728x90 AdSpace

Kisah Hikmah

Latest News

Jumat, 12 Juli 2013

Permainan Media vs Fakta Kondisi Mesir

Media-media barat turut “bermain” dalam mengabarkan kondisi terkini yang terjadi di Mesir. Dengan permainan kata, istilah dan foto yang ditayangkan, mereka berperan membuat propaganda yang membuat banyak warga dunia terkecoh dari fakta sebenarnya. Berikut ini 5 diantara modus permainan media vs fakta kondisi Mesir:

Seperti sikap Amerika Serikat (AS), media-media barat menyebut apa yang terjadi di Mesir sebagai “penggulingan Mesir” atau “tidak demokratis”
Fakta : Yang terjadi di Mesir adalah kudeta militer. Di mana militer mengkudeta presiden sah yang dipilih rakyat dalam pemilu paling demokratis sepanjang sejarah Mesir.

Media-media barat, tidak terkecuali Reuters, menggunakan istilah “bentrokan” untuk pembunuhan 53 demonstran pendukung Mursi saat shalat Subuh di Garda Republik, Senin (8/7) waktu setempat
Fakta : Yang terjadi adalah pembantaian. Demo pendukung Presiden Mursi adalah aksi damai, demonstran tidak membawa senjata apa pun,dan mereka sedang menunaikan shalat Subuh ketika ditembak, bukan sedang melawan tentara secara fisik.

Media-media barat, tidak terkecuali Reuters,melansir foto yang menunjukkan jumlah demonstran pendukung Mursi hanya “sedikit”
Fakta : Foto tersebut bisa jadi benar, tetapi diambil di tempat pinggiran, bukan pusat aksi seperti Rabi’ah Adawiyah, Garda Republik dan An Nahdlah yang dipenuhi pendukung Mursi hingga jalan-jalan utama di sekitarnya. Media yang dapat dipercaya dan menampilkan secara live berjam-jam sehari adalah Aljazeera Mubashir Mishr. Live streaming bisa disaksikan DI SINI

Media-media barat, tidak terkecuali Reuters, menyebut rakyat Mesir yang menyuarakan penggulingan Mursi berjumlah “22 juta orang”
Fakta : Jumlah demonstran yang menyuarakan penggulingan Mursi adalah ratusan ribu orang. 22 juta adalah klaim jumlah tanda tangan yang dikumpulkan kelompok oposisi, tanpa bisa dibuktikan keabsahan tanda tangan itu dan juga jumlahnya.

Media-media barat, tidak terkecuali Reuters, menyebut jumlah demonstran pendukung Mursi di lapangan Rabi’ah Adawiyah dan sekitarnya sebagai “ribuan”
Fakta : Jumlah demonstran pendukung Mursi di lapangan Rabi’ah Adawiyah dan sekitarnya mencapai satu juta orang. Bahkan, di malam ketiga Ramadhan, Kamis (11/7) waktu setempat, jumlah mereka bertambah banyak hingga diperkirakan mencapai 4 juta orang. Lihat foto-foto dan video shalat tarawih hari pertama (sebelum penambahan jumlah demonstran) di bawah ini:

Solusi dengkur
Permainan Media vs Fakta Kondisi Mesir
  • Title : Permainan Media vs Fakta Kondisi Mesir
  • Posted by :
  • Date : 06.00
  • Labels :
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

7 komentar:

  1. Om Admin, kenapa sih Om admin selalu mengulas presiden mursi di mesir, hamas di palestina, pemberontak suriah, pks didholimi.... tapi nggak pernah mengangkat penderitaan muslim rohingya di myanmar, muslim di thailand selatan atau penderitaan para TKW dan TKI ?

    BalasHapus
  2. Di Indonesia, media lokal seringkali melansir atau menjadikan media barat sebagai referensi, namun saya lihat situs jejaring sosial dapat menjadi alternatif untuk menyebarkan berita yang lebih objektif

    BalasHapus
  3. @Hayatul Mustafid: Berita-berita Rohingya bisa dilihat di
    http://www.bersamadakwah.com/2012/06/derita-muslim-rohingya-15000-tewas-21.html
    http://www.bersamadakwah.com/2013/05/muslim-rohingya-dilarang-punya-anak.html
    http://www.bersamadakwah.com/2013/03/pertahankan-hidup-muslim-rohingya-makan.html
    dan lain-lain

    BalasHapus
  4. media barat memang keterlaluan

    BalasHapus
  5. solusinya mungkin pemilu ulang. biar suara rakyat membuktikan

    BalasHapus
  6. Ayo orang Islam bikin jaringan media sendiri yok biar gak dikebiri terus sama media kafirrrr

    BalasHapus
  7. Subhanallah... haru sekali melihat saudara2 kita disana...
    sodara2ku sesama muslim... itu teguran dari ALLAH agar kita sesama muslim untuk BERSATU...

    SALAM UKHUWAH..........!!!!!!!!!!!!!!!

    BalasHapus

Top