Assalaamu'alaikum ,  Ahlan wa Sahlan  |  Write for Us  |  Kontributor  |  Pasang Iklan
Keajaiban Sedekah

Mantan Direktur NATO Masuk Islam, Jerman Gempar

Diposkan oleh Admin BeDa pada Minggu, 22 Juli 2012 | 16.00 WIB


Namanya Wilfried Hoffman. Ia dilahirkan dalam keluarga Katholik Jerman pada 3 Juli 1931. Hoffman meraih gelar Doktor di bidang ilmu hukum dan yurisprodensi dari Universitas Munich, Jerman tahun 1957. Pada tahun 1983-1987, ia ditunjuk menjadi direktur informasi NATO di Brussels.

Jerman sangat mengenal Hoffman, karena setelah bertugas di NATO, ia diangkat menjadi diplomat (duta besar) Jerman untuk Aljazair tahun 1987 dan dubes di Maroko tahun 1990-1994. Karenanya, Jerman menjadi gempar seketika saat Hoffman menerbitkan buku yang berjudul Der Islam als Alternative (Islam sebagai Alternatif). Jerman terkejut, ternyata salah satu putra terbaiknya telah memeluk Islam.

Hoffman sebenarnya telah masuk Islam sejak lama, jauh sebelum bukunya dipublikasikan pada 1992. Ia masuk Islam bahkan sebelum bertugas ke Aljazair dan Maroko. Bagaimana ia mendapatkan hidayah?

Saat itu, Hoffman sangat prihatin pada dunia barat yang mulai kehilangan moral. Agama yang dulu dianutnya dirasakannya tak mampu mengobati rasa kekecewaan dan keprihatinannya akan kondisi tersebut.

Hoffman juga memiliki sejumlah pertanyaan teologi yang belum terjawab, terutama mengenai dosa warisan. Ia juga tidak puas dengan jawaban mengapa tuhan memiliki anak dan harus pasrah disiksa hingga mati di kayu salib.

“Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak punya kuasa,” tegasnya.

Hoffman bahkan sempat “meragukan” keberadaan Tuhan. Ia lalu melakukan analisa terhadap karya-karya filsuf seperti Wittgenstein, Pascal, Swinburn, dan Kant, hingga akhirnya ia dengan yakin menemukan bahwa Tuhan itu ada.

Jika Tuhan itu ada, bagaimana manusia berkomunikasi dengan-Nya? Hoffman menemukan, jawabannya adalah wahyu. Maka ia pun membandingkan berbagai “wahyu” yang ada. Setelah membandingkan kitab suci Yahudi, Kristen dan Islam itulah Hoffman mendapati Islam-lah yang secara tegas menolak dosa warisan. Ia juga mendapati, dalam Islam seseorang langsung berdoa kepada Allah, bukan melalui perantara atau tuhan-tuhan lainnya.

“Seorang Muslim hidup di dunia tanpa pendeta dan tanpa hierarki keagamaan; ketika berdoa, ia tidak berdoa melalui Yesus, Maria, atau orang-orang suci, tetapi langsung kepada Allah,” kata Hoffman.

Tauhid yang murni di dalam Islam itulah yang akhirnya membuat Hoffman memeluk Islam. Keyakinannya semakin kuat ketika ia bertugas di Aljazair dan melihat betapa umat Islam Aljazair begitu sabar, kuat dan tabah menghadapi berbagai macam ujian dan cobaan dari umat lain. Sangat bertolak belakang dengan kepribadian masyarakat Barat yang rapuh.

"Saya menyaksikan kesabaran dan ketahanan orang-orang Aljazair dalam menghadapi penderitaan ekstrem, mereka sangat disiplin dan menjalankan puasa selama bulan Ramadhan, rasa percaya diri mereka sangat tinggi akan kemenangan yang akan diraih. Saya sangat salut dan bangga dengan sikap mereka," ujarnya.

Ketika keislamannya diketahui publik pasca terbitnya buku Der Islam als Alternative, media massa dan masyarakat Jerman serentak mencerca dan menggugat Hoffman. Media massa sebesar Del Spigel pun turut mencercanya. Bahkan pada kesempatan berbeda, televisi Jerman men-shooting Hoffman saat ia sedang melaksanakan shalat di atas Sajadahnya, di kantor Duta Besar Jerman di Maroko, sambil dikomentari oleh sang reporter: "Apakah logis jika Jerman berubah menjadi Negara Islam yang tunduk terhadap hukum Tuhan?"

Hoffman tersenyum mendengar komentar sang reporter. "Jika aku telah berhasil mengemukakan sesuatu, maka sesuatu itu adalah suatu realitas yang pedih." Artinya, lelaki yang menambah namanya dengan “Murad” (yang dicari) ini, paham bahwa keislamannya akan membuat warga Jerman marah. Namun ia sadar, segela sesuatu harus ia hadapi apapun resikonya. Bagi Murad Wilfried Hoffman, demikian nama lengkapnya setelah menjadi Muslim, Islam adalah agama yang rasional dan maju.

Seiring waktu, masyarakat Jerman mulai “menerima” keislaman Hoffman. Sebagian mereka juga turut membaca karya-karya mualaf yang komitmen mendakwahkan Islam ini. Buku berikutnya yang ditulis Hoffman berjudul Trend Islam 2000. Selain menulis, Hoffman juga aktif dalam organisasi keislaman, seperti OKI. Ia terus menyampaikan pemikiran-pemikiran briliannya untuk kemajuan Islam.

Pada September 2009 lalu, Hoffman dinobatkan sebagai Muslim Personality of The Year (Muslim Berkepribadian Tahun Ini), yang diselenggarakan oleh Dubai International Holy Quran Award (DIHQA). Penghargaan serupa pernah diberikan pada Syeikh Dr Yusuf al-Qardhawi. [IK/Rpb]


36 komentar:

A. Mutammam Kholid mengatakan...

Bila Cahaya Ilahy telah menerangi hati takkan ada siapapun yang dapat menghalangi pancarannya.

Aria SOEGIYANTO MME mengatakan...

sebenarnya jika kamu mencari suatu kebenaran letaknya ada di akal tetapi jika kamu mencari keyakinan letaknya ada dalam hati.

Azhar mengatakan...

Subhanallah, www.azharmind.blogspot.com

Aidil Bustamir mengatakan...

Alhamdulillah, sangat inspiratif tdk ada yg dpt menghambat Nur Ilahi yg sdh masuk dlm hati dan jiwa, apapun kendala dan tantangannya akan dihadapi dg kesabaran yg akan menambah iman dan cinta kepada Ilahi, sbg ujian dlm mewujudkan Iman Sejati.... Semoga menginspirasi Hoffman yg lain...smoga Jerman lbh dewasa menghormati kebebasan beragama dan HAM warganya

Anonim mengatakan...

Hidayah adalah hak Allah, kebenaranpun bukan milik kita. Allah berfirman: "Apabila datang pertolongan Allah dan kemenangan dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima Taubat.(Qs. An Nashr :1-3)

Anonim mengatakan...

Hampir aku meneteskan air mata membaca ini. malu rasanya, aku terlahir sebagai muslim tapi tidak punya semangat sekuat mualaf ini. Subhanallah, Allahu Akbar !! Islam perlahan tapi pasti akan lebih bercahaya dari arah barat.

free nasheed mengatakan...

sip...

Rumah Al Banna mengatakan...

Islam is Rahmatan Lil Alamin :D

LAZ AR-RAHMAH mengatakan...

Allahu Akbar

denadnan mengatakan...

ijin share akh...

Anonim mengatakan...

bila HIDAYAH ALLAH SWT itu telah datang tak seorangpun dapat membutakannya,karena Dialah maha atas segalaNya.

Hepnee mengatakan...

islam itu agama akal

Hepnee mengatakan...

tepat sekali tempatnya org mengurai akal ..

Cardio Fk mengatakan...

izin share

dimasarya99 mengatakan...

izin share

Anonim mengatakan...

Hidayah Dari Allah Tak Ada Yang Tahu

Admin BeDa mengatakan...

@denadnan: tafadhol. Kalau copas mohon disertakan url sumbernya ya :)

Admin BeDa mengatakan...

@Cardio Fk : Silahkan... Kalau copas disertakan url sumbernya ya :)

Admin BeDa mengatakan...

@dimasarya99 : Silahkan... Kalau copas disertakan url sumbernya ya :)

Anonim mengatakan...

Tuh....baca org kristen indonesia...dia yg pesohor barat aja..yg nota bene semua kelebihan ada sama dia ..rela masuk islam meskipun dgn segala akibat..bandingkan dgn kalian..udah miskin murtad dan kafir lg...apakah kamu mau...udah melarat di dunia..mau pula menjd kayu bakar api neraka..buruan msk islam...selagi hayat msh di kandung badan...

Anonim mengatakan...

Sudah banyak terbukti sinyalemen Al'Qur an (khusus dalam hal ini, Al'Qur an Surat An Nasr ) maka marilah kita bertasbih pada Nya.

Yana Risnawan mengatakan...

luar bisa,tak dapat saya ucapkan dgn kata-kata...

ACHMADDIMEJA mengatakan...

Allah akan membukakan pintu bagi orang-orang yang sadar akan kekeliruan dan berusaha memperbaikinya dengan kembali kejalan Allah.

ACHMADDIMEJA mengatakan...

Allah akan membukakan pintu bagi orang-orang yang sadar nan mau kembali kejalan Allah
Hai orang orang muslim yang beriman, sambutlah saudaramu yang telah sadar dengan sukacita,
Lupakan segala kesalahannya , karena Allah lebih mengetahui dari pada kamu.

Miitha mengatakan...

Subhanallah...
Ia beruntung dapat hidayah dari Allah. Semoga makin banyak orang yg medapat hidayah seperti ini juga, tidak terkecuali umat Islam sendiri.

Anonim mengatakan...

aku teringat cerita tentang Sahabat Umar RA.. yg dulu pernah memusuhi Rasul, bahkan berniat akan membunuh Nabi, tapi ketika dia mendapat hidayah.. dialah orang yg paling tegas, terang terangan mengumumkan menyatakan masuk Islam dihadapan kaum Jahilliah, tidak sembunyi2.. tak ada yg dia takuti , kecuali Allah SWT.

fachri mengatakan...

subhanallah

salafy mengatakan...


“Seorang Muslim hidup di dunia tanpa pendeta dan tanpa hierarki keagamaan; ketika berdoa, ia tidak berdoa melalui Yesus, Maria, atau orang-orang suci, tetapi langsung kepada Allah,” kata Hoffman.

inilah mulianya orang yang tidak mengetahui islam dari lahir , setelah hidayah menyapa mareka berusaha mencari islam yang bener tauhid yang benar, beda sama kita islam dari lahir tauhidnya ancur, suka pakai jimat, minta-minta sama yang mati, sering kekuburan minta wangsit , aneeh

alternative medicine recipes mengatakan...

Subhanallah ,Allahu akbar..Allah akan memberikan hidayah kepada siapa saja

Anonim mengatakan...

allahu akbar... allahu akbar sesungguhnya allah maha berkuasa atas segala sesuatu baik yang mungin atau tidak mungkin bagi manusia (kun fayakun)

Anonim mengatakan...

Hidayah akan datang kepada orang2 yang dikekendaki oleh 4JJl, siapapun itu tanpa melihat golongan. 4JJI akbar.....

Anonim mengatakan...

subhanallah

Anonim mengatakan...

GW ISLAM MASUK BUDDHA.. SUBANALOH

Asep Dadan Wildan mengatakan...

Subhanallaah..akan makin terbukti kebenaran Islam seiring dengan kemajuan rasionalitas manusia modern..

Anonim mengatakan...

Jika manusia mau menggunakan akal pikirnya yg sehat,tentu memilih islam.bagi saya sepele saja tentang Tuhan,menurut saya Tuhan itu tidak terjamah oleh akal pikir manusia dan tidak seperti ciptaanNya,yg bisa beranak dan mati...bodoh sekali kalo memiliki tuhan yg makan dan minum?

Ikhsan mengatakan...

subhanallah

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...