPI), M. Ridha (PB-PII), Ummu Kalsum (Presidium BMOIWI), Djauhari Syamsuddin (PP Syarikat Islam) serta Nazli Adlani (Ketua Umum Al-Itthadiyah) ini menghasilkan pernyataan bersama sebagai berikut:

1. Sangat prihatin dengan berbagai perbuatan kriminal yang dilakukan oleh oknum NII. Kami sangat bersimpati terhadap masyarakat yang menjadi korban tindakan kriminal oknum NII baik yang berupa kerugian harta benda maupun yang kehilangan anak-anak dan anggota keluarga lainnya. Tindakan tersebut jelas-jelas bertentangan dengan ajaran Islam yang menekankan sikap amanah, jujur, bertanggung jawab, mematuhi hukum yang berlaku sebagai muamalah sosial dan menghormati orang tua sebagai akhlaq al karimah.

2. Gerakan NII yang bertujuan untuk mendirikan Negara Islam Indonesia merupakan tindakan makar terhadap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

3. Gerakan NII adalah gerakan yang dikembangkan oleh sekelompok orang yang tidak memiliki dasar keagamaan Islam yang kuat dan tidak mendapatkan dukungan dari mayoritas umat Islam. Karena itu, jika aparat keamanan dan pemerintah menangani dengan sungguh-sungguh seharusnya masalah gerakan NII sudah tuntas dan tinggal sejarah. Eksitensi NII tidak terlepas dari sikap pemerintah dan aparat keamanan yang cenderung melakukan 'pembiaran', 'pengabaian' dan 'pemeliharaan' terhadap gerakan NII.

4. Meningkatnya gerakan NII tidak terlepas dari usaha-usaha politik pihak tertentu yang secara sistematis memelihara dan mendukung eksistensinya demi kepentingan politik kekuasaan. Politisasi gerakan NII telah mendiskreditkan dan merusak citra politik umat Islam sebagai bagian terbesar dari bangsa Indonesia.

5. Gerakan NII telah menimbulkan keresahan di masyarakat, khususnya orang tua, dan potensial memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Karena itu kami mendesak kepada pemerintah untuk menangani gerakan NII secara tegas dan bersungguh-sungguh sesuai dengan hukum yang berlaku, terhadap pelaku dan penggerak, serta segala institusi dan figur yang diduga keras mendukung gerakan NII dan mengingatkan Pemerintah tanpa melupakan isu-isu penting kebangsaan seperti pemberantasan korupsi, pengentasan kemiskinan dan sebagainya.

6. Dalam rangka menanggulangi bahaya laten gerakan NII, ormas-ormas Islam siap bekerjasama dengan pemerintah dan Aparat Keamanan demi terciptanya tatanan kehidupan sosial yang damai, keutuhan NKRI dan persatuan serta kesatuan bangsa.

7. Kami menghimbau kepada umat Islam agar lebih meningkatkan pemahaman Islam yang komperehensif dan pengalamannya melalui usaha-usaha yang lebih serius dan benar dalam memajukan pendidikan dan dakwah Islam. Umat Islam hendaknya tidak terpengaruh oleh usaha-usaha memecah belah persatuan melalui perdebatan-perdebatan publik yang menonjolkan perbedaan sikap dan pandangan di kalangan tokoh-tokoh ormas/lembaga Islam. [AN/EM]
14:00 | 6 komentar

Pemuka Yahudi Panik Hadapi Tren Wanita Bercadar


Sementara negara-negara Barat terus berlomba-lomba melarang cadar untuk menghantam Islam, para wanita Yahudi yang merupakan bagian dari mereka justru semakin banyak yang mengenakan cadar. Sehingga para pemuka agama Yahudi pun dibuat panik.

Atas desakan para suami dari wanita Yahudi yang bercadar, otoritas rabi terkemuka di Israel mengeluarkan keputusan yang menyebutkan bahwa pemakai cadar merupakan pemuja seks, seperti halnya orang yang memakai pakaian minim dan terbuka.

Sekelompok wanita Yahudi Ortodoks di kota Beit Shemesh memilih untuk mengenakan cadar sejak tiga tahun lalu untuk menutupi tubuh mereka.

Sejak itu, kebiasaan tersebut menyebar ke lima kota Israel lain, sehingga menimbulkan keresahan di kalangan pemimpin agama Yahudi Ortodoks, yang dulu memandang cadar sebagai sebuah perilaku aneh yang tidak berbahaya, walaupun jumlah Yahudi pemakai penutup itu diperkirakan tidak lebih dari beberapa ribu orang.

"Ada bahaya nyata dengan berlebih-lebihan seperti itu, Anda melakukan hal yang berentangan dengan yang dimaksudkan (sehingga) melakukan pelanggaran berat dalam masalah seksual," kata Shlomo Pappenheim, seorang anggota otoritas rabi yang mempersiapkan putusan itu, sebagaimana dikutip Telegraph (30/4)

Wanita Yahudi Ortodoks diwajibkan berpakaian tertutup dan menutupi kepala mereka dengan kerudung, topi atau wig saat ke luar rumah.

Namun rupanya bagi sebagian wanita Yahudi hal itu tidak cukup, sehingga mereka mengenakan berlapis-lapis pakaian untuk menutupi bentuk tubuh dan wajah mereka.

"Awalnya, saya hanya mengenakan wig," kata seorang wanita Yahudi kepada koran Israel Haaretz.

"Sekarang, saat saya melihat seorang wanita pakai wig, saya berdoa pada tuhan untuk mengampuninya karena mengenakan benda itu di kepalanya," lanjutnya.

Sejak mengenakan cadar, wanita itu mengatakan sering diganggu oleh tetangganya yang memanggil dia dengan sebutan "Arab bau". Tentara Israel memeriksa identitas dirinya, untuk membuktikan bahwa ia bukan wanita Muslim. Mereka mundur ketika ia bisa menunjukkan bahwa anak-anaknya benar-benar Yahudi.

Tren wanita Yahudi bercadar juga menimbulkan ketegangan di dalam keluarga. Seorang pria mengajukan tuntutan ke pengadilan rabi untuk menghentikan istrinya dari memakai cadar. Tapi pengaduan itu malah jadi bumerang, karena rabi lantas memerintahkan laki-laki itu segera menceraikan isterinya. Tindakan si isteri menegenakan cadar dinilai rabi tersebut terlalu ekstrim.

Jadi, jangan dikira berhijab, memakai jubah, kerudung dan cadar itu hanyalah kebiasaan wanita Muslim saja. Penutup tubuh wanita itu juga dipakai oleh wanita-wanita Nasrani dan Yahudi, termasuk cadar, hanya saja di kalangan mereka makin banyak yang menanggalkan rasa malunya dan lebih memillih memamerkan auratnya. [Hidayatullah]
11:00 | 11 komentar

New Serial Cinta Anis Matta

Written By Admin BeDa on Jumat, 29 April 2011 | 14:00


Seperti angin membadai.. kau tak melihatnya, tapi merasakannya. Begitulah cinta, ia ditakdirkan menjadi kata tanpa benda. Seperti banjir menderas, kau tak kuasa mencegahnya dan hanya bisa ternganga saat ia menjamah seluruh permukaan bumi. Demikianlah cinta.

Cinta ditakdirkan menjadi makna paling santun yang menyimpan kekuatan besar. Tak terlihat, hanya terasa. Tapi dahsyat.

Cinta seperti api yang menyala-nyala. Kau tak kuat melawannya. Hanya bisa menari saat ia mengunggun. Seperti itulah cinta..

Cinta adalah kata tanpa benda. Mutiara bagi ribuan makna. Wakil dari sebuah kekuatan tak terkira. Tapi ia jelas, sejelas matahari.

Cinta adalah lukisan abadi dalam kanvas kesadaran manusia. Lukisan. Bukan definisi. Ia disentuh sebagai sebuah situasi manusiawi..

Cinta merajut semua emosi manusia.. begitu agung tapi juga terlalu rumit.. begitulah cinta. Cinta adalah makna kebenaran dalam penciptaan.. Cinta tidak tumbuh dalam hati yang dipenuhi keangkuhan, angkara murka dan dendam...

Iman itu laut, cintalah ombaknya.. Iman itu api, cintalah panasnya.. Iman itu angin, cintalah badainya..

Cinta itu memanusiakan manusia dan mendorong kita memperlakukan manusia dengan etika kemanusiaan..

Cinta adalah kegilaan jiwa. Saat ia merasuki jiwa, energimu jadi berlipat, mendidih bak kawah yang siap meledak dan membakar sekelilingnya.

Cinta adalah kekuatan perubahan yang dahsyat. Selalu berusaha memahami dan menghidupkan. Membuat manusia lebih peka dan saling menghargai. Tidak seperti kekerasan, cinta justru butuh kesabaran dan usaha dari dalam. Lebih dari sekedar kekuatan fisik.

Kekuatan cinta mampu membelah badan bulan. Mampu memecahkan tengkorak tanpa pukulan, bahkan menghancurkn tentara Fir'aun tanpa pertempuran.

Saat kamu berperang di bawah bendera kebenaran, cinta mengendalikan motif dan caramu berperang. Meski tetap ada kekerasn dan darah, cinta membuat perang menjadi agung, etis dan manusiawi. Maka mereka yangg tak terlibat dalam perang tak boleh dijadikan korban

Saat cinta lenyap dari kehidupn, maka tak ada lagi kedermawan kolektif yang membuat kita mau berbagi. Yang tersisa hanyalah keserakahan. Keserakahan di sisi lain akan menimbulkan kemiskinan. Kemiskinan akan mengubah orang menjadi pendendam dan mencari kambing hitam..

Hanya cinta yang mampu merekatkan dan mengubah dendam dan keserakahan.. Karena hakikat cinta adalah memberi dan berbagi... Cinta jugalah yang mampu mengubah dunia menjadi sepenggal firdaus...

Arafah, inilah potret negeri cinta. Seluruh jiwa menyatu dalam lukisan yang rumit: disatukan oleh kekuatan cinta yang lahir karena kekuatan iman. Arafah adalah potret negeri cinta. Saat pasukan cinta datang membebaskan jiwa-jiwa manusia dari belenggu yang membatasi hidupnya dari sekat tanah dan etnis

Arafah adalah potret negeri cinta. Saat celupan cinta jiwa-jiwa muncul dalam kesamaan-kesamaan yang baru. Keramahan yang tulus, kerendahan hati yang natural. Arafah adalah potret negeri cinta.. Negeri yang menunjukkan bahwa batasan negeri kita adalah ruang hati kita. Seluas apa ruang hati kita dapat menampung orang lain dengan cinta, seluas itulah negeri yang kita huni. Arafah adalah potret negeri cinta yang menunjukkan selama apa cinta dapat bertahan dalam hati kita, selama itulah umur negeri kita

Cinta selalu mampu menjalin setiap jiwa dalam kelembutan yang menyamankan. Cinta juga selalu mampu menampung semua bentuk perbedaan.

Cinta juga melahirkan pertanggungjawaban pada stiap mereka yang selalu bertanya mampukah mempertanggungjawabkan sikapnya di depan Sang Khalik. Cinta juga melahirkan kelembutan. Seperti sapu lidi yang direkatkan oleh cinta untuk membersihkan kehidupan. Tapi ikatan cinta mengatur irama para pencintanya dalam keserasian yang indah. Itulah sebabnya mereka kuat. Juga Nyaman dan abadi.

Taman Hati ialah taman hidup. Meski sempit ruangnya, tapi cinta mampu membuatnya menjadi lapang. Cinta membuatnya nyaman dihuni. Kenyamanan itulah rahasia jiwa yang diciptakan cinta. Ia bisa membuat kita bertahan memikul beban, melampaui gelombang peristiwa dan tetap merasa damai.

Cinta menciptakan kenyamanan yang menyerap semua emosi negatif; masuk dalam serat jiwa melalui himpitan peristiwa kehidupan. Cinta juga mampu mengobati segala luka. Semua luka emosi yang kita alami sepanjang hidup hanya mngkin dirawat di sana, dalam rumah cinta.

Dalam rumah cinta kita menemukan sistem perlindungan emosi yang ampuh. Karena hakikat cinta itu sesungguhnya hanya satu : memberi. Cinta dan memberi itu seperti pohon, mulanya ia menyerap matahari dan air. Kemudian mengeluarkan semua kebajikan yang ada dalam dirinya.

Cinta mengajarkan kita memperoleh hak-hak kita dengan melaksanakan kewajiban-kewajiban kita pada orang lain. Karena itulah cinta saling menggenapi dan mempertemukan dua kutub jiwa.

Di alam jiwa, sayap cinta sesungguhnya tak pernah patah. Kasihnya pasti akan selalu sampai. Karena bila ada cinta di hati yang satu, pasti ada cinta di hati yang lain. Seperti satu tangan yang takkan bisa bertepuk tanpa tangan yang lain

Ketika kasih tak sampai, atau uluran cinta tertolak, sesungguhnya yang terjadi hanyalah kesempatan memberi yang lewat. Karena selama kita memiliki cinta.. kita akan selalu memiliki sesuatu yang kita berikan pada yang lain. Sesungguhnya kita menderita bukan karena kita mencintai. Tapi karena kita menggantungkan sumber kebahagiaan kita pada orag lain yang tidak mencintai kita.

Jalan para nabi kita adalah jalan cinta. Kita adalah anak-anak cinta. Dan cinta adalah ibu kita. Jalan cinta selalu melahirkan perubahan besar dengan cara yang sangat sederhana. Karena ia menjangkau pangkal hati secara langsung.

Cinta adalah kutub jiwa yang berlawanan dengan tirani; ia lahir dari respek dan penghargaan kepada manusia. Saat kekuasaan mendapatkan sentuhan cinta,wajahnya berubah: gurat-gurat kekejaman segera berganti menjadi garis-garis kerentaan dari penguasa yang melayani.

Hanya dalam genggaman cinta kekuasaan berubah jadi alat untuk melindungi, melayani dan menyejahterakan rakyatnya. Dengan energi cinta sang penguasa bukan lagi kuda liar yang setiap saat bisa melompat dari kandang dengan energi kekuasaan..

Sang penguasa dalam genggaman cinta adalah mata air kebajikan yang pada satu saat bertemu dengan hujan deras kekuasaan, maka jadilah ia banjir; kebajikan melimpah ruah dalam muara masyarakat manusia. Demikianlah energi cinta memberi dan melayani.

Sebaik-baik pmimpin adalah yang kalian cintai dan ia mencintai kalian. Seburuk-buruknya pemimpin kalian adalah yang kalian benci dan ia membencimu.

Cinta adalah kata yang mewakili seperangkat kepribadian yang utuh: gagasan, emosi dan tindakan. Tapi kebanyakan orang seringkali hanya mengambil bagian tengah dari cinta: emosi. Dalam kehidupan mereka, cinta adalah gumpalan perasaan yang romantis dan indah. Mereka bahkan menderita untuk menikmati romantika cinta. Itulah karenanya kehidupan mereka tidak berkembang..

Cinta adalah sebuah totalitas. Di sana gagasan, emosi dan tindakan menjdi kesatuan yang utuh dan bekerja bersama demi kebahagiaan orang-orang yang kita cintai. Orang-orang dengan kepribadian yang lemah dan lembek tidak dapat mencintai dengan kuat. Para pencinta sejati selalu datang dari orang-orang dengan kepribadian yang kuat.

Cinta itu indah. Bekerja dalam ruang kehidupan yang luas. Inti pekerjaannya adalah memberi, pada orang-orang yang kita cintai untuk tumbuh menjadi lebih baik. Para pencinta sejati hanya mengenal satu pekerjaan besar dalam hidup mereka: memberi. Terus menerus memberi... begitulah cinta. Menerima? Itu mungkin dan bisa jadi pasti! Tapi itu hanya efek. Seperti cermin kebajikan yang memantulkan kebajikan yang sama.

Pencinta sejati menjadikan dirinya seperti air dan matahari. Ia membuat orang lain tumbuh dan berkembang dengan siraman air dan sinar cahayanya.

Para pecinta sejati tak suka berjanji. Tapi begitu mereka memutuskan mencintai seseorang, mereka segera membuat rencana memberi.

Para pecinta sejati tak suka berjanji. Karena janji menerbitkan harapan. Tapi pemberian melahirkan kepercayaan. Berbeda dengan janji, rencana memberi yang terus terealisasi menciptakan ketergantungan. Ketergantungan yang menghidupkan..

Cinta adalah cerita tentang seni menghidupkan hidup. Mereka menciptakan kehidupan bagi orang-orang untuk hidup. Meski kehidupan yang mereka bangun sering tidak disadari oleh orang-orang yang menikmatinya.

Hadirnya cinta sejati akan sangat terasa begitu ia pergi. Saat itu ada kehilangan menyayat hati. Ada ruang besar kehidupan yang tak berpenghuni

Saat seseorang kehilangan cinta sejati, maka di langit hatinya akan ada mendung pekat yang bisa menurunkan hujan air mata yang amat deras.

Intinya cinta adalah memberi, pemberian pertama seorang pencinta sejati adalah perhatian. Perhatian yang lahir dari lubuk hati paling dalam.

Perhatian adalah pemberian jiwa: sebuah kondisi dimana kamu keluar dari dirimu menuju pada orang lain yang kamu cintai..

Kekuatan para pencinta sejati adalah bahwa mereka pemerhati yang serius. Mereka memperhatikan orang yang mereka cintai secara intens dan menyeluruh.

Perhatian: itulah rahasia agung dari cinta. Saat ia hilang, jiwa orang yang dicintai tersiksa, mungkin ia tak mengatakan, tapi ia merasakan.

Pekerjaan kedua bagi para pecinta sejati setelah memperhatikan, adalah menumbuhkan. Menumbuhkan sang kekasih untuk menjadi lebih baik dan berkembang. Inilah cintanya cinta.

Pertumbuhanlah yang membedakan cinta yang matang dengan cinta seorang melankolik. Penumbuhan memberikan sentuhan edukasi pada hubungn cinta.

Sukses pecinta sejati adalah seperti sukses cinta seorang guru pada muridnya. Saat nafas cintanya meniup kuncup pun mekar menjadi bunga. []

Sumber : Kulwit @Anis Matta
14:00 | 26 komentar

Pengecaman hingga Ancaman, Sikap Israel dan Amerika Atas Rekonsiliasi Hamas - Fatah


Kesepakatan bersama Hamas-Fatah, Rabu (27/4), disambut suka cita warga Palestina baik di Gaza maupun Tepi Barat. Namun, tidak demikian dengan sikap Israel dan Amerika.

Senator Amerika Gary Ackerman, memperingatkan bahwa kesepakatan rekonsiliasi antara Fatah dan Hamas akan membawa bencana. Menurut senator partai Demokrat yang menangani urusan Timur Tengah dan Asia Selatan ini, persetujuan Mahmud Abbas atas kesepakatan ini sama dengan mengapuskan peran Amerika.

Di tempat terpisah, Presiden Israel Shimon Peres mengingatkan bahwa dengan pembentukan pemerintah persatuan serta disepakatinya Pemilu pada Juli mendatang, kemungkinan Fatah memenangkan pemilu sangat kecil. Ia mengkhawatirkan peluang kemenangan Hamas semakin besar.

Presiden Israel ini juga menegaskan bahwa kesepakatan antara Hamas dan Fatah adalah kesalahan fatal, dan akan merintangi pembentukan Negara Palestina, serta menghilangkan kesempatan perdamaian dan stabilisasi di kawasan itu.

Menlu Israel Avigdor Lieberman dan Menhan Israel Ehud Barak juga memperingatkan bahwa Israeltidak akan menerima pemerintah Hamas. Sedangkan para politisi beraliran tengah menyatakan Israel sebaiknya menyampaikan dengan cepat rencana perdamaian sebelum masyarakat internasional memutuskan untuk mengakui kelompok Islam itu.

"Dengan perjanjian ini, garis merah telah dilintasi," kata Lieberman pada radio militer Israel sehari setelah kesepkatan Hamas - Fatah di Kairo.

"Kami dapat juga membekukan pengalihan pajak yang dikumpulkan Israel ke Pemerintah Otonomi Palestina," tambahnya.

Sementara itu, warga Palestina sendiri menyambut gembira kesepakatan bersejarah itu. Selain disambut gembira di Gaza, kesepakatan itu juga disambut gembira di sejumlah kawasan Tepi Barat. Sejumlah warga memaparkan harapan mereka supaya kesepakatan direalisasikan di lapangan dengan menghapus semua penyebab terjadinya perpecahan.

“Kami berharap semoga kesepakatan bisa menghapus lembar hitam dari sejarah rakyat Palestina, dan membantu melindungi hak rakyat untuk meraih kemerdekaan dan kedaulatannya,” kata seorang warga Tepi Barat Ali Zakarinah.

Warga Tepi Barat yang lain berpendapat bahwa kesepakatan Hamas – Fatah merupakan kemenangan perlawanan terhadap Israel. "Rakyat Palestina berhak memilih, mereka terbukti mampu menghadapi blockade dan serangan Israel ketika sendirian, apalagi ketika kawasan Arab telah berubah dan mendukung mereka?," ujar Khalik Qabha. [AN/bsb]
08:00 | 18 komentar

Israel Tidak Terima Hamas dan Fatah Lakukan Rekonsiliasi

Written By Admin BeDa on Kamis, 28 April 2011 | 15:00


Menteri Luar Negeri Israel mengatakan negara tersebut tidak akan bernegosiasi dengan pemerintah Palestina baru yang memasukkan kelompok pejuang Hamas.

Avigdor Lieberman berbicara sehari setelah faksi Palestina yang saling bersaing Hamas dan Fatah mencapai kesepakatan persatuan di Kairo untuk mengakhiri lima tahun sengketa panjang mereka.

Menteri luar negeri Israel itu mengatakan kesepakatan persatuan Hamas-Fatah menandakan "penyeberangan garis merah."

Lieberman memperingatkan pada hari Kamis ini (28/4) bahwa kesepakatan itu dapat mengakibatkan pengambilalihan kelompok pejuang Hamas terhadap Tepi Barat yang diperintah oleh Fatah.

Israel telah mengadakan pembicaraan damai dengan pemerintah yang dipimpin Fatah. Dan berusaha menghindari berhubungan dengan Hamas dan menganggap Hamas sebagai kelompok teroris karena komitmennya terhadap penghancuran negara Yahudi. [EraMuslim]
15:00 | 5 komentar

Hamas – Fatah Sepakat Bentuk Pemerintah Persatuan


Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) dan Gerakan Fatah menandatangani perjanjian untuk membentuk pemerintah persatuan sementara, Rabu (27/4). Perjanjian itu membuat banyak kalangan terperanjat karena sebelumnya kedua pihak terlibat persaingan sengit dan perbedaan mendalam mengenai bagaimana memecahkan konflik dengan Israel.

“Tiba saatnya bagi kita membuka lembaran baru untuk saling memahami dan mengembalikan agenda perjuangan demi merebut hak-hak kita”, ungkap Wakil ketua biro politik gerakan Hamas Abu Marzuq.

Kesepakatan membentuk pemerintah persatuan sementara sekaligus menentukan tanggal pemilihan umum itu bukanlah terjadi secara tiba-tiba. Hamas dan Fatah telah lama membahasnya di Mesir dengan diikuti serangkaian pertemuan rahasia.

Kesepakatan itu juga akan mengundang seluruh faksi di Palestina Rabu mendatang (4/5) guna menandatangani perjanjian rekonsiliasi nasional di Kairo. Mesir dipercaya sebagai mediator dalam pertemuan pekan depan di ibukotanya itu.

Perjanjian Hamas – Fatah seketika menghidupkan kembali harapan publik Palestina untuk hidup dalam persatuan dan satu kata dalam menghadapi Israel.

Sementara itu, Israel telah mewanti-wanti presiden Palestina sekaligus pemimpin gerakan Fatah Mahdmud Abbas atas akibat dari kesepakatan ini, namun Mahmud Abbas telah menolak peringatan ini. [AN/bsb]
12:00 | 6 komentar

Kalau Sudah Benci, Semua Langkah Dianggap Salah


Mengkritik adalah hak setiap orang. Demikian pula mengkritik sebuah harakah, mengkritik jama'ah dakwah, mengkritik partai dakwah.

Kritik sering kali justru menjadi motivasi untuk maju, memperbaiki kesalahan, dan melakukan perbaikan. Maka kritik adalah sebentuk "tanda cinta" yang perlu disyukuri oleh pihak yang dikritik.

Betapa banyak orang atau organisasi yang terbuai pujian kemudian menjadi stagnan. Betapa banyak orang atau organisasi yang terninabobokkan oleh tepuk tangan lalu ia tidak sadar bahwa ia tengah berhenti beramal, berhenti memproduksi kebaikan dan kebajikan. Ketika ia terbangun, matanya silau oleh perubahan dan pandangan tergagap mendapati dirinya sendiri berselimut kegagalan.

Maka kritik adalah sebentuk "tanda cinta" yang perlu disyukuri oleh pihak yang dikritik. Dengan kritik yang datang kita jadi tahu kelemahan kita, kekurangan kita. Maka kita terselamatkan dari malapetaka lebih besar yang mengancam kita; seandainya kesalahan kecil tetap kita biarkan membesar, atau kelemahan tidak kita antisipasi sejak dini.

Namun tidak semua kritik harus kita amini. Tidak semua kritik kita telan mentah-mentah, lalu kita tergopoh-gopoh dalam menjawab kritik, atau mengubah keputusan secara sporadis. Maka di sini diperlukan kecerdasan mengelola kritik.

Setiap kritik yang datang perlu dihadapi dengan tenang. Pertama-tama kita harus mampu meletakkan pada timbangan obyektif; ini konstruktif atau destruktif. Kontruktif jika konten kritik itu benar; mengemukakan kesalahan yang selama ini mungkin tidak kita sadari. Destruktif jika kritik itu asal bunyi, hal yang benar dinilai salah, keputusan yang tepat dianggap bejat. Kritik konstruktif menjadi "tanda cinta" yang kita tindaklanjuti dengan perbaikan. Kritik destruktif kita jawab dengan bijak; kalau toh tak ada tanda-tanda ia bisa tercerahkan oleh jawaban kita, abaikan saja!

Maka mereka yang cinta pada kita atau benci, kritiknya bisa berbentuk konstruktif atau destruktif. Bedanya pada niat, cara menyampaikan, dan intensitasnya. Orang yang cinta selalu mendahului kritiknya dengan niat suci; agar kita lebih baik, agar kita tidak terjebak pada kesalahan. Dari niat yang suci akan lahir bahasa yang relatif santun dan tepat sasaran; mengkritik permasalahan. Suatu saat bisa jadi orang yang cinta juga memberikan kritik yang salah, kritik destruktif. Ini dimungkinkan terjadi karena aspek pemahaman atau sudut pandang. Namun intensitas kritik destruktif dari orang jenis ini ibarat setetes air dalam gelas cintanya; kritik konstruktifnya jauh lebih banyak.

Contoh kritik destruktif?
Namun bagi orang yang benci, segala hal akan dikritik. Salah atau benar, semua langkah kita akan dianggap salah. Baik kritik itu bermuatan benar (konstruktif) ataupun salah (destruktif), biasanya disampaikan dengan nada negatif, menghakimi, dan menjatuhkan. Bukan berarti kita lantas mengabaikan semuanya. Masih ada kritik konstruktif hatta dari orang yang benci seperti ini. Maka, itu pun bermanfaat bagi perbaikan kita. Kita patut berterima kasih pada kesempatan seperti itu. Namun, kita tidak boleh terjebak pada banyak kritik destruktifnya. Sebab jika kita terjebak, alih-alih lebih baik, kita malah bisa terlempar dari jalan yang benar, atau berputar arah dari garis finish kesuksesan yang tinggal beberapa langkah ke depan. Wallaahu a'lam bish shawab. [Muchlisin]
09:00 | 14 komentar

Keamanan Gaza Tangkap Agen Israel


Aparat keamanan Gaza berhasil menangkap sekelompok agen Israel baru-baru ini.

Pejabat keamanan, Muhammad Lafi, dalam pernyataannya kepada harian Palestina, edisi Rabu (27/4) menyebutkan, “Kami berhasil menangkap sekelompok agen Israel baru-baru ini.” Tanpa menyebutkan jumlah agen yang ditangkap.

Lafi menyatakan bahwa orang yang dipanggil pihak keamanan tidak mesti sebagai mata-mata, sebab banyak hal yang diurusi aparat keamanan dan tidak terkait dengan agen spionase.

Ia memperingatkan supaya tidak menyebarkan issu di kalangan warga bahwa mereka yang ditangkap adalah para agen Israel, sebab banyak yang mengaku apa yang dituduhkan kepada mereka saat pertama diinterogasi karena ketakutan, pihak keamanan berupaya mengungkap dan mengajukan mereka ke pengadilan.

Disebutkan bahwa intelijen Israel kembali menugaskan para agennya di Gaza setelah aparat keamanan berhasil mengungkap jaringan komunikasi mereka dengan pejabat intelijen Israel.

Lafi menyebutkan bahwa cara yang digunakan para agen berhasil diketahui oleh para pakar di pihak keamanan yang memiliki keahlian di bidang ini.

Upaya Kompak

Menurut Lafi, pihak keamanan tidak bekerja sendiri mengungkap kasus ini, mereka bekerjasama dengan pejuang perlawanan Palestina dan rakyat Gaza.

Disebutkan bahwa para agen yang tidak mau meninggalkan pekerjaannya ini disebabkan informasi intelijen Israel kepada mereka bahwa mereka yang tertangkap adalah penentang Hamas atau memiliki kelainan internal yang membuat mereka terus membantu Israel membunuh rakyat Palestina.

Lafi menjelaskan bahwa Israel terus secara bertahap menugaskan para agennya, sementara pihak keamanan Palestina juga terus menghadapinya.

Menurutnya sangat mudah menentukan para agen, namun menangkap mereka cukup sulit, sebab tidak bisa semena-mena menangkap orang kecuali adanya bukti yang sangat kuat.

Pada masa lalu ketika Gaza dikuasai Israel, para agen bisa langsung bertemu dengan pejabat intelijen Israel, namun saat ini mereka menggunakan HP dan Facebook atau bertemu di perlintasan. Dijelaskan bahwa aparat keamanan saat ini sudah memiliki pengalaman dalam mengungkap jaringan ini. [qm, InfoPalestina]
07:00 | 5 komentar

Hadits 25: Memerangi Manusia Hingga Bersyahadat, Shalat dan Zakat

Written By Admin BeDa on Rabu, 27 April 2011 | 14:00


Terorisme masih saja menghangat hingga kini. Terkadang, aksi terorime diakibatkan oleh pemahaman yang keliru terhadap hadits yang akan kita bahas sekarang ini, insya Allah. Yaitu hadits ke-25 dalam Shahih Bukhari. Hadits ini masih berada di bawah Kitab Al-Iman (كتاب الإيمان).

Pembahasan hadits ke-25 ini diberi judul "Memerangi Manusia Hingga Bersyahadat, Shalat dan Zakat". Kami berharap pembaca tidak hanya membaca judulnya karena dikhawatirkan terjadi misinterpretasi terhadap hadits ini. Sebaliknya, kami merekomendasikan pembaca membaca keseluruhan penjelasan hadits di bawah ini.

Berikut ini matan (redaksi) hadits Shahih Bukhari ke-25:

عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - قَالَ أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، وَيُقِيمُوا الصَّلاَةَ ، وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا مِنِّى دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلاَمِ ، وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ

Dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Aku diperintah untuk memerangi manusia sehingga bersaksi bahwa tiada ilah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, dan supaya mereka menegakkan shalat dan mengeluarkan zakat. Jika mereka melakukan itu maka darah dan harta mereka mendapat perlindungan dariku, kecuali karena alasan-alasan hukum Islam. Sedangkan perhitungan terakhir mereka terserah kepada Allah.

Penjelasan Hadits

أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، وَيُقِيمُوا الصَّلاَةَ ، وَيُؤْتُوا الزَّكَاة
Aku diperintah untuk memerangi manusia sehingga beraksi bahwa tiada ilah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, dan supaya mereka menegakkan shalat dan mengeluarkan zakat

Jika ada kata-kata أُمِرْتُ (aku diperintah) yang disabdakan oleh Rasulullah SAW, maka maksudnya adalah diperintah Allah, karena hanya Dia-lah yang memerintah Rasulullah SAW. Sedangkan jika kata-kata أُمِرْتُ (aku diperintah) diucapkan oleh sahabat maka artinya adalah diperintah oleh Rasulullah, kata-kata itu tidak mengandung interpretasi "Aku diperintah oleh sahabat yang lain." Karena selama mereka adalah mujtahid maka mereka tidak menjadikan perintah mujtahid lain sebagai hujjah.

Kalimat حَتَّى يَشْهَدُوا (hingga mereka bersaksi) menjelaskan bahwa tujuan memerangi adalah adanya sebab-sebab yang disebutkan dalam hadits. Ini sekaligus berarti bahwa orang yang sudah bersyahadat, menegakkan shalat dan mengeluarkan zakat akan dijamin jiwanya. Tidak boleh diperangi.

Menegakkan shalat (يُقِيمُوا الصَّلاَة) artinya mengerjakan shalat wajib secara kontinyu dengan memenuhi syarat dan rukunnya.

Dalam hadits ini dipakai istilah أقاتل (aku memerangi) bukan أقتل (aku membunuh). Keduanya berbeda. Dan dalam kerangka hadits inilah Abu Bakar memerangi orang yang tidak mau mengeluarkan zakat. Tidak ada satupun riwayat yang menunjukkan beliau membunuh mereka.

، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ عَصَمُوا مِنِّى دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلاَمِ
Jika mereka melakukan itu maka darah dan harta mereka mendapat perlindungan dariku, kecuali karena alasan-alasan hukum Islam

Jika mereka telah bersyahadat, menegakkan shalat dan mengeluarkan zakat, maka mereka mendapat perlindungan dari Rasulullah atau pemerintah Islam. عَصَمُوا (mereka dalam lindunganku) artinya terjaga atau terlindungi. Al 'Ishmah berasal dari Al 'Ishaam, yaitu tali untuk mengikat mulut ghirbah (tempat air dari kulit binatang) agar airnya tidak mengalir.

Kecuali karena alasan-alasan hukum Islam (إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلاَمِ) maksudnya adalah, meskipun dalam kondisi normal seseorang dilindungi dalam Islam, namun jika ia melakukan kejahatan maka hukuman hadud tetap dilaksanakan. Misalnya jika seorang muslim yang telah menikah terbukti berzina dengan terpenuhi empat saksi yang melihatnya, maka ia dirajam.

Demikian pula mereka tidak boleh diperangi kecuali dengan alasan yang disyahkan hukum Islam. Misalnya, melakukan bughat (pemberontakan kepada pemerintahan Islam yang sah).

وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ
Sedangkan perhitungan terakhir mereka terserah kepada Allah.

Yaitu dalam hal-hal yang rahasia, khususnya yang lolos dari hukum. Karena hukum dalam Islam ditetapkan atas bukti zhahir. Adapun batinnya, atau jika ada kesalahan dalam putusan hukum, maka Allah yang akan mengadilinya di akhirat kelak.

Ibnu Hajar Al Asqalani menegaskan bahwa hadits ini menjadi dalil untuk tidak mengkafirkan ahli bid'ah yang mengikrarkan tauhid dan melaksanakan syariat. Hadits ini juga menjadi dalil diterimanya taubat orang kafir, terlepas dari kekafirannya sebelum itu bersifat dzahir atau batin.

Ibnu Hajar Al Asqalani juga menjawab keraguan sebagian orang yang merasakan pertentangan antara hadits ini yang dianggap menuntut untuk memerangi orang-orang yang menolak tauhid dengan ketentuan terhadap orang yang membayar jizyah atau mu'ahadah (terikat perjanjian damai) tidak diperangi.

Beliau menjawab bahwa ada enam jawaban untuk pertanyaan di atas. Pertama, hadits ini dinasakh dengan hukum penarikan jizyah dan mu'ahadah. Kedua, hadits ini bersifat umum lalu dikhususkan dengan hadits lain tentang jizyah dan mu'ahadah bahwa keduanya tidak diperangi. Ketiga, konteks hadits ini bersifat umum namun memiliki maksud tertentu. Maksud dari an-naas (manusia) dalam hadits ini adalah kaum musyrikin, bukan ahli kitab. Namun pendapat ini lemah sebab orang yang terikat perjanjian damai bisa saja orang musyrik. Keempat, maksud syahadah dalam hadits ini adalah menegakkan agama Islam dan menundukkan pembangkang. Tujuan itu bisa dicapai dengan berperang, atau mereka membayar jizyah, atau dengan mu'ahadah. Kelima, bahwa tuntutan dari perang tersebut adalah agar mereka bertauhid atau membayar jizyah sebagai pengganti. Keenam, tujuan diwajibkannya jizyah adalah mendesak mereka untuk memeluk Islam. Seakan-akan Rasulullah bersabda, "hingga mereka memeluk Islam atau melaksanakan perbuatan yang mengharuskan mereka memeluk Islam." Jawaban terakhir ini dikatakan oleh Ibnu hajar sebagai jawaban yang paling baik.

Yusuf Qardhawi membahas hadits ini secara panjang lebar dalam Fiqih Jihad dengan maksud agar tidak disalah pahami oleh umat Islam. Agar jangan sampai umat salah memahami bahwa melalui hadits ini Islam diwajibkan memerangi manusia non muslim seluruhnya. Bukan. Bukan seperti itu maksudnya.

Maka Yusuf Qardhawi menjelaskan bahwa konteks hadits ini adalah peperangan terbatas. An-naas yang disebutkan dalam hadits ini secara khusus mengacu kepada orang-orang musyrik yang telah menindas dakwah di Makkah dan selalu menzalimi kaum muslimin.

Yusuf Qardhawi di dalam Fiqih Jihad juga menjelaskan bahwa perang-perang yang dilakukan oleh umat Islam di masa Rasulullah, baik ghazwah maupun sariyah, hampir semuanya didahului oleh penyerangan dari pihak musuh, rencana penyerangan dari pihak musuh (diantaranya dengan memobilisasi kekuatan), atau pengkhianatan pihak musuh (misalnya Yahudi Bani Qainuqa', Quraidhah, dan Nadhir). Bisa dikatakan bahwa peperangan Rasulullah bersifat difa'iyah (defensif).

Yusuf Qardhawi juga mengutip pendapat banyak ulama secara detail khusus untuk membahas satu hadits ini, termasuk pendapat Ibnu Hajar di atas dan pendapat Al Jashash.

Yusuf Qardhawi juga mengutip penjelasan Ibnu Taimiyah. Diantaranya adalah penjelasan Ibnu Taimiyah dalam Al-Qaidah fi Qital Al Kafir bahwa maksud hadits ini adalah "Aku tidak diperintahkan untuk berperang kecuali hingga sampai pada tujuan ini. Bukan bermaksud aku diperintah untuk memerangi semua orang hingga tercapai tujuan ini. Penafsiran ini bertentangan dengan nash dan ijma'. Beliau tidak melakukan itu tetapi sebagaimana pada sirahnya, bahwa orang yang berdamai dengan beliau tidak akan diperangi."

Pelajaran Hadits
Diantara pelajaran hadits yang bisa kita ambil dari hadits di atas adalah sebagai berikut:
1. Peperangan yang dilakukan oleh Rasulullah, yang diperintah oleh Allah adalah peperangan yang terbatas pada orang-orang non muslim, khususnya yang memerangi, menzalimi, atau mengkhianati Islam ;
2. Orang-orang yang telah bersyahadat, menegakkan shalat dan mengeluarkan zakat tidak boleh diperangi, kecuali dengan alasan hukum Islam (misalnya melakukan bughat);
3. Harta dan jiwa kaum muslimin yang telah bertauhid, shalat dan zakat dilindungi oleh pemerintah Islam kecuali karena adanya hukum Islam yang dilanggar (misalnya zina);
4. Bagi kesalahan yang tidak terjamah hukum, atau lolos dari pengadilan Islam, maka tetap ada pengadilan lain yang akan mengadilinya yaitu pengadilan Allah SWT.

Demikian penjelasan singkat hadits Shahih Bukhari ke-25. Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita sehingga istiqamah dalam tauhid, menegakkan shalat dan menunaikan zakat serta kita dijauhkan dari pemahaman yang salah terhadap hadits. Allaahumma aamiin.

Wallaahu a'lam bish shawab.[]

KEMBALI KE HADITS 24
14:00 | 5 komentar

350 Rabi Yahudi Keluarkan Fatwa Haram Bagi Israel Tinggalkan Tepi Barat


Ratusan Rabi Yahudi, Selasa (26/4) mengirimkan surat kepada perdana menteri Israel, Benyamin Netanyahu yang menegaskan bahwa penarikan pasukan dari Tepi Barat merupakan suatu tindakan yang dilarang oleh agama Yahudi.

Surat tersebut juga merupakan bentuk protes terhadap pernyataan Netanyahu akhir-akhir ini yang dilontarkan Netanyahu tentang kesiapan Zionis untuk hengkang dari wilayah perbatasan di Tepi Barat dan menyerahkan pada otoritas pemerintah Palestina serta memulai kembali perundingan.

Fatwa yang ditandatangani 350 rabi Yahudi didasarkan kitab Taurat mereka yang menunjukan haramnya menyerahkan tanah Palestina kepada bangsa yang bukan Yahudi. Fatwa itu dengan tegas menyatakan bahwa haram hukumnya menarik diri dari tanah di Tepi Barat, sembari menggambarkan Tepi Barat sebagai perbatasan "negara yahudi"

Surat tersebut juga mengingatkan pemerintah Israel bahwa pengalaman menunjukan, tanah yang sudah diserahkan tidak akan kembali lagi ke pangkuan Israel, walaupun menang di atas kertas. [AN/IP-EM]
10:00 | 13 komentar

PKS Kutuk Rencana Beach Party Fashion di Lagoi


Partai Keadilan Sejahtera mengutuk rencana "Beach Party Fashion" di Lagoi yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. "PKS mengutuk keras rencana tersebut dan meminta kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan untuk tidak melanjutkan rencana tersebut," kata Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah PKS Provinsi Kepulauan Riau Abdulrahman, di Batam, Selasa.

Pemerintah Kabupaten Bintan merencanakan bekerja sama dengan swasta menyelenggarakan "Beach Party Fashion" (BPF) pada pertengahan Mei 2011 untuk menjaring wisatawan mancanegara dan dalam negeri. Menurut Abdulrahman, masih banyak cara untuk mendatangkan turis ke Kawasan Wisata Lagoi dan tidak perlu mengadakan BPF yang akan mengundang reaksi keras banyak pihak. "Jangan karena kepentingan sesaat, kemudian mengabaikan mudharat yang lebih besar," kata dia menegaskan.

Ia mengatakan, BPF tidak sesuai dengan Kepulauan Riau sebagai pusat budaya Melayu yang amat idientik dengan Islam. Menurut Abdulrahman, BPF menginjak-injak budaya Melayu yang melekat pada sebagian besar warga Kepri. "Penyelenggaraan BPF ini jelas telah menafikan budaya Melayu sebagai budaya ibu dari Kepri," kata Abdulrahman.

Meski penyelenggaraan BPF di tempat tertutup, namun disiarkan stasiun televisi dan bisa diakses banyak orang, sehingga PKS menolak, katanya. "Dampaknya akan lebih dahsyat dan akan mengesankan bahwa Kepri adalah tempat wisata bebas sebagaimana di Hawaii," kata Abdulrahman.

Selain bertentangan dengan norma dan budaya Melayu, BPF juga tidak sesuai dengan UU No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, kata dia. "Karena melanggar UU, kami minta kepolisian supaya tidak memberi izin kegiatan tersebut," kata dia. [Republika]
07:00 | 13 komentar

Margin Error Kaderisasi

Written By Admin BeDa on Selasa, 26 April 2011 | 20:00


Seorang pemuda yang suka mengikuti perkembangan harakah Islam di Indonesia menanyakan, "Mengapa harakah Islam yang terkenal dengan sistem kaderisasinya yang ketat, sampai 'kecolongan' dengan adanya beberapa 'kasus' yang mencuat di media?"

"Mengapa sampai ada kader senior yang bermasalah, lalu terkesan begitu berambisi untuk menghantam harakah?", katanya menjelaskan maksud pertanyaannya. Ia juga memberikan contoh lain untuk kasus yang berbeda. Berbeda, namun bertemu pada satu muara; tidak mencerminkan muwashafat yang telah ia baca.

Ketika pemuda ini ikut hadir dalam milad Ahad lalu, ia mendapatkan jawaban. Seorang ustadz mengutip salah satu qiyadah harakah mengistilahkan: "margin error kaderisasi".

Margin error kaderisasi adalah istilah yang cukup unik. Mengingatkan kita pada penelitian kuantitatif, khususnya survei. Istilah margin of error di sana berarti statistik yang menyatakan jumlah kesalahan dalam pengambilan contoh. Margin error di sini berarti kemungkinan kesalahan atau gagal bina dalam proses kaderisasi.

Proses kaderisasi yang dilakukan oleh harakah Islamiyah bukanlah sebuah proses sempurna yang mampu menjamin keseluruhan kader yang dibina akan "lulus" dengan “cumlaude”. Atau semuanya memiliki muwashafat seperti yang seharusnya.

Jangankan kaderisasi dalam harakah yang para murabbinya adalah manusia biasa, hidup di dalam naungan keluarga nabi pun tidak menjamin seseorang lantas mencapai kesempurnaan iman. Allah SWT mencontohkan dua orang: istri Nabi Luth dan istri Nabi Nuh.

“Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua hamba yang shalih diantara hamba-hamba Kami. Lalu, kedua istri itu berkhianat kepada suaminya.” Demikian Allah berfirman dalam QS. At-Tahrim ayat kesepuluh.

“Yang ditetapkan dalam riwayat tentang pengkhianatan istr Nuh dan istri Luth,” kata Sayyid Quthb dalam Fi Zilal, “adalah pengkhianatan dalam dakwah dan bukanlah pengkhianatan keji berupa penyelewengan seksual.”

Demikian pula kaderisasi yang dilakukan oleh Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabatnya. Bukan berarti bebas sama sekali dari “margin error”. Pasca peristiwa Isra’ Mi’raj misalnya. “Orang-orang yang tadinya telah masuk Islam,” tutur Ibnu Hisyam dalam Sirah Nabawiyah-nya, “banyak yang menjadi murtad.”

Sirah nabawiyah juga mencatat satu nama khusus yang sebelumnya termasuk assaabiquunal awwaluun, namun kemudian murtad. Dialah Ubaidillah bin Jahsy.

Ibarat pendirian bangunan, sering kali ada “batu bata jelek” pada temboknya, seperti pada renungan sebelumnya. Demikian pula kaderisasi dalam harakah pasti tidak bebas sama sekali dari margin error ini. Namun jika dua batu bata yang jelek, sedangkan 998 bata lainnya bagus, mestinya kita tidak berfokus pada dua batu bata lalu mengatakan bahwa yang ada hanyalah tembok rusak.

Diantara 1000 kader, jika 2 atau 3 orang yang menyimpang, margin error-nya 0,2-0,3% itu tergolong wajar. Diantara seribu pejabat publik atau wakil rakyat, lalu ada satu atau dua yang bermasalah, barang kali demikianlah “margin error”-nya. Tentu saja kesalahan yang kedua menjadi jauh lebih berpengaruh dari kesalahan kader biasa.

Bukan berarti harakah sekedar memaklumi kekurangan. Tidak pula harakah berhenti melakukan perbaikan. Meskipun “margin error” tidak bisa dihilangkan sama sekali, ia harus ditekan hingga sekecil-kecilnya. Jika dipahami bahwa dalam proses kaderisasi itu ada takwin dan taqwim, keduanya harus dihindarkan dari peluang munculnya pertambahan “margin error.” Takwin harus serius mengarah kepada muwashafat, dan taqwim tidak boleh diperlonggar kecuali telah memenuhi muwashafat. Tentu berat. Wallaahu a’lam bish shawab. [Muchlisin]
20:00 | 17 komentar

WAMY Serukan Pemuda Muslim Manfaatkan Jejaring Sosial


Liga Pemuda Muslim Dunia atau WAMY (World Assembly of Muslim Youth) menyerukan pemuda Muslim untuk memanfaatkan teknologi modern, termasuk jejaring sosial media untuk menyebarluaskan ajaran Islam.

Hal itu disampaikan Asisten Sekretaris Jenderal WAMY Muhammad Badahdah dalam sebuah workshop media yang digelar di Jeddah.

"Media menjadi kekuatan besar dalam menciptakan perubahan di dunia. Tidak seorang pun yang membantah pengaruh dan kekuatannya. Kita harus memanfaatkan media modern untuk menyebarkan ajaran-ajaran Islam yang benar dan menghapus kesalahpahaman tentang agama besar ini," kata Badahdah di depan peserta workshop.

Gerakan pemanfaatan teknologi modern termasuk jejaring media mendapatkan perhatian yang serius dari organisasi Islam internasional independen yang terdaftar resmi di PBB ini.

Organisasi yang didirikan pada 1392 H (1972 M) ini juga menggelar berbagai kegiatan di berbagai negara untuk memberdayakan pemuda muslim dan memberikan bekal pengetahuan tentang ajaran Islam agar para pemuda bisa lebih berperan sebagai "duta" agama Islam di tengah masyarakatnya masing-masing.

Di tengah banyaknya kasus yang muncul akibat penyalahgunaan jejaring media terutama facebook dan twitter, upaya WAMY merupakan langkah positif agar pemuda Islam tidak terjebak pada sisi negatif media, namun memanfaatkannya sebagai sarana dakwah Islam. [AN/bsb]
13:00 | 8 komentar

Mayoritas Rakyat Mesir Ingin Perjanjian dengan Israel Dibatalkan


Lebih dari separuh rakyat Mesir menginginkan perdamaian tahun 1979 antara Mesir dan Israel dibatalkan. Demikian hasil jajak pendapat yang dirilis Pew Research Center, Senin (25/4).

Menurut hasil jajak pendapat yang dilakukan 24 Maret hingga 7 April ini, 54 persen rakyat Mesir menginginkan perjanjian itu dibatalkan. Sebaliknya, hanya 36 persen rakyat Mesir yang mendukung mempertahankan perjanjian damai tersebut.

Perjanjian 1979 itu disoroti sebagai kebijakan yang tidak populer selama tiga dekade terakhir. Kebijakan presiden Husni mubarak itu juga dinilai banyak pihak menjadi kunci bagi kebijakan AS di kawasan Timur Tengah.

Meskipun perjanjian perdamaian telah berjalan selama tiga dasawarsa dan perdagangan terbatas terjadi antara kedua negara, pandangan rakyat Mesir terhadap Israel tetap masih buruk, terutama karena persepsi bahwa Israel menganiaya rakyat Palestina.

Jajak pendapat itu juga mengungkapkan bahwa sebagian besar rakyat Mesir optimis tentang masa depan negara mereka setelah revolusi 25 Januari, dan mereka berharap terciptanya demokrasi yang lebih besar di negara mereka.

Jatuhnya pemimpin otoriter Mesir dan munculnya angin segar demokrasi, bagaimanapun, dapat mengancam hubungan dengan Israel. [AN/EM]
10:00 | 6 komentar

1,9 Juta Anak Gaza Menderita Akibat Blokade Israel


Badan PBB untuk Anak-anak (UNICEF) melaporkan, lebih dari 1,9 juta anak Palestina di Gaza menghadapi ancaman kematian, cedera, deportasi, penangkapan, tekanan psikologis, dan kurangnya pendidikan akibat langkah-langkah yang diambil oleh pasukan Zionis Israel di wilayah Palestina yang diduduki.

Laporan yang dirilis Senin (25/4) itu juga mengatakan, blokade di Jalur Gaza dan pembatasan gerakan di Tepi Barat, mengancam kehidupan rumah tangga dan akses mereka ke layanan dasar.

Unicef juga mengemukakan, meskipun dua tahun telah berlalu sejak perang, 82% kerusakan yang terjadi di Gaza sekolah belum diperbaiki karena kekurangan bahan bangunan akibat blokade Israel itu.

Sekitar 500 pos pemeriksaan yang didirikan Israel untuk mengatur antara kota-kota di Tepi Barat, juga merugikan akses anak-anak ke sekolah. Ini menyebabkan kesulitan tambahan untuk kondisi pendidikan yang sudah buruk, karena sebagian besar sekolah berlangsung secara bergiliran.

Laporan Unicef ini juga menunjukkan, akibat blokade Israel sistem perawatan kesehatan di Gaza tidak memberikan pelayanan yang memadai sesuai kebutuhan penduduk. [AN/IP-Hdy]
07:00 | 8 komentar

Menyikapi Kekurangan Harakah

Written By Admin BeDa on Senin, 25 April 2011 | 15:00


Pada tahun 1983, Ajahn Brahm, seorang biksu yang kini buku-bukunya menjadi best seller internasional dan telah diterjemahkan dalam 20 bahasa, menjadi tukang batu untuk membangun wiharanya sendiri. Saat itu, ia dan kawan-kawannya tidak memiliki uang untuk membayar tukang.

Akhirnya, selesai juga karya pertama Ajahn Brahm; sebuah tembok telah berdiri. Namun ketika diamatinya, ternyata ia keliru menyusun dua batu bata. Miring, jelek, dan “merusak” keseluruhan tembok. Karena semennya terlanjur mengeras, ia tak bisa mencabut dua batu bata itu. Ia berniat merobohkan tembok itu, namun kepala wihara tidak mengizinkan.

Setiap ada pengunjung yang datang berkeliling, Ajahn Brahm selalu menghindarkan mereka dari tembok bata yang dibuatnya. Hingga 3-4 bulan kemudian seorang pengunjung melihatnya.

“Itu tembok yang indah,” kata pengunjung itu dengan santai.
“Pak,” jawab Ajahn Brahm sebagaimana ditulis dalam bukunya Opening the Door of Your Heart, “apakah kacamata Anda tertinggal di mobil? Apakah penglihatan Anda sedang terganggu? Tidakkah Anda melihat dua batu bata jelek yang merusak keseluruhan tembok itu?”
“Ya, saya bisa melihat dua batu bata jelek itu, namun saya juga bisa melihat 998 batu bata yang bagus.”
Jawaban ini membuat Ajahn Brahm untuk pertama kalinya bisa melihat batu bata lainnya selain dua batu bata jelek itu. Di atas, di bawah, di kanan, dan di kiri dua batu bata jelek itu adalah batu bata yang bagus. Jumlah batu bata sempurna jauh lebih banyak. Selama ini ia hanya berfokus pada dua batu bata jelek. Karenanya ia tidak mampu melihat tembok yang indah. Karenanya ia tidak ingin orang lain melihat tembok itu. Dan karenanya ia ingin menghancurkannya.

Bisa jadi harakah Islam seperti tembok itu. Allah SWT juga mengibaratkan amal jama’i kaum muslimin laksana bangunan yang kokoh. “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berpengang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh,” demikian firman Allah dalam surat Ash-Shaf ayat keempat.

Ibarat bangunan atau tembok, bisa jadi dalam sebuah harakah Islam ada satu atau dua "batu bata" yang jelek. Karena harakah Islam bukanlah kumpulan malaikat, melainkan kumpulan para manusia, pastilah ia tidak bisa sempurna. Ada kekurangan, ada kelemahan. Kadang-kadang ada kader yang bermasalah. Batu bata yang jelek.

Jika kita fokus pada kekurangan, mungkin kita akan kehilangan pandangan dari kelebihan di kanan, di kiri, di atas, di bawah kekurangan itu. Jika kita fokus pada kekurangan atau hanya melihat "batu bata" yang jelek, bisa jadi kita akan melupakan semua kebaikan harakah. Jadilah kita kecewa, jadilah kita futur, atau bahkan kita ingin menghancurkan "bangunan" harakah itu.

Kita mungkin tidak sadar bahwa setiap harakah atau jama'ah juga memiliki kekurangan. Bahkan menurut pengakuan ahli bangunan yang menceritakan tentang rahasia profesinya, tahulah kita kalau ternyata setiap bangunan tidak lepas dari cacat. "Kami para tukang bangunan selalu membuat kesalahan," kata tukang kayu dalam Opening the Door of Your Heart, "tetapi kami bilang ke pelanggan kami bahwa itu adalah 'ciri uni' yang tiada duanya di rumah-rumah tetangga. Lalu kami menagih biaya tambahan ribuan dolar!"

Maka berpindah-pindah harakah untuk menemukan harakah yang tanpa cacat hanya akan melahirkan kekecewaan. Sepanjang kita masih fokus pada "batu bata" jelek. Yang lebih menyedihkan, jika kemudian kita sampai pada keputus asaan. Ternyata semua harakah tidak ada yang ideal, semuanya adalah "tembok jelek". Lalu kita pun futur, insilakh... lalu larut dalam kesendirian dan dengan mudahnya menjadi mangsa "serigala" peradaban.

Itu menjadi bahaya besar yang menanti seseorang yang berfokus pada "batu bata" jelek. Akhirnya justru mengkhianati cita-cita awalnya yang begitu mulia, bahwa ia ingin menegakkan Islam. Padahal, "seorang muslim tidak mungkin membangun individu," tegas Sayyid Quthb dalam Fi Zilalil Qur'an ketika menafsirkan ayat di atas, "melainkan dia harus berada dalam koridor jamaah."

"Islam itu tidak mungkin berdiri melainkan dalam jaringan jamaah yang terorganisasi rapi dan terikat dengan kokoh, memiliki sistem dan memiliki sasaran jamaah yang bergantung dalam waktu yang bersamaan kepada setiap individu di dalamnya. Sasaran itu adalah mendirikan manhaj Ilahi dalam nurani dan dalam amal perbuatan bersama pendiriannnya di dunia ini. Dan, manhaj Ilahi itu tidak mungkin tegak dan berdiri di dunia ini melainkan di tengah masyarakat yang hidup dan bergerak, beramal dan menghasilkan dalam batasan-batasan manhaj Ilahi itu."

Selanjutnya, mendapati kekurangan harakah, seharusnya seorang aktifis menjadikannya sebagai trigger perbaikan. Belajar dari kesalahan lama agar tidak timbul kesalahan serupa. Seperti tukang yang terlanjur keliru menyusun batu bata jelek, ia belajar dari sana agar tidak membuat kesalahan serupa pada tembok baru yang dibangunnya. Wallaahu a'lam bish shawab. [Muchlisin]
15:00 | 5 komentar

Jutaan Kader PKS Buktikan Tak Terpengaruh "Gonjang-ganjing" Jakarta


Secara bersamaan, DPW-DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar acara milad ke-13, Ahad (24/4). Acara serentak di 33 propinsi dan puluhan kota itu dinilai internal PKS sebagai bukti kader PKS tidak terpengaruh "gonjang-ganjing" di Jakarta.

Anggota DPR RI Rofi' Munawar mengatakan jumlah peserta milad ke-13 PKS di seluruh Indonesia mencapai jutaan orang. Wakil Ketua Wilda Jatijaya ini menegaskan di hadapan ribuan peserta milad di Gelora Pancasila Surabaya bahwa itu adalah bukti kader PKS tetap solid.

Sigit Susiantomo yang juga menjadi orator pada acara itu menilai bahwa PKS terus berkembang meski menghadapi banyak tantangan. Salah satu buktinya adalah, "Semakin lama jumlah kader semakin banyak," katanya.

"Dan hari ini gelora Pancasila sudah tidak mampu menampung jumlah peserta milad," tambahnya sambil menunjuk ke luar gedung yang memang dipenuhi oleh massa yang tidak berhasil masuk.

Selain di Surabaya, DPW PKS Jawa Timur menggelar acara serupa di tiga titik lainnya, yaitu Malang, Madiun, dan Jember yang masing-masing juga dihadiri ribuan massa.

Sementara itu DPW-DPW lain juga tidak kalah besar jumlah massanya. Di Semarang, selain dihadiri ribuan massa, acara milad ke-13 PKS berhasil memecahkan rekor MURI dan rekor dunia. Kader PKS sebanyak 5.673 orang menampilkan atraksi Cublak-cublak Suweng bersama.

Sedangkan DPW Jawa Barat menggelar milad ke-13 di lapangan Monumen Bandung Lautan Api (BLA) Tegalega Bandung. Dihadiri Gubernur yang juga kader PKS Ahmad Heryawan, acara ini diikuti 20 ribu kader dan simpatisan partai berlambang dua bulan sabit mengapit padi emas itu. [AN/bsb]
12:00 | 16 komentar

Mesir Sudah Berani Katakan ‘No’ Kepada Israel


Pemerintah Mesir menyatakan menolak permintaan rezim Zionis Israel untuk melakukan pertemuan membahas mekanisme mencegah pengiriman senjata ke Jalur Gaza.

Situs mingguan al-Manar Palestina melaporkan, sejumlah sumber terpercaya hari Ahad mengungkapkan bahwa Dewan Tinggi Militer Mesir secara resmi menolak permintaan Israel untuk menggelar pertemuan keamanan untuk membicarakan operasi pencegahan di wilayah perbatasan Mesir dan Palestina pendudukan demi menghindari pengiriman senjata ke Gaza lewat terowongan.

Sumber ini menambahkan, Dewan Tinggi Militer Mesir menegaskan bahwa kondisi saat ini tidak sesuai untuk menggelar pertemuan itu. Dikatakan bahwa Dewan Tinggi Militer Mesir tengah mempelajari aturan keamanan baru di perbatasan dan kawasan Sinai. Lembaga dan dinas keamanan sedang melakukan kajian dan tidak perlu untuk membicarakan masalah ini dengan pihak AS maupun Israel. [sumber: irib]
09:00 | 15 komentar

Justin Bieber, Pemuda Israel, Indonesia, dan Palestina

Written By Admin BeDa on Sabtu, 23 April 2011 | 11:00


Apa bedanya pemuda Israel, Indonesia, dan Palestina? Jika kita bawa satu nama, Justin Bieber, akan tampaklah perbedaan ketiganya.

Dilahirkan dengan nama Justin Drew Bieber, pada usia 12 tahun ia mengikuti kontes menyanyi di kotanya, Stratford, dan memenangkan juara kedua. Aksi-aksinya kemudian diunggah di You Tube. Dari You Tube itulah Marketing Eksekutif So So Def menemukannya, mengenalkannya pada Usher yang kemudian menawarinya kontrak rekaman. November 2009, album pertama Justin Bieber My World diterbitkan. Popularitas Justin Bieber di tingkat dunia dalam waktu singkat menjadikan para penggemarnya yang memiliki obsesi tinggi menyebut "Bieber Fever" (Demam Bieber).

Lalu apa perbedaan pemuda atau remaja Israel, Indonesia, dan Palestina?

Jumat kemarin (22/4), Justin Bieber tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Indonesia. Justin datang bersama kekasihnya, Selena Gomez. Ratusan penggemar dari negeri Islam terbesar ini telah menunggu Justin. Sebagian membawa spanduk khusus untuk pelantun Never Say Never ini. Yang lebih “hebat”, sebagiannya telah menunggu sejak dini hari.

Ratusan penggemar yang kebanyakan adalah perempuan itu akhirnya kecewa karena begitu keluar dari pintu 2E, ia langsung menuju mobil Mercedes Bens silver B 638 QW yang segera melaju meninggalkan mereka. Tak ayal, mereka pun histeris. Sebagiannya menangis.

Meskipun kecewa, sebagian penggemar itu mengaku masih memiliki harapan menemui Justin pada konsernya malam nanti. Kendati harus mengeluarkan uang Rp 500 ribu sampai Rp 1. 650.000 untuk membeli satu tiket. Diperkirakan lebih dari 10 ribu orang akan memadati konser di SICC itu.

Itulah potret pemuda Indonesia. Bagaimana dengan Israel?

Ternyata, di negeri kaum Yahudi itu, Justin Bieber kurang mampu menarik penggemarnya. Buktinya, konser Justin 14 April di Hayarkon Park di Tel Aviv, hanya ditonton 17.000 (menurut perkiraan polisi) dan 24.000 penggemar (menurut promotor). Keduanya masih jauh di bawah target awal, yaitu sebanyak 35.000 penggemar.

Jerusalem Post memberi penilaian berbeda. Ia menyebutkan jumlahnya sebanyak 21.000. Masih kalah jauh dibandingkan pertunjukan Madonna 2009 di tempat sama yang menarik 56.000 orang.

Bagaimana dengan pemuda Palestina?

Bagi pemuda Palestina, khususnya yang berdomisili di Gaza, jangankan untuk menonton Justin Bieber, membicarakannya saja mungkin sudah tidak ada waktu. Sampai sekarang mereka masih concern pada perjuangan melawan Israel yang terus melakukan agresi ke Palestina dalam berbagai bentuk.

Pada hari yang sama (22/4) ketika pemuda Indonesia histeris dan menangis menyambut Justin Bieber, pemuda Palestina tengah “menyambut” tentara Israel. Bentrokan pecah di baldah Isawiyah utara Al-Quds.

Kali ini, pemuda Palestina berhasil menggulingkan jeep militer Israel, lalu membakarnya. Akibat bentrokan ini, seorang tentara zionis luka-luka.

Bentrokan lain terjadi di tengah Baldah Silwan utara Masjid Al-Aqsha. Para pemuda Palestina melempari satuan pasukan khusus Israel dengan batu dan pecahan kaca. Pasukan Israel membalas dengan tembakan gas air mata dan peluru karet. Tidak ada korban luka atau tertangkap dalam kejadian ini.

Bentrokan ini terjadi sebagai aksi balasan Palestina akibat tindakan pelecehan yang dilakukan pasukan Israel dan warga penjajah yahudi terhadap warga Palestina di Al-Quds.

Itulah potret tiga pemuda; Israel, Indonesia, dan Palestina. Tentu saja, tulisan ini tidak bermaksud menggeneralisir pemuda Indonesia. Bukankah tidak semuanya pemuda “cengeng” yang histeris dan menangis karena Justin Bieber? Setidaknya, Anda bukan salah satu dari mereka, kan? [AN/bsb]
11:00 | 46 komentar

Tentara Suriah Bunuh 72 Demonstran dalam Sehari


Komite Hak Asasi Manusia Suriah melaporkan 72 demonstran tewas. Tentara Suriah menembaki mereka dengan peluru tajam dan gas air mata pada aksi demonstrasi anti pemerintah, Jum'at (22/4). Di samping korban tewas, korban luka mencapai ratusan orang.

"Pasukan keamanan Suriah telah melakukan pembunuhan besar-besaran di beberapa kota dan daerah hari ini, sejauh ini telah menewaskan 72 orang dan melukai ratusan orang," kata Komite Hak Asasi Manusia Suriah dalam satu pernyataannya, Jum'at (22/4).

Sejumlah aktivis hak asasi manusia Suriah juga telah mempublikasikan daftar sementara nama korban “pembantaian” pada demonstrasi Jum'at itu.

Aksi demonstrasi anti-pemerintah Suriah terus bergulir. Puluhan ribu orang yang turut berdemonstrasi menyerukan "penggulingan rezim", yang menunjukkan makin kerasnya tuntutan rakyat Suriah yang pada mulanya hanya meminta pembaruan dan kebebasan yang lebih besar.

Korban tewas pada demonstrasi sehari setelah Presiden Suriah Bashar al-Assad mencabut keadaan darurat itu dilaporkan 15 orang tewas di Ezreh di provinsi Daraa di selatan ibu kota Suriah, Damaskus. 15 lainnya tewas di kota Homs, Suriah tengah. 30 orang lainnya tewas di beberapa tempat di dekat Damaskus, dan sisanya tewas di sejumlah kota lain di negara itu.

Sementara itu kantor berita resmi Suriah, SANA, menuturkan hanya delapan orang tewas dan 20 orang terluka. [AN/bsb]
10:00 | 4 komentar

Empat Langkah Jihad Meraih Gelar Rabbani

Written By Admin BeDa on Jumat, 22 April 2011 | 10:00


Setiap muslim, setelah membaca QS. Ali Imran ayat 79, pasti memiliki keinginan untuk menjadi manusia rabbani sebagaimana disebutkan dalam ayat itu. Bagaimana cara menjadi manusia rabbani? Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, ada empat langkah jihad perlu ditempuh seorang muslim untuk dapat meraih gelar rabbani.

Pertama, berjihad memerangi diri sendiri untuk mempelajari kebaikan, petunjuk Ilahi dan agama yang lurus, yang menjadi sumber keberuntungan dan kebahagian dalam kehidupan dunia dan akhirat. Barangsiapa yang kehilangan ilmu petunjuk ini, ia akan sengsara di dunia dan akhirat.

Kedua, berjihad terhadap diri untuk mengamalkan ilmu setelah mengetahuinya. Jika seseorang tidak mengamalkan ilmunya, kalau tidak membahayakannya, berarti tidak ada manfaat yang bisa ia petik.

Ketiga, berjihad melawan diri untuk berdakwah dan mengajarkan ilmu tersebut kepada yang tidak mengetahuinya. Kalau tidak demikian, ia termasuk orang yang menyembunyikan petunjuk dan penjelasan yang telah Allah turunkan. Dan ilmunya tersebut tidak bermanfaat, tidak menyelamatkannya dari adzab Allah.

Keempat, berjihad melawan diri untuk tabah menghadapi kesulitan dakwah, gangguan orang dan sabar menanggungnya karena Allah.

Apabila telah sempurna empat langkah atau tingkatan ini, maka ia termasuk Rabbaniyun. Manusia rabbani. Para salaf telah sepakat menyatakan, seorang 'alim (ulama) tidak berhak disebut rabbani sampai ia mengenal kebenaran, mengamalkan dan mengajarkannya. Sehingga hanya orang yang berilmu, beramal dan mengajarkannya sajalah yang dipanggil sebagai orang agung di kerajaan langit. []
10:00 | 1 komentar

90 Persen Orang Inggris Kumpul Kebo

Written By Admin BeDa on Kamis, 21 April 2011 | 13:00


Sebuah studi di Inggris menunjukkan, angka kelahiran bayi di luar nikah mencapai yang tertinggi selama kurun waktu 200 tahun terakhir.

Penelitian yang dilakukan oleh Centre for Social Justice (CSJ) menunjukkan, pasangan yang tinggal seatap tanpa ikatan perkawinan sebelum tahun 1945 jumlahnya mencapai kurang dari 5%. Namun kini jumlah pasangan kumpul kebo di Inggris melonjak hingga 90%, demikian lapor The Mirror (18/4).

Hal itu berarti, pada masa sekarang di Inggris pasangan yang hidup seatap dengan status menikah hanya sekitar 10% saja.

Menurut dokumen sejarah tentang kelahiran di luar pernikahan di Inggris dan Wales, angka kelahiran bayi "tanpa ayah" mencapai 5% di tahun 1970-an, dan naik tajam pada masa dua perang dunia. Setelah itu jumlahnya terus naik secara stabil sejak tahun 1960-an hingga sekarang.

Laporan CSJ, lembaga yang didirikan oleh Menteri Urusan Kerja dan Pensiun Inggris Iain Duncan Smith, menyebutkan bahwa pada akhir tahun 1970-an angka kelahiran bayi di luar pernikahan lebih dari 10%, lalu naik 30% di tahun 1991. Saat ini angkanya mencapai 45%.

Meskipun demikian, menurut penulis laporan itu Rebecca Probert dari Universitas Warwick dan Samantha Callan dari CSJ, fakta itu tidak mendukung klaim yang menyebutkan bahwa angka kumpul kebo di Inggris tinggi di awal abad ke-20. Buktinya menurut penelitain itu, di tahun 1950-an dan 1960-an hanya 1-3% pasangan saja yang hidup serumah sebelum mereka diikat tali perkawinan.

Direktur Eksekutif CSJ Gavin Poole berpendapat, "Tingginya angka kumpul kebo merupakan faktor kunci meningkatnya keretakan keluarga di negara kita [Inggris], dan laporan ini menunjukkan bahwa kita belum pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya."

"CSJ senantiasa berpendapat, berdasarkan bukti yang ada, bahwa perkawinan dan komitmen cenderung lebih menstabilkan dan mempererat keluarga, dan tidak dapat disepelekan," tandas Poole. [Dija, Hidayatullah]
13:00 | 13 komentar

Mossad Tak Mampu Hadapi Hizbullah dan Hamas


Jika di dunia ini ada dua kelompok yang tidak bisa dihadapi oleh Mossad, keduanya adalah Hizbullah dan Hamas. Petinggi Mossad sendiri mengakui ketidakmampuan dinas intelijen negara Zionis itu dalam menghadapi Hizbullah Lebanon. Sementara menghadapi Hamas, sampai sekarang Mossad belum mampu mengendus keberadaan Shalit yang lebih dari 4 tahun ditahan Hamas padahal Gaza tidak lebih luas dari Bandung di Indonesia.

Diakui bahwa dinas intelijen Israel terjebak dalam friksi internal dan kebuntuan saat berhadapan dengan Hizbullah. Sedangkan menghadapi Hamas, Mossad bahkan tidak tahu apa nama lembaga intelijen pemerintahan Palestina di Gaza itu.

Laporan tentang ketidakmampuan Mossad menghadapi Hizbullah menambahkan, kelemahan intelijen Zionis dalam menghadapi kelompok perjuangan rakyat Lebanon yang dipimpin Hizbullah telah menimbulkan konflik internal tersendiri di lembaga keamanan dan militer rezim ini, yang memuncak setelah kekalahan memalukan di perang 33 hari, Juli-Agustus 2006.

Sedangkan menghadapi Hamas pada akhir 2008 hingga Januari 2009, meskipun mengerahkan kekuatan besar Israel tidak mampu menumbangkan pemerintahan yang telah diblokade sejak 2007 itu.

Dalam beberapa bulan terakhir militer Lebanon dan Hizbullah berhasil membongkar sejumlah jaringan spionase Israel di wilayah selatan Lebanon. Lebih dari seratus orang ditangkap terkait tuduhan mata-mata untuk kepentingan Rezim Zionis Israel.

Sedangkan di Palestina, sejumlah mata-mata Isarel atau agen Mossad juga ditangkap organisasi perlawanan yang bermetamorfosis menjadi organisasi politik dan kemudian memenangkan pemilu Palestina dengan suara mayoritas itu.[AN/bsb]
07:00 | 12 komentar

Hadits 24: Malu adalah Sebagian dari Iman

Written By Admin BeDa on Rabu, 20 April 2011 | 16:00


Alhamdulillah, pembahasan Hadits Shahih Bukhari kali ini memasuki hadits yang ke-24, biidznillah. Hadits ini masih berada di bawah Kitab Al-Iman (كتاب الإيمان).

Sebagaimana judul yang bab yang diberikan oleh Imam Bukhari pada hadits ini " باب الْحَيَاءُ مِنَ الإِيمَانِ " pembahasan hadits ini juga diberikan judul yang sama dalam bahasa Indonesianya, yaitu "Malu adalah Sebagian dari Iman"

Berikut ini matan (redaksi) hadits Shahih Bukhari ke-24:

عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - مَرَّ عَلَى رَجُلٍ مِنَ الأَنْصَارِ وَهُوَ يَعِظُ أَخَاهُ فِى الْحَيَاءِ ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - دَعْهُ فَإِنَّ الْحَيَاءَ مِنَ الإِيمَانِ

Dari Salim bin Abdullah, dari ayahnya, ia berkata, "Rasulullah SAW lewat di hadapan seorang Ansar yang sedang mencela saudaranya karena saudaranya pemalu. Maka Rasulullah SAW bersabda, 'Biarkan dia! Sesungguhnya malu itu sebagian dari iman.'"


Penjelasan Hadits
Ayah dari Salim yang dimaksud dalam hadits ini tidak lain adalah Abdullah bin Umar bin Khattab.

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - مَرَّ عَلَى رَجُلٍ مِنَ الأَنْصَارِ وَهُوَ يَعِظُ أَخَاهُ فِى الْحَيَاءِ
Rasulullah SAW lewat di hadapan seorang Ansar yang sedang mencela saudaranya karena saudaranya pemalu

Kata يَعِظُ berarti menasehati, menakut-nakuti, atau mengingatkan. Dalam hadits Shahih Bukhari yang lain (bab adab, yang insya Allah akan kita bahas nantinya jika sampai di sana) disebutkan dengan kalimat وَهْوَ يُعَاتَبُ فِى الْحَيَاءِ (ia mencela sifat malu saudaranya). Mungkin dalam bahasa kita, laki-laki ini mengatakan "Engkau sangat pemalu" atau "Sifat malu itu membahayakanmu."

Ibnu Hajar Al Asqalani menjelaskan kemungkinan bahwa laki-laki tersebut sangat pemalu hingga ia tidak ingin meminta haknya. Karena itu ia dicela oleh saudaranya.

Namun ternyata, sikap laki-laki yang mencela atau menasehati saudaranya dari rasa malu itu tidak dibenarkan oleh Rasulullah SAW yang saat itu lewat di depan mereka.

دَعْهُ فَإِنَّ الْحَيَاءَ مِنَ الإِيمَانِ
Biarkan dia! Sesungguhnya malu itu sebagian dari iman

Inilah salah satu sifat Rasulullah. Bahwa beliau tidak membiarkan sesuatu yang salah di hadapannya. Beliau tidak mendiamkan sesuatu yang keliru, kecuali menegurnya. Sebaliknya, segala hal yang terjadi atau diucapkan di hadapan Rasulullah SAW, sedangkan beliau membiarkan atau mendiamkannya, maka itu dianggap sebagai persetujuan Rasulullah SAW yang memiliki legitimasi hukum di dalam Islam. Dalam istilah hadits yang demikian itu disebut "hadits taqriri" yakni persetujuan dari Rasulullah SAW.

Maka dalam hadits ini Rasulullah SAW mengingatkan bahwa yang benar justru adalah tidak menghilangkan rasa malu dalam diri saudaranya. Biarkan saja seseorang memiliki sifat malu. Ia adalah akhlak yang disunnahkan. Malu adalah sebagian dari iman.

"Kalaupun sifat malu itu menghalangi seseorang dari meminta haknya," tulis Ibnu hajar dalam Fathul Bari, "maka dia akan diberi pahala sesuai dengan hak yang ditinggalkannya."

Karena sifat malu itu, menurut Ibnu Qutaibah, "Dapat menghalangi seseorang untuk melakukan kemaksiatan sebagaimana iman."

Malu didefinisikan sebagai sikap menahan diri dari perbuatan buruk atau hina. Sifat malu ini merupakan gabungan dari sifat takut dan iffah (menjaga kesucian diri).

Pendapat lain mengatakan bahwa malu adalah takut akan dosa karena melakukan perbuatan yang tidak terpuji. Ada juga yang berpendapat bahwa malu berarti menahan diri karena takut melakukan sesuatu yang dibenci oleh syariat, akal, maupun adat kebiasaan. Pengertian yang disebutkan terakhir ini lebih umum dan mencakup definisi yang cukup luas.

Pelajaran Hadits
Diantara pelajaran hadits yang bisa kita ambil dari hadits di atas adalah sebagai berikut:
1. Kaum muslimin hendaknya selalu memiliki semangat untuk menasehati saudaranya, mengingatkannya dengan penuh kasih sayang, dan tidak berdiam diri dari kesalahan;
2. Salah satu sifat Rasulullah adalah meluruskan ketika ada kekeliruan yang beliau ketahui, dan membetulkan kesalahan yang beliau dapati. Sehingga ketika Rasulullah diam terhadap sesuatu yang diketahui beliau, maka itu berarti taqrir (persetujuan) dari beliau;
3. Hendaklah seorang muslim memiliki rasa malu dan menjaga sifat itu tetap ada pada dirinya;
4. Malu adalah sebagian dari iman.

Demikian penjelasan singkat hadits Shahih Bukhari ke-24. Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita sehingga kita bisa menjadi hamba-Nya yang senantiasa memiliki semangat berdakwah dan memiliki rasa malu. Allaahumma aamiin.

Wallaahu a'lam bish shawab.[]

KEMBALI KE HADITS 23
16:00 | 2 komentar

Mereka Safalah, Bukan Salafi


Oleh : Dr. Ibrahim Hamami

Mereka bukan dari anak manusia atau manusia yang tidak memiliki perasaan manusiawinya, barangkali itu kata-kata yang paling tepat dan bisa mewakili kebrutalan dan hinanya kejahatan yang menelan korban Vittorio Arrigoni, lelaki yang meninggalkan keluarga dan negeri di Italia untuk bersolidaritas secara murni dan tulus kepada bangsa Palestina, bahkan rela hidup di Gaza bukan sebagai turis namun berani sebagai pembela mereka menghadapi penjajah Israel. Bahkan kejahatan mereka yang mengatas namakan pengikut Salaf ini – padahal kaum Salaf berlepas diri dari mereka sebagaimana srigala berlepas diri dari darah Nabi Yusuf (karena bukan srigala yang memakan Yusuf) tidak kalah dengan kejahatan Israel. Mereka sendiri yang melakukan atau atas perintah pihak lain, sama saja. Ya tidak ada bedanya, sebab tindakan-tindakan yang sudah mereka lakukan dan pikiran mereka yang menyimpang serta logika mereka yang keliru, tidak perlu meragukan hal itu. Mereka hanya menginginkan kerusakan dan kehancuran bagi kaum muslimin, itu yang pertama. Kemudian orang-orang kafir akan senang karena agenda mereka direalisasikan dalam konfrontasi dengan musuh. Mereka itu menggebu-gebu dalam membunuh warga sipil tidak bersalah dari bangsa mereka sendiri dan saudara seagama mereka sendiri dengan alasan “takfir”. Bolehnya membunuh orang sipil meminta jaminan keamanan di negeri muslim dengan alasan dia datang dari negeri kafir untuk merusak adalah fatwa “instan”.

Mereka yang melakukan kejahatan brutal ini apakah berfikir sesaat saja siapa yang mereka bunuh, apakah ada alasan atau karena zhalim? Apakah mereka bertanya dalam diri mereka apa sudah dilakukan Arrigoni? Apakah mereka tidak tahu bahwa dia sudah berbuat banyak dan banyak bagi Gaza, wilayah yang mereka cabik-cabik sendiri dengan kejahatan mereka ini?

Inikah Islam, inikah jalan Salaf Ash-Shalih? Wahai Vittorio maafkan kami, sebab “bayang-bayang orang laki-laki” tidak tahu harga diri para pahlawan. Mereka yang mengaku Islam padahal tidak paham sedikitpun tentang. Maafkan kami, kami sudah tidak berdaya memenuhi hakmu dan harga dirimu, sayang sekali. Engkaulah yang menghadapi penjajah dan tubuhmu pernah tertembus peluru penjajah. Israel mendeportasimu melalui udara, namun kamu kembali ke Gaza melalui laut, meski mereka tidak suka. Setiap nelayan Gaza mengenalmu, dan setiap relawan dan aktivis solidaritas Gaza mengenalmu. Maafkan kami, karena “safalah” (orang-orang rendah) itu sudah sering menyakiti dan mengganggu kami sebelum mereka mengganggumu. Mereka sudah pernah menusuk kami sebelum mereka menggantungmu.

Kenanganmu akan tetap langgeng, gambarmu akan langgeng, kerjamu akan lenggeng. Manusia akan mengenangmu dengan kebaikan-kebaikan, sementara orang-orang “safalah” itu akan dikenang dengan aib dan kecaman. Engkau lebih “Palestina” dibanding mereka. Dalam prilaku dan pembelaanmu, engkau lebih ‘muslim’ dibanding mereka.

Kami akan meneruskan langkahmu, orang-orang “safalah” itu tidak akan berhasil menghentikan aksi solidaritas dunia untuk Gaza. Mereka tidak akan berhasil, baik penjajah atau ekor penjajah atau pengusung pemikiran yang hanya untuk kepentingan penjajah sebab pemikiran mereka hanya berpihak kepada penjajah, itu tidak perlu diragukan. Bersama para pembebas dunia, kita akan melanjutkan perjuangan sampai blokade Gaza terbebas dan penjajah Israel berakhir.

Kini kami bersatu berduka dan marah karenamu, dan besatu melawan pengusung pemikiran menyimpang jauh dari budaya dan tradisi serta agama kami. Kami bersatu menuntut hukuman setimpal bagi pembunuhmu.

Para pembunuhmu bukan penganut Salaf ash-Shalih, tidak juga mewakili Salafiyah, mereka “safalah” dan lebih rendah dari itu. Rasulullah Sallallu Alaihi wa Sallam bersabda, “

ألا من ظلم معاهدًا أو انتقصه أو كلفه فوق طاقته أو أخذ منه شيئا بغير طيب نفس فأنا حجيجه يوم القيامة

“Ingatlah, barangsiapa yang menzhalimi mu'ahid (orang kafir yang terikat janji dan jaminan keamanan di negeri muslim), atau mengurangi haknya, atau membebaninya di atas kemampuannya, atau mengambil sebagian miliknya tanpa suka rela, maka saya akan menuntutnya (orang yang menzhalimi) di hari kiamat.” (HR. Abu Daud dan di-hasan-kan oleh Ibnu Hajar dan Syekh Al-Albani).

Rasulullah Sallallu Alaihi wa Sallam bersabda,

من قتل نفساً معاهداً لم يُرح رائحة الجنة، وإن ريحها ليوجد من مسيرة أربعين عاماً

“Barangsiapa yang membunuh mu’ahid maka dia tidak mencium aroma surga, padahal aromanya bisa dicium sejauh perjalanan 40 tahun.” (HR. Bukhari).

Dimana mereka dari hadits ini? Atas dosa apa mereka membunuhmu wahai Vittorio?

Selamat jalan Vittorio!!! [bsyr, InfoPalestina]
15:00 | 3 komentar

900 Tahanan Anak Palestina Di Israel Alami Penyiksaan


Cabang gerakan internasional untuk membela dan melindungi anak-anak mengatakan dalam pernyataannya Selasa (19/4) di Palestina, bahwa 90% atau sekitar 900 orang anak Palestina yang ditahan Israel mengalami penyiksaan.

Selama tahun 2010 Israel menahan sekitar 1.000 anak Palestina yang berusia kurang dari 18 tahun, demikian dikatakan organisasi perlindungan anak itu dalam pernyataannya.

Dalam kesempatan terpisah, lembaga-lembaga HAM menyebutkan bahwa Israel adalah satu-satunya negara di dunia yang membolehkan perundang-undangan penangkapan terhadap anak-anak dan pemberian sanksi kepada mereka, meskipun berusia kurang dari 12 tahun.

Israel juga tidak ambil pusing dengan sorotan kamera jurnalis internasional ketika menahan dan menyiksa anak-anak Palestina. Bahkan, Israel pernah menembaki Durra, seorang bocah yang berlindung di belakang ayahnya. Kasus itu direkam oleh salah satu media internasional yang tengah meliput di sana.

Diantara tahanan anak yang menjadi korban penyiksaan Israel adalah Amir Farawin dari kampung Wadi Halwah di kota Al-Quds. Orang tuanya menegaskan, pasukan Israel memukul anaknya di sekujur tubuhnya dengan pukulan-pukulan fatal. Akibatnya, saat itu juga anak malang itu langsung muntah-muntah karena sakit tak tertahankan. [AN/bsb]
13:00 | 7 komentar

PKS Masih Jadi News Maker Terpopuler

Written By Admin BeDa on Selasa, 19 April 2011 | 11:00

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) hingga kini masih menjadi news maker paling populer di Indonesia, termasuk di internet. Partai yang meraih suara terbesar diantara partai Islam pada pemilu 2009 itu "selalu" menyita perhatian publik, tidak terkecuali para netter.

Di Yahoo!, misalnya. PKS masih mendominasi berita utama di situs terbesar keempat di dunia itu. Dari 10 berita utama di halaman depan Yahoo! Indonesia, enam diantaranya adalah berita tentang PKS. Berita-berita PKS berhasil bertahan lebih lama dibandingkan berita lainnya, di samping munculnya berita baru tentang PKS segera menarik pengunjung untuk membaca dan mengomentarinya.
6 dari 10 berita utama Yahoo! Indonesia tentang PKS
Berita-berita PKS di Yahoo! Indonesia dalam waktu beberapa menit dipenuhi puluhan komentar. Selanjutnya dalam hitungan jam, komentar sudah berkembang menjadi ratusan. Tentu saja ada pro dan kontra dalam komentar sebanyak itu. Namun secara umum PKS "cukup hebat" untuk mempertahankan citranya hingga komentar-komentar bernada positif dan dukungan pada partai Islam itu terus mengalir meski dihantam berbagai "ujian."

Pencarian di google juga menunjukkan tingginya animo publik untuk mengetahui kabar terbaru dari partai berlambang dua bulan sabit mengapit padi emas itu. Penelusuran bulanan kata kunci "PKS" mencapai 3.350.000, sebuah angka yang cukup fantastis dibandingkan partai-partai lainnya.
PKS dicari sebanyak 3.350.000 di Google
Bagaimana dengan "arus" PKS di Facebook dan Twitter? Dua jejaring sosial terbesar itu juga tidak pernah sepi dari PKS. Jika partai politik lain di Indonesia tidak semuanya mendapatkan pilihan pencarian "real time" di Google, PKS hampir setiap hari memilikinya. Pencarian "real time" adalah tweets (semacam update status kalau di FB) di Twitter yang ditulis saat itu juga.
Pencarian PKS tersedia dalam "waktu nyata" hampir setiap hari
Ke depan, tampaknya "arus" PKS di Facebook dan Twitter akan semakin deras karena beberapa waktu yang lalu sekjen PKS Anis Matta mengatakan bahwa PKS akan menerjunkan 500.000 kadernya untuk aktif dan "menguasai" dua jejaring sosial itu.

Di samping terbukti mampu mengerahkan kader dalam jumlah besar seperti aksi solidaritas untuk Timur Tengah maupun acara termutakhir milad ke-13, PKS masih menjadi news maker populer. Akankah ini menjadi tanda bahwa partai dakwah ini terus berkembang meski dihantam berbagai "ujian"? [AN/bsb]
11:00 | 38 komentar

Masukkan alamat e-mail untuk mendapatkan up date Bersama Dakwah