
Baru-baru ini beredar pidato menghebohkan dari mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi melalui pesan berantai BlackBerry Messenger (BBM) dan media sosial.
Bagi umat Muslim yang komitmen dengan syariat Islam, pidato Hasyim Muzadi itu adalah pidato yang brilian dan patut mendapat acungan jempol. Namun, bagi kalangan liberal dan pihak-pihak yang “memusuhi” Islam, pidato itu dianggap “radikal.”
Seperti apa pidato yang menghebohkan itu? Berikut isi pidato Hasyim Muzadi yang juga Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace) dan Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) tentang tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di Jeneva :
"Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti karena laporan dari dalam negeri Indonesia. Selama berkeliling dunia, saya belum menemukan negara muslim mana pun yang setoleran Indonesia.
Kalau yang dipakai ukuran adalah masalah AHMADIYAH, memang karena Ahmadiyah menyimpang dari pokok ajaran Islam, namun selalu menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tidak dipersoalkan oleh umat Islam.
Kalau yang jadi ukuran adalah GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali ke sana, namun tampaknya mereka tidak ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia untuk kepentingan lain daripada masalahnya selesai.
Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adalah lingkungan. Di Jawa pendirian gereja sulit, tapi di Kupang (Batuplat) pendirian masjid juga sangat sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu melakukan mediasi.
Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yang ingin tata nilainya dirusak, kecuali mereka yang ingin menjual bangsanya sendiri untuk kebanggaan Intelektualisme Kosong ?
Kalau ukurannya HAM, lalu di Papua kenapa TNI / Polri / Imam Masjid berguguran tidak ada yang bicara HAM? Indonesia lebih baik toleransinya dari Swiss yang sampai sekarang tidak memperbolehkan Menara Masjid, lebih baik dari Perancis yang masih mempersoalkan Jilbab, lebih baik dari Denmark, Swedia dan Norwegia, yang tidak menghormati agama, karena di sana ada UU Perkawiman Sejenis. Agama mana yang memperkenankan perkawinan sejenis ?!
Akhirnya kembali kepada bangsa Indonesia, kaum muslimin sendiri yang harus sadar dan tegas, membedakan mana HAM yang benar (humanisme) dan mana yang sekedar Weternisme". [JJ/Trb/yi]
Bagi umat Muslim yang komitmen dengan syariat Islam, pidato Hasyim Muzadi itu adalah pidato yang brilian dan patut mendapat acungan jempol. Namun, bagi kalangan liberal dan pihak-pihak yang “memusuhi” Islam, pidato itu dianggap “radikal.”
Seperti apa pidato yang menghebohkan itu? Berikut isi pidato Hasyim Muzadi yang juga Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace) dan Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) tentang tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di Jeneva :
"Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti karena laporan dari dalam negeri Indonesia. Selama berkeliling dunia, saya belum menemukan negara muslim mana pun yang setoleran Indonesia.
Kalau yang dipakai ukuran adalah masalah AHMADIYAH, memang karena Ahmadiyah menyimpang dari pokok ajaran Islam, namun selalu menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tidak dipersoalkan oleh umat Islam.
Kalau yang jadi ukuran adalah GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali ke sana, namun tampaknya mereka tidak ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia untuk kepentingan lain daripada masalahnya selesai.
Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adalah lingkungan. Di Jawa pendirian gereja sulit, tapi di Kupang (Batuplat) pendirian masjid juga sangat sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu melakukan mediasi.
Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yang ingin tata nilainya dirusak, kecuali mereka yang ingin menjual bangsanya sendiri untuk kebanggaan Intelektualisme Kosong ?
Kalau ukurannya HAM, lalu di Papua kenapa TNI / Polri / Imam Masjid berguguran tidak ada yang bicara HAM? Indonesia lebih baik toleransinya dari Swiss yang sampai sekarang tidak memperbolehkan Menara Masjid, lebih baik dari Perancis yang masih mempersoalkan Jilbab, lebih baik dari Denmark, Swedia dan Norwegia, yang tidak menghormati agama, karena di sana ada UU Perkawiman Sejenis. Agama mana yang memperkenankan perkawinan sejenis ?!
Akhirnya kembali kepada bangsa Indonesia, kaum muslimin sendiri yang harus sadar dan tegas, membedakan mana HAM yang benar (humanisme) dan mana yang sekedar Weternisme". [JJ/Trb/yi]






241 komentar:
1 – 200 dari 241 Lebih baru› Terbaru»mantaff ustadz
Subhanallah...hanya orang cerdas yg mampu mengungkapkan ini semua. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memberkahi jalan pak Ustad. Aamiiiiin....
Umat Islam Indonesia telah menunjukkan toleransi dan jiwa besarnya untuk menjadikan NKRI ini tegak bersatu...bermula dari keeikhlasannya merubah isi Piagam Jakarta menjadi Pancasila yg sekarang ini ada...
yes yes yes !
Setuju kyai..
Alhamdulillah...Allohuakbar!
Allahu akbar, smoga bs mjd pencerahan bagi ummat Islam di negeri ini...
mantap pak kyai...
nice
cerdas
pdato cerdas and brilian
mantap bro...
pak kiai aka sangat mengidolakannmu. terus berjuang untuk islam
untuk kalangan NUisme yg kental dgn oknum liberal, cukup menghebohkan, menjadi oase keadaan skrg ini. mudah2an di ikuti oleh para pemmbesar yg lainnya.
mudah2an ini awal dari kejayaan islam.
Luar biasa pak Kyai.....semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan untuk pak Kyai beserta keluarga dan seluruh umat manusia di dunia ini......
Subhanallah, allahu akbar, alhamdulillah barakallah senantiasa utk Kyai, keluarga, dan kaum muslim/mah yg mdh2an selalu diberi hidayah Allah SWT, aaamiiin.
subhanallah pak Hasyim, anda benar2 jenius
kalo ukuranx nasionalisme terlalu byk pengkhianat bangsa yg menjual negara kpd barat dg kesenangan sesaat, moga mkn byk yg sadar dan muncul pemimpin yg kuat unt Indonesia yg merdeka yg sesungguhx bkn diatur/takut oleh ngr manpn. Amin
Lazim ,
subhanallah.... inilah Kyai NU sejati, santun namun tegas, santun dalam bicara namun Tegas dalam Prinsip,,
pidato kaya gini yang merusak kesatuan NKRI...
yuk sama2 kita teruskan sosok generasi seperti ini,,krena mereka juga akan wafat,,
Natural dan tanpa tendensi.....,
Astaghfirullahal'adzim..
Kok bisa beliau mengatakan bahwa
"Kalau yang dipakai ukuran adalah masalah AHMADIYAH, memang karena Ahmadiyah menyimpang dari pokok ajaran Islam..."
Kami sebagai warga Ahmadiyah sama sekali tidak menemukan penyimpangan dalam ajaran Islam. Kami mengucapkan syahadat, rukun islam dan rukun iman yang sama tidak ada yang beda sama sekali.
Kami memang selalu dikhianati dan diserang disana-ini namun kami yakin Jemaat Ahmadiyah adalah jemaat Allah SWT yang senantiasa dilindungi.
Lihat di luar negeri sana banyak masjid-masjid berdiri dan Alquran diterjemahkan ke dalam segala bahasa, itu adalah berkat dari perjuangan Jemaat Ahmadiyah di seluruh dunia..
Assalamualaikum Bung Saripudin, Sudah lah Bung, bersikap jujur dan tulus itu lebih indah dan damai daripada harus terus berbohong. Permasalahan ajaran Ahmadiyah bukan hanya dibahasa satu atau dua tahun ini, tapi sudah puluhan tahun, juga bukan hanya di bahas oleh satu atau dua ulama, tapi sudah ratusan ulama dari seluruh dunia yang sepakat mengatakan AHMADIYAH bukan ISLAM karena jauh dari iman dua kalimah syahadat.
Mas sarip tolong jawab dengan singkat dan jangan bertele tele: Bagaimana kedudukan mirza ghulam ahmad dalam jamaah ahmadiyah yang anda anut ?
HEBAT,HEBAT,HEBAT!!!
@saripudin :
nabi terakhirmu siapa pak???
Subhanallah...hanya orang cerdas yg mampu mengungkapkan ini semua. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memberkahi jalan pak Ustad. Aamiiiiin....
saudara saudra gak usah di tanggapi tuh bang sarip....dasar orang sarap
rindu juga, seorang tokoh besar pidato seperti itu....sikat orang orang kayak bang sarip
nggiih
Pidato cerdas mencerahkan...Allahu'Akbar..
Subhanallah... Smoga umat Islam mendapat hikmah..
subhanallah. smga allah memberikan beliau kebrkahan dan keselamatan dunia khirat .. maju terus pak kyai kami semua dibelakangmu siap bantu..!
Kyai SMART
Subhanallaah...............
Smoga Pak Hasyim selalu dirahmati Allah
Subhanallah...
Subhanalloh, kyai yg cerdas..... hebat! ! Semoga tetep istiqomah.... dikaruniakan kebaikan di dlm hidupnya. Hidup kyai hasyim muzadi
anonim ente ngerti ga apa isinya..
Maksud anda bgmn? NKRI dbela dg ada pidato ini...
Bang syarip ....asalkan loe tau ghulam.mirza ahmad yang anda agung agungkan dia bukan nabi. melainkan orang yang du bayar oleh inggris untuk menyesatkan umat islam.
Saya sarankan anda harus banyak banyak belajar tentang islam supa anda tidak cepat menyimpulkan swauatu.dan pelajarilah twntang swjarah sejarah kenabian......
anonim ente ngerti ga apa isinya..
anonim ente ngerti ga apa isinya..
Islam adalah rahmatan lil'alamin....alllahuakbar.....
@Ibnu Asqori Pohan
Wa'alaikumussalam.
Alhamdulillah saya selama ini bersikap jujur mas kepada diri saya. Saya sangat yakin bahwa saya berada di Jemaat yang benar.
Ya, saya tahu masalah Ahmadiyah memang dibahas sejak lama. Memang terlihat Jemaat ini sekarang sedang terjadi banyak penyerangan dan tuduhan yang tidak benar. Namun yang terjadi di dalamnya malah bukannya warga jemaat ahmadiyah yang keluar, tetapi semakin banyak yang baiat dan bergabung ke dalamnya.
Kejadian itu semakin menguatkan kami sebagai anggota Jemaat Ahmadiyah.
@Hari Sasmito:
Kedudukan Hz. Mirza Ghulam Ahmad adalah Imam Mahdi dan Isa Almasih yang dijanjikan kedatangannya oleh Nabi Muhammad SAW.
@anwar:
Alhamdulillah mas Anwar, saya tidak saraf.
Saya masih bisa berpikir untuk bisa mengomentari tulisan ini.
@muhajir:
Astaghfirullahal'adzim..
Kalau boleh tahu dari mana Mas Muhajir mendapatkan fitnah seperti itu?
Wah, subhanallah luar biasa pak kyai, saya dukung pak terus gemakan al haq..
kepada rekan2 BeDa yang ingin cari belut, blogwalking yah :)
apakah menurut mas sarip nabi isa alaihi salam drenkarnasikan sebagai mirza gulam ahmad?
mantabs ustadz, setuju sekali deh sama ustadz ^_^
SubhanAllah..kondisi real..tegas lugas dan cerdas isinya..
syukron ustad....
SubhanAllah..kondisi real..tegas lugas dan cerdas isinya..
alhamdulillah, angin segar bagi umat.
sip margosip jos gandos top markotop, ..ahlussunah wal jamaah oye...
Bagus! Inilah baru sosok pemimpin yg cerdas dan berani melawan tekanan western zhalim zionis yg berkedok liberal-liberal sok mengagung-agungkan HAM yg definisinya dibuat sepihak oleh agen-agen barat.
Subhannallah, Allahu akbar...!!!
MANTABBS benar pidatonya...
Cerdas dan Berkualitas...
Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan panjang umur kepada pak Kyai sehingga Bapak dapat menjalankan amanah dalam mengayomi bangsa Indonesia dan umat muslim, umunya, amien...
M E R D E K A ..... !!!
Mas syarip tidak ada yg melarang ahmadiyah itu ada, hanya krn kalian menyebut diri kalian Islam mknya pd ribut. Ahmadiyah bukan Islam .. Dan setau saya imam Mahdi itu bukan Nabi Isa, nabi Isa bukan imam Mahdi.. Mereka 2 org yg berbeda. Anda blg imam anda adalah imam Mahdi Dan nabi Isa.. Anda toleran saja udah, Islam dan ahmadiyah itu beda alias ahmadiyah bukan Islam. Klo mau nyatakan saja agama kalian ahmadiyah.. Ok
Emang barat bisanya memojokkan dan mencari kesalahan orang lain.... jadi nggak usah heran jika mereka mengganggap dirinya paling benar dan hebat itu kan sama dengan syetan. Kenapa syetan tidak mau sujud sama adam ketika di perintah Allah... ya karena syetan (iblis) merasa lebih baik dari manusia. Merasa lebih baik = Sombong = Iblis.
semoga bisa diejawantahkan dengan baik, benar, jujur, dan jelas....amiin
Berikut ini adalah kutipan dan komentar dari tulisan di atas......
Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti karena laporan dari dalam negeri Indonesia. Selama berkeliling dunia, saya belum menemukan negara muslim mana pun yang setoleran Indonesia.
Ralat....
Indonesia bukan negara Muslim / Islam.
Kalau yang dipakai ukuran adalah masalah AHMADIYAH, memang karena Ahmadiyah menyimpang dari pokok ajaran Islam, namun selalu menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tidak dipersoalkan oleh umat Islam.
Bukan hanya Ahmadiyah yang menggunakan stempel Islam. Banyak aliran berbasis Sunni, Syiah maupun Wahabi pun memakai stempel Islam. Ahmadiyah berorientasi Politik Barat, dari sisi mana yah??? Apakah jika memang bermunculan agama-agama baru tidak akan dipersoalkan kemudian hari??? Siapa yang lebih berhak atas Islam maupun Allah; Syiah, Sunni ataukah Ahmadiyah??? Agama apa yang paling benar??? Semua ini berdasarkan keyakinan masing-masing. Berdebat ribuan tahun pun tidak akan ketemu jawabannya. Memangnya kita ini Tuhan???
Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yang ingin tata nilainya dirusak, kecuali mereka yang ingin menjual bangsanya sendiri untuk kebanggaan Intelektualisme Kosong ?
Dari sisi mana intelektualisme bisa dikembangkan jika kebebasan dalam berkumpul, berpendapat, dan mengemukakan pikiran ternyata dibatasi dan di bawah ancaman / intimidasi??? Hal yang demikian itu bukanlah iklim yang bagus untuk intektualisme, namun paling cocok untuk doktrinisme.
Akhirnya kembali kepada bangsa Indonesia, kaum muslimin sendiri yang harus sadar dan tegas, membedakan mana HAM yang benar (humanisme) dan mana yang sekedar Weternisme.
Kebenaran bukanlah berkiblat ke arah timur maupun barat. Kebenaran hanya milik Tuhan alam semesta belaka. Sebagai manusia yang majemuk, beragam, plural, unik, berbeda-beda dan juga memiliki persepsinya masing-masing; kita hanya bisa mengira-ngira saja. Itulah yang melandasi humanisme yang sesungguhnya. Bukan pemaksaan kehendak, unjuk kekuatan, maupun merasa diri paling benar.
Cerdas!!!!
tak ada kata lain untuk gus hasyim selain Allahu Akbar, kami umat islam indonesia mendukungmu
Buat Farid Primadi
1. Negara muslim maksudnya negara berpenduduk muslim terbanyak.
2. Islam yang saya pahami adalah Islam yang mengakui Allah Swt sebagai Tuhan yang Esa dan Muhammad Saw sebagai utusan terakhir dan menyempurnakan agama sebelumnya. Permasalahan Ahmadiyah adalah mereka menyebut diri mereka Islam tetapi mengakui Ahmadiyah sebagai nabi. dan setahu saya, Sunni ataupun Syiah tetap berlandaskan Iman kepada Allah dan Rasulullah Muhammad SAW.
4. Tentang Irshad Manji saya kurang tau persis karena belum tau bukunya secara utuh. tapi saya sepakat itu dilarang kalo memang jualannya Lesbian atau hubungan sejenis..
5. Mas saya ber-Islam karena saya yakin sepenuh hati bahwa agama saya adalah yang benar. bagaimana menterjemahkan panduan seperti kitab suci atau hadits Nabi, saya berpanduan kepada ulama yang memiliki pengetahuan untuk itu, terutama ulama hanif seperti KH Hasyim Muzadi. Kalo orang lain juga berpendapat bahwa agamanya yang paling benar ya monggo, saya gak ngotot kok..
Paan lagi nih???... Islam tuh Allah.SWT sebagai tuhan. Nabi Muhammad.SAW sebagai Rasulullah terakhir. Beres! Selain itu, bukan islam. Itu intinya syahadat khn...
@Farid
Indonesia bukan negara Muslim / Islam.
>tapi ayoritas adalah muslim. Yang benar Indonesia itu bukan negara Islam.
Bukan hanya Ahmadiyah yang menggunakan stempel Islam. Banyak aliran berbasis Sunni, Syiah maupun Wahabi pun memakai stempel Islam.
Ahmadiyah berorientasi Politik Barat, dari sisi mana yah??? Apakah jika memang bermunculan agama-agama baru tidak akan dipersoalkan kemudian hari??? Siapa yang lebih berhak atas Islam maupun Allah; Syiah, Sunni ataukah Ahmadiyah??? Agama apa yang paling benar??? Semua ini berdasarkan keyakinan masing-masing. Berdebat ribuan tahun pun tidak akan ketemu jawabannya. Memangnya kita ini Tuhan???
>beda Ahmadiyah dengan yang lain terkait masalah prinsip dalam Islam. Nabi dan Rasul terakhir dan menjadi penutup para Nabi dan Rasul adalah Nabi Muhammad. Setelah itu tidak ada lagi nabi dan rasul. Kita ini manusia yang berusaha mengikuti petunjuk dari Tuhan berpa Al Quran yang diwahyukan kepada Nabi terakhir Nabi Muhammad.
Dari sisi mana intelektualisme bisa dikembangkan jika kebebasan dalam berkumpul, berpendapat, dan mengemukakan pikiran ternyata dibatasi dan di bawah ancaman / intimidasi??? Hal yang demikian itu bukanlah iklim yang bagus untuk intektualisme, namun paling cocok untuk doktrinisme.
>hak dan kebebasan seseorang itu juga dibatasi hak dan kebebasan orang lain. Intinya semua itu harus seimbang tidak usah berlebih-lebihan.
Kebenaran bukanlah berkiblat ke arah timur maupun barat. Kebenaran hanya milik Tuhan alam semesta belaka. Sebagai manusia yang majemuk, beragam, plural, unik, berbeda-beda dan juga memiliki persepsinya masing-masing; kita hanya bisa mengira-ngira saja. Itulah yang melandasi humanisme yang sesungguhnya. Bukan pemaksaan kehendak, unjuk kekuatan, maupun merasa diri paling benar.
>Kebenaran adalah milik Allah SWT sebagai hamba-Nya dan Allah sudah memberikan semua petunjuk-Nya di dalam Al Quran. Mengenai humanisme, silahkan dilihat dan dibaca hadits2 Nabi baik itu berupa perkataan maupun perbuatan beliau.
Ada tuduhan di sidang HAM PBB. Ada pendapat Kiyai yang membela negeri ini.
ada yang menyokong pendapat pak Kyai
ada yang menentang dan menyanggah pendapat kiyai
ada yang bicara secara santun
ada yang berteriak-teriak karena penuh semangat
ada yang hanya bisa mencaci maki sesama anak negeri
ada yang ......
yah semoga ini sebagai bagian dari pertukaran pendapat tanpa perlu saling menghancurkan apalagi bakar membakar .......
(Husnu Abadi, di Negeri Riau
Buat Anonim....
1. "Negara Muslim" dengan "Negara berpenduduk Muslim terbanyak", memiliki makna konotasi yang berbeda.
2. Ahmadiyah bukanlah Nabi. Mirzam Ghulam Ahmad bukanlah Nabi. Dari pihak mana yang mengatakan Mirzam Ghulam Ahmad sebagai Nabi???? Baik Sunni (Ahli Sunnah), Syi'ah (Ahli Bait), maupun Ahmadiyah sama-sama meyakini akan datangnya Imam Mahdi, dan Mirzam Ghulam Ahmad diyakini oleh pemeluk Ahmadiyah sebagai Imam Mahdi.
3. Irshad Manji hanyalah seorang individu, yang ingin mengemukakan pikiran dan pendapatnya. Tidak ada yang salah mengenai hal tersebut. Baik Irshad Manji, saya, maupun Anonim berhak mengemukakan pendapat.
4. Saya tidak mempersoalkan apalagi memperdebatkan keyakinan masing-masing individu, karena itu soal masing-masing individu kepada Tuhan-nya. Saya pun tidak mempersoalkan keyakinan Mas Anonim. Yang saya yakini adalah, tidak ada manusia yang sanggup mengetahui segalanya. Membaca kumpulan lengkap hadits shahih Imam Bukhairi dan Imam Muslim, yang berhuruf Arab gundul itu pun, tebal dan berjilid-jilid, saya tidak sanggup. Bahkan mencari Hadits shahih dalam bentuk e-book saja, beserta terjemahannya, sampai sekarang tidak pernah bisa ketemu. Yang saya tahu; manusia ini majemuk, beragam, plural, unik, berbeda-beda dan juga memiliki persepsinya masing-masing baik dalam berpikir, berpendapat, maupun berkeyakinan.
Mas Anonim....
Yang Mas Anonim sampaikan, kebanyakan sudah saya jawab pada komentar Mas Anomin yang berbeda sebelumnya. Silahkan dibuka link berikut:
http://www.bersamadakwah.com/2012/06/inilah-isi-pidato-kh-hasyim-muzadi-yang.html?showComment=1338882216762&m=1#c5865165108491240985
Saya sebenarnya paling tidak suka berdebat, apalagi terjebak dalam permainan kata-kata. Terlebih lagi jika terjebak dalam permainan kata-kata yang sama sekali tidak berdasar. Demikian dan terima kasih.
saya tidak mau berpolemik dengan penganut liberalisme (baca: JIL) seperti Bung Farid ini, saya hanya ingin memberikan applause dan salut kepada Bapak Kyai Hayim Muzadi berkenaan dengan pidatonya ini (tadinya sy pikir Kyai NU tidak akan berbicara seperti ini), semoga pemimpin umat seperti pak Kyai ini semakin banyak di negeri ini.
Sadar sarap...Syahadat lagi lu yang bener..dasar sarap
sudah jangan dikomterain lagi ni orang...menyesatkan..close semuanya...
jangan didengarkan si Farid..dia Liberal..bahaya
@ bank Sarapudin
dapat dongeng dari mana kalao mirza gulam ahmad adalah
AL MAHDI dan isa AL masih yg di janjikan nabi kami muhammad...?!
datang kan sebuah hadits yg shohih dari rasullah ttg ucapan mu jika tidak anda adalah pendusta yg mengatas nama kan nabi muhammad
dan semoga allah membinaskan para pendusta atas nama nabi muhammad di dunia ini...
Saudara Philips Yth,
Saya bukan penganut liberalisme, saya pun bukan orang JIL. Saya hanya manusia biasa, yang tidak takut mengemukakan pikirannya. Jangan anda membuat prasangka tentang apa-apa yang Anda tidak ketahui atau pahami. Mudah-mudahan jelas dan tidak diplintir. Demikian dan terima kasih.
subhanallah...
Benar2 pidato yg luar biasa...
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan Rahmat dan Hidayah-Nya kepada kita semua.... Amin
Tuduhan sodara/i ini tidak berdasar, mirip seperti yang dituduhkan sodara Philips sebelumnya, buka link berikut: http://www.bersamadakwah.com/2012/06/inilah-isi-pidato-kh-hasyim-muzadi-yang.html?showComment=1338883473569&m=1#c128643776989121788.
Orang-orang macam sodara/i Anonim yang enteng memfitnah orang sembarangan inilah yang berbahaya. Budaya memfitnah, plintir kata-kata, unjuk kekuatan, dan merasa diri yang paling benar - adalah bahaya laten yang sebenarnya. Manusia bukan Tuhan!
Mantap, Ki.
Kita maju terus, pantang mundur !
love it.........
biasa aja ah pidatonya....heboh kenapa sih? mana bagian provokatifnya? bikin mesjid susah di papua, di jawa susah bikin gereja? gue rasa itu cuma menjelaskan fakta...bukan ajakan mari saling mempersulit, yang pasti harus dicari solusinya...susah? ya iyalah. enakan tidur...gampang :))
ini contoh pidato orang cerdas....keren
mas farid saya mau tanya pendapat anda tentang pembantaian umat muslim dipalestina yang dilakukan oleh yahudi....bagaimana pendapat anda tentang pelarangan pake jilbab disaat bekerja yang dilakukan oleh prusahaan yang orngnya banyk non muslim...apakah itu tidak melanggar HAM anda salah klo meralat pidato dr kh hasyim muzadi
Good 2
salut buat Pak Kyai. Jempol ditanganku ada 2, 2 jempol buat Pak Kyai.
Aamiin... :)
Good 2
Mas Kebo Holic,
Saya rasa kata-kata saya maksudnya sudah jelas. Kata-kata KH Hasyim Muzadi pun maksudnya jelas.
Kalau Mas Kebo Holic bertanya soal pembantaian; saya pun menentang segala macam bentuk pembantaian, intimidasi, diskriminasi, vonis hukuman mati semena-mena tanpa advokasi, dsb. Baik itu dilakukan oleh Muslim maupun oleh Non-Muslim.
Saya tidak merasa telah melanggar HAM dengan mengomentari artikel di atas. Saya rasa Bapak KH Hasyim Muzadi pun tidak merasa dilanggar HAM-nya oleh saya. Dari sisi mana saya melanggar HAM???
Saya rasa terlalu banyak sekat-sekat di sini.... Saya sebenarnya paling tidak suka berdebat, apalagi terjebak dalam permainan kata-kata. Terlebih lagi jika terjebak dalam permainan kata-kata yang sama sekali tidak berdasar. Demikian dan terima kasih.
Inti dari semua ini, apakah benar atau tidaknya...adalah semua menjadi latah dan ramai ketika berita2 seperti ini tersebar lewat bbm, media internet dll.
Lebih baik tersenyum dan membiarkan bibit perdebatan itu lewat saja...
Patuhi rambu2 lalu lintas kawan kawan :)
buat farid, ane nanya muslim tu apa? islam tu apa?
ane pengen tau sob, bukan mau debat lho ya
Sebelumnya saya ingin menyatakan bahwa saya bukan pakar agama-agama, bukan pula pakar Islam.
Sebatas yang saya tahu:
- Muslim itu orang yang memeluk agama Islam.
- Islam itu agamanya orang Muslim.
Informasi selebihnya, dapat ditanyakan langsung kepada para alim ulama yang lebih berkompeten menjawab pertanyaan sodara Anonim ini.
untuk yang beragama ahmadiyah silahkan menyadari bahwa untukmu agamamu dan untukku agamaku , itu adalah bentuk toleransi terbesar. kami menyadari bahwa agama ahmadiyah perlu diperjelas sebagai agama lain. mungkin nantinya juga bisa bergabung ke forum komunikasi antar umat beragama, akan lebih toleran seperti itu :)
singkat, padat, brilliant!!
Ya ini nih yang namanya ulama NU beneran. #JIL bosok yang sering mengatas namakan dirinya sebagai orang2 NU patut malu!
Etapi, mereka kan udah ga punya malu ya...
Buat Bung Farid.
Yang saya tahu ahmadiyah itu dakwah kedalam mengagungkan Ghulam Mirza...keluar mengatakan sebatas Imam Mahdi...Bila anda sudah jadi Ahmadiyah maka doktrin Ahmadiyah akan masuk..kalau dakwah keluar seolah-olah sama dengan Islam Yang lain. padahal ada misi tertentu didalamnya. makanya kenapa Mesjid ahmadiyah tidak bisa dimakmurkan oleh Orang Islam. Bila ada Islam Sholat di Dalam mesjid Ahmadiyah akan segera di Pel karena Islam dianggap kotor oleh Ahmadiyah karena belum baiat dengan ahmadiyah ....
@farid : katanya ngga suka bermain kata...tapi buktinya sebaliknya!
8:61 Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Mereka yg beriman sesungguhnya berkasih sayang dengan orang2 yg memusuhi Allah dan rasulNya (dg yg tidak beriman). Tetapi kamu tdk mendapatinya,mereka lebih menyukai permusuhan diantara mereka yg beriman dan tdk beriman, sebenarnya jika orang2 yg tdk beriman itu menjadi beriman atas kehendakNya sesungguhnya Allah melalui orang2 beriman itulah menanamkan iman kepd orang2 tdk beriman itu melalui kasih sayang orang beriman dgn Menyampaikan ayat2Nya
58:22 Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka. Mereka yg Dia telah tanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan Ruh-Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.
3:20 Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: "Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku". Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: "Apakah kamu (mau) masuk Islam". Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.
Tidak ada paksaan dlm beragama
2:256 Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
28:55 Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling daripadanya dan mereka berkata: "Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil".
27:92 Dan supaya aku membacakan Al Quran (kepada manusia). Maka barangsiapa yang mendapat petunjuk maka sesungguhnya ia hanyalah mendapat petunjuk untuk (kebaikan) dirinya, dan barangsiapa yang sesat maka katakanlah: "Sesungguhnya aku (ini) tidak lain hanyalah salah seorang pemberi peringatan".
Salam
http://penerang.info
28:56 Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.
teruskan dan lanjutkan pak kiay
Buat para pemimpin!!!! Anda harus bisa berpidato seperti ini.... Jangan cuma memandang uang saja!!!!
Saya belum menemukan negara muslim mana pun yang setoleran Indonesia.
Ralat....
Indonesia bukan negara Muslim / Islam
>> di Dunia Ini Belum ada Negara yang berasaskan Islam jadi emang Indonesia Bukan Negara Islam tapi Negara Muslim.
Siapa yang lebih berhak atas Islam maupun Allah; Syiah, Sunni ataukah Ahmadiyah??? Agama apa yang paling benar??? Semua ini berdasarkan keyakinan masing-masing. Berdebat ribuan tahun pun tidak akan ketemu jawabannya. Memangnya kita ini Tuhan???
>> Nah Jelas Anda hanya bertuhankan Logika Anda bukan pada keyakinan Nurani Anda. Al Haqqu Mirobbikum...Kebenaran itu Milik Tuhan..jadi yakinlah apa yang diperintahkan Alloh SWT, diukur Hanya pake logika Anda tidak akan pernah kamu temui kebenaran itu. Sumbernya adalah Alquran dan Sunnah. Anda Menyimpang dari itu maka anda bukan orang yang berkeyakinan dengan kedua sumber itu.
Dari sisi mana intelektualisme bisa dikembangkan jika kebebasan dalam berkumpul, berpendapat, dan mengemukakan pikiran ternyata dibatasi dan di bawah ancaman / intimidasi??? Hal yang demikian itu bukanlah iklim yang bagus untuk intektualisme, namun paling cocok untuk doktrinisme
>> Jika Anak anda berkumpul dengan orang-orang jahat adakah kemungkinan dia terbawa jahat ? apa yang akan anda lakukan kepada anak anda ? mengajaknya berdebat akan kebebasan berkumpulnya dan membiarkannya ?
Kalo memang Pak Kiyai seperti itu, wajar kalo kalah sama jagoannya Ulil....
Memang sosok Mirza Ghulam Ahmad memiliki tempat yang terhormat bagi pemeluk Ahmadiyah. Seperti halnya sosok Ali Bin Abi Thalib bagi pemeluk Syi'ah. Begitu pun dengan sosok Abdurrahman Wahid (Gus Dur) bagi orang-orang NU.
Apakah golongan Ahmadiyah menganggap Mirzam Ghulam Ahmad sebagai Nabi setelah Muhammad SAW, saya tidak tahu soal itu. Yang saya tahu, mereka menganggapnya sebagai Imam Mahdi.
mangstab gan, eh pak kyai :D
Maksud sodara Yol Yulianto ini bagaimana??? Saya tidak mengerti...
Saya hanya orang awam, tapi sangat peduli dengan Islam, mbok ya satukan barisan, jangan terpecah belah, bagi yang suka mengagungkan seseorang, kembalilah, hanya Allah swt. yang patut diagungkan, dan nabi Muhammad saw sebagai junjungan kita. Selain itu jangan dikultus individukan....bahkan kitapun tidak layak mengkhultuskan nabi. Aqidah Islam sudah sangat jelas.. dan syahadat adalah rukun Islam kita. tidak menjalankan dan menghayati rukun Islam, berarti sdh diluar Islam. Lakum dinukum waliadin..
kyai bego'''
ok lah..
generasi mudanya mana nih yang berani ngomong di dapan publik dan berlandasan??
:D
persiapkan, zaman kepemimpinan kita sudah tiba
anjeeeeeeng lho admin.....
@Anonim:
>> di Dunia Ini Belum ada Negara yang berasaskan Islam jadi emang Indonesia Bukan Negara Islam tapi Negara Muslim.
***** Menurut versi sodara Anonim, pengertian Negara Islam dan Negara Muslim seperti apa? Lalu, Arab Saudi termasuk kategori negara Islam ataukah Negara Muslim?
>> Nah Jelas Anda hanya bertuhankan Logika Anda bukan pada keyakinan Nurani Anda. Al Haqqu Mirobbikum...Kebenaran itu Milik Tuhan..jadi yakinlah apa yang diperintahkan Alloh SWT, diukur Hanya pake logika Anda tidak akan pernah kamu temui kebenaran itu. Sumbernya adalah Alquran dan Sunnah. Anda Menyimpang dari itu maka anda bukan orang yang berkeyakinan dengan kedua sumber itu.
***** Justru saya menyadari bahwa saya ini hanya manusia biasa, bukan Tuhan. Yang saya tahu Islam itu Islam. Saya bahkan tidak mengerti mana yang lebih Islam; apakah golongan Sunni, Syi'ah, Wahabi, maupun Ahmadiyah. Saya tidak memiliki wewenang dan kapasitansi untuk menjawab hal tersebut. Saya bukan Tuhan.
>> Jika Anak anda berkumpul dengan orang-orang jahat adakah kemungkinan dia terbawa jahat ? apa yang akan anda lakukan kepada anak anda ? mengajaknya berdebat akan kebebasan berkumpulnya dan membiarkannya ?
***** Saya setuju dengan anda, sebaiknya perkumpulan orang-orang jahat itu ditumpas. Setiap tindak kejahatan / kriminal itu bertentangan dengan norma hukum.
ini bnr Kyai...bnyak yg tw sebenarnya.tp takuuuuttt...
Utk Farid Primadi, sy hanya ingin mengomentari ini:
Dari sisi mana intelektualisme bisa dikembangkan jika kebebasan dalam berkumpul, berpendapat, dan mengemukakan pikiran ternyata dibatasi dan di bawah ancaman / intimidasi??? Hal yang demikian itu bukanlah iklim yang bagus untuk intektualisme, namun paling cocok untuk doktrinisme.
--Apakah menrut anda kebebasan itu tanpa batas,tanpa melihat budaya ataupun kearifan lokal suatu tempat?Misalnya; seumpama anda mmpunyai pendapat bhwa berciuman dg pacar dpn umum itu biasa,kmudian dg dalih diats anda melakukannya d dpan sbuah pesantren,apakh anda mnyalahkan orang yg mengusir anda dr tmpat itu?
pak kyai klo konsisten terus seperti ini... berjuang dan mati karena bela kyai ana rela... mangstab.......
islam rohmatal lil alamin
islam rohmatal lil alamin
Subhanallah..walhamdulillah..walaillahailallah..waallahuakbar
Semoga Pak Kyai selalu diberi kekuatan dan kesehatan..amin
@Farid...sudahlah saudaraku beristighfarlah....apa yg saudara bicarakan sudah saya dengar sejak bertahun - tahun yang lalu saat awal gerakan liberal di Indonesia mulai di pasarkan oleh para pendukung generasi pertama....omongan anda yang ngalor ngidul sok intelektual sok kebebasan sok humanis sok HAM dan sok sok yang lainnya...merupakan dagangan lama yang digembar gemborkan oleh para suhu kebebasan di dunia barat yang faktanya hingga saat ini tidak ada yang pernah diadopsi karena ternyata manusia sebenarnya tidak akan pernah bebas...karena anda mengandalkan logika semata maka silahkan pelototi di setiap negara baik di timur dan barat, fakta berbicara saudaraku...sudah sunatullah bahwa manusia terikat oleh aturan....silahkan pilih aturan Allah SWT atau aturan syaiton.
Udah, ga usah diurusin, cuekin aja @Saripudin & @Farid Primadi, yg satu ketipu sama dongeng, yg satu intelek keblinger, kata2nya ngawur ga jelas.
Farid: Oalah... bicara pnjang lbar trnyata buntut2nya g th scara mndalam ttg ahmadiyah => dr situ bs dambil ksmpulan klo otak manusia tu g ad apa2nya... Sll ada kkurangannya, g mgkin tahu smua hal cz yg Maha tahu hy Allah sj... Jd saya s7 dg pndapat di atas td klo anda mngedepankan pd logika anda... sadarilah bhwa pusat ato smber ilmu adalah agama... Jd ilmu yg benar tdk mgkin brtentangan dg agama.
Ingat hdup kita hy se x... Mau ngeyel trus masuk neraka ato nurut masuk syurga... mari kita pilih sendiri2...
Mngungkapkan pndapat saya rasa boleh2 saja asal argumennya kuat n klo salah g ngotot... Mski bgitu /lu diingat bhwa diam itu emas, sekiranya klo bicara kita bs berakibat buruk, mk sbaiknya kt diam sj... Jk ingin selamat mk jgn pertanyakan agama... Lakukan dg yakin insya Allah kt psti akan th hkmah di balik perintah maupun larangan-Nya... Jgn smpai kita trlalu kritis shg mncelakakan diri kita... Sungguh aku memilih menjadi bodoh dr pd mnjadi pandai tp kpandaian itu hy mmbuat aku ragu akan perintah dan larangan-Nya...
hei bang fuad primadi janganlah kau bertuhankan logika sesungguhnya didunia alam semesta ini hanya milik Allah SWT hingga nanti ajal mejemput anda baru tau jawabannya,
mengenai ahmadiyah ,bukan kah dalam ajaran islam imam mahdi datang ketika dajal datang di menjelang hari kiamat nanti! imam mahdi belum ada bang!!
hei bang fuad primadi janganlah kau bertuhankan logika sesungguhnya didunia alam semesta ini hanya milik Allah SWT hingga nanti ajal mejemput anda baru tau jawabannya,
mengenai ahmadiyah ,bukan kah dalam ajaran islam imam mahdi datang ketika dajal datang di menjelang hari kiamat nanti! imam mahdi belum ada bang!!
Hei bang fuad primadii janganlah kau bertuhankan logika, sungguh masalah yang kau perdebatkan didunia ini tak akan selesai bila kau bertuhankan logika!!insyallah hingga nanti ajal menjemput abang pasti dapat jawabnya
@farid P, anda itu sebenarnya pinter tp kok aneh. menafsirkan teks pidato yai hasim dengan persepsi sendiri, seakan udah bener. mbok yo, dikonfirmasi pada beliaunya sendiri. tp tulisan anda ditafsirkan oleh orang lain kok galau. ada apa dengan anda? klo yang anda pake adalah tafsir bebas teks, siapapun boleh menafsirkan teks/tulisan anda. klo pendekatan kontekstual ya, gak bs donk hanya dengan tulisan/teks aja.
Iya gitu terjemahan al-qur'an kedalam sgala bahasa berkat perjuangan jemaat ahmadiyah?
Lalu bagaimana PBNU sekarang mengomentari Mantan PBNU???
Berikan komentar terbaik, biarkan saja orang yang menjadikan akal sebagai tuhannya, jangan terlalu diikuti komentarnya, sudah jelas dan nyata pertentangannya. karena mereka sedang membakar hatimu dengan kebencian. biarkan saja berlalu, terlalu mahal energi dihabiskan untuk meladeni mereka. Maju terus pak Kyai, semoga kebenaran dapat disebarkan lebih luas. Ayo....semuanya bergerak untuk hal yang positif....
Wow, ماشآء الله...!! Komentar Bung Farid {5 Juni 2012 22:37} ini bagus sekali. Semakin menyejukkan. nge-NU banget! Anda ini Ahmadiyah atau NU sih! Ha ha ha! Baaroka'l-Loohu Lakum, ya!
*ALI
ya allah lindungi lah selalu pa hasim selalu dan generasi selanjut na agar agama islam yg benar dapat berdiri dinegara ini.aminnnn
Subhanallah... Alhamdulillah...,
Meskipun beberapa nama anonim mudah-mudahan beberapa komentar saya dapat tanggapi dengan baik
@Anonim
"..Dan setau saya imam Mahdi itu bukan Nabi Isa, nabi Isa bukan imam Mahdi.. Mereka 2 org yg berbeda. Anda blg imam anda adalah imam Mahdi
Dan nabi Isa.. Anda toleran saja udah, Islam dan ahmadiyah itu beda alias ahmadiyah bukan Islam. Klo mau nyatakan saja agama kalian ahmadiyah.. Ok"
Ya, saya juga menganggap dua orang itu berbeda. Tidak mungkin orang yang sama hidup di waktu yang berbeda.
Berikut saya kutip keterangan hadist mengenai Imam Mahdi dan Isa Almasih yang dijanjikan, Rasulullah saw bersabda dalam kitab Hadits Musnad Ahmad bin Hambal jilid II hal. 411:
Artinya: "Sudah dekat saatnya orang yang hidup di antara kamu, akan bertemu dengan Isa ibnu Maryam, yang menjadi Imam Mahdi dan Hakim Adil."
Rasulullah saw bersabda lagi dalam kitab Hadits Ibnu Majah bab Ayiddatuz-zaman:
Artinya: "Tidak ada Mahdi kecuali Isa."
Keterangan: Hadits ini menerangkan bahwa Mahdi dan Isa yang dijanjikan itu bukan terdiri dari dua orang tetapi seorang dengan dua nama.
Kita hanya berbeda penafsiran. Mudah-mudahan kekeliruan dan kesalahan dapat hilang jika kita belajar dan menggali terus.
@Anonim
"dapat dongeng dari mana kalao mirza gulam ahmad adalah AL MAHDI dan isa AL masih yg di janjikan nabi kami muhammad...?! datang kan sebuah hadits yg shohih dari rasullah ttg ucapan mu jika anda tidak pendusta yg mengatas nama kan nabi muhammad"
Dalam Surah Jum'at ayat 3 Allah swt berfirman:
Artinya: "Dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka. Dan Dialah Yang Maha Berkuasa lagi Maha Bijaksana."
Tafsir ayat ini terdapat dalam kitab Hadits Bukhari jilid III hal. 135:
Artinya: Hadhrat Abu Hurairah r.a. menerangkan: "Kami sedang duduk duduk dekat Nabi saw ketika Surah Jum'at diturunkan kepada beliau saw.
Sahabat-sahabat bertanya siapakah yang dimaksudkan dalam ayat itu. Beliau tidak menjawab hingga sahabat-sahahat itu bertanya sampai tiga kali. Di antara kami terdapat seseorang yang bernama Salman dari Farsi (Iran). Kemudian Rasulullah saw meletakkan tangannya ke atas pundak Salman seraya bersabda: "Jika iman telah terbang ke bintang Surayya, beberapa orang laki-laki atau seorang laki-laki dari antara orang ini (asal Persia) akan mengambilnya kembali."
Sesuai dengan ayat tersebut beserta tafsirnya yang tersebut dalam Hadits Bukhari, maka Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad adalah orangnya, karena nenek-moyang beliau berasal dari Persia dan tinggal di Qadian,India. Dan beliau pulalah yang mendakwakan dirinya sebagai Masih Mau'ud dan Imam Mahdi yang, membawa kembali iman dari bintang Surayya."
Saya sedikit tergerak membaca beberapa komentar di atas untuk ikut nimbrung juga nih. Mohon maaf sekedar urun pendapat saja, mudah2an meramaikan komentar-komentar yang ada dan bukan menambah panas suasana .
1. Islam itu Benar (keyakinan kami sebagai umat Islam), aturan2 nya sudah jelas dalam Islam, sudah ada petunjuk/rujukannya, kita sebagai muslim bersandar kepada petunjuk tertulis maupun ulama, kalau ulama sudah tidak dipercayai, mungkin sudah lain soal, tapi sekarang insya Alloh kita masih mempercayai Fatwa Ulama. Jika bertentangan dengan itu, berarti sudah bisa dikatakan keluar dari Islam. Mungkin mas Farid tadi kalau kebetulan beragama Islam, sudah tidak mempercayai Ulama lagi. Mengenai masalah kebebasan ataupun HAM, kacamata Islam adalah kebebasan yang bukan tidak terbatas, tapi sudah ada aturannya, tidak bisa sembarangan melakukan suatu hal, karena sudah ada rujukannya, berupa larangan ataupun perintah. Kalau dibenturkan dengan alasan karena Indonesia bukan negara Islam, sudah jelas tadi disebutkan, Alhamdulillah jumlah umat Islam masih yang terbanyak di Indonesia, sesuai dengan keyakinan yang dianut oleh sebagian besar pemeluk di Indonesia, aturan-aturan sesuai kaidah Islam menurut saya masih sangat layak untuk kita hormati. Kemudian satu lagi, mengutip perkataan salah satu anggota ormas Islam saat acara “DEBAT” di tipi dulu, beliau mengatakan Indonesia memang bukan negara Islam, tapi Indonesia bukanlah Negara SETAN, yang semuanya bebas bertindak tanpa ada norma-norma yang membatasi. Contoh kasus seperti adanya pernikahan/hubungan sesama jenis di Indonesia, fenomena ini bukan hanya Islam saja yang menentang, agama lain pun menentangnya.
2. Mengenai intelektualisme, sekali lagi apabila kita masih memeluk Islam, pengembangan intelektualisme tetap berdasarkan pada kaidah atau ajaran dalam Islam, yang memiliki batasan-batasan. Di sini penggunaan istilah Doktrinisme mungkin karena sering dipakai oleh penulis sejarah untuk mengidentikkan dengan pemberontakan kurang pas digunakan untuk ajaran Islam. Mungkin bisa kita gunakan kata “Ajaran” Islam. Ajaran Islam yang kita pandang sebagai ajaran mulia memuat nilai-nilai yang harus dipatuhi dalam hidup. Jadi intelektualisme tetap berkembang dengan dihiasi nilai Keislaman. Intelektualisme teramat sangat luas ranahnya, saya pikir yang dibatasi tidak terlalu luas, hanya pada ranah tertentu yang kemungkinan bertentangan dengan Nilai Islam saja yang dibatasi. Dengan kondisi ini, bahwa Islam dipahami dengan baik oleh pemeluknya sangat menjadi harapan sehingga pemeluknya dapat menaati rambu-rambu yang sudah ada, jadi tidak sembarangan mendukung hal tertentu mengatasnamakan kebebasan berpendapat. Kita tetap menghargai umat lain mengemukakan pendapatnya, tapi kita juga sangat menghargai apabila umat lain menghargai dan menghormati keberadaan dan ajaran-ajaran Islam itu sendiri. Namun jika ternyata yang tidak menghargai atau menghormati ajaran Islam itu adalah umat Islam itu sendiri, kewajiban kita lah untuk mengingatkan dan mengarahkan. Kebebasan itu selain dibatasi menurut kacamata Islam, kacamata universal juga membatasi kebebasan dengan penghargaan dan menghormati kepada orang lain.
3. Mungkin yang menjadi ganjalan mas Farid dari segi ancaman atau intimidasi, saya tidak bisa komentar banyak juga dalam hal ini, mungkin ada tahapan tahapan tertentu apabila yang diintimidasi adalah internal Islam sendiri, karena tetap ada kekhawatiran bahwa penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan dapat memberikan efek domino yang pada akhirnya menghancurkan Islam itu sendiri, seni mengingatkan dan mengarahkan saja yang mungkin perlu dibenahi agar tidak tersakiti. Tapi apabila ada dukungan dari Luar Islam untuk menggerogoti Islam dari dalam, mudah2an Allah melindungi kami.
(coolcust)
4. Sangat Benar bahwa kebenaran hanyalah milik Allah swt, tapi kami sebagai muslim memiliki keyakinan kuat bahwa kami berada pada jalan yang benar, untuk apa kita mengaku Islam tapi masih tidak meyakini Islam itulah yang paling benar. Yang melandasi humanisme adalah penghargaan dan penghormatan kepada orang lain, bukan menghina dan merusak dan menghina ajaran yang diyakini orang lain. Memang bukan dengan pemaksaan kehendak, tetapi dengan diskusi cerdas dan persuasi yang baik, kalau ini saya sepakat.
5. Saya justru prihatin dengan betapa kerasnya pembelaan beberapa gelintir umat Islam ini pada orang-orang yang “menghina” ajaran Islam, sangat sedih dan miris membacanya. Tapi kalau yang membela di luar Islam, walaupun tetap sedih, tapi tidak semiris ini. Sekali lagi kebebasan itu baik, tapi ada batasan2nya agar tidak mengganggu/menghina/memojokkan/ ajaran yang diyakini orang lain.
Untuk komentar kedua, mengenai konotasi berbeda, tinggal kita melihat sisi pemahaman saja, kita tau kok, kalau maksudnya Kiyai Hasyim itu mengatakan Indonesia Negara Islam itu maksudnya dengan jumlah penduduk yang sebagian besar beragama Islam, bukan lantas mengkritisi dan berprasangka buruk kepada beliau dan mengira bahwa Kiyai Hasyim tidak mengakui adanya agama lain di Indonesia. Memang konotasinya berbeda mas Farid, tapi kita berusaha cukup bijak untuk menelaahnya. Jadi tidak perlu dibahas panjang lebah tho.
Kalau terkait ajaran ahmadiyah, entah Mirza Ghulam Ahmad itu Nabi atau bukan, rujukan saya para Ulama saja lah. Insya Alloh mereka sudah memahami seluk beluknya, tidak harus kita yang Membaca kumpulan lengkap hadits shahih Imam Bukhairi dan Imam Muslim, yang berhuruf Arab gundul itu , tebal dan berjilid-jilid, mencari Hadits shahih dalam bentuk e-book saja, beserta terjemahannya, dll. Kami sudah punya rujukannya. Mohon hormati kami juga dengan keyakinan ini.
Kemajemukan dan keprulalan ini dari kacamata Islam adalah sunnatulloh, Islam itu memberikan Rahmat pada seluruh alam. Tetap kita hargai dan hormati dan mengharapkan yang diluar Islam ini juga bersedia menghormati ajaran yang kami yakini.
(Coolcust)
smoga Allah SWT. tetap memberi umat Islam tokoh tokoh yang sanggup dan mampu memperjuangkan Islam di muka bumi seperti al-Mukarram tersebut, amiin. mari kita selalu berdoa demikian agar kita termasuk orang yang tidak enggan memperjuangkan agama Allah SWT.
@ Mas Farid P. : udah deh, ternyata ujung ujungnya kesimpulan pendapat Anda adalah : Anda banyak tidak mengerti, karena kata kata itu sering Anda lontarkan, namun begitu kerasnya Anda mempertahankan pendapat ketidak mengertian Anda tersebut saat ini, jadinya lucu. Anda membela orang lain, yang Anda sendiri tidak mengerti tentang yang Anda bela, Anda hanya menginginkan kebebasan, semua orang boleh begini boleh begitu, namun kebebasan orang lain itu mengusik orang lain juga, lucu kan?
Selain itu, kekritisan Anda terhadap pidato Pak Kyai tersebut hanya sebatas kata yang bisa dikonfirmasi kepada sumbernya, namun Anda bolak balik bilang tidak mau berdebat dengan sekedar mengolah kata kata, kok tidak konsisten, sekali lagi lucu kan? saya sarankan Anda belajar banyak dulu, siapa tahu dari hasil belajar tersebut Anda sadar dan menjadi orang seperti Pak Kyai tersebut, saya kira itu lebih baik bagi Anda. terima kasih dan mohon maaf.
Anonim mengatakan...
Buat Bung Farid.
Yang saya tahu ahmadiyah itu dakwah kedalam mengagungkan Ghulam Mirza...keluar mengatakan sebatas Imam Mahdi...Bila anda sudah jadi Ahmadiyah maka doktrin Ahmadiyah akan masuk..kalau dakwah keluar seolah-olah sama dengan Islam Yang lain. padahal ada misi tertentu didalamnya. makanya kenapa Mesjid ahmadiyah tidak bisa dimakmurkan oleh Orang Islam. Bila ada Islam Sholat di Dalam mesjid Ahmadiyah akan segera di Pel karena Islam dianggap kotor oleh Ahmadiyah karena belum baiat dengan ahmadiyah ....
Saya sedikit mengklarifikasi, di mesjid ahmadiyah saya tinggal tidak melakukan demikian kok, semua muslim boleh saja masuk dan beribadah disana. Sungguh tuduhan itu tidak benar dan hanya sering dilontarkan karena mereka tidak menyukai kami.
LOL
Salut buat ustad.....
semoga umat Islam di negeri ini semakin kuat aqidahnya.......
yang benar pasti selalu benar, semoga masih ada ustad yang bukan berceramah seperti artis tp menyuarakan kebenaran seperti ini.
ini baru ulama! TOP BGT! (:
SETUJU PAK HASYIM MUZADI, KATAKANLAH YANG BENAR. SELAMA INI ISLAM SELALU DI OBOK2 OLEH MEDIA ASING YANG BERKOLABORASI DNG MEDIA DALAM NEGERI DAN PARA ANTEK2 NYA.
Sudah saat nya Negara kita ini mempunyai sosok pemimpin yang berpedoman kepada Qur'an & Hadist.
Lanjutkan Pak KIayi,jangan takut oleh ancaman2 orang2 Yahudi.Allohu Akbar.....
pidato yang santun, namun mengena. luar biasa pak kiai
Adalah kebenaran yang sudah saatnya menang.
Adalah kebenaran harus benar benar benar dalam jiwa jiwa islam yang luhur.
Adalah kebenaran yang harus terus diperjuangkan.
Kebenaran adalah Benar dari ukuran apapun apalagi bila mengukur dari kalam Alloh.
Pak Hazim..... perjuangkanlah kebenaran tersebut.
Masing masing kita punya pilihan, dan kita punya keyakinan yang beda lalu....... untuk apa berdebat. toh ALLAH sudah siapkan Sorga & Neraka silahkan pilih yang mana...........
Jelas2 ahmadiyah menyimpang koq slalu membela diri,kl anda org ahmadiyah yg brjiwa islam hrus brani bicara bhwasanny ahmadiyah memang menyimpang,jgn bwa2 islam,krn ahmadiyah sudah bkan islam,
Intiny yg bicara/menentang pidato hasyim muzadi adalah org2 yg tdk menyukai islam..
ak salut dgn bpk begitu tegas berani itu yg perluh dicontoh oleh pejabat2 lain nya jgn gurus kantong pribadi dan keluarganya sj...berjuanglah untuk islam dan negara ,insahALLAH akan membuka kebenaran y....untuk yg memperdebatkan agama yg benar dan yg salah...agama semua y benar cmn yg di akui oleh ALLAH hanya islam yg berpegang pd Alquran dan sunahrosululoh selain itu semua hanya agama yg disyah kan oleh UUD 45.atau agama toleransi....
sy salut dg pak Hasyim......lanjutkan pak!!!!
-buat mas Farid Islam itu DIN dan hanya Allah SWT yg maha benar atas segalanya....islam tidak bisa kita jalani dengan LOGIKA manusia, karena Islam adalah Agama(ajaran/aturan) yg diturunkan Allah bukan agama yg dibuat oleh manusia, aturan2 yg ada di dalamnya harus kita patuhi meskipun tidak sesuai dg logika dan akal kita. cth : (kalo mas farid kebetulan org muslim) seorg laki2 yg habis wudhlu kemudian bersentuhan dg wanita yg bukan mukhrim, dan laki2 itu diharuskan berwudhlu lg. secara logika menurut anda(mas farid) apa hubungannya wudhlu dg bersentuhan dg lawan jenis yg bukan mukhrim??tidak logis kan??tp itulah aturan agama yg harus kita patuhi sebagai pemeluk agama islam karena agama bkn berasal dr logika manusia mas. jadi jangan truz mentang2 kurang liberal, aturan dlm agama kita perlunak sesuai dg hati nurani kita,mencari hadist2 ato dalil2 yg sekiranya meringankan ato membenarkan kita untuk bertindak sesuatu....itulah yg biasa dilakukan oleh org2 liberalisme, dan jg para jamaah ahmadiyah. intelektualitas anda sy akui bagus tp tidak pantas jika diperuntukkan berdebat ttg masalah agama, anda lebih pantas utk berdebat ttg karya ilmiah dan ilmu2 lainnya selain agama. terimakasih
sapa yang kyai bego mas??
Yang Baik selalu di tentang dan yang buruk selalu di bela. itu lah sifat - sifat syetan. Jika yang buruk tidak bisa di terima, maka syetan menggunakan jalan penyesatan. itulah Dunia, Dunia, Dunia Fana. Semoga Allah Menyertai Kiyai - kiyai seperti ini yang membela Islam 100%.
Nilai Pidato Hasyim Muzadi - Sebagai Sekjen ICIS, nilainya 8 - Sebagai Presiden WCRP nilainya 2 Kalau dirata-rata 5, termasuk yang tidak lulus UN
Buat versi englishnya ustad...B
buat bang sarip? apa yg dilakukan imam mahdi selama hidup di dunia ini terhadap dajjal ?
bukankah kita tau imam mahdi hadir ke dunia untuk melawan dajjal ? dan bukankah imam mahdi hadir didunia sebagai tanda akhir dunia?
alhamdulillah,seharusnyalah kita harus berkata jujur,begitu banyak orang2 di sekitar kita menuntut yang tidak2 dengan dalih toleransi,sementara mereka sendiri tidak mau bertoleransi terhadap ummat Islam yang di daerah mereka jumlah ummat Islam minoritas...banyak bahkan terlalu banyak malah...la kenapa ini didiamkan???
Takbiir
sudah lama aku tak dengar pemikiran nan jujur lagi lugas, tapi tetap beradab sekaligus cerdas dari tokoh Indonesia,
semoga ALLAH tetap menjagamu Ustadz agar tetap istiqomah menegakkan Islam
Satu topik, begitu banyak komentar dan pendapat. Negara kita memang dikaruniai dengan orang-orang yang cerdas dan pintar. Semoga kecerdasan dan kepintaran saudara-saudara sebangsa ini bermanfaat bagi kemakmuran umat Indonesia. Makmur jiwanya makmur badannya... Dari Indonesia untuk semesta....
(farid: "...Membaca kumpulan lengkap hadits shahih Imam Bukhairi dan Imam Muslim, yang berhuruf Arab gundul itu pun, tebal dan berjilid-jilid, saya tidak sanggup. Bahkan mencari Hadits shahih dalam bentuk e-book saja, beserta terjemahannya, sampai sekarang tidak pernah bisa ketemu. Yang saya tahu; manusia ini majemuk, beragam, plural, unik, berbeda-beda dan juga memiliki persepsinya masing-masing baik dalam berpikir, berpendapat, maupun berkeyakinan.")
Makanya belajar mas Farid. jangan asal bicara tanpa ilmu, benar manusia itu majemuk,unik,punya persepsi masing-masing, itu bukti kekuasaan Allah SWT, bagaimana jika persepsi manusia itu salah, di mata Tuhan nya mas Farid? (jika anda percaya Tuhan), oleh sebab itu Allah Menyuruh belajar, dan agar manusia tidak sesat Allah memberi petunjuk pada manusia mana jalan yang benar dan lurus, satu pertanyaan untuk anda pernahkah anda membaca Al-Quran,Injil, Taurat, Zabur,atau tripitaka atau kitab lainnya, mereka meimliki perbedaan satu dengan yang lainnya, oleh sebab itu pilih lah mana jalan mu :peace:
Lanjutkan pak terus suarakan syarih islam
@neubie_gan
buat bang sarip? apa yg dilakukan imam mahdi selama hidup di dunia ini terhadap dajjal? bukankah kita tau imam mahdi hadir ke dunia untuk melawan dajjal ? dan bukankah imam mahdi hadir didunia sebagai tanda akhir dunia?
Hal pertama perlu diluruskan dahulu adalah pemahaman mengenai dajjal itu seperti apa. Untuk mas neubie_gan atau rekan-rekan lain apabila ingin mengetahui detailnya dapat mendownload e-book ini,
berikut link saya sertakan
https://docs.google.com/open?id=0B3tXDMEoe9XJdUxhR1hMZTB5VEU
Penjelasan kami terdapat pada Pertanyaan ke 3, dan uraian singkatnya adalah sebagai berikut:
"...Adapun, cara membunuh Al-Masihid-Dajjal menurut Hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan Hujjah, maka dari itu Pendiri Ahmadiyah telah menulis dalam banyak bukunya
bahwa Al-Masih Isa ibnu Maryam itu sudah wafat, beliau ‘alaihis salam hanyalah seorang manusia yang dipilih sebagai Nabi untuk memimpin Bani Israil dan setelah menunaikan tugasnya beliau diwafatkan dalam usia 120 tahun dan dimakamkan di Jl. Kanyar, Kasymir, India. Sehingga berkat Hujjah yang didukung dengan dalil-dalil dan bukti, insya Allah kaum Kristiani akan menyadari bahwa Tuhan Yesus (Isa‘alaihis salam) yang selama ini mereka anggap sebagai Tuhan, ternyata hanyalah seorang manusia biasa yang sudah lama diwafatkan dan dikubur di bumi ini juga, lalu mereka mau meninggalkan agama palsunya itu. Itulah makna kematian Al-Masihid-Dajjal. Jadi, maksud mata kanan Al-Masihid-Dajjal buta adalah kaum Kristiani (Ya’juj wa Ma’juj) dalam hal kerohanian (agama) dalam kegelapan sampai-sampai
mereka mau menerima seorang manusia yang sudah lama mati dan terkubur di bumi ini sebagai
Tuhan, padahal beliau hanyalah manusia biasa yang berpangkat Nabi atau Rasul Allah;
sedangkan mata kiri Al-Masihid-Dajjal cemerlang maknanya adalah mereka dalam urusan
duniawi (materi) dapat melihat dengan terang benderang, sehingga mereka dapat mengetahui
tempat-tempat yang mengandung kekayaan alam di seluruh pelosok dunia ini.."
Komen di sini cuma numpang jualan belut yah mas....????
Sekilo berapa duit mas??
Wah, bahasanya ngeri.... bikin bulu kuduk berdiri.... dulu SD-nya di mana Mas???
Ide yang brilian dan jenius, Bang Amrizal.... ntar kalau versi englishnya kelar, bisa dijokul ke semua negara.... ntar duit yang terkumpul bisa buat nyalonin Pak Hasyim jadi Presiden. Mantap!!!
Kok ketawa sih eneng??? Ada yang lucu yah???
Saya setuju dengan Anonim dan Anonim di atas!!!!
mohon shared
subhanallah stadz! Allahu Akbar!!
jika ada suatu permasalahan apapun kembalikan semua pada alQuran dan hadits..
jika ada suatau perselisihan jangan lupa kembalikan semua pada alqur'an dan hadits.
Salut buat mas farid, lega rasanya membaca komen yang berbobot dan mencerahkan. Saya berharap akan banyak orang yang mempunyai visi seperti anda, matang, luas dan tidak terdikotomi.
AHMADIYAH
BIKIN ULAH
BIKIN POLAH
SIAPA JIGA TU MIRZA GULAM AHMAD..?
USTAD BUKAN..?
ULAMA BUKAN..?
BERGURU DIMANA DULU..?
ALUMNI PESANTREN MANA..?
DI UNIVERSITAS MANA..?
UDAH NAIK HAJI BELUM..?
YANG MENGANGKAT JADI IMAH MAHDI JUGA SIAPA..?
BISA BERKELAHI GAK YA..?
IMAM MAHDI ITU KUAT LHO..?
SAKTI YA..?
KOK MASIH MAKAN..?
KOK BISA MATI..?
KOK DI BAIAT..? DALILNYA GIMANA BUNYINYA..?
APA ADA YANG TAU JAWABNYA..?
Setuju banget dengan Pak Ustad. Negara lain mengatasnamakan HAM, HAM yang mana? HAM paham sekuler?
Pak Hasyim Muzadi memang Kyai yang berlian...walo saya bukan orang NU ..tapi sangat kagum sama beliau ..semoga sebagai pembelajaran kita semua sebagai bangsa dan terutama pemimpin kita untuk membuka mata dunia tentang HAM yang benar dan HAM versi Barat...HIDUP PAK HASYIM..
paiton mengatakan :
Hidup penuh dengan aturan, berkendara saja harus mematuhi aturan berlalu lintas. contoh saja ketika anda di perempatan jalan , dan lampu indikator warna merah. menurut aturan kan, anda harus berhenti. coba anda bayangkan atau anda praktekkan sendiri di lapangan. jika lampu warna merah, anda ngotot untuk tetap menerobos. anda pasti akan tahu akibatnya.
salut unutk pak hasyim.
Dengarkan aja si Farid itu, bagus kok ulasannya. Farid jauh lebih cerdas dari Hasyim Muzadi. Tentunya lebih cerdas lagi jika dibandingkan dengan preman2 berjubah yg ngaku2 ulama spt habib rizieg, sobri lubis dan nama2 menjijikkan lainnya yg tidak pantas disebut disini.
HM:
"Kalau yang dipakai ukuran adalah masalah AHMADIYAH, memang karena Ahmadiyah menyimpang dari pokok ajaran Islam, namun selalu menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tidak dipersoalkan oleh umat Islam."
Betapa sombongnya argumen seperti ini.
Kira kira kasarnya:
"Karena Si A tidak sesuai dengan pemahaman SAYA, maka Si A harus menyesuaikan dengan pemahaman SAYA."
Kalau argumen a la "pemahaman Saya harus dipaksakan ke orang lain" itu memang LAYAK dipakai,
Maka sebenarnya Ahmadiyah juga bisa menyatakan hal yang sama:
"Karena HM menyimpang dari ajaran yang ahmadiyah yakini sebagai Islam, maka HM harus berhenti memakai label islam."
Adil ya?
Next...
HM:
"Kalau yang jadi ukuran adalah GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali ke sana, namun tampaknya mereka tidak ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia untuk kepentingan lain daripada masalahnya selesai."
Kata kuncinya di sini adalah:"Nampaknya".
Jadi dengan menggunakan praduga, dan bukannya fakta, seorang intelektual besar ini bisa dengan mudah menyalahkan korban?
HM:
"Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adalah lingkungan. Di Jawa pendirian gereja sulit, tapi di Kupang (Batuplat) pendirian masjid juga sangat sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu melakukan mediasi."
Bandingkan rasio jumlah Masjid:Gereja dan Muslim:Kristen, di Jawa dan Papua.
Akan didapat bahwa Papua LEBIH toleran daripada jawa.
Monggo dihitung faktanya.
HM:
"Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yang ingin tata nilainya dirusak, kecuali mereka yang ingin menjual bangsanya sendiri untuk kebanggaan Intelektualisme Kosong ?"
Jika tidak ingin mendengar mereka, ya monggo jangan dengar.
Melarang orang lain berbicara karena tidak sesuai dengan tata nilai "SAYA", adalah kesombongan.
HM:
"Kalau ukurannya HAM, lalu di Papua kenapa TNI / Polri / Imam Masjid berguguran tidak ada yang bicara HAM? Indonesia lebih baik toleransinya dari Swiss yang sampai sekarang tidak memperbolehkan Menara Masjid, lebih baik dari Perancis yang masih mempersoalkan Jilbab, lebih baik dari Denmark, Swedia dan Norwegia, yang tidak menghormati agama, karena di sana ada UU Perkawiman Sejenis. Agama mana yang memperkenankan perkawinan sejenis ?!"
Lhah ya monggo dipermasalahkan. Bersuaralah!
Membandingkan dengan negara yang benderanya saja salib, tidaklah relevan. Di arab saudi apa boleh mendirikan gereja?
Perancis tidak hanya melarang jilbab, ia juga melarang kalung salib. Adil toh? ITUPUN hanya yang berkaitan dengan pemerintahan, di tempat umum dan privat, boleh boleh saja.
Denmark dkk itu adil bagi penduduk yang TIDAK diakomodir oleh agama. Kalau di sana agama melarang pemeluknya, tetap sah sah saja. Itu pemerintahan yang inklusif dan adil bagi setiap perbedaan.
Mantap....
jika engkau mengerti akan pancasila maka engkau adalah bangsa Indonesia...
dan bangsa Indonesia adalah bangsa yang memberi kebebsan kpd stiap orang untuk memilih agamanya masing2 bukan untuk membela agamanya...
karna yang harus kita bela adalah Tanah Air Indonesia....
karna agama itu adalah kepunyaan Tuhan dan yang akan membela agama itu adalah Tuhan sendiri bukan kita manusia...karna jika Tuhan sanggup menjadikan langit dan bumi beserta dengan isinya (manusia)...masakan Dia tidak bisa berbuat sesuatu untuk membela umatNya (yang ada dalm agama itu)...
jadi kita sebagai manusia jalankan saja apa yang menjadi bagian kita dan Tuhan akan menjalan kan apa yang menjadi bahagian Tuhan....
tidak perlu kita harus membela ini dan itu....karna kita sudah punya pemerintah yang bertugas untuk menghukum yang salah....karna pemerintah adalah wakil Tuhan.....
dan tidak ada yang berhak untuk menghukum selain pemeritah di bumi Indonesia....
hidup bangsa Indonesia....
Subhanallah....mudah-mudahan KH Hasyim Musadi istiqomah dengan isi pidato ini dan rela menjadi PR nya umat islam, khususnya di Indonesia yang selalu kalah dalam menciptakan opini publik...teruslah berucap Pak Kiyai...karena dengan kata-kata Bapak bisa berbuat...
Asallamu 'laikum Wr..Wbr..
Subhanalloh.. sungguh kami sebagai warga Nahdliyin teramat sangat bangga dengan apa yg mnjadi pemikiran Al Mukarom Mbah Kyai Hasyim.. krn sangat sesuai dng pendapat sebagian besar Kyai Khos, Ulama, Habib dan Warga Nahdliyin.. ini realita.. memang demikianlah adanya pendapat warga NU kultural.. tapi sayangnya hal semacam ini tdk diakomodir oleh NU struktural (yg di organisasi).. shg antara warga Nahdliyin dan PBNU (kepengurusan sekarang) trkadang berbeda pandangan mengenai beberapa hal... kami warga Nahdliyin sungguh prihatin di kepengurusan NU yg skr ada gejala terkontaminasi virus Liberalisme.. Pendapat Mbah Yai Hasyim sungguh sangat mencerahkan kami warga Nahdliyin, smoga Alloh mmberkahi Beliau.. Amin Ya Mujibathissyailin.. Kami warga Nahdliyin sami'na wa atho'na Yai...
Asallamu 'laikum Wr..Wbr..
Subhanalloh.. sungguh kami sebagai warga Nahdliyin teramat sangat bangga dengan apa yg mnjadi pemikiran Al Mukarom Mbah Kyai Hasyim.. krn sangat sesuai dng pendapat sebagian besar Kyai Khos, Ulama, Habib dan Warga Nahdliyin.. ini realita.. memang demikianlah adanya pendapat warga NU kultural.. tapi sayangnya hal semacam ini tdk diakomodir oleh NU struktural (yg di organisasi).. shg antara warga Nahdliyin dan PBNU (kepengurusan sekarang) trkadang berbeda pandangan mengenai beberapa hal... kami warga Nahdliyin sungguh prihatin di kepengurusan NU yg skr ada gejala terkontaminasi virus Liberalisme.. Pendapat Mbah Yai Hasyim sungguh sangat mencerahkan kami warga Nahdliyin, smoga Alloh mmberkahi Beliau.. Amin Ya Mujibathissyailin.. Kami warga Nahdliyin sami'na wa atho'na Yai...
Dengan pidato tersebut menandakan minimnya pemahaman keIslaman bangsa Indonesia karena isi pidato itu sudah lama saya pahami dalam Materi Al-Gazwul Fikri anggota pemula, bahkan 14 Abat tahun yang lalu Rasulullah SAW sudah memberitahu didalam Al-Qur'an, silahkan lihat dalam ayat-ayat berikut : (2:120)(3:118s/d120)(4:144)(5:51,54 s/d 57 dan 82)(49:6)(8:73) dll.
okehhh ini baru bicaranya ustadz...4 thumbs up!
al Hamdulillah....
trimakasih kyai atas ketegasannya. jangan mau diperalat oleh asing yang berkedok: demokrasi, toleransi dll.. yg ujung2nya kita jdi bangsa banci!
sy setuju sekali dg kembali mengingat "piagam jakarta" betapa luar biasa kebesaran hati umat Islam demi keutuhan NKRI. yg masih mempertanyakan toleransi kita, saya jamin dia adalah antek Amerika, Israel dan pasti : Kapitalis....!!!
kalo melihat tulisannya Anonim, sy yakin dia :
ORANG GILA....!!!!
semua pada berkomentar: kebenaran diserahkan kepada Tuhan. ini orang pada berotak aneh...
hari gini dimana alat tuhan??? kalo Allah swt : al Qur'an dan Hadits. siapa yg mampu mengupas kalam Allah swt ttg kebenaran?
dibanding faris atau anonim tentu lebih kompeten HM. iya toh...?
Farid dan HM kan cuma pinter kirim komen: "tong kosong nyaring bunyinya"
anak PAUD-pun bisa...
alhamdulillah,isi pidato yg jujur dan tegas,dr kh.hasyim muzadi,,seemoga selalu di lindungi allah swt...!!!
@bang sarip:!1. mau nanya,mirza ghulam ahmad wafatnya knp? setau sy MGA wafat krn omongnya sendiri(konon,MGA wafat krn waktu sehabis sholat,dia mengucapkan sumpah di depan ulama,klo dia menyatakan sbg nabi,,"jikalau sy bukan seorang nabi,keluar dr masjid ini sy akan mati,tak lama kemudian MGA wafat setelah keluar dr masjid")....
2.bukankah imam mahdi muncul pd saat kedatangan dajjal,lha ini dajjal blum muncul tp MGA udah wafat,td katanya MGA=IMam mahdi...kan lucu klo liat alur ceritanya..mohon pencerahan nya
menurut sy HAM itu adalah bikinan org2barat (yahudi & zionis)...hanya hukum allah-lah yg patut ditaati & di kerjakan,jikalau terjadi beda pendapat kembalilah ke al qur'an dan al-hadist(shahih)..
isi pidato yg jujur tegas dan lugas,salut buat kh hasyim muzadi...!!!!
semoga dipanjangkan umur sang kiyai
aduh make ngeyel ya si bang saripudin ini, dimana-mana saya liat masjid ahmadiyah tuh klo shalat di sana di pel pas kita pulang. mau saya buktiin pake videonya sekalian?
Alhamdulillah..
Shabat Muslimin, Sebaik muslim yang berkata beriman kepada Allah dan rasul-Nya ialah dari omongan bukan dari tindakan.
Kita sebagai muslim .Jadilah muslim dari hati,bukan dari status.
Bismillahirrahmanirrahim...
HM = the other liberalism
Berdebat menguras energi. Bila memang tak mungkin bertemu dalam satu pemahaman, berhenti dulu.
Berdebat menguras energi. Jangan lupa bahwa kegiatan belajar kita tak boleh berhenti.
Pidato bodoh...bodoh.....siapa yang bilang negara ini negara muslim,,, Negara ini negara hukum bukan negara muslim....Pidato tidak berkelas pasti dipuji oleh orang2 yang tidak berkelas juga...
Allah SWT memberikan kebenaran melalui Kitabulah yang dibawakan para nabi dan rasulNya, dan itu seluas lautan, jangan sombong, mengkajilah terus apa yang kita percayai, dan tidak perlu mengurusi pihak lain.
Hendaklah seluruh umat kembali menyatukan iman kepada Kitab Allah, bersyahadat bersumpah dg AlQuran, sebagaimana syahadat yg diajarkan nabi Muhammad didalam surat Al Anaam 6:19.
6:19 Katakanlah: "Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?" Katakanlah: "Allah". Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Dan Al Quran ini diwahyukan kepadaku supaya dengan dia aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Al-Quran (kepadanya). Apakah sesungguhnya kamu mengakui bahwa ada tuhan-tuhan lain di samping Allah?" Katakanlah: "Aku tidak mengakui". Katakanlah: "Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan (dengan Allah)".
4:150-151 “Sesungguhnya orang-orang kafir kepada Allah dan Rasulnya, dan bermaksud membedakan antara Allah dan Rasul-rasulnya, dengan mengatakan “Kami beriman kepada sebagian (ayat2 AlQuran), dan kami kafir kepada sebagian (ayat2 AlQuran) yang lainnya, dan mereka bermaksud mengambil kedua jalan tsb. Merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir itu siksaan yang menghinakan
(30:31) DENGAN KEMBALI BERTAUBAT KEPADANYA DAN BERTAKWALAH KEPADANYA SERTA DIRIKANLAH SHALAT (dg petunjuk AlQuran 31:2-5,2:2-5) DAN JANGANLAH KAMU TERMASUK ORANG-ORANG YANG MEMPERSEKUTUKAN ALLAH, (30:32) YAITU ORANG-ORANG YANG MEMECAH-BELAH AGAMA MEREKA DAN MEREKA MENJADI BEBERAPA GOLONGAN. TIAP-TIAP GOLONGAN MERASA BANGGA DENGAN APA YANG ADA PADA GOLONGAN MEREKA
(15:91) ORANG-ORANG YANG TELAH MENJADIKAN AL QURAN ITU TERBAGI-BAGI. (15:92). MAKA DEMI TUHANMU, KAMI PASTI AKAN MENANYAI MEREKA SEMUA, (15:93) TENTANG APA YANG TELAH MEREKA KERJAKAN DAHULU. (15:94) MAKA SAMPAIKANLAH OLEHMU SECARA TERANG-TERANGAN SEGALA APA YANG DIPERINTAHKAN (KEPADAMU) DAN BERPALINGLAH DARI ORANG-ORANG YANG MUSYRIK.
(2:213) MANUSIA ITU ADALAH UMAT YANG SATU. (SETELAH TIMBUL PERSELISIHAN), MAKA ALLAH MENGUTUS PARA NABI, SEBAGAI PEMBERI PERINGATAN, DAN ALLAH MENURUNKAN BERSAMA MEREKA KITAB YANG BENAR, UNTUK MEMBERI KEPUTUSAN DI ANTARA MANUSIA TENTANG PERKARA YANG MEREKA PERSELISIHKAN. TIDAKLAH BERSELISIH TENTANG KITAB ITU MELAINKAN ORANG YANG TELAH DIDATANGKAN KEPADA MEREKA KITAB, YAITU SETELAH DATANG KEPADA MEREKA KETERANGAN-KETERANGAN YANG NYATA, KARENA DENGKI ANTARA MEREKA SENDIRI. MAKA ALLAH MEMBERI PETUNJUK ORANG-ORANG YANG BERIMAN KEPADA KEBENARAN TENTANG HAL YANG MEREKA PERSELISIHKANN ITU DENGAN KEHENDAK-NYA. DAN ALLAH SELALU MEMBERI PETUNJUK ORANG YANG DIKEHENDAKI-NYA KEPADA JALAN YANG LURUS.
Seluruh umat hendaklah kembali kepada Kitab Allah bersumpah bersyahadat dg
AlQuran sebagaimana diajarkan nabi Muhammad didalam surat Al Anaam
6:19 Katakanlah: "Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?" Katakanlah: "Allah". Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Dan Al Quran ini diwahyukan kepadaku supaya dengan dia aku memberi peringatan kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai Al-Quran (kepadanya). Apakah sesungguhnya kamu mengakui bahwa ada tuhan-tuhan lain di samping Allah?" Katakanlah: "Aku tidak mengakui". Katakanlah: "Sesungguhnya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan (dengan Allah)".
4:150-151 “Sesungguhnya orang-orang kafir kepada Allah dan Rasulnya, dan bermaksud membedakan antara Allah dan Rasul-rasulnya, dengan mengatakan “Kami beriman kepada sebagian (ayat2 AlQuran), dan kami kafir kepada sebagian (ayat2 AlQuran) yang lainnya, dan mereka bermaksud mengambil kedua jalan tsb. Merekalah orang-orang yang kafir sebenar-benarnya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir itu siksaan yang menghinakan.
(30:31) DENGAN KEMBALI BERTAUBAT KEPADANYA DAN BERTAKWALAH KEPADANYA SERTA DIRIKANLAH SHALAT (dg petunjuk AlQuran (31:2-5, 2-2-5) DAN JANGANLAH KAMU TERMASUK ORANG-ORANG YANG MEMPERSEKUTUKAN ALLAH, (30:32) YAITU ORANG-ORANG YANG MEMECAH-BELAH AGAMA MEREKA DAN MEREKA MENJADI BEBERAPA GOLONGAN. TIAP-TIAP GOLONGAN MERASA BANGGA DENGAN APA YANG ADA PADA GOLONGAN MEREKA(15:91) ORANG-ORANG YANG TELAH MENJADIKAN AL QURAN ITU TERBAGI-BAGI. (15:92). MAKA DEMI TUHANMU, KAMI PASTI AKAN MENANYAI MEREKA SEMUA, (15:93) TENTANG APA YANG TELAH MEREKA KERJAKAN DAHULU. (15:94) MAKA SAMPAIKANLAH OLEHMU SECARA TERANG-TERANGAN SEGALA APA YANG DIPERINTAHKAN (KEPADAMU) DAN BERPALINGLAH DARI ORANG-ORANG YANG MUSYRIK.
(2:213) MANUSIA ITU ADALAH UMAT YANG SATU. (SETELAH TIMBUL PERSELISIHAN), MAKA ALLAH MENGUTUS PARA NABI, SEBAGAI PEMBERI PERINGATAN, DAN ALLAH MENURUNKAN BERSAMA MEREKA KITAB YANG BENAR, UNTUK MEMBERI KEPUTUSAN DI ANTARA MANUSIA TENTANG PERKARA YANG MEREKA PERSELISIHKAN. TIDAKLAH BERSELISIH TENTANG KITAB ITU MELAINKAN ORANG YANG TELAH DIDATANGKAN KEPADA MEREKA KITAB, YAITU SETELAH DATANG KEPADA MEREKA KETERANGAN-KETERANGAN YANG NYATA, KARENA DENGKI ANTARA MEREKA SENDIRI. MAKA ALLAH MEMBERI PETUNJUK ORANG-ORANG YANG BERIMAN KEPADA KEBENARAN TENTANG HAL YANG MEREKA PERSELISIHKANN ITU DENGAN KEHENDAK-NYA. DAN ALLAH SELALU MEMBERI PETUNJUK ORANG YANG DIKEHENDAKI-NYA KEPADA JALAN YANG LURUS.
Saripudin, Kami sarankan anda segera bertobat, kembali bersyahadat yang benar, dan kembali ke islam yang benar,,,,di negara - negara muslim manapun ahmadiyah tertolak,
Di Papua sulit ditemukan toleransi,,,,,di Jawa toleransi lebih bagus dari pada di papua,,,,,
Ah caci maki tu dah biasa. bukannya dulu Rosululloh berdakwah jg dicaci. Yg penting jgn mundurlah walo byk org2 yg membenci Islam. Alloh pasti akan menyempurnakan cahayaNya.
Poskan Komentar