Assalaamu'alaikum ,  Ahlan wa Sahlan  |  Facebook  |  Twitter  |  Pasang Iklan

Al Qarni:”Pelarangan Wanita Menyetir Tak Berdalil”

Written By Admin BeDa on Selasa, 31 Mei 2011 | 14:00


Dai Saudi yang terkenal di Indonesia dengan karyanya La Tahzan, Dr. Aidh Al Qarni menyatakan bahwa tidak ada dalil yang memungkinkan untuk dijadikan sandaran mereka yang menentang wanita menyetir kendaraan, demikian lansir alarabiya.net (30/5).

Aidh Al Qarni menyatakan bahwa semestinya masalah menyetir bagi kaum wanita ini dipandang secara proporisonal dan tidak dibesar-besarkan. Al Qarni mengkritik sebagian pendukung ide dibolehkannya wanita Saudi menyetir yang menilai bahwa seakan-akan satu-satunya cara agar Saudi menjadi negara besar dengan menyetirnya para wanita Saudi.

Untuk mereka yang kontra dengan ide itu, Al Qarni juga menyatakan,”Sebaliknya, kita menjumpai ada yang menghadapi persoalan ini dengan megharamkan secara ekstrim dan memegang teguh perkara yang tidak bersandarkan dalil.”

Al Qarni menyatakan bahwa Syeikh Ubaikan sendiri menyatakan bahwa tidak ada pengharaman menyetir hanya karena menyetir mobil, namun disebakan ada bahaya. Wanita bisa tertimpa bahaya karena mengemudi,”Dengan demikian kita tidak boleh menyataka bahwa mereka yang melarang adalah radikalis sedangkan yang membolehkannya telah keluar dari Islam.”

Al Qarni menambahkan,masalah ini wajib dipelajari dengan penuh kesadaran, karena kita berhadapan juga dengan hal yang membahayakan karena wanita tidak mengemudi mobil, dimana mereka terpaksa berkhalwat dengan sopir selama mereka pergi ke pasar atau bekerja. Juga dimana kita juga terpaksa untuk mencari pakerja wanita dari negara lain, yang sebagian memiliki paham yang bertentangan dengan syari’at dan tradisi.” [Hidayatullah]
14:00 | 0 komentar

Rafah Dibuka, Zionis Ancam Putus Listrik dan Air ke Gaza


Rencana pemerintah Mesir telah dieksekusi. Sabtu (28/5) gerbang Rafah resmi dibuka secara permanen. Menanggapi kabar gembira untuk Gaza itu, Zionis mengancam akan memutus listrik dan air ke Gaza.

Kantor berita Fars melaporkan, media massa Israel mengutip Yisrael Katz, Menteri Keuangan Israel, menyebutkan bahwa Tel Aviv akan membalas pembukaan kembali jalur penyeberangan Rafah dengan memutus seluruh saluran air dan listrik untuk Jalur Gaza.

Dikatakannya, "Tel Aviv harus menggunakan kesempatan ini untuk memutuskan hubungannya secara total dengan Jalur Gaza dan kemudian pihak Mesir dapat memasukkan barang-barangnya ke Gaza."

Pejabat tinggi Israel ini menekankan pentingnya pemutusan segala bentuk hubungan Israel dengan Jalur Gaza secepatnya dan penghentian suplai listrik, air, serta pengiriman bahan pangan. Menurutnya, Mesir harus terbebani oleh Jaur Gaza dan bertanggung jawab mencegah masuknya segala bentuk senjata ke wilayah itu.

Namun Jurubicara Hamas kemarin (28/5) meminta para pejabat tinggi Mesir untuk mengabaikan tekanan dari pihak asing dan Israel terkait pembebanan Jalur Gaza terhadap pemerintah Kairo.

"Ancaman tersebut kosong dan tidak bermakna. Gaza merupakan bagian dari Palestina dan karena itu, pembukaan jalur penyeberangan Rafah tidak bisa menghapus tanggung jawab Israel terhadap Gaza." [AN/Hdy]
07:00 | 0 komentar

Satu Pesan dalam Tiga Kematian

Written By Admin BeDa on Senin, 30 Mei 2011 | 17:00


Hari menjelang siang. Bayangan hampir sama dengan panjang obyek aslinya. Aku memasuki rumah bercat kuning itu. Bersama si kecil aku menyapa wajah teduh yang tengah terbaring. Ia sakit. Wajar jika hari ini tak terlihat datang ke masjid.

Hari menjelang sore. Bayangan kembali hampir menyamai panjang obyek aslinya, memanjang dari arah sebaliknya. "Pak Marjono meninggal," kata istri memberitahu. Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji'uun. Ternyata tadi pagi adalah pertemuan terakhir.

Hari yang sama. Sms beredar di rekan-rekan kerja. Salah seorang relasi yang masih muda meninggal dunia. Seorang kontraktor yang akrab dengan sebagian teman-teman di kantor. "Padahal jum'at masih segar bugar dan makan bersama kami," kata sebagian orang bercerita sambil menunjukkan keterjutannya. Konon, ia meninggal karena serangan jantung.

Tapi ada juga rumor negatif, ia meninggal karena obat-obat tertentu. "Ia kan suka begitu," kata seorang teman yang mengetahui kebiasaan buruknya di "dunia malam".

Hari masih sama. Satu lagi kabar orang meninggal dunia. Meninggal dengan tiba-tiba. Ibu kantin di kantor sebelah. Sengatan listrik menjadi wasilah kematiannya.

Satu hari tiga kematian. Semuanya membawa pesan yang sama: bahwa kematian bisa datang secara tiba-tiba. Maut bisa menjemput kita kapan saja. Tak ada pemberitahuan sebelumnya. Tak ada konfirmasi. Tak ada kompromi.

Kapan pun tiba saat itu, kita tak bisa menundanya, sebagaimana kita juga tak bisa memajukannya. Kapan pun datang waktu itu, kita tak bisa mencegahnya, sebagaimana kita juga tak bisa lebih cepat mengundangnya.

Maka sejatinya tiga kematian itu membawa pesan besar: kita harusnya siap kapan saja. Kita tak bisa memastikan kematian datang kepada kita ketika kita tengah mengerjakan kebaikan atau ketika kita sedang asyik dalam keburukan. Namun kita bisa mengusahakan; dengan membiasakan kebaikan dan senantiasa menjauhi keburukan, kapan saja kematian itu datang, ia akan menjumpai kita berpeluk kebajikan. Maka senyum akan menghiasi kita ketika kematian menutup riwayat kita dari dunia.

Kita tak bisa memastikan apakah akhir hidup kita nilai dan kurun kebajikan lebih banyak dari kejelekan, atau sebaliknya. Namun dengan senantiasa berpegang teguh pada amal-amal kebajikan dan menghindari kejelekan, akumulasi kebajikan akan menelan sisi kejelekan dalam hidup kita. Maka tatapan teduh dan wajah tenang akan melukis wajah kita tepat di saat kematian itu menyapa.

Kematian orang yang mendahului kita dengan demikian akan menjadi pengingat bahwa ia bisa saja segera menghampiri kita. Setahun, sebulan, sepekan, sehari, atau bahkan semenit. Kesadaran bahwa kematian begitu dekat dan sifatnya yang tiba-tiba akan membuat kita menyiapkan diri menghadapinya. Karenanya, mengingat matu, dzkirul maut, adalah salah satu amal jiwa dan pikiran yang sangat berharga bagi masa depan di negeri abadi nanti. "Perbanyaklah mengingat sesuatu yang melenyapkan segala macam kelezatan (yaitu kematian)" demikian pesan dari lisan suci Sang Nabi yang direkam oleh Tirmidzi.

Pesan dalam kematian yang masuk dalam jiwa akan membuat kita bersegera dalam beramal. "Bersegeralah kamu beramal sebelum datangnya tujuh perkara," sabda Rasulullah dalam kesempatan berbeda. Hadits yang juga diriwayatkan Tirmidzi ini selanjutnya menguraikan ketujuh perkara itu. Tiga diantaranya adalah: "...sakit, masa tua, dan kematian yang tiba-tiba...". Wallaahu a'lam bish shawab. [Muchlisin]
17:00 | 0 komentar

Jumlah Perokok Indonesia Terbesar Ketiga Dunia


Jumlah Perokok Indonesia Terbesar Ketiga Dunia - Jumlah perokok di Indonesia merupakan terbesar ke-3 di dunia, setelah Cina dan India. Di tengah penurunan jumlah perokok di negara-negara maju, pertumbuhan rokok di kalangan generasi muda Indonesia merupakan yang tercepat di dunia.

Peningkatan 144 persen terjadi pada generasi muda kelompok umur 15-19 tahun selama periode 1994-2004. Kenaikan yang lebih fantastis terjadi pada kelompok umur 5-9 tahun. Jumlah perokok di usia anak-anak itu naik 4 kali lipat.

Tingginya angka kematian akibat rokok tidak membuat perokok Indonesia berhenti. "Berdasarkan data WHO, angka kematian akibat kebiasaan merokok di Indonesia telah mencapai 400 ribu orang per tahun. Untuk itu, pemerintah daerah harus aktif mencegah dengan memperluas zona larangan merokok," ujar Ketua Komisi Nasional Pengendalian Tembakau (Komnas PT) Farid Anfasa Moeloek dalam aksi damai memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) di Jakarta, Ahad (29/5).

Moeloek menuturkan, meskipun data empiris sudah memaparkan dampak buruk rokok bagi kesehatan, lanjutnya, namun justru iklan dan promosi rokok dibebaskan secara nyata. Kondisi ini menjadikan anak-anak sebagai target perokok baru, terbukti dengan naiknya perokok pemula.

Masalah adiksi rokok dikalangan pelajar di Indonesia pun sudah ditingkat yang mengkhawatirkan. Moeloek banyak mendapatkan laporan dari remaja yang dipaksa menjadi perokok pasif, baik ketika mereka berada di tempat umum atau transportasi umum, bahkan di lingkungan rumahnya sendiri.

"Negeri kita juta disoroti dunia mengenai adanya balita merokok di Indonesia. Selain masyarakat minim pengetahuannya tentang bahaya laten merokok dan menghisap asap rokok orang lain," terangnya.

Rokok adalah faktor resiko nomor satu penyebab epidemik penyakit tidak menular seperti jantung, kanker paru, stroke, asma tidak murni dan masih banyak penyakit lainnya. Karena itu, Komnas PT menuntut para pemimping bangsa untuk segera menetapkan peraturan pengendalian tembakau yang betul-betul memihak kesehatan rakyat.

Mantan Menteri Kesehatan ini menegaskan, hak hidup sejahtera lahir-batin adalah tanggung jawab pemerintah, sesuai UUD 1945 pasal 28H ayat 1. Hak tersebut harus dijamin melalui jaminan warga untuk memiliki tempat tinggal, mendapatkan lingkungan hidup baik dan sehat, serta memperoleh layanan kesehatan. "Tanpa perdebatan, pemerintah harus segera mengeluarkan undang-undang atau peraturan yang mengatur peredaran dan penggunaan rokok," tegasnya.

Komnas PT juga meminta masyarakat, dunia pendidikan serta dunia hiburan untuk secara aktif berpartisipasi menyelamatkan generasi muda, menjauhkan mereka dari bahaya rokok dan gempuran iklan rokok yang ditargetkan kepada generasi muda. [AN/JP]
14:00 | 0 komentar

Tolak Perubahan Harga Gas Mesir, Israel Ancam Arbitrase

Written By Admin BeDa on Jumat, 27 Mei 2011 | 08:00


Menindaklanjuti rencana Perdana Menteri Mesir Essam Sharaf bulan lalu (13/4), Mesir terus berupaya dalam perundingannya untuk mengubah harga ekspor gas alam ke sejumlah Negara. Sumber di sektor minyak menegaskan, perusahaan Union Fenosa Spanyol menyepakati perubahan harga, sementara Israel menolaknya sambil mengancam akan menyeret Mesir ke Arbitrase internasional.

Sumber menyebutkan kepada Al-Ahram, seorang pengusaha Amerika yang tergabung dalam perusahaan milik buronan Husain Salim, mengancam mengadukan Mesir ke pengadilan internasional jika tidak melanjutkan ekspor gas ke Israel sesuai harga yang telah ditetapkan tanpa ada tambahan apapun.

Sumber menyebutkan, pihak Mesir menolak ancaman tersebut, dan tetap berupaya mengubah harga sesuai dengan ketentuan internasional dan tidak mengekspor gas kecuali setelah menyepakati harga baru. Ditegaskan bahwa Mesir tidak ingin kecolongan dalam menjual sumber daya alamnya.

Selama rezim Mubarak, Israel sangat diuntungkan dengan perjanjian ekspor gas dari mesir. Penjualan ke Israel dihargai 70 sen hingga 1,5 USD per 1 juta BTU. Terpaut jauh dari harga resmi Internasional yang mendapai 2,65 USD per 1 juta BTU. [AN/IP]
08:00 | 1 komentar

28 Mei Matahari di Atas Ka'bah, Saatnya Mengoreksi Arah Kiblat Masjid

Written By Admin BeDa on Kamis, 26 Mei 2011 | 15:17


28 Mei Matahari di Atas Ka'bah, Saatnya Mengoreksi Arah Kiblat Masjid – Sudah tepatkah arah kiblat masjid Anda? Pengurus Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (NU) Gresik Ibnu Zahid menemukan banyak masjid yang arah kiblatnya tidak tepat.

"Bergeser sekitar 2 sampai 5 derajat. Bahkan salah satu masjid bersejarah di kota Gresik ada yang melenceng 20 derajat," kata Ibnu Zahid.

Salah satu syarat sahnya shalat adalah menghadap kiblat, yaitu menghadap ke arah Ka'bah di Makkah Al-Maukarramah. Dua hari lagi, Sabtu (28/5), matahari akan tepat berada di atas ka'bah pada pukul 12:27 waktu Saudi atau 16:18 WIB. Saat itu menjadi kesempatan baik bagi para takmir untuk mengoreksi arah kiblat masjidnya, karena semua bayangan matahari persis mengarah ke kiblat.

Karena matahari di atas ka'bah, tanggal 28 Mei juga dikenal sebagai Qiblat Day atau Yaumu Rashdil Qiblat. Selain itu, dalam setahun terapat satu hari lagi matahari di atas ka'bah yaitu tanggal 16 Juli. Qiblat day bisa digunakan oleh kaum muslimin di benua Asia, Afrika dan Eropa. Amerika dan Australia tidak bisa memanfaatkannya karena di Amerika saat itu matahari belum terbit, sedangkan di Australia matahari sudah terbenam. Demikian pula Indonesia bagian Timur yang mataharinya telah terbenam.

Cara menentukan arah kiblat
Untuk menentukan arah kiblat yang benar pada saat matahari di atas ka'bah baik pada tanggal 28 Mei maupun 16 Juli bisa dilakukan teknik berikut:
1. Tentukan lokasi masjid yang akan diukur arah kiblatnya
2. Ambil posisi yang bisa menerima sinar matahari dan datar
3. Siapkan jam yang sudah dicocokkan/kalibrasi hingga tepat menit dan detiknya juga
4. Sediakan tongkat lurus sepanjang 1 meter. Pasang tongkat tersebut secara vertikal. Akan lebih baik jika menggunakan benang atau tali yang diberi bandul sehingga benar-benar vertikal
5. Tepat pada pukul 16:18 WIB tanggal 28 Mei atau pukul 16:27 WIB tanggal 16 Juli (usahakan tepat, jika terpaksa selisih tidak boleh lebih dari 2 menit), tandailah bayangan benang berbandul tersebut dengan spidol. Maka, itulah arah kiblat.

Tanggal 28 Mei dan 16 Juli tersebut matahari di atas ka'bah untuk tahun-tahun biasa. Sedangkan untuk tahun kabisat, matahari di atas ka'bah pada tanggal 27 Mei dan 15 Juli.

Sudah yakinkah Anda terhadap arah kiblat masjid Anda? Selain menggunakan GPS, memanfaatkan cara konvensional ketika matahari di atas ka'bah seperti di atas adalah cara yang tepat untuk membetulkan arah kiblat masjid Anda. [AN/HB]
15:17 | 9 komentar

Erdogan Paparkan Proyek "Mercusuar" Ankara


Siapa bilang bahwa agenda islamisasi tidak bisa sejalan dengan upaya memajukan perekonomian? Erdogan dan AKP ternyata mampu membantah keraguan yang biasanya dilontarkan kaum sekuler itu melalui karya nyata. Rabu kemarin (25/5), Perdana Menteri Turki itu memperkenalkan proyek "mercusuar" untuk kota Ankara pada pertemuan yang diadakan Kamar Dagang Ankara.

Dalam pernyataannya di depan Kamar Dagang Ankara (ATO) itu, Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa Ankara bukan hanya kota besar bagi Turki tapi kota yang menentukan agenda global dan salah satu kota yang menjadi model bagi dunia.

"Dengan proyek-proyek baru ini, kita akan kembali menjadikan Ankara menjadi model bagi dunia," kata Erdogan.

Dalam kesempatan itu Erdogan mempresentasikan bahwa proyek-proyek untuk kota Ankara meliputi bidang kesehatan, olahraga, industri pertahanan, hingga pusat sejarah.

"Kami akan membangun dua rumah sakit baru di Ankara dengan total kapasitas 7.000 tempat tidur. Rumah sakit akan dibangun di Kecioren / Etlik dan kabupaten Bilkent," ujar Erdogan.

Dalam bidang olah raga, Ankara akan membangun stadion dengan kapasitas 40.000 kursi dan dengan standar UEFA.

Erdogan juga mengatakan bahwa beberapa sekotor proyek pertahanan saat ini sedang dijalankan dan proyek lainnya akan mulai di Ankara setelah pemilu 12 Juni.

"Kami akan menjadikan kembali Ankara menjadi salah satu sentral paling penting untuk sektor pertahanan di dunia," tegas Erdogan. "Kami akan mendirikan sebuah fasilitas di distrik Golbasi dii Ankara yang akan menghasilkan radar."

Kebun binatang terbesar di Timur Tengah juga akan dibangun di ibu kota Turki itu.
"Kebun binatang di Ankara akan menjadi yang terbesar di Timur Tengah" kata pimpinan AKP itu.

Selain kebun binatang, akan dibangun pula Taman Nasional Botanic di jalan raya Eskisehir yang akan menelan biaya 83 triliun lira Turki (TL). Taman ini akan memiliki 4.000 tanaman endemik, perpustakaan dan pusat penelitian. [AN/EM]
13:00 | 0 komentar

Rusia Siap Akui Palestina Merdeka


Pidato Obama yang akan menggagalkan setiap upaya PBB menciptakan Palestina merdeka, Ahad (22/5), tidak menghentikan langkah Hamas dan Fatah. Baru-baru ini perwakilan dua fraksi terbesar di Palestina itu bertemu pemerintah Rusia di Moskow.

Dalam pertemuan itu Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov berjanji mengakui Negara Palestina Merdeka berdasarkan batas-batas yang di tetapkan di tahun 1967.

“Setiap Negara membutuhkan persatuan, begitu juga dengan rakyat Palestina… yang berjuang untuk membentuk Negara Palestina merdeka berdasarkan resolusi PBB, empat mediator internasional (PBB, Uni Eropa, Rusia dan AS) dan inisiatif perdamaian Arab,” ujar Lavrov.

Menteri Luar Negeri Rusia itu juga menyebut persetujuan rekonsiliasi Hamas-Fatah sebagai hal bersejarah dan meminta fraksi-fraksi di Palestina untuk memahami tiap detail dari pakta persatuan dan memahami setiap dasar-dasarnya agar bisa mengimplementasikannya, demikian dikutip koreponden Press TV.

Rekonsiliasi Palestina ditandatangani faksi-faksi di Palestina awal Mei di Kairo. Rekonsiliasi itu menjadi fase baru sejarah Palestina setelah empat tahun mengalami pertikaian khususnya antara pemerintahan Hamas di Gaza dan pemerintahan Fatah di Tepi Barat. [AN/bsb]
11:00 | 6 komentar

Demokrat Bisa Belajar dari PKS


Partai Demokrat bisa belajar dari PKS dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi yang kini menjerat kadernya. Berbeda dengan PKS yang bertindak rapi, cepat dan sigap, justru Partai Demokrat babak belur karena tidak cepat bertindak dan mencoreng citranya.

Publik belum lupa bahwa Arifinto, anggota Fraksi PKS yang tertangkap kamera wartawan Media Indonesia, Mohamad Irfan, ketika sedang menonton video mesum dalam sidang paripurna DPR, akhirnya didesak mundur DPP PKS dalam waktu yang cepat.

"Arifinto sudah selesai, sudah mundur," kata Ketua Fraksi PKS Mustafa Kamal di gedung DPR, Jakarta, Senin 9 Mei 2011, sebagai langkah cepat mengatasi kasusnya. Arifinto telah mengajukan surat pengunduran diri dan Fraksi PKS sudah menindaklanjuti pengunduran diri itu.

Dewan Pimpinan Pusat PKS sudah melakukan proses Pergantian Antar-Waktu (PAW). PKS tak mau kehilangan muka, dan cepat tanggap memberhentikan kadernya di DPR yang berbuat tidak senonoh dan mencoreng partai Islam itu. Isu pun berlalu.

Tapi, bagaimana dengan partai Demokrat yang dililit kasus Mohamad Nazaruddin dalam dugaan korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games di Palembang? Kasus Arifinto sejatinya tidak lebih berat dari Nazaruddin, yang mengidap masalah berlapis-lapis.

Dibandingkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang relatif cepat dan responsif dalam menyelesaikan kasus Arifinto dan laporan Yusuf Supendi mengenai adanya korupsi di kalangan elite partainya, nampaknya Demokrat kedodoran dalam menangani kasus suap Sesmenpora yang diduga melibatkan Nazaruddin.

Pimpinan PKS nampak lebih sigap dan rapi dalam menuntaskan kasus internal yang bisa mencoreng partai, sementara pimpinan Partai Demokrat yakni Anas Urbaningrum masih membeli waktu, menunggu sinyal dari SBY, sang ketua Dewan Pembina.

Sungguh berat, berbagai kasus disebut-sebut melibatkan M Nazaruddin, Bendahara Umum Partai Demokrat, dan hal itu menjadi beban berat Anas Urbaningrum selaku ketua umum partai tersebut. Kasus Nazaruddin mencoreng dan menyandera Anas dalam memimpin Demokrat ke depan. Sejauh ini, Anas menyatakan tidak happy, namun belum bertindak tegas mengatasinya.

Padahal sederet isu menyasar Nazaruddin mulai suap Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), tuduhan pemberian uang ke Sekjen Mahkamah Konstitusi (MK) sebesar US$120 ribu pada 2010 hingga tudingan Nazaruddin pernah ditahan Polda Metro Jaya karena diduga terlibat dalam pemalsuan dokumen perusahaan miliknya, PT Anugerah Nusantara.

Dalam menuntaskan kasus Nazaruddin ini, sikap Anas sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat terlihat tidak tegas dan malah menyerahkan persoalan itu ke atas (ke SBY) selaku Ketua Dewan Pembina DPP Partai Demokrat. Padahal untuk urusan yang berpotensi mencoreng partai biru itu, mustinya Anas yang harus memutuskan, tak perlu SBY. Akibatnya, kini Demokrat menjadi bulan-bulanan media dan publik, yang berpotensi besar merusak reputasi dan kredibilitasnya.

Anas dan koleganya harus menyadari bahwa kini publik dengan sinis melihat setiap retorika antikorupsi dan pembaruan yang digaungkan politisi Demokrat baik pejabat maupun elit politiknya. Publik menilainya dengan skeptisme dan ragu. Publik melihat, pada diri sebagian besar kaum elit politik Demokrat dan pejabatnya yang duduk diparlemen maupun pemerintahan, terkesan tidak satu antara kata dan perbuatan.

Kasus Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin juga mengingatkan kembali publik kepada mantan anggota Komisi VIII DPR Aziddin. Publik tak lupa bahwa Aziddin, anggota Fraksi Partai Demokrat periode 2004-2006 dipecat dari keanggotaan partai dan anggota DPR karena terlibat kasus calo pemondokan dan katering haji pada 2006. Deklarator Partai Demokrat itu menyalahgunakan surat rekomendasi fraksi dalam melaksanakan tugasnya sebagai anggota pemantau haji. Akankah Nazaruddin mengalami nasib seperi Aziddin?

“Belajar dari PKS, jika Demokrat konsisten dengan komitmennya membasmi KKN, maka selayaknya Nazaruddin diperlakukan sama dengan Aziddin sehingga kader Demokrat lainnya menjadi berfikir berulang-ulang jika melakukan perbuatan yang tidak sesuai etika politik dan hukum,” kata pengamat hukum Tisnaya Kartakusuma, jebolan FHUI dan Sorbonne. [mdr, inilah.com]
10:00 | 14 komentar

Mesir Buka Perbatasan Rafah Selamanya, Palestina Sambut Gembira


Revolusi Mesir membuahkan perubahan fundamental bagi negeri piramida itu, khususnya terkait kebijakan pemerintah terhadap Israel dan Palestina. Satu lagi kabar gembira datang dari negara yang dihuni oleh sekitar 70 juta muslim itu. Pemerintah memutuskan membuka secara permanen perbatasan Rafah mulai Sabtu (28/5).

Kebijakan pemerintah baru Mesir itu sekaligus menandai babak baru kontribusi Mesir terhadap rakyat Palestina. Sebelumnya Mesir menjadi "kaki tangan" Israel dan ikut melakukan terhadap blokade Jalur Gaza yang sudah berlangsung selama empat tahun.

Selain dibuka secara permanen, gerbang itu juga akan diperbaiki untuk memudahkan lalu lintas warga baik dari Palestina maupun Mesir.

Kepala Biro Informasi pemerintah Palestina Hasan Abu Hasyisy mengatakan dalam konferensi pers Rabu sore (25/5) bahwa di antara perbaikan paling menonjol adalah perlintasan akan difungsikan selama 6 hari sepekan setelah sebelumnya hanya 5 hari sepekan. Artinya, libur hanya untuk hari Jumat saja dan akan bekerja setiap hari dari jam 09.00 pagi hingga jam 17.00.

Ia menambahkan, perlintasan akan menerima pelajar, pemilik visa, rujukan, wanita, anak-anak di bawah 18 tahun, dan laki-laki di atas 40 tahun tanpa perlu ada koordinasi terlebih dulu dengan kedubes Mesir.

Rakyat Palestina dan Mesir menyambut gembira berita ini. Bagi warga Palestina, dibukanya perbatasan secara permanen berarti memudahkan mereka mendapatkan kebutuhan primer dan juga komunikasi dengan dunia luar. Sementara bagi rakyat mesir, pembukaan perbatasan ini menjadikan mereka turut membantu saudara-saudaranya baik dari kalangan muslim maupun non muslim.

"Orang-orang dari Gaza dan Mesir telah menunggu berita ini selama beberapa minggu terakhir," lapor Nicole Johnston dari Gaza untuk Al Jazeera. [AN/bsb]
09:00 | 14 komentar

Interupsi Pidato Netanyahu, Perempuan Yahudi Dikeroyok Aktivis AIPAC

Written By Admin BeDa on Rabu, 25 Mei 2011 | 16:00


Rae Abileah, perempuan Yahudi keturunan Israel, mengaku dipukuli oleh sejumlah aktivis AIPAC setelah ia melakukan interupsi saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sedang berpidato di Kongres AS pada Selasa (24/5).

"Saya berteriak 'hentikan penjajahan' dan tiba-tiba mereka (aktivis AIPAC) berlompatan ke arah saya," kata Abileah, yang juga anggota Code Pink, sebuah organisasi anti-perang di AS.

Ia mengklaim pernah melakukan hal yang sama saat Netanyahu berpidato di Jewish Federations General Assembly di New Orleans, bulan November 2010.

"Kami, generasi muda Yahudi yang tidak mau hanya diam dan duduk, dan membiarkan perdana menteri yang melakukan kejahatan kemanusiaan, berbicara. Dia (Netanyahu) baru boleh bicara di Pengadilan Kriminal Internasional di Hague," tukas Abileah.

Perempuan berusia 28 tahun itu bisa menyelinap masuk ke gedung Kongres saat Netanyahu berpidato, setelah ia berhasil mendapatkan kartu tanda masuk dari seorang temannya. "Ketika Netanyahu mulai bicara soal Israel dan demokrasi, saya langsung berdiri dan mengecam operasi-operasi yang dilakukannya, yang bertentangan dengan demokrasi," tukas Abileah.

"Hentikan penjajahan, hentikan kejahatan perang Israel, berikan hak-hak yang sama pada rakyat Palestina," teriak Abileah di tengah pidato Netanyahu.

Tapi Netanyahu malah mengambil kesempatan, dengan mengatakan bahwa kejadian itu cerminan dari demokrasi dan kebebasan berbicara. "Anda tidak bisa melakukan protes seperti ini di Teheran. Inilah demokrasi yang sebenarnya," kata Netanyahu menyindir negara Iran.

Namun Abileah mengatakan bahwa sejumlah aktivis AIPAC menyerangnya setelah ia menginterupsi pidato Netanyahu.

"Mereka menyerang saya, dan saya jatuh ke lantai. Mereka mencekik dan memukul saya. Lalu saya diseret oleh polisi, dan ditangkap," ujar Abileah, yang pernah ke Gaza setahun yang lalu dan menyaksikan kehancuran yang disebabkan oleh Operasi "Cast Lead", operasi brutal militer Israel ke Gaza tahun 2008-2009.

Ia mengalami luka di bagian leher dan punggungnya akibat penyerangan itu, sehingga harus dibawa ke rumah sakit sebelum akhirnya ditahan polisi.

Abileah menyatakan, ia memilih untuk memfokuskan aksi protesnya terhadap AIPAC--kelompok lobi Yahudi pro-Israel--di AS, karena kelompok lobi ini selalu membungkam setiap opini yang menentang Israel. Ia juga mengatakan, harus dilakukan tekanan finansial terhadap Israel, dan para pemimpinnya harus diseret ke pengadilan. [sumber: eramuslim.com]
16:00 | 0 komentar

Takut Ikhwanul Muslimin, Politikus AS Tolak Bantuan untuk Mesir


Sejumlah politikus AS menyatakan penolakan mereka terhadap rencana bantuan finansial yang dijanjikan Obama terhadap Mesir baru-baru ini, jika kelak Al Ikhwan Al Muslimun ikut serta dalam pemerintahan, sebagaimana dilansir oleh situs berita lokal Mesir Al Yaum As Sabi’ (25/5)

Merujuk majalah America Foreign Policy, Kay Granger, selaku ketua Appropriations Committee on U.S. Foreign Aid, salah satu badan yang berkosentrasi dalam urusan bantuan luar negeri dalam Kongres AS, menyatakan di depan anggota konferensi AIPAC bahwa ia menolak rancana janji Obama kepada Mesir berkenaan dengan bantuan finansial, ketika Al Ikhwan memungkinkan untuk ikut serta dalam pemerintahan kelak.

Dalam menanggapi pertanyaan berkenaan dengan dukungan terhadap Obama, yang berjanji memberikan bantuan kepada Mesir, sedangkan pengaruh Al Ikhwan saat ini semakin kuat dan memungkinkan jama’ah ini menjadi bagian dari pemerintahan, maka wanita ini menjawab bahwa ia tidak setuju terhadap rencana itu. Maka bertepuktanganlah para peserta konferensi.

Kay Granger menyatakan,”Siapa pemerintahan baru di Mesir. saya tidak tahu, dan ini merupakan permasalahan, karena yang terjadi adalah revolusi rakyat, di sana tidak ada organisasi, kita tidak mengetahui adanya partai-partai dan kita tidak tahu apa yang diperlukan untuk memenangkan pemilu. Tapi Al Ikhwan Al Muslimun menyadari bahwa mereka ada sejak lama, kemudian mereka memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari pemerintah.”

Ia memandang bahwa politik Amerika harus waspada dalam memberikan bantuan kepada pemerintahan yang tidak diketahui siapa mereka.

Sedangkan Nita Lowey, anggota Kongres dari Demokrat juga menyatakan dalam kesempatan yang sama bahwa ia tidak menyetujui jika itu merupakan bantuan baru,”Kami tidak mendukung perbuatan ini terhadap pemerintah Mesir. Kita telah membantu mereka milyaran dolar dalam bentuk bantuan militer, dan akan kita lihat juga hal itu.” [Hidayatullah]
13:00 | 5 komentar

Tekanan Makin Kuat, Akankah Hamas Mengakui Israel?


Saat ini berbagai pihak terus menekan Hamas agar mengakui Israel sebagai syarat menerima kesepakatan rekonsiliasi Palestina dan keterlibatannya dalam pemerintah persatuan Palestina yang akan dibentuk yang akan melibatkan dua kekuatan terbesar Palestina Hamas dan Fatah.

Presiden Amerika Obama mendukung sikap Israel menolak rekonsilasi nasional Palestina yang disampaikan di pidato tahuan lobi yahudi AIPAC. “Tidak masuk akal Israel berunding dengan Hamas yang menolak mengakui eksistensi penjajah ini.” Tukas Obama.

Presiden Turki Abdullah Goul mengulang lagu yang sama ketika dalam wawancaranya dengan harian Wall Street Journal Amerika edisi kemarin. Ia sepakat penuh dengan presiden Obama bahwa Israel tidak bisa berunding dengan pihak yang tidak mengakui haknya untuk eksistensi. Dan untuk pertama kalinya ia menyampaikan kepada Khalid Misyal saat berkunjung ke Ankara 2006 bahwa Hamas harus “logis” soal pengakuan eksistensi Israel.

Ini adalah tekanan sistematis mendorong Hamas akan melepaskan diri dari poin terpenting dalam piagamnya yakni “menolak mengakui Israel” dengan alasan mendorong perdamaian menyelesaikan solusi dua negara ke depan.

Kita belum tahu sikap Hamas terhadap tekanan ini dan seberapa kemampuannya menghadapinya. Jika dinilai dari lahirnya, gerakan ini menolak semua platformnya. Semua pernyataan pejabat Hamas menolak mengakui Israel dan penjajahan Palestina dan tempat sucinya. Namun pada saat yang sama, mereka menawarkan gencatan senjata sepanjang 30 tahun jika berdiri negara Palestina merdeka di perbatasan jajahan tahun 1967 dan kembalinya pengungsi Palestina. Inilah realistis dan logisme paling tinggi dari Hamas.

PLO pernah mengalami tekanan yang sama yang akhirnya mengakui kesepakatan Oslo dan mengakui negara Israel, membuang ‘tindakan terorisme’ dan perjuangan bersenjata, serta mengadopsi solusi dua negara dan perundingan damai sebagai jalan satu-satunya menuju negara Palestina merdeka.

Namun pengalaman PLO berujung kepada kegagalan. 18 tahun setelah perundingan ditempuh PLO, negara Palestina masih jauh panggang dari api. Lebih berbahaya lagi, infiltrasi pemukiman yahudi di Tepi Barat tidak lagi menyisakan lahan untuk mendirikan negara Palestina. Saat elit PLO menandatangani kesepakatan Oslo di taman Gedung Putih Amerika September 1993, jumlah warga pemukim yahudi di Tepi Barat hanya 140 ribu orang. Kini jumlah mereka di Tepi Barat dan Al-Quds mendekati setengah juta warga penjajah.

Yang menyakitkan, saat tekanan terhadap Hamas semakin membesar dari banyak pihak agar mengakui Israel baik dari Amerika dan negara Eropa sebagai syarat ikut dalam perundingan politik, kita menemukan Barack Obama mundur dari sikap menentang permukiman yahudi. Bahkan ia mundur dari alenia paling penting dalam pidato bersejarahnya soal berdirinya negara Palestina di perbatasan Juni 1967 demi menyenangkan lobi yahudi dan meredam kemarahan Netanyahu.

Soal pengakuan terhadap Israel adalah titik paling krusial dalam piagam Hamas dan tidak mungkin melanggarnya secara cuma-cuma hanya untuk merespon tekanan Amerika dan untuk sekedar duduk-duduk dengan sebagian pejabat Amerika dan Eropa. Tekanan itu adalah perangkap yang sudah diatur demikian rapi untuk mengosongkan ideologi Hamas dari tulang punggungnya yang karenanya ia dihormati oleh bangsa Palestina dan mendapatkan kemenangan dalam terakhir dalam pemilu legislatif.

Ketika Netanyahu menolak perbatasan 4 Juni dengan alasan daruratnya keamanan Israel, dan di Gedung Putih mendapat dukungan, maka respon Palestina dari Hamas dan lainnya adalah daruratnya pengakuan terhadap hak Palestina untuk kembali ke tanah air mereka dan berdirinya negara Palestina merdeka dengan ibukota Al-Quds serta menghilangkan (mengosongkan) semua permukiman yahudi. Itu semua harus diputuskan sebelum masuk perundingan. Jika mereka Israel, Amerika dan Eropa memiliki syarat, Palestina juga memiliki syarat. Jika terus memberikan kosensi gratis karena tekanan sana sini, maka Israel akan semakin meremehkan Palestina dengan alasan keamanan atau lainnya.

Semoga Hamas belajar dari PLO yang pernah dihinakan dan terjebak dalam perangkat pengaku, bukan hanya terhadap Israel, tapi juga Israel sebagai negara yahudi. [bsyr, InfoPalestina]
12:00 | 17 komentar

Rahasia Menulis – Salim A. Fillah


Rahasia Menulis – Salim A. Fillah. Berikut ini adalah kulwit #write dari Salim A. Fillah. Di dalamnya terdapat ilmu dan hikmah luar biasa bagi kita, baik yang sudah menulis, tengah menulis, maupun ingin menulis. Alhamdulillah, Bersama Dakwah mendapat izin dari Ust. Salim A. Fillah untuk turut menyebarkan kulwit yang sangat bermanfaat ini. Langsung saja kita ikuti:

Mengapa Menulis
1. Menulis adalah mengikat jejak pemahaman. Akal kita sebagai kurniaNya, begitu agung dayanya menampung sedemikian banyak data-data.

2. Tapi kita kadang kesulitan memanggil apa yang telah tersimpan lama; ilmu dahulu itu berkeliaran dan bersembunyi di jalur rumit otak.

3. Maka menulis adalah menyusun kata kunci tuk buka khazanah akal; sekata tuk sealinea, sekalimat tuk se-bab, separagraf tuk sekitab.

4. Demikianlah kita fahami kalimat indah Asy Syafi'i; ilmu adalah binatang buruan, dan pena yang menuliskan adalah tali pengikatnya.

5. Menulis juga jalan merekam jejak pemahaman; kita lalui usia dengan memohon ditambah ilmu dan dikaruniai pengertian; adakah kemajuan?

6. Itu bisa kita tahu jika kita rekam sang ilmu dalam lembaran; kita bisa melihat perkembangannya hari demi hari, bulan demi bulan.

7. Jika tulisan kita 3 bulan lalu telah bisa kita tertawai; maka terbaca adanya kemajuan. Jika masih terkagum juga; itu menyedihkan.

8. Lebih lanjut; menulis adalah mengujikan pemahaman kepada khalayak; yang dari berbagai sisi bisa memberi penyeksamaan dan penilaian.

9. Kita memang membaca buku, menyimak kajian, hadir dalam seminar dan sarasehan; tapi kebenaran pemahaman kita belum tentu terjaminkan.

10. Maka menulislah; agar jutaan pembaca menjadi guru yang meluruskan kebengkokan, mengingatkan keterluputan, membetulkan kekeliruan.

11. Penulis hakikatnya menyapa dengan ilmu; maka ia berbalas tambahan pengertian; kian bening, kian luas, kian dalam, kian tajam.

12. Agungnya lagi; sang penulis merentangkan ilmunya melampaui batas-batas waktu dan ruang. Ia tak dipupus usia, tak terhalang jarak.

13. Adagium Latin itu tak terlalu salah; Verba Volant, Scripta Manent. Yang terucap kan lenyap tak berjejak, yang tertulis mengabadi.

14. Tapi bagi kita, makna keabadian karya bukan hanya soal masyhurnya nama; ia tentang pewarisan nilai; kemaslahatan atau kerusakan.

15. Andaikan benar bahwa Il Principe yang dipersembahkan Niccolo Machiavelli pada Cesare de Borgia itu jadi kawan tidur para tiran...

16. ..seperti terisyu tentang Napoleon, Hitler, dan Stalin; akankah dia bertanggungjawab atas berbagai kezhaliman nan terilham bukunya?

17. Sebab bukan hanya pahala yang bersifat 'jariyah'; melainkan ada juga dosa yang terus mengalir. Menjadi penulis adalah pertaruhan.

18. Mungkin tak separah Il Principe; tapi tiap kata yang mengalir dari jemari ini juga berpeluang menjadi keburukan berrantai-rantai.

19. Dan bahagialah bakda pengingat; huruf bisa menjelma dzarrah kebajikan; percikan ilhamnya tak putus mencahaya sampai kiamat tiba.

20. Lalu terkejutlah para penulis kebenaran, kelak ketika catatan amal diserahkan, "Ya Rabbi, bagaimana bisa pahalaku sebanyak ini?"

21. Moga kelak dijawabNya, "Ya, amalmu sedikit, dosamu berbukit; tapi inilah pahala tak putus dari ilham kebajikan nan kau tebarkan."

22. Tulisan sahih dan mushlih; jadi jaring yang melintas segala batas; menjerat pahala orang terilham tanpa mengurangi si bersangkutan.

23. Menulis juga bagian dari tugas iman; sebab makhluq pertama ialah pena, ilmu pertama ialah bahasa, dan ayat pertama berbunyi "Baca!"

24. Tersebut di HR Ahmad dan ditegaskan Ibn Taimiyah dalam Fatawa, "Makhluq pertama yang diciptaNya ialah pena, lalu Dia berfirman...

25. .."Tulislah!" Tanya Pena; "Apa yang kutulis, Rabbi?" Kata Allah; "Tulis segala ketentuan yang Kutakdirkan bagi semua makhluqKu."

26. Adapun ilmu yang diajarkan pada Adam dan membuatnya unggul atas malaikat nan lalu bersujud adalah bahasa; kosa kata. (QS 2: 31)

27. Dan "Baca!"; wahyu pertama. Bangsa Arab nan mengukur kecerdasan dari kuatnya hafalan hingga memandang rendah tulis-baca, Sebab...

28. ..menulis -kata mereka- ialah alat bantu bagi yang hafalannya di bawah rata-rata, tiba-tiba meloncat ke ufuk, jadi guru semesta.

29. Muhammad hadir bukan dengan mu'jizat yang membelalakkan; dia datang dengan kata-kata yang menukik-menghunjam, disebut 'Bacaan'.

30. Maka Islam menjelma peradaban Ilmiah, dengan pena sebagai pilarnya; wawasan tertebar mengantar kemaslahatan ke seantero bumi.

31. Semoga Allah berkahi tiap kata yang mengalir dari ujung jemari kita; sungguh, buku dapat menggugah jiwa manusia dan mengubah dunia.

32. Bagaimana sebuah tulisan bisa mengilhami; tak tersia, tak jadi tragika, dan tak menjatuhkan penulisnya dalam gelimang kemalangan?

3 Kekuatan Menulis
33. Saya mencermati setidaknya ada 3 kekuatan yang harus dimiliki seorang penulis menggugah; Daya Ketuk, Daya Isi, dan Daya Memahamkan.

Daya Ketuk
34. Daya Ketuk ini paling berat dibahas; yang mericau ini pun masih jauh & terus belajar. Ia masalah hati; terkait niat & keikhlasan.

35. Pertama, marilah jawab ini: 1) Mengapa saya harus menulis? 2) Mengapa ia harus ditulis? 3) Mengapa harus saya yang menuliskannya?

36. Seberapa kuat makna jawaban kita atas ke-3 tanya ini, menentukan seberapa besar daya tahan kita melewati aneka tantangan menulis.

37. Alasan kuat tentang diri, tema, dan akibat dunia-akhirat jika tak ditulis; akan menggairahkan, menggerakkan, membakar, menekunkan.

38. Keterlibatan hati dan jiwa dengan niat menyala itulah yang mengantarkan tulisan ke hati pembaca; mengetuk, menyentuh, menggerakkan.

39. Tetapi; tak cukup hanya hati bergairah dan semangat menyala saja jika yang kita kehendaki adalah keinsyafan suci di hati pembaca.

40. Menulis memerlukan kata yang agung dan berat itu; IKHLAS. Kemurnian. Harap dan takut hanya padaNya. Cinta kebenaran di atas segala.

41. Allah gambarkan keikhlasan sejati bagai susu; terancam kotoran dan darah, tapi terupayakan; murni, bergizi, memberi tenaga suci...

42. ...dan mudah diasup, nyaman ditelan, lancar dicerna oleh peminum-peminumnya, menjadi daya untuk bertaat dan bertaqwa (QS 16: 66).

43. Maka menjadi penulis yang ikhlas sungguh payah dan tak mudah, ada goda kotoran dan darah, kekayaan dan kemasyhuran, riya' dan sum'ah.

44. Jika ia berhasil dilampaui; jadilah tulisan, ucapan dan perbuatan sang penulis bergizi, memberi arti, mudah dicerna jadi amal suci.

45. Sebaliknya; penulis tak ikhlas itu; tulisannya bagai susu dicampur kotoran dan darah, racun dan limbah; lalu disajikan pada pembaca.

46. Ya Rabbi; ampuni bengkoknya niat di hati, ampuni bocornya syahwat itu dan ini, di tiap kali kami gerakkan jemari menulis dan berbagi.

47. Sebab susu tak murni, tulisan tak ikhlas, memungkinkan 2 hal: a) pembaca muak, mual, dan muntah bahkan saat baru mengamati awalnya.

48. Atau lebih parah: b) pembaca begitu rakus melahap tulisan kita; tapi yang tumbuh di tubuhnya justru penyakit-penyakit berbahaya.

49. Menulis berkeikhlasan, menabur benih kemurnian; agar Allah tumbuhkan di hati pembaca pohon ketaqwaan. Itulah daya ketuk sejati.

50. Daya sentuh, daya ketuk, daya sapa di hati pembaca; bukan didapat dari wudhu' dan shalat yang dilakukan semata niat menoreh kata..

51. ...Ia ada ketika kegiatan menghubungkan diri dengan Dzat Maha Perkasa, semuanya, bukan rekayasa, tapi telah menyatu dengan jiwa..

52. ...lalu menulis itu sekedar satu dari berbagai pancaran cahaya yang kemilau dari jiwanya; menggenapi semua keshalihan nan mengemuka.

Daya Isi
54. Setelah Daya Ketuk, penulis harus ber-Daya Isi. Mengetuk tanpa mengisi membuat pembaca ternganga, tapi lalu bingung berbuat apa.

55. Daya Ketuk membuat pembaca terinsyaf dan tergugah; tapi jika isi yang kemudian dilahap cacat, timpang, rusak; jadilah masalah baru.

56. Daya Isi adalah soal ilmu. Mahfuzhat Arab itu sungguh benar; "Fakidusy Syai', Laa Yu'thi: yang tak punya, takkan bisa memberi."

57. Menjadi penulis adalah menempuh jalan ilmu dan berbagi; membaca ayat-ayat tertulis; menjala hikmah-hikmah tertebar. Tanpa henti.

58. Ia menyimak apa yang difirmankan Tuhannya, mencermati yang memancar dari hidup RasulNya; dan membawakan makna ke alam tinggalnya.

59. Dia fahami ilmu tanpa mendikotomi; tapi tetap tahu di mana menempatkan yang mutlak terhadap yang nisbi; mencerahkan akal dan hati.

60. Penulis sejati memiliki rujukan yang kuat, tetapi bukan tukang kutip. Segala yang disajikan telah melalui proses internalisasi.

61. Penulis sejati kokoh berdalil bukan hanya atas yang tampak pada teks; tapi disertai kefahaman latar belakang dan kedalaman tafsir.

62. Dengan proses internalisasi; semua data dan telaah yang disajikan jadi matang dan lezat dikunyah; pembacanya mengasup ramuan bergizi.

63. Sebab konon 'tak ada yang baru di bawah matahari'; tugas penulis sebenarnya memang cuma meramu hal-hal lama agar segar kembali.

64. Atau mengungkap hal-hal yang sudah ada, tapi belum luas dikenali. Diperlukan ketekunan untuk melihat satu masalah dari banyak sisi.

65. Atau mengingatkan kembali hal-hal yang sesungguhnya telah luas difahami; agar jiwa-jiwa yang baik tergerak kuat untuk bertindak.

66. Maka dia suka menghubungkan titik temu aneka ilmu dengan pemaknaan segar dan baru, dengan tetap berpegang kaidah sahih dan tertentu.

67. Dia hubungkan makna nan kaya; fikih dan tarikh; dalil dan kisah; teks dan konteks; fakta dan sastra; penelitian ilmiah dan sisi insaniyah.

68. Dia menularkan jalan ilmu untuk tak henti menggali; tulisannya tak membuat orang mengangguk berdiam diri; tapi kian haus mencari.

69. Ia bawakan pemaknaan penuh warna; beda bagi masing-masing pembaca; beda bagi pembaca sama di saat lainnya. Membaru, mengilhami selalu.

70. Maka karyanya melahirkan karya; syarah dan penjelasan, catatan tepi dan catatan kaki, juga sisi lain pembahasan, dan bahkan bantahan.

Daya Memahamkan
71. Seorang penulis menggugah memulai Daya Memahamkan-nya dengan satu pengakuan jujur; dia bukanlah yang terpandai di antara manusia.

72. Sang penulis sejati juga memahami; banyak di antara pembacanya yang jauh lebih berilmu dan berwawasan dibandingkan dirinya sendiri.

73. Maka dalam hati, dia mencegah munculnya rasa lebih dibanding pembaca: "Aku tahu. Kamu tidak tahu. Maka bacalah agar kuberitahu."

74. Setiap tulisan dan buku yang disusun dengan sikap jiwa penulis "Aku tahu! Kamu tak tahu!" pasti berat dan membuat penat saat dibaca.

75. Kadang senioritas atau lebih tingginya jenjang pendidikan tak tersengaja lahirkan sikap jiwa itu. Sang penulis merasa lebih tahu.

77. Sikap jiwa kepenulisan harus diubah; dari "Aku tahu! Kamu tak tahu!" menjadi suatu rasa nan lebih adil, haus ilmu, dan rendah hati.

78. Penulis sejati ukirkan semboyan, "Hanya sedikit ini yang kutahu, kutulis ia untukmu, maka berbagilah denganku apa yang kau tahu."

79. Penulis sejati sama sekali tak berniat mengajari. Dia cuma berbagi; menunjukkan kebodohannya pada pembaca agar mereka mengoreksi.

80. Penulis sejati berhasrat tuk diluruskan kebengkokannya, ditunjukkan kelirunya, diluaskan pemahamannya, dilengkapi kekurangannya.

81. Penulis sejati jadikan dirinya seakan murid yang mengajukan hasil karangan pada guru; berribu pembaca menjelma guru berjuta ilmu.

82. Inilah yang jadikan tulisan akrab dan lezat disantap; pertama-tama sebab penulisnya adil menilai pembaca, haus ilmu, dan rendah hati.

83. Pada sikap sebaliknya, kita akan menemukan tulisan yang berribu kali membuat berkerut dahi, tapi pembacanya tak kunjung memahami.

84. Lebih parahnya; keinginan untuk tampil lebih pandai dan tampak berilmu di mata pembaca sering membuat akal macet dan jemari terhenti.

85. Jika lolos tertulis; ianya jadi kegenitan intelektual; inginnya dianggap cerdas dengan banyak istilah yang justru membuat mual.

86. Kesantunan Allah jadi pelajaran buat kita. RasulNya menegaskan surga itu tak terbayangkan. Tapi dalam firmanNya, Dia menjelaskan.

87. Dia gambarkan surga dalam paparan yang mudah dicerna akal manusia; taman hijau, sungai mengalir, naungan rindang, buahan dekat..

88. ..duduk bertelekan di atas dipan, dipakaikan sutra halus & tebal, pelayan hilir mudik siap sedia, bidadari cantik bermata jeli..

89. Allah Maha Tahu, tak bersombong dengan ilmu; Dia kenalkan diriNya bukan sebagai Ilah awal-awal, melainkan Rabb nan lebih dikenal.

90. Penulis sejati hayati pesan Nabi; bicaralah pada kaum sesuai kadar pemahamannya, bicaralah dengan bahasa yang dimengerti mereka.

91. Penulis sejati mengerti; dalam keterbatasan ilmu nan dimiliki, tugasnya menyederhanakan yang pelik, bukan merumitkan yang sahaja.

92. Itupun tidak dalam rangka mengajari; tapi berbagi. Dia haus tuk menjala umpan balik dari pembaca; kritik, koreksi, dan tambah data.

93. Penulis sejati juga tahu; yang paling berhak mengamalkan isi anggitannya adalah dirinya sendiri. Daya Memahamkan berhulu di sini.

94. Sebab seringkali kegagalan penulis memahamkan pembaca disebabkan diapun tak memahami apa yang ditulisnya itu dalam amal nyata.

95. Begitulah Daya Memahamkan; dimulai dengan sikap jiwa yang adil, haus ilmu, dan rendah hati terhadap pembaca kita, lalu dikuatkan..

96. ..dengan tekad bulat tuk menjadi orang pertama nan mengamalkan tulisan, dan berbagi pada pembaca dengan hangat, akrab, penuh cinta.

97. Kali ini, tercukup sekian ya Shalih(in+at) bincang #Write. Maafkan tak melangkah ke hal teknis, sebab banyak nan lebih ahli tentangnya:)

98. Kita lalu tahu; menulis bukanlah profesi tunggal dan mandiri. Ia lekat pada kesejatian hidup sang mukmin; tebar cahaya pada dunia.

99. Maka menulis hanya salah satu konsekuensi sekaligus sarana bagi si mukmin tuk menguatkan iman, 'amal shalih, dan saling menasehati.

100. Jika ada 'amal lain yang lebih kuat dampaknya dalam ketiga perkara itu; maka kita tak boleh ragu: tinggalkan menulis menujunya.

Demikian kulwit #write dari Salim A. Fillah. "Rahasia Menulis – Salim A. Fillah" hanyalah judul yang diberikan Bersama Dakwah untuk memudahkan pembaca, mohon maaf jika malah mengurangi daya ketuk, daya isi, dan daya memahamkan kulwit ini. Kepada Ustadz Salim A. Fillah kami sampaikan jazaakallah khairan katsir, jazaakallah ahsana jazaa atas izin dan ilmunya. []
11:00 | 2 komentar

Mossad Berencana Membunuh Syaikh Qardhawi dan Elbaradai


Laporan media menyebutkan bahwa agen rahasia Israel Mossad berencana untuk melaksanakan serangkaian pembunuhan politik untuk simbol-simbol Mesir di antaranya tiga kandidat presiden mesir, Amr Mussa, Muhammad Elbaradai dan Hamdin Sabahi serta beberapa tokoh petinggi Ikhwanul Muslimin termasuk Syaikh Yusuf Qardhawi.

Surat kabar "Rose El Yussuf" pada hari Selasa kemarin (24/5) melaporkan bahwa informasi terkait rencana Mossad ini telah ditemukan dalam dokumen dan gambar-gambar rahasia yang berhasil didapatkan dari pembobolan Departemen Pertahanan Israel dan Kantor Perdana Menteri serta Radio Tentara Israel.

File dokumen rahasia ini termasuk berisi aksi yang saat ini sedang dilakukan oleh Mossad untuk melakukan pembunuhan di Mesir dan Timur Tengah, juga untuk melakukan serangkaian pembunuhan di Kairo, di mana mereka berencana untuk memasuki Mesir dalam suasana kekacauan dan membunuh tokoh-tokoh senior Ikhwanul Muslimin dan sejumlah tokoh penting lainnya seperti Syaikh Yusuf Qardhawi dan sejumlah hakim Mesir.

Para agen Mossad yang akan menjalankan misi pembunuhan ini menurut laporan melakukan pelatihan di Amerika Serikat dan mereka dilatih untuk fasih dalam berbicara Arab Mesir dan menyamar seperti layaknya warga Mesir secara umum. [sumber: eramuslim.com]
10:00 | 9 komentar

Camping Berani Muncul Lagi, Ramal Kiamat 21 Oktober

Setelah beberapa hari menghilang, akhirnya Harold Camping "menampakkan diri", Selasa (24/5). Camping kembali bukan untuk meminta maaf atas kesalahannya membuat ramalan dan membawa raib uang sumbangan donatur yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah, Camping malah berulah lagi dengan meramal kiamat jatuh pada 21 Oktober.

Horald Camping adalah seorang pendeta Evangelist berumur 89 tahun. Ia sudah meramal kiamat dua kali dan dua-duanya tak terbukti. Pada 1994 Camping meramal kiamat akan terjadi pada 6 September. Kemudian 2011 kembali meramal kiamat akan terjadi pada 21 Mei.

Setelah ramalan kedua tak terbukti, Camping menghilang. Camping meninggalkan rumahnya dan tak menjawab panggilan telepon dari ratusan media yang ingin mewawancarainya.

Meskipun ia tidak mampu menjelaskan mengapa ramalannya bahwa kiamat jatuh 21 Mei kemarin tak terbukti, tanpa malu Camping melontarkan ramalan ketiga bahwa kiamat jatuh tanggal 21 Oktober. Tentu saja ini menjadi kesempatan baru bagi Camping untuk minta dana lagi kepada donaturnya. [AN/Hdy]
08:00 | 21 komentar

Sudah Tak Muat, Pemerintah Stockholm Bangun Enam Masjid Lagi

Written By Admin BeDa on Selasa, 24 Mei 2011 | 12:00


Seiring dengan bertambahnya jumlah pemeluk Islam, jamaah masjid di Stockholm, Swedia juga semakin meningkat. Pemerintah Kota Stockholm berencana membangun enam masjid lagi setelah dua masjid yang ada tidak mampu menampung para jamaah.

Tiga masjid akan dibangun di Skarholmen, Rinkeby dan Tensta, sementara tiga masjid lainnya dibangun di pinggiran Stockholm, tepatnya di Haninge, Botkyrka, dan Nacka.

Daerah Stockholm saat ini hanya memiliki dua masjid yang mengakomodasi semua penghuni Muslim. Masjid pertama di Stockholm dibangun pada tahun 2000 setelah 20 tahun perdebatan.

Setelah berkonsultasi dengan tokoh agama Islam, Dewan Kota Stockholm setuju untuk mengubah bangunan kuno bekas stasiun pembangkit tenaga listrik menjadi sebuah masjid.

Bangunan kuno ini rancangan arsitek Ferdinand Boberg dan selesai tahun 1903. Konstruksinya dibuat terinspirasi oleh arsitektur Islam setelah Boberg berkunjung ke Maroko. Bahkan arah bangunan itu sengaja dibuat menghadap ke Makkah.

Pemerintah menjualnya kepada Asosiasi Islam pada 1996 namun konstruksi tertunda karena protes dan baru dimulai pada 1999. Pada 8 Juni 2000, masjid itu resmi dibuka. Sedang masjid kedua, Fittja, selesai pada 2007 untuk menampung etnis muslim Turki dan dibangun dengan gaya Turki. Khutbah diberikan dalam bahasa Turki dan Swedia. [AN/Hdy]
12:00 | 16 komentar

Israel Tangkap Nenek 70 Tahun, Penjarakan Anak 15 Tahun


Pasukan Zionis menangkap ibu dari tokoh Hamas, yang juga Anggota Biro Politiknya, Syeikh Shalih Aruri setelah menyerbu rumahnya di kota Arurah dekat Ramallah Tepi Barat, Senin pagi (23/5).

Meskipun sudah berusia 70 tahun dan tidak bisa berjalan kecuali dibantu orang lain, Israel, Aisyah Aruri ditangkap Zionis dengan paksa. Serdadu zionis juga mengobrak-abrik rumah perempuan yang menderita sejumlah penyakit itu.

Shalih Aruri menuding Israel bertanggung jawab penuh atas keselamatan ibunya, dan meminta lembaga HAM untuk membantu membebaskannya.

Di hari yang sama, pengadilan militer Aufar Israel memvonis penjara 6 bulan terhadap Amjad Ayid Abu Rahmah. Remaja yang baru berusia 15 tahun dari desa Bal’in Barat Ramallah itu ditahan dengan alasan ikut serta dalam aksi bentrokan pekanan dengan pasukan Israel.

Selain Amjad, Israel telah menahan hampir 300 anak di penjaranya. Meskipun bertentangan dengan konvensi internasional, Israel –tampak- sama sekali tidak peduli. Selain berusia di bawah umur, remaja-remaja yang dipenjara itu juga mengalami beragam penyiksaan di penjara Israel. [AN/IP]
09:00 | 13 komentar

Video Nasehat Terakhir Yoyoh Yusroh "On Mission"


Ustadzah Yoyoh Yusroh telah meninggalkan kita semua. Kita kehilangan beliau. Bahkan bangsa Indonesia –seperti kata Tantowi Yahya- juga kehilangan beliau. Banyak pelajaran dan keteladanan yang telah beliau wariskan kepada bangsa, khususnya para kader dakwah.

Empat hari sebelum wafat, Ustadzah Yoyoh Yusroh sempat melakukan rekaman untuk salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Potongan rekaman tersebut telah diupload ke youtube dengan judul “Nasihat Terakhir Ustadzah Yoyoh Yusroh untuk Para Kader Dakwah”.

Berikut video “Nasihat Terakhir Ustadzah Yoyoh Yusroh untuk Para Kader Dakwah”, semoga menjadikan kita mampu mengamalkan nasehat-nasehat beliau yang sangat berharga.[]

07:00 | 20 komentar

Ramalan Kiamat Tak Terbukti, Harold Camping Menghilang

Written By Admin BeDa on Senin, 23 Mei 2011 | 14:00


Horald Camping yang sebelumnya meramalkan kiamat terjadi pada Sabtu (21/5) tepat pukul 18.00 di berbagai zona waktu di belahan dunia, kini menghilang. Camping tak lagi terlihat sejak ramalannya "meleset". Demikian media-media Amerika Serikat memberitakan.

Meskipun ramalan itu tidak sampai berdampak besar, namun sempat menimbulkan keresahan di negeri Paman Sam. Sebagian orang yang percaya dengan ramalan itu bahkan telah menghabiskan dana tabungan dan menjual rumah. Mungkin mereka berpikir bahwa semua harta itu akan sia-sia saja jika kiamat terjadi beberapa hari lagi.

"Ini mungkin salah satu hal sedih yang saya pernah baca, kabar bahwa ada anak-anak di luar sana yang orang tuanya menghabiskan dana tabungan kuliah dan menjual rumah mereka," kata seorang wanita kepada BBC.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bunuh diri karena depresi mempercayai ramalan itu, koran The Washington Post melaporkan layanan telepon untuk mencegahnya. Sementara sekelompok warga dari Gereja Injil Calvary di Milpitas, California, mengadakan misa pagi untuk menghibur orang-orang yang percaya dengan prediksi kiamat Camping.

Sebelumnya Camping mengatakan dia tahu tanpa secuil keraguan pun bahwa hari kiamat akan tiba. Dia menyatakan tidak ada rencangan cadangan. Kiamat pasti terjadi pada 21 Mei 2011. Namun kini ia telah menghilang, bahkan kontak email pun tidak dibalas. [AN/Hdy]
14:00 | 26 komentar

Sydney Jones: PKS Paling Cerdas dan Peduli Rakyat


Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang merupakan partai terbesar keempat di Indonesia pasca Pemilu 2009 seringkali dituding memiliki hidden agenda untuk mendirikan negara Islam di Indonesia. PKS juga kerap dikaitkan dengan gerakan Islam radikal di luar negeri, wabil khusus Ikhwanul Muslimin di Mesir.

Tetapi, di mata Sydney Jones dari International Crisis Group (ICG), PKS bukanlah partai radikal. Terlebih PKS mengikuti aturan main demokrasi di Indonesia.

Sydney Jones menyampaikan hal itu ketika berbicara dalam Lecture Series on Democracy di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah di Ciputat, Tangerang, Senin pagi (23/5).

"Saya baru dari Aceh, dan mampir ke kantor partai lokal maupun nasional. Saya juga berbicara dengan wakil-wakil PKS di DPRD di Aceh," ujar Sydney.

Dalam berbagai pembicaraan itu, Sydney Jones menyimpulkan bahwa wakil-wakil PKS adalah yang paling memahami persoalan rakyat dan paling memahami prinsip demokrasi.

"Mereka paling cerdas dan paling peduli pada rakyat, juga paling punya gagasan tentang public services," demikian Sydney Jones. [rakyatmerdekaonline]
12:00 | 8 komentar

Obama Siap Hentikan Semua Upaya PBB Dukung Kemerdekaan Palestina


Lobi Israel dan tekanan rabinya benar-benar mujarab. Hanya selang lima hari sejak saluran televisi Israel Channel 7 memberitakan surat tuntutan 350 rabi Israel kepada Obama, presiden AS itu menegaskan, Ahad (22/5), setiap upaya PBB menciptakan Palestina merdeka akan dihentikan.

Pada pertemuan tahunan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) itu Obama juga menegaskan kembali komitmen Washington untuk kemanan Israel.

"Tidak ada suara di PBB yang akan menciptakan sebuah negara Palestina yang merdeka," ujar Obama.

"Amerika Serikat akan berdiri melawan upaya untuk mengeluarkan Israel di PBB atau dalam forum internasional, karena legitimasi Israel bukanlah masalah untuk diperdebatkan."

"Kami akan mempertahankan keunggulan kualitatif militer Israel," lanjut Obama, "Kami telah meningkatkan pendanaan militer ke tingkat tertinggi bagi Israel."

Selain desakan 350 rabi Israel dan –tentu saja- diplomasi lobi Yahudi di Amerika, pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Jum'at (20/5) juga berpengaruh pada keputusan negeri paman Sam itu. Secara blak-blakan Netanyahu berpidato di Gedung Putih, mengatakan ke Obama bahwa ia menolak setiap gagasan bahwa Israel harus mempertimbangkan penarikan dari wilayah yang dirampas pada tahun 1967.

Bagaimana dengan kongres, mengapa tidak bersuara? Ternyata setiap calon anggota kongres harus menandatangani perjanjian untuk memilih mendukung superioritas militer Israel. Mantan anggota Kongres McKinney membocorkan hal itu, Ahad (22/5).

"Setiap calon Kongres pada waktu itu membuat janji. Mereka diberi janji untuk menandatangani bahwa Yerusalem sebagai ibu kota Israel," kata McKinney dalam sebuah wawancara dengan Press TV.

"Ini adalah apa yang dilakukan oleh 535 anggota Kongres Amerika Serikat, 100 senator dan 435 anggota DPR di mana sekarang mereka menulis sebuah paragraf yang pada dasarnya mengatakan hal yang sama," tambahnya. [AN/bsb]
10:00 | 15 komentar

Lembaga Mahasiswa Universitas London Sepakat Boikot Israel


University of London Union (ULU) telah memilih 10-1 untuk lembaga mereka dalam melakukan kampanye Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) melawan rezim Israel dan mendukung Palestina.

Langkah itu diputuskan pada Rabu 18 Mei lalu dengan menyerukan penelitian menyeluruh investasi dan kontrak ULU dengan perusahaan-perusahaan yang bersalah yang telah melanggar hak asasi manusia di Palestina sebagaimana ditetapkan oleh Komite Nasional Palestina untuk Boikot (BNC).

"Kami telah melakukan kampanye boikot lewat ULU, terutama dengan rezim Afrika Selatan dan kampanye boikot atas bank Barclays yang mendukung rezim Apartheid. Kami sekarang menanggapi panggilan Palestina untuk melakukan tindakan sipil dalam mendukung perjuangan mereka melawan tindakan rasisme," kata Ashok Kumar, anggota Senat untuk LSE, ketika berbicara dalam mendukung gerakan boikot Israel.

Langkah ini juga meminta serikat mahasiswa lainnya untuk bergabung dalam kampanye hak asasi manusia Palestina.

ULU adalah serikat mahasiswa terbesar di Eropa dengan lebih dari 120.000 anggota dari perguruan tinggi di seluruh London. Senat ULU terdiri dari kumpulan presiden dari 20 serikat mahasiswa yang mewakili setiap Universitas di London.

"Kami senang bahwa gerakan ini telah berjalan sesuai dengan tujuannya. Kami telah melihat sepanjang sejarah bahwa boikot adalah taktik tanpa kekerasan penting dalam mencapai kebebasan, dan sasarannya adalah institusi bukan individu ", kata James Haywood, Presiden terpilih di persatuan mahasiswa Goldsmiths. [EraMuslim]
09:00 | 1 komentar

Fraksi Hamas Sampaikan Takziyah atas Kematian Yoyoh Yusroh


Anggota Komisi I DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga dikenal aktivis solidaritas Palestina dan pernah berkunjung langsung ke Gaza, Yoyoh Yusroh, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tunggal di ruas jalan tol Palikanci, Cirebon, Sabtu (21/5) sekembalinya dari Jogya untuk menghadiri wisuda anaknya. Selain itu, kecelakaan tersebut juga membuat enam penumpang yang merupakan keluarga Yoyoh mengalami luka. Duka dan takziyah serta simpatipun turut disampaikan oleh bangsa Palestina.

Yoyoh Yusroh adalah sosok yang cukup dikenal di kalangan aktivis Islam karena perjuangan-perjuangan dakwah dan kepentingan umat baik melalui parlemen atau kemasyarakatan serta kemanusiaan. Bukan dalam tataran nasional saja, namun juga di level internasional. Dia termasuk orang yang turut andil dalam perjuangan kemanusiaan Palestina. Bahkan dia sendiri pernah berkunjung dan melihat langsung penderitaan warga Gaza yang sedang diblokade sebanyak dua kali. Terakhir ia tergabung dalam konvoi kemanusiaan “Life Line 5” yang dalam kesempatan ini bertemu dengan PM Palestina Ismail Haniya dan Wakil ketua I Parlemen Palestina Ahmed Bahr.

Wanita energik ini juga termasuk anggota tetap Kaukus Anggota DPR untuk Palestina yang begitu bersemangat membawa dan memperjuangkan Palestina melalui perlemen. Terutama beliau ingin memperjuangkan hak-hak wanita Palestina yang dijajah Israel.

Setelah kabar kematian Yoyoh Yusroh, Fraksi Perubahan dan Reformasi di parlemen Palestina menyampaikan ungkapan takziyah yang mendalam kepada keluarganya, kerabatnya, dan seluruh bangsa Indonesia, serta Partai Keadilan Sejahtera secara khusus.

Dalam pernyataan yang disampaikan sore kemarin Sabtu (21/5), Fraksi Perubahan dan Reformasi menegaskan bahwa almarhumah adalah salah satu pembela Palestina yang getol. Fraksi Hamas ini menyampaikan kesedihannya yang mendalam atas kepergian seorang anak manusia yang membawa cita-cita dakwah Islam dan pembelaan terhadap kaum terzhalimi di pundaknya. Fraksi meminta kepada Allah agar sang Almarhumah diberikan rahmat yang seluas-luasnya dan kepada keluarganya diberikan kesabaran dan ketabahan.

Dalam konteks yang sama, melalui kontak telepon kemarin ke ketua Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaq, aleg Musyir Al-Misri, ketua biro hubungan luar negeri di fraksi Perubahan dan Reformasi di parlemen Palestina menyampaikan takziyah atas kematian Yoyoh Yusro. Misri mengapresiasi perannya dalam mendukung Palestina dalam dalam tataran dunia internasional. [bsyr, InfoPalestina]
08:00 | 9 komentar

Yoyoh Yusroh, Sang Permata Itu Telah Pergi

Written By Admin BeDa on Minggu, 22 Mei 2011 | 09:00


Kemarin pagi, sebelum berangkat mengisi training, kami dikejutkan dengan sebuah SMS. SMS itu memberitakan bahwa ustadzah Yoyoh Yusroh meninggal dunia dalam kecelakaan di Cirebon sesudah menghadiri acara wisuda putranya di UGM.

Kematian memang bisa datang kapan saja. Dan dengan cara apa saja. Namun kematian seseorang yang telah mengukir sejarah hidupnya dengan kebaikan, memenuhi hari-harinya dengan kontribusi kepada sesama, jelas membuat banyak orang kehilangan. Bukan hanya kami yang kehilangan beliau, tetapi seluruh ikhwah. “Bahkan seluruh bangsa Indonesia,” kata Tantowi Yahya di lokasi persemayaman almarhumah.

Kebiasaan Yoyoh Yusroh yang suka menolong, meninggalkan rasa kehilangan yang besar dalam jiwa banyak orang. Dan selayaknya, para dai –khususnya daiyah- meneladani sifat itu. Salah seorang yang kehilangan adalah temannya sesama anggota DPR. Meskipun berasal dari fraksi yang berbeda, Yoyoh Yusroh merelakan waktunya untuk menemani dan “mengobati” ibu ini dalam sebuah perjalanan tugas kedinasan. Ketulusannya menjadi sahabat dan merawat selama ibu ini sakit, meninggalkan kesan yang mendalam baginya. Bukan hanya ibu ini akhirnya menjadi lebih dekat dengan Yoyoh Yusroh seorang, namun ia juga menjadi lebih dekat dengan dakwah. Begitulah. Ketika pesona Islam bertemu dengan pesona muslim, maka orang yang berada di dekatnya akan merasakan betapa indahnya dakwah. Mereka mendapati bahwa dakwah bukan hanya bahasa langit, namun juga kepedulian dan solusi yang membumi.

Yoyoh Yusroh juga seorang ibu yang luar biasa. Suatu hari ketika ia mengisi sebuah seminar, ia membawa serta anaknya yang kedu belas. Saat itu anaknya masih berjumlah dua belas. Seorang panitia bertanya, “Ini putranya yang terakhir ya, Bu?”. “Bukan”, jawab Yoyoh Yusroh, “ini yang kedua belas.” Subhaanallah… ternyata paradigma dan keinginannya menjadi ibu membuatnya tidak membatasi bahwa putra saat ini adalah putra terakhir. Dan benar, setelah itu putra ketiga belas beliau lahir.

Di masa sekarang, banyak ibu yang merasa sangat direpotkan oleh kehadiran anak. Jangankan dua belas atau tiga belas anak, satu atau dua anak saja sudah membuat banyak ibu kewalahan dan hari-harinya penuh keluhan. Bahkan ada juga ibu yang baru melahirkan satu orang anak sudah merasa amat tersiksa lalu ia tidak mau lagi melahirkan untuk yang kedua. “Melahirkannya sakit setengah mati, membesarkannya merepotkan sekali,” itu alasannya. Namun tidak demikian dengan ibu yang satu ini. Yoyoh Yusroh bukan saja “menikmati” melahirkan buah hatinya, namun juga dengan penuh cinta membesarkan dan mendidik mereka. Tiga belas anak yang tumbuh menjadi shalih-shalihah adalah prestasi besar yang tidak dimiliki oleh sembarang orang.

Banyak perempuan yang berhenti belajar , membaca dan meningkatkan kualitas diri dengan alasan waktunya sudah habis untuk mengasuh dan membesarkan anak. Padahal anaknya hanya dua atau tiga orang. Yoyoh Yusroh, dengan belasan anak tetap memiliki semangat belajar yang luar biasa dan tidak pernah berhenti mengembangkan diri. Ketika bertemu Yusuf Qardhawi, Yoyoh Yusroh ditanya tentang berapa banyak hafalan Qur’an-nya. Menjawab sekian juz, belum sampai seluruhnya dihafal, Yoyoh Yusroh ditegur oleh Yusuf Qardhawi. Ia jadi malu. Namun bersamaan dengan itu, semangatnya untuk menghafalkan Al-Qur’an juga meningkatkan tarbiyah dzatiyah menjadi semakin membara.

Menjadi daiyah, ibu yang baik, sekaligus terus mengembangkan diri ternyata tidak cukup bagi salah satu pendiri partai dakwah ini. Tampaknya, ia memiliki semua mata air kecemerlangan yang ditulis Anis Matta dalam bukunya. Termasuk mata air kecemerlangan yang ketujuh: kontribusi. Maka dalam hidupnya, Yoyoh Yusroh menebar kemanfaatan dan kontribusi bagi sesama. “Kontribusi itu dapat kita berikan pada wilayah pemikiran, atau wilayah profesionalisme, atau wilayah kepemimpinan, atau wilayah finansial, atau wilayah lainnya.” Kata Anis Matta. “Namun,” lanjutnya, “kontribusi apapun yang hendak kita berikan, sebaiknya memenuhi dua syarat: memenuhi kebutuhan masyarakat kita dan dibangun dari kompetensi inti kita.”

Sejalan dengan teori itulah kemudian kontribusi Yoyoh Yusroh menjadi “monumental.” Ia bukan memberikan kontribusi yang biasa-biasa saja, namun kontribusi yang membekas di hati banyak orang. Sekaligus diingat dalam rentang waktu yang panjang. Maka tidak heran jika ia mendapatkan banyak penghargaan. Diantaranya adalah International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2000, Mubaligh National dari Departemen Agama Pusat tahun 2001, dan International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2003.

Tidak berlebihan jika kita sebut Yoyoh Yusroh adalah permata. Permata dalam dakwah ini sekaligus permata bagi bangsa ini. Dan kini, permata itu telah pergi. Kita mendoakan sang permata agar ia pergi bersama ridha Ilahi, mendapatkan maghfirah-Nya, serta ditinggikan derajatnya dengan memperoleh surga. Dan kita pun mengazamkan diri, bahwa kita belajar darinya, meneladani kebaikan-kebaikannya, dan berupaya pula menjadi permata berikutnya. Allaahumma aamiin. [Muchlisin]
09:00 | 20 komentar

Hasil Polling: AKP Kembali Menang Pemilu dengan Mudah

Written By Admin BeDa on Kamis, 19 Mei 2011 | 14:00


Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang kini berkuasa di Turki akan memenangi kembali pemilu 12 Juni mendatang dengan mudah. Demikian kesimpulan hasil jajak pendapat yang dipublikasikan Iksara, Rabu (18/5).

Jajak pendapat yang dilakukan pada tanggal 5-12 Mei itu menunjukkan dukungan kepada partai pimpinan Erdogan mencapai 45,5 persen. Angka itu hanya selisih satu persen dari pemilu sebelumnya pada 2007. saat itu AKP memenangi Pemilu dengan perolehan suara 46,6 persen.

Sedangkan pihak oposisi Pihak oposisi utama Partai Rakyat Republik (CHP), yang kini dinahkodai pemimpin baru Kemal Kilicdaroglu, mendapatkan dukungan terbesar kedua dengan aksetabilitas 30,5 persen.

Pihak oposisi terbesar kedua Partai Gerakan Nasionalis (MHP) mendapat 13,1 persen suara dalam jajak pendapat, menghadapi risiko parliementary treshold 10 persen, yang akan mencegah dari mendapatkan kursi di parlemen.

AKP telah memenangi pemilu dua kali berturut-turut pada 2002 dan 2007. Pada pemilu terakhir AKP memperoleh suara mayoritas sebesar 46,58 persen dan mendapatkan 341 kursi. CHP memperoleh 20,88 persen suara untuk memenangkan 112 kursi dan MHP memenangkan 14,27 persen dan 71 kursi, sedangkan 26 calon independen terpilih sebagai anggota parlemen.

Sebuah jajak pendapat sebelumnya yang dilakukan oleh Aksam dan diterbitkan pada tanggal 10 Maret, menunjukkan Partai AKP mendapat dukungan 48 persen, sedangkan CHP hanya 28 persen dan MHP 15 persen.

Turki dijadwalkan untuk menyelenggarakan pemilu pada tanggal 12 dengan peserta sejumlah 15 partai politik untuk memperebutkan 550 kursi di parlemen. [AN/bsb]
14:00 | 6 komentar

Israel Prediksi Ikhwan Pimpin Negara-negara Arab


Seorang Orientalis Zionis menolak beberapa ketakutan Israel terhadap konsekuensi revolusi Arab karena hal itu bisa membuka kelompok Ikhwanul Muslimin menguasai pemerintahan di sejumlah negara Arab, mirip dengan apa yang terjadi di Iran atau Gaza, dengan dalih lebih baik ada rezim "liar", tapi stabil dan diketahui , daripada rezim tidak terduga yang tunduk sepenuhnya pada penganut agama, penuh kebencian. Dia mengisyaratkan akan ketidakmampuan nyata Zionis Israel dalam mendorong atau mencegah penggantian rezim-rezim tersebut. Oleh karena itu, tidak gunanya menakut-nakuti diri kita sendiri.

Dalam pandangan "Rafi Yisraeli", dosen pada isu-isu Timur Tengah di Hebrew University, lingkarang pemuat keputusan Israel harus menghancurkan apa yang dia sebut sebagai "mitos stabilitas", yang menjamin perdamaian dan ketenangan. Dia memberi bukti rezim komunis dunia, yang stabil selama 70 tahun, dan semua yang diinginkan presiden AS Ronald Reagan adalah untuk mengakhiri itu semua, karena terkait dengan "poros kejahatan".

Hari ini, terjadi revolusi di dunia Arab di zaman kita di mana rezim dalam kondisi sangat stabil. Gaddafi di Libya sudah 42 tahun, Mubarak di Mesir dan Abdullah Saleh di Yaman masing-masing selama lebih dari 30 tahun, Assad di Suriah berada di urutan kedua yang berusia lebih empat puluh tahun, Ben Ali di Tunisia lebih dari 20 tahun, dan di Bahrain sistem kerajaan untuk selamanya, selama mereka loyal ke Barat maka dianggap sebagai moderat, yang berarti pengokohan posisi mereka, dan stabilitas mereka sangat penting, namun siapa yang bisa mengalahkan gelombang rakyat, terbebaslah dari mereka dukungan Barat mereka, dan jadilah mereka semacam stabilitas negatif, dan muncullah dari mereka ketidakstabilan baru.

Batu Pondasi

Di Mesir, yang oleh Yisraeli digambarkan sebagai "batu pondasi " dunia Arab, yang pandang tidur oleh mata para pengambil keputusan Barat, termasuk Israel, kini berterbengan banyak peristiwa dibandingkan tempat lain, terlebih karena semua orang berbicara tentang kebangkitan potensi "Ikhwanul Muslimin", yang tampaknya mereka terpecah dengan para pesaing independen mereka, seperti Amr Moussa, Mohamed El Baradei, dalam banyak kasus, seperti masalah negara syariah, tetapi dalam hubungan mereka dengan Israel, Amerika Serikat, dan proses perdamaian di Timur Tengah, tidak ada perbedaan yang signifikan antara mereka. Mereka semua ingin mengkaji kembali perjanjian Camp David yang sudah berusia tiga dekade, hl itu bukanlah sesuatu keharusan bagi kepentingan Israel.

Dan hari ini Suriah berkobar, setelah pada era mantan Presiden "George Bush", mengalami seperti keluar dari Libanon, yang menyebabkannya terisolasi di arena internasional, dan kepemimpinan mereka menghadapi kecaman internasional atas pembunuhan Perdana Menteri Libanon Rafik al-Hariri. Namum munculnya "Barack Obama" membalik konfigurasi yang sedang berlangsung: duta besar Amerika kembali ke Damaskus, Suriah bisa keluar dari isolasi yang dialaminya, dan seputar komitmennya pada "poros kejahatan" untuk dapat diterima dalam kerangka pemikiran yang salah bahwa (Suriah), dengan pengaruh pentingnya di Libanon, bisa memberikan stabilitas yang ia sebut "palsu" di Timur Tengah.

Timbangan Israel

Oleh karena itu, Yisraeli memprediksi bahwa jika revolusi rakyat di Suriah berhasil, ada peluang besar bagi Ikhwanul Muslimin untuk mengontrol kekuasaan, meskipun "Obama" lebih memilih rezim sekuler yang stabil, seperti yang sudah berlangsung selama lebih dari 30 tahun. Bila itu terjadi maka akan menjadi sistem Islam yang paling ditolak Barat sepenuhnya.

Bagi Israel, timbangannya sangat jelas layaknya matahari. Tidak boleh membuat kesalahan yang nampak di depan mata: tidak ada perbedaan subtansi di antara para penolak dari kalangan Israel atas dasar pandangan nasional mereka atau golongan, karena mereka semua mendapatkan dukungan dari Barat sebagai orang-orang moderat. Israel harus memberikan konsesi bersama mereka, melepaskan warisan dan revolusinya, tekanan pada mereka untuk melakukannya akan meningkat, terutama karena nilai kaum moderat ini sangat berharga bagi Barat, dan media massa mereka.

Sebaliknya, Ikhwanul Muslimin dan turunannya, seperti Hamas, bagi beberapa negara Barat masih dianggap sebagai gerakan "teroris". Negara-negara ini akan mendukung Israel jika negara-negara tersebut tidak memberikan konsesi kepada mereka, dan mereka akan mengetahui bahwa sekiranya Barat tetap mempertahankan haknya dan pertimbangan keamanannya, dia sudah benar, bahkan jika pada akhirnya terpaksa membatalkan perjanjian perdamaian atau melanggarnya secara sepihak. [Situs Central Issues, 09/05/2011. asw, InfoPalestina]
13:00 | 1 komentar

350 Rabi Israel Minta Obama Cegah Berdirinya Negara Palestina


Rabi Israel terus memberikan dukungan “spiritual” bagi zionis. Setelah bulan lalu (26/4) memfatwakan bahwa penarikan pasukan dari Tepi Barat merupakan suatu tindakan yang dilarang oleh agama Yahudi, kini 350 Rabi Yahudi di Israel meminta Obama mencegah berdirinya negara Palestina sebagaimana Amerika mampu menghentikan Osama.

Saluran televisi Israel Channel 7 melaporkan, Rabu (18/5), bahwa kepala Dewan Rabi, Ezra Arsel telah mengirim surat ke Gedung Putih yang ditandatangani oleh 350 rabi. Surat tersebut didahului dengan ucapan selamat kepada Obama karena berhasil membunuh Osama bin Laden. Isi pokok surat itu, para rabi menyerukan agar Obama menghentikan segala upaya pendirian negara Palestina merdeka.

Langkah-langkah mendirikan Palestina merdeka sendiri menjadi mengemuka pasca rekonsiliasi faksi-faksi Palestina yang ditandatangani Rabu (4/5) di Kairo. Penandatanganan itu selang satu pekan setelah Hamas dan Fatah bersepakat melakukan rekonsiliasi melalui perjanjian bersama di kota yang sama.

Sebelum dua langkah rabi yang cukup kontroversial di mata dunia ini, awal tahun 2009 lalu para rabi Yahudi di Israel juga mengeluarkan "fatwa" yang lebih kontroversial. "Rabbi itu memerintahkan para tentara untuk tidak berbelas kasihan kepada orang-orang sipil Gaza," demikian tulis Haaretz (27/1/2009).

Akankah dukungan "spiritual" yang habis-habisan dari rabi Yahudi ini membuat Israel lebih bersemangat "menghabisi" Palestina? Ataukah justru "fatwa-fatwa" ini membuat Yahudi semakin dibenci dunia internasional? [AN/bsb]
13:00 | 4 komentar

Israel Siram Tawanan Palestina dengan Minyak Mendidih

Written By Admin BeDa on Rabu, 18 Mei 2011 | 10:00


Kekejaman Israel dalam memperlakukan tawanan di penjara ternyata lebih biadab dari tuduhan selama ini. Sipir penjara tidak ragu-ragu untuk menyiram tawanan dengan minyak mendidih.

Diantara tawanan yang mengalami kebiadaban zionis itu adalah Rafat Bani Audah. Tawanan ini disiksa oleh sipir penjara Israel dengan penyiksaan fisik dan psikologis yang berat pada saat penahanannya selama enam tahun. Demikian penuturan keluarga mereka dari baldah (wilayah setingkat kecamatan) Thamun.

Keluarga itu menambahkan bahwa anaknya menghabiskan sebagian besar hukumannya di penjara isolasi dan interogator Israel memperlakukan anaknya dengan kejam dengan menuangkan minyak mendidih ke tubuhnya, sehingga ia menderita luka fisik dan psikologis yang serius sebagai akibat dari siksaan tersebut.

Keluarga tersebut juga mengimbau kepada semua pihak yang bersangkutan untuk menyediakan perawatan medis yang sesuai untuk kondisi kesehatan anak mereka

Kuasa hukum tahanan Palestina dalam keterangannya kemarin Senin (16/5) menegaskan bahwa Rafat Bani Audah mengalami kondisi kejiwaan yang sulit dan sedang membutuhkan pengobatan segera. Selama dalam tahanan, Rafat mengalami pembiaran medis secara sengaja dari sipir Israel. [AN/IP]
10:00 | 20 komentar

Gereja Swedia Raup Keuntungan dari Film Porno?


Kantor berita Fars (17/5) melaporkan, gereja- gereja Swedia dalam beberapa hari terakhir terus diburu media massa atas isu pornografi. Sejumlah uskup Katolik di kota Lund, Swedia, dikabarkan berinvestasi di jaringan televisi yang menayangkan film-film porno.

Padahal berdasarkan ketetapan gereja Swedia, investasi gereja di sektor itu dilarang dan bertentangan dengan semangat keagamaan dan etika. Namun sejumlah uskup Swedia melanggar ketentuan itu dengan mengedepankan alasan ekonomi.

Stefan Skoog, seorang pejabat finansial di wilayah keuskupan Lund, kepada koran The Local terbitan Swedia mengatakan mustahil menemukan perusahaan yang bersih, demikian dikutip thelocal.

"Nyaris tidak mungkin menemukan perusahaan yang sepenuhnya bersih." Namun ia berdalih bahwa pihaknya selalu menekankan para investor dan manajer keuangan kami untuk berusaha menghindari berinvestasi di sektor-sektor "tidak bersih."

Dewan Keuskupan Lund berinvestasi di sebuah perusahaan media komersial MTG, yang menayangkan film porno pada malam hari melalui TV 1000.

Ketika Sveriges Radio (SR) meminta pendapat masyarakat di daerah setempat apa yang mereka pikirkan tentang kasus Gereja ini, umumnya respon mereka negatif.

"Ini patut dipertanyakan. Saya lebih suka bahwa Gereja Swedia menempatkan uang mereka di dana yang tidak berurusan dengan hal-hal seperti, " ujar salah seorang kepada SR.

"Ini benar-benar tidak tepat. Saya pikir gereja harus mengikuti nilai-nilainya Kristen dan menjadi teladan moralitas dalam masyarakat, " kata yang lain.

Meski demikian, Stefan Skoog percaya anggota gereja Swedia menempatkan uangnya seetis mungkin.

"Dan jika dana terbukti kurang etis dari yang lebih kita suka, kami bekerja secara aktif mencoba mempengaruhi mereka untuk berganti," ujarnya.

Krisis moral
Pada awal tahun 2011, Gereja Katolik Swedia menyatakan bahwa dalam 30 tahun terakhir sedikitnya tiga pastor terjerat skandal etika dan seks. Sejak kasus tersebut, penilaian negatif opini masyarakat Swedia juga semakin meningkat. Dalam beberapa bulan terakhir, masalah ini muncul ke permukaan beberapa kali dan para pejabat Vatikan juga memilih bungkam dalam masalah ini.

Merebaknya skandal etika di gereja di negara-negara Eropa utara menunjukkan krisis etika yang melanda gereja Katolik. Namun yang terjadi Swedia, berbeda dengan berbagai skandal yang terungkap sebelumnya. [Hidayatullah]
07:00 | 8 komentar

Masukkan alamat e-mail untuk mendapatkan up date Bersama Dakwah